NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Alana 2

Takdir Cinta Alana 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / CEO / Dikelilingi wanita cantik / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:6.4k
Nilai: 5
Nama Author: Anisah Cute

******
Mencintai seseorang tanpa bertemu dengan nya, adalah bukti bahwa cinta itu bukan di depan mata, tapi di dalam hati. Itu yang terjadi dengan Alana, putri dari Aditya dan Davina.
Pertemuan tak sengaja Alana dengan sosok di media sosial membuat nya nyaman walau perbedaan usia mereka cukup jauh. Status tak menghalangi hubungan kedua nya.
Apa yang membuat Alana memilih pria yang tak pernah dia lihat? Konflik pun terjadi di antara Alana dan pria yang ada di sosial media tersebut. Hingga membuat Alana sering kali memblokir aplikasi hijau nya terkadang aplikasi hitam pun kena sasaran blokir Alana tapi selalu saja di buka kembali karena kedua saling Cinta.
Akan kah mereka bertemu dan bersatu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anisah Cute, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24. TCA2

━━━━━━♡♥♡━━━━━━

Dirumah Raka dia yang mendengar teriakan istrinya langsung keluar dari kamar dan melihat Mahar berjalan menjijit sambil menahan rasa sakit.

"Astaghfirullah kamu kenapa sayang?" tanya Raka.

"Mas gak lihat kaki aku kena pecahan vas bunga." ucapan Mahar dengan nada tak suka dan wajah masam.

"Duduk lah sini mas lihat dulu." ucap Raka dengan lembut sambil menarik nafas saat melihat wajah tak suka sang istri.

Mahar duduk dan Raka melihat kaki Mahar dia pun mencabut pecahan vas bunga yang ada di telapak kaki sang istri dengan perlahan tapi sakit nya sangat terasa hingga membuat Mahar berteriak karena takut.

"Awww... sakit mas pelan - pelan, mas sengaja ya mau bikin kaki aku tambah parah." bentak Mahar yang sifat nya tak berubah juga sejak dulu sama seperti dulu.

"Kamu bisa diam gak sih Mahar, tunggu mas ambil kotak obat." kesal Raka saat melihat sang istri malah marah.

Mahar terdiam saat mendengar suara suami nya yang sedikit meninggi karena kesal. Saat Raka mengobati luka nya Mahar hanya menatap saja wajah suami yang fokus dengan luka di kaki nya.

Setelah mengobati luka di kaki istrinya Raka membersihkan pecahan vas bunga agar tak melukai kaki putrinya saat putrinya pulang.

*********

Di tempat Ken dia yang mendengar apa yang di katakan oleh mami nya Saga hanya bisa diam, tapi hati nya tetap mencemaskan Alana saat dia tau adiknya akan pergi jauh dari semua keluarga. Setelah tau jika Alana akan pergi Ken yang penasaran ingin tau apa yang membuat sang adik pergi pamit ke Saga dan Aisyah.

"Kalau gitu Ken pulang dulu bang, mami, assalamualaikum." salam Ken.

"Waalaikumsalam." jawab Saga dan ibu nya bersamaan.

Setelah Ken pamitan Saga dan sang ibu pun masuk kedalam rumah dan melihat ayah nya duduk santai di ruang tv. Saga pun berjalan mendekat duduk di dekat papinya.

"Ada apa dengan muka kamu?" tanya Chan ayah Saga.

"Hemmm... Alan lusa akan pergi pi, entah apa yang membuat anak itu pergi Saga gak tau, dia hanya bilang mau ikutan lomba." ucap Saga.

"Kamu sudah tanya?"

"Saga sudah tanya tapi Alan itu saja alasan dia." jawab Saga.

"Ya sudah bearti dia memang mau ikut kejuaraan, kamu jangan khawatir kita bisa berkunjung kesana saat kamu ada waktu nanti nya." jawab Chandra.

"Iya pi, kalau gitu Saga ke kamar dulu mau mandi." ucap Saga.

Saga pun langsung berjalan menuju ke kamar nya untuk mandi karena dia sangat gerah dan lelah, saat dia mengguyur tubuh nya di bawah air shower saat mata nya terpejam dan mengusap wajah nya bayangan wajah gadis yang hampir dia tabrakan terlintas di mata nya.

