NovelToon NovelToon
Life After Divorce

Life After Divorce

Status: sedang berlangsung
Genre:Cerai / Crazy Rich/Konglomerat / Beda Usia / CEO / Pernikahan Kilat / Nikah Kontrak
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: Yayalifeupdate

Dua bulan lalu, Luella Brynn dipaksa menikah dengan seseorang Bernama Edric Alton yang tidak ia inginkan dan tidak ia kenal. Hanya untuk mengikuti permintaan mendiang orangtua Edric. Pernikahan hanya sebatas formalitas di hadapan orangtua Edric, dan begitu orangtua Edric meninggal. Luella di ceraikan begitu saja oleh Edric. Tidak ada kata perpisahan, hanya ada selembar cek dengan nominal fantastis sebagai rasa terimakasih karena Luella bersedia membantu Edric. Lalu bagaimana dengan kehidupan Luella dan Edric pasca bercerai? Dengan status baru yang akan mereka bawa satu sama lain, sedangkan usia Luella terbilang masih sangat muda bahkan usianya terpaut 15 tahun dengan Edric.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayalifeupdate, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29

Luella hari ini berada dirumah Sarah, yang jaraknya tidak begitu jauh dari rumah Edric. Sarah dan Edric tinggal dalam satu cluster.

 

Edric pun mengetahui tentang keberadaan Luella, karena Luella memberi tahu bahwa Edric tidak perlu menjemput, karena Luella akan pulang bersama Sarah dan menginap dirumahnya.

 

Karena itulah, Edric mengatakan jika Luella tidak perlu pulang untuk mengambil pakaian. Tapi Edric membelikan beberapa pakaian untuk Luella sampai beberapa hari ke depan.

 

“Pak Edric tinggal di blok mana?” tanya Luella

 

“Blok D. Kita hanya selisih 1 blok saja. Ini koper isinya semua kebutuhan kamu, jangan pulang dulu. Tapi kalau kamu tidak nyaman karena terlalu lama dirumah Sarah, kamu bisa tinggal dirumah saya”

“Baik Pak, terimakasih banyak”

“Luella, tolong. Percaya saya, jangan pulang kerumah dan jangan nekat”

“Iya Pak”

“Update apapun kepada saya”

“Baik Pak”

“Oke, masuk dan istirahat saya juga akan pulang”

“Terimakasih Pak, selamat malam”

“Malam Luella”

 

Edric meninggalkan Luella, kemudian masuk ke dalam mobilnya dan meninggalkan rumah Sarah.

 

Luella segera masuk dan menuju kamar yang sudah disiapkan oleh Sarah.

 

“Cie, dapat apa tuh” celetuk Sarah.

 

“Baju kan, dilarang pulang sampai keadaan benar-benar kondusif. Dia bilang kalau aku gak nyaman disini, aku bisa kerumahnya”

“Ehm, rujuk nih bau-baunya”

“Sarah please deh. Darurat ini”

“Kalau aku sih mending tinggal sama Pak edric, lumayan liat yang ganteng-ganteng tiap hari”

“Oh kamu ngusir?”

“Iya, demi masa depan kamu hahaha”

“Dih hahaha”

 

“Udah, rapikan baju kamu ke lemari. Terus istirahat, aku mau vidio call sama calon pacar” ucap sarah

 

“Calon pacar?” ucap Luella

 

Sarah meninggalkan Luella di kamarnya, kemudian ia segera masuk ke dalam kamar dan memulai panggilan vidionya.

 

Sementara Luella, ia mencoba mencari tahu tentang Grace, dia mencari informasi sebanyak mungkin tentang Grace.

 

Bahkan Grace banyak mengunggah foto kebersamaannya bersama Henry pada laman media sosial miliknya.

 

Kemudian Luella mulai mencocokan kapan Henry menghilang dan kapan Henry muncul, semua begitu masuk akal setelah melihat unggahan Grace.

 

“Hebat, Henry benar-benar hebat. Dia sama aku saat Grace lagi diluar kota. Dan dia menghilang dari aku saat Grace kembali” gumam Luella

 

Mencari tahu informasi tentang Grace membuat Luella semakin mengantuk, hingga akhirnya ia tertidur.

 

Keesokan harinya, Luella dibangunkan oleh bunyi alarm ponselnya. Matanya mulai mengerjap dan meraba samping tempat tidurnya untuk mencari keberadaan ponselnya.

 

Setelah mematikan alarm, Luella segera menuju kamar mandi, kemudian bersiap untuk bekerja.

 

Toktoktok!

 

“Sar, tumben udah rapi?” Ucap Luella

 

“Pak Edric di depan, jemput kamu katanya”

“Hah serius? Gak ada janjian kok”

“Udah keluar dulu, nungguin tuh kasihan”

“Oke Sar”

 

Sarah tersenyum menatap Luella yang sedang berlarian kecil menemui Edric. Sebagai sahabatnya, sarah turut bahagia karena kesalah pahaman antara Luella dan Edric telah berakhir.

 

“Seandainya dulu Edric tidak salah paham, kalian pasti bahagia saat ini” gumam Sarah.

 

“Sarah, sarapan yuk. Luella mana?” tanya Mama Sarah.

 

“Diluar Ma, nemuin Pak Edric”

“Ya sudah, kalau sudah selesai ajak sarapan ya. Mama sudah siapkan makanan”

“Thanks Mam”

 

Sarah menunggu Luella kembali, namun Luella tidak kunjung datang. Hingga membuat Sarah ikut menyusul Luella kedepamn rumah.

 

“Loh, kemana mereka” batin Sarah.

 

“Non Sarah cari siapa?” Tanya sopir Sarah.

 

“Lihat Luella gak Pak?”

“Non Luella tadi pergi sama cowok yang tadi kesini, katanya sebentar non mau cek rumah”

“Cek rumah?”

“Iya Non, katanya begitu”

“Oke Pak makasih ya”

“Siap Non”

 

Sarah menggaruk dahinya, sambil berfikir cek rumah yang dibahas oleh sopirnya. Sarah berfikir jika Luella pergi ke rumah Edric, karena semalam Edric menawarkan Luella untuk tinggal bersamanya.

 

Tidak lama kemudian, Luella datang diantar oleh Edric. Ia turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah Sarah.

 

“Buset, dari mana pagi-pagi?” Goda Sarah

 

“Cek rumah Sar” jawab Luella santai

 

“Loh, bukannya kamu pernah tinggal dirumah itu?”

“Bukan, tapi rumah baru. Pak edric tiba-tiba beli rumah buat aku, aku harus gimana Sar”

 

“Hah? Serius? Gak bohong? Harus gimana? Harus terima lah Luella. Kenapa masih tanya harus gimana” jawab Sarah antusias.

 

Mendengar jawaban Sarah, Luella menepuk dahinya kemudain menghela nafasnya kasar. Luella berfikir jika ia salah meminta pendapat, karena Sarah pasti akan menyetujui apapun ide Edric.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!