NovelToon NovelToon
Ilove 100 Kg

Ilove 100 Kg

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / Karir / Persahabatan / Fantasi / Cinta Seiring Waktu / Cewek Gendut
Popularitas:64
Nilai: 5
Nama Author: bidadari

- Berawal dari benci -

Akhh!
"Lo, kalau jalan pakai mata! "
"Maaf, kak "
"Ck, cewek gendut kaya lo mending pergi deh dari sini! "
" Baik ka! "
"Gendut amat sih! "


- berakhir di pelaminan -

"Apa nikah sama dia?, what! "
" Dewa bangun! "
" Akh, mama dewa ngga bisa nikah sama dia! "
" Harus bisa! "



- love 100 kg -

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bidadari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 29 Razia

Alex, jadi bulan - bulanan karena Ilona bercerita tentang tadi malam. Suasana di meja kantin mereka menjadi lebih, hidup karena cerita ilona. Sementara alex sesekali mendengkus dan mencebik, dewa hanya geleng-geleng kepalanya. Mendengar cerita ilona,

"Jadi, seorang alex yang tangguh bakal. Jadi babunya, ilona? " Ulang agatha Ilona mengangguk kan kepalanya, sembari menyedot Jus jeruk pesanan alex. " Kasihan, banget kau bro! " Seru dewa sembari terkekeh geli mengejek lelaki tersebut, "Ck! Semuanya karena kamu!. Harga diriku jadi hancur! " Cebik Alex sembari menatap Ilona dengan wajah masam luar biasa,

"Kan, karena kamu sendiri yang. Bilang katanya ngga takut tapi tau-taunya takut juga! Hahahaha! " Sahut ilona santai " Bukan, takut hanya maul! " Dalih alex giginya bergemertak tidak karuan kesal mendengar. Cemooh dari kawan-kawannya, tetiba alis nya menyatu kala melihat bangku kosong yang biasanya. Irsyad tempatinya kala Irsyad ke kantin, namun bangku itu kosong " Si irsyad kemana? "Tanya alex dengan suara penasaran.

Dewa, mengangkat pandangannya. Dari layar ponsel ke arah alex, " Irsyad, diare makanya dia telat!.katanya sih dari tadi malam " Sahut Dewa membuat alex tertawa penuh kepuasan, " Sepertinya sumpah, bang le bertuah kepada. Bang irsyad! " Cetus Ilona

"Makanya, kalian jangan suka jahat sama aku anak baik pinter dan rajin!. Nanti kaya si irsyad kan tuh! " Cakap Alex hidungnya kembang kempis, mendengar kabar irsyad diare tadi malam. " Baik darimana?, mulutnya kaya si lidah pahit gitu! " Cebik Agatha

"Eh, aku begini-begini baik loh! " Sanggah alex

"Stop, jangan berdebat! " Bunga langsung menegahi. Perkelahian tiada guna tersebut,

"Sorry, gue telat! " Satu suara tersebut membuat semuanya. Menoleh ke arah lelaki tampan namun tidak tahu kenapa, wajahnya terlihat pasi sedikit. Ia menaruh bobot tubuh nya di bangku sebelah alex, "gimana, syad perut mu? " Tanya alex menyindir

"Diam!, atau ku sempal pakai tisu! " Ketus irsyad dengan suara penuh kekesalan. Membuat semuanya terkekeh, irsyad menatap alex dengan rasa jengkel tingkat dewa.

"Gara-gara mu, tadi malam aku harus menjadi penunggu toilet!. Sakit tauk! " Protes irsyad

"Itu mah, deritamu makanya jangan suka —membully cowok tampan dan baik, seperti ku! "

"Narsis! " Serentak mereka,

Tring!

Suara bel, terdengar siswa dan siswi langsung. Berhamburan masuk ke dalam kelasnya masing-masing, termasuk aura dan ketiga gadis tersebut. Mereka menaruh bobot tubuh nya di Kursi mereka masing-masing,

"Selamat pagi, anak-anak! " Sapa bu amel dengan suara penuh ke ramahan. Menatap satu persatu siswa dan siswi yang, berada di kelas XI IPS 3 .

"Pagi, bu! " Sahut mereka serentak, bu amel tersenyum penuh arti. "Karena, kalian Semua sangat kompak ibu. Punya hadiah untuk kalian anak-anak kelas IPS! " Ucap bu amel dengan senyuman penuh arti,

"Apa bu? " Tanya Agatha mewakilkan mereka semua, Bu amel. Beranjak dari duduknya lalu melipat tangannya, " Hari ini, adalah hari yang cerah saatnya. Hari apa anak-anak? "Ucap bu amel " Hari ini mah, enaknya ngga dapat tugas! "Celetuk salah satu siswa. Membuat bu amel tersenyum Devil, " Yang tepat, hari ini adalah Hari Razia! Anak- anak! " Semua bahu langsung terkulai lemas kala. Mendengarnya

"Tidakkk! "

Suara teriakan, itu hampir nyaring seperti di kelas XII IPA 5 pun terdengar semua. Wajah langsung pucat pasi kala, mendengar kata -RAZIA! Dari bu jelita membuat mereka semua pias. " Okay, mari kita mulai dari. Irsyad ! Mari sini. Ransel kamu! " Titah bu jelita membuat irsyad meneguk ludahnya sendiri, ia Dengan cepat mengambil ransel berwarna coklat muda miliknya, wajahnya sedikit pias " Hati-hati syad! " Kata dewa dengan nada mengejek

" Diam! " Sarkas irsyad sembari berjalan. Ke arah bu jelita yang, duduk di meja nya " Irsyad!, mari sini! Perlihatkan isi ransel mu! " Suara bu jelita sudah mulai. Meninggi

" Hati-hati, syad di makan Bu jelita! " Ejek alex

"Hahahaa..! "

" Kalian berdua kalau, tidak diam ibu bakal hukum! " Ancam bu jelita yang panas telinga nya mendengar perkataan, alex dan dewa ia langsung terdiam. Membuat irsyad samar-samar tersenyum penuh kepuasan, "irsyad, jangan senyam senyum sendiri!. Mana Ransel kamu berikan ke ibu! " Dengan bergetar irsyad. Memberikan Ransel tersebut sukses membuat bu jelita, terheran-heran. "Kenapa ringan, sekali ransel mu? " Tanya bu jelita dengan raut heran. Sementara irsyad mengedikkan bahunya,

Tangan, bu jelita membuka resleting ransel irsyad. Pupilnya melebar kedua bola matanya hendak lepas kala melihat apa yang di dalam ransel tersebut. "Kenapa tidak, ada buku? Tidak ada tempat pensil? " Tanya bu jelita dengan suara heran, kala tidak mendapati apapun di ransel irsyad. Bahkan ia membaliknya berharap ada sesuatu yang turun dari ransel irsyad namun, masih kosong

Bu jelita, langsung menajamkan mata ke irsyad " Sehabis pulang sekolah, kamu jangan pulang ke ruang Bk! " Cakap bu jelita dengan suara tajam "ya bu, jangan galak-galak apa bu nanti tua loh! " Irsyad terkekeh geli, membuat bu jelita menggeram marah. " Kamu, payah bro ngga bawa apa-apa kesekolah. Mau ngapain? Mejeng doang? " Kata alex mencemooh " Diam lah! "

"IRSYAD, IBU HERAN KENAPA KAMU GESREK KAYA GINI? Kamu murid terpintar loh!. Benar-benar! " Cakap bu jelita dengan suara penuh penekanan " Saya mah, sudah dari lahir tau kalau irsyad gesrek otaknya! " Cemooh alex

" Mending, ya kalau blackcard di gesrek keluar duit lah ini mah! " Cemooh dewa

"Diam, atau ku buat mulut kalian sampai ke telinga! " Ancam irsyad

" Robek dong! Hahahaha! " Ejek alex

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!