"Astaga kenapa wajah gadis itu ada di bayangan mata aku." batin Saga.

Setiap kali dia mengusap wajah nya selalu saja muncul wajah gadis tersebut hingga Saga cepat - cepat menyelesaikan acara mandi nya. Selasai mandi Saga berbaring sejenak tapi lagi - lagi wajah gadis itu muncul hingga dia mengacak rambut nya.

"Astaga kenapa wajah gadis itu terus terbayang ada apa dengan aku." batin Saga.

Saga yang tak paham dengan semua itu memilih duduk dan membuka ponsel nya dia menghabiskan waktu dengan bermain game agar bayangan wajah Humaira hilang dari pelupuk matanya.

Sedang kan Ken menemui Alana di rumahnya karena ingin tau apa penyebab sang adik ingin pergi jauh, Ken tak percaya jika Alan pergi hanya untuk balap sepeda.

"Assalamu'alaikum" salam Ken.

"Waalaikumsalam, loh Ken ada apa? gimana pendidikan kamu?" tanya Vina.

"Alhamdulillah bunda lancar ini Ken pulang sebentar, oh iya Alan mana bunda?" tanya Ken.

"Ada di kamar nya masuk saja." ucap Vina.

Ken langsung menuju ke kamar sang adik saat tau Alan ada di dalam kamar, Ken masuk setelah dia mengetuk pintu tapi tak ada jawaban dari dalam.

Tok.... Tok....

"Lan abang masuk ya." ucap Ken.

Ken masuk dan melihat kamar sang adik sepi tapi dia mendengar suara gemericik air dari dalam kamar mandi, Ken duduk sambil membaca novel milik Alan. Saat Alan selesai mandi dia kaget saat melihat ada Ken di dalam kamarnya.

"Abang.... ngapain di kamar Alan?" tanya Alan.

"Astaghfirullah Alan lain kali kalau mau mandi itu bawa baju ke kamar mandi malah pakai handuk doang." kesal Ken.

"Salah abang ngapain main masuk aja kamar Alan, bebas dong ini kamar Alan." ucap Alan

Ken memilih keluar saat tau sang adik keluar kamar mandi hanya menggunakan handuk. Alan hanya menatap saja saat Ken keluar dari kamar nya dia pun mulai menggunakan pakaian dan Ken hanya menunggu di luar.

"Sudah belum Lan?" tanya Ken dari luar kamar Alan.

"Ihh... abang ini tumben berisik banget sudah. "ucap Alan dengan sedikit berteriak.

Ken yang mendengar jika adiknya sudah selesai berpakaian langsung masuk dan melihat Alan membuka ponsel nya. Alan yang melihat Ken mendekat meletak ponsel nya di samping nya.

"Kapan abang pulang?" tanya Alan.

"Tadi siang, oh iya abang dengar kamu mau keluar negri ada apa? tumben kamu mau pergi?" tanya Ken.

Alan yang di tanya kenapa dia tiba - tiba ingin pergi terdiam sejenak dan menarik nafas, dalam hati nya dia ingin menangis berteriak kencang tapi dia tak ingin ada yang tau apa penyebab nya.

"Biasa abang balap sepeda." ucap Alan berbohong.

"Yakin balap sepeda! Kenapa jauh sekali Lan?" tanya Ken.

"Cari pengalaman bang sekalian belajar hidup mandiri." ucap Alan.

Ken terus menatap mata Alan saat dia berbicara dengan Alan, Ken bisa melihat ada kesedihan di mata itu tapi Alan menutupi nya dengan senyum kecil.

"Dengar Lan, jika kamu ada masalah cerita sama abang, abang akan selalu ada buat kamu." ucap Ken.

"Iya bang, tapi Alan baik - baik saja mana oleh- olehnya, Alan gak di kasih pulang kok tangan kosong." ucap Alan.

Tuk...

"Kalau ngomong seenak mulut dia saja. Ada di bawah sama bunda mana mungkin abang pulang lupa buat bawain kamu sesuatu. sudah mau magrib abang pulang dulu. oh iya kapan pergi nya?" tanya Ken.

"Lusa harus nya besok tapi bang Saga marah jadi lusa deh Alan pergi nya." jawab Alan.

"Oke kamu hati - hati di sana jangan mudah percaya sama pria asing. Abang pulang dulu assalamualaikum." pamit Ken.

"Waalaikumsalam." jawab Alan.

Setelah Ken keluar Alan kembali menatap ponsel nya dan membuka galeri yang begitu banyak kenangan dia bersama dengan Riski. Alan meneteskan air mata saat mengingat Riski menyatakan cinta ke Helen tanpa melihat diri nya yang sakit hati saat menyaksikan apa yang terjadi. Alan langsung menghapus air matanya dengan kasar dan memutuskan untuk menghapus semua vidio yang berisi kenangan dia bersama Riski sejak kecil hingga sekarang ini dengan tatapan benci.

"Kamu sudah buat aku kecewa Riski dengan memilih Helen mulai sekarang kita gak akan berteman lagi sampai kapan pun." ucap Alan sambil dia menandai satu persatu vidio dan foto kebersamaan dia dan Riski yang dia hapus semua.

Bersambung.....!!!!

━━━━━━♡♥♡━━━━━━

1
kalea rizuky
cepetan pergi kan moga dpet yg lebih tajir. lebih kaya dr Riski itu dan buat si Helen sepupu durjana makan itu Riski cwok kere
Anan Sah
Pintar banget Alan menyimpan semua rasa sakit nya sampai ga ada yang tau apa yang di rasakan sama Alan sehingga Alan memutuskan untuk pergi jauh dari keluarga...Semangat ya Alan...😍😍😍
Ani Rohayani
Alana terlalu pintar menyimpan rahasia alasan sebenarnya tentang kepergiannya ke Malaysia
Ani Rohayani
ya ampun Mahar kamu terlalu membesar besarkan masalah sampai akhirnya kamu sendiri terluka
Ani Rohayani
cinta pada pandangan pertama tuh saga😄
Ani Rohayani
ya ampun saga apa yang terjadi,kamu nabrak orang ya
Sahidah Sari
wih mantap nih Alana menang balapan sepeda,emng keren Alana!.
Riski kek nya suka sama Helen deh klu Alana tau orang yg dia suka justru ga suka sama dia gmn ya ,moga sikap Alana ga berubah ya klu tau
Sahidah Sari
Ken dan saga selalu menjadi pelindung bagi Alana dr siapa pun termasuk dr ayah nya sendiri,, mereka ga mau Alana knp2 padahal Adit hanya ingin Alana belajar bertanggung jawab atas apa yg dia perbuat.
Sahidah Sari
ya ampun Alana kelakuan nya bikin orang ngakak juga geleng geleng kepala tau, ada aja kelakuan nya buat pusing om nya ..
kalea rizuky
ambil aja Riski cwok miskin aja dihh Alana bisa dpet yg lebih
kalea rizuky
pergilah Alana yg jauh cari bahagia mu
Anan Sah
😍😍😍
SusiVikers
Ken kamu gak perlu khawatir ya, aku yakin Alana pasti baik² aja kok dia bisa jaga diri
doakan saja agar semuanya lancar ya
SusiVikers
sakit bgt ya pasti jadi Alana
apalagi Bagas emg langsung menjauh setelah pacaran sama Helen, lagian Helen juga apa-apaan sih kok kamu sampe segitunya sama Alana
toh Alana gak akan pernah rebut Bagas dari kamu ishhh ngeselin 😤😤
SusiVikers: lah iya haha
Bagas siapa coba ampun dah🤣🤣
total 2 replies
SusiVikers
aduh untung aja ya langsung banting stir kalo enggak bisa nabrak org tuh
tapi sayangnya kepala Alana malah jadi memar gitu ya
SusiVikers
alana kamu bner² pandai menutupi semua rasa sakit yg kamu rasakan
tapi mungkin ini pilihan kamu ya lan, semoga di Malaysia nanti kamu bisa jauh lebih bahagia ya Alana
Ratih Tyas
Alan pasti bisa jaga diri
Ratih Tyas
Mungkin Humaira jodoh Saga🤭
Ratih Tyas
Kok Helen jadi ngeselin ya
gak bisa jaga perasaan Alan malah pamer🙄
Estri Gunyani
Ken jangan kwatirkan Alan dia gadis yg pintar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!