NovelToon NovelToon
Setulus Cinta Aisyah

Setulus Cinta Aisyah

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Contest / Nikahmuda
Popularitas:390.2k
Nilai: 4.7
Nama Author: Nurul Safika

DON'T PLAGIAT 😡😡
BUAT OKNUM YANG SUKA NGE-COPY KARYA ORANG LAIN AUTHOR CUMA MAU BILANG "INSAFLAH SEBELUM KARMA MENGHAMPIRI". GAK MAU KAN DIKENAKAN PASAL MENJIPLAK HAK CIPTA DAN HAK MILIK ORANG LAIN?

PUNYA OTAK DIPAKE DONG UNTUK BUAT ALUR NOVEL YANG BEDA DARI YANG LAIN. BUKAN MALAH DI PAKE BUAT MIKIRIN CARA NGE-JIPLAK PUNYA ORANG. SENENG BANGET NYOLONG 🙂 .

Author mewakili isi hati teman-teman Author yang karyanya kena jiplak 😒😴🤪😂

--------------------------------------------------------------------

Tujuan utama menikah bukan hanya memiliki keturunan, namun menyempurnakan keinginan kecil seorang wanita dalam hubungan pernikahan.

---------------------------------------------------------------------
“Semuanya terasa baik-baik saja, sampai pada akhirnya dia berubah....”



Kisah ini hanya cerita fiksi belaka dan imajinasi author sendiri :)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurul Safika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SCA 27

Mentari pagi bersinar dengan cerahnya diiringin dengan kicauan burung di sekitar dahan pohon. Seorang wanita dengan keadaan tanpa busana itu perlahan membuka matanya, dialah Aisyah.

Plaapp...

"Sshh..." Katanya mendesis lirih.

Netranya terkejut melihat tubuhnya tanpa busana itu dan melihat ada beberapa kissmark disekujur tubuhnya.

"A-ada apa ini?" Tanya Aisyah lirih sambil berusaha mengingat tentang krjadian semalam.

Ingatannya berputar saat Bram dengan brutalnya mengeksplor seluruh tubuhnya tanpa terlewati sejengkalpun.

Tesss...

Air matanya lagi-lagi jatuh tanpa permisi. Katakan pada Aisyah bahwa ini semua hanyalah mimpi ! Katakan jika semua ini tak nyata !

Apakah ini semua sudah berakhir? Mengapa Bram melakukan ini semua? Memang ini adalah hak Bram, tetapi bukan dengan cara pemaksaan dan kekerasan seperti ini.

"Hikss... Ke-kenapa Mas Bram? Kenapa kamu lakuin kayak gini ke aku?" Tanya Aisyