NovelToon NovelToon
Pengacara Indira, Istri Baru Papaku

Pengacara Indira, Istri Baru Papaku

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Duda / CEO / Tamat
Popularitas:313
Nilai: 5
Nama Author: Daisy Puppy 1412

Indira berprofesi sebagai pengacara, ia dijuluki pendekar ulung karena selalu memenangkan kasus yang dia tangani. karena kesibukannya dia lupa akan statusnya sebagai kaum jomblo sejati hingga membuat mamanya turun tangan untuk mencarikannya jodoh. hingga akhirnya dia dijodohkan dengan anak temannya yang bernama Gibran (pemilik PT Murni alam) yang berstatus duda anak 3. setelah menikah Indira dihadapkan dengan konflik keluarga hingga akhirnya dia menemukan titik kebahagian nya dengan suaminya Gibran.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daisy Puppy 1412, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

pengacara Indira, istri baru papaku

...Singkatnya setelah Indira pulang dari klinik temannya, dia berhenti di pertigaan jalan karena terhalang lampu lalu lintas “sha, nanti ikut ke kantor mama ya!” Ucap Indira. “Oke ma” jawabnya....

...“Ma, mama keren deh punya mobil banyak, bagus lagi, ada motor gede juga lagi” ucap Sasha mulai terbuka dan mengagumi sosok ibu tirinya....

...“Kalau kamu mau, kamu bisa pilih salah satu untuk kamu tapi ingat boleh bawa mobil sendiri nanti kalau sudah dapat SIM dan KTP” nasehat Indira sambil fokus menyetir mobil....

...“Siap ma”...

...Ketika di tikungan taman kota sekilas Indira melihat Brilia bersama pria yang tak dikenalnya, “jam segini bukannya masih ada jam sekolah ya” ucapnya dalam hati. Namun Indira tak terlalu menggubrisnya, dia langsung tancap gas menuju kantornya....

...Di Dalam kantor, seperti biasa pegawainya menundukkan kepala ketika Indira datang (sebagai tanda pegawainya menghormati nya) dan memberi salam kepadanya. Diruangan Maya bertanya kepada atasannya mengenai anak yang Indira bawa, “siapa Bu?” Tanya Maya penasaran....

...“Anakku” jawab Indira sambil membuka laptopnya....

...“Kapan ibu melahirkan anak Segede ini?” Tanya Maya memandangi wajah Sasha yang manis....

...“Ini anak suami saya” jawab Indira membuka berkas laporan yang berada di atas meja....

...“Lah kapan ibu nikahnya?” Maya masih tanya dengan penuh penasaran....

...Lelah karena pertanyaan yang dilontarkan Maya, Indira memandangi wajah Maya dengan penuh kesengitan “nanya Mulu kayak sensus penduduk capek jawabnya” celoteh Indira....

...“Oh maaf maaf Bu” Maya menundukkan kepalanya....

...“Hallo Tante, aku Sasha anak mama Indira, papa ku namanya Gibran” sasha memperkenalkan dirinya kepada Maya....

...“Hallo Sasha perkenalkan nama Tante, Maya. Nama papa Sasha Gibran,.....?” pertanyaan Maya yang masih menjadi penasaran di dalam pikirannya....

...“Iya nama papa Sasha, Gibran Prayoga Aditama” jawab Sasha....

...“Haaaaaa, Bu Bu ibu” maya mencolek lengan atasannya dengan telunjuk nya....

...“Apa?” Ucap Indira menyandarkan dagunya di atas tangannya....

...“Ibu menikah dengan pemilik PT Murni alam?” Tanya Maya tak menyangka....

...“Hmm” jawabnya singkat....

...“Bukannya kemarin…..”...

...“Udah gak usah dibahas”...

...Beberapa menit berlalu ponsel Maya berbunyi, ia mengangkat telfon dari asisten Gibran yang mengabarkan kalau Gibran mau menggunakan jasa dari pengacara Indira untuk menangani kasusnya....

...Maya mematikan telponnya dan menyampaikan pesan dari asisten Gibran kepada Indira,  “sok keras kepala sok sombong tapi dibalik itu dia ganteng juga” ucap Indira dalam hati sambil tersenyum tipis....

...“Haissssss bicara apa kamu ind, fokus fokus” Indira memukul dahinya pelan menyadarkan akan posisi nya....

...Dikantor Gibran, dia diteror keluarga mendiang istrinya. Keluarga mendiang istrinya tidak terima akan kepergiannya makanya Gibran selalu disalahkan. Segala ucapan kasar Gibran terima hingga menjadi trauma halus berkelanjutan karena merasa hatinya tidak tenang, ia selalu dihantui rasa bersalah kepada sang istri. Dibalik itu semuanya ia simpan dengan rapi hatinya yang rapuh tanpa anak dan orang lain tahu, secara tiba-tiba Gibran memegang dadanya sebelah kiri. Dadanya tiba-tiba sesak, nyeri dan akhirnya Gibran pingsan diatas tempat duduk kerjanya. Asisten yang mengetahui atasannya pingsan langsung menelpon ambulance untuk membawa Gibran kerumah sakit, Teddy juga menelpon Bu Rosa untuk memberi tahu bahwa Gibran masuk rumah sakit....

...Dengan paniknya Bu Rosa meninggalkan acara senam yoga lalu pergi kerumah sakit menemui anaknya, di mobil taksi juga Bu Rosa memberitahu Indira bahwa Gibran berada dirumah sakit....

...“Baik, Indira segera kesana” ucap Indira panik....

...“Kenapa ma?” Tanya sasha yang sedang duduk di sofa....

...“Papamu masuk ke rumah sakit” ucap Indira membereskan semua berkas yang berada di atas meja dengan terburu-buru....

...Indira menggandeng tangan Sasha untuk pergi ke rumah sakit....

...“Papa gak kenapa-kenapa kan?” Tanya sasha gelisah....

...“Berdoa aja agar papamu baik baik saja” ucap Indira menenangkan Sasha yang mulai khawatir....

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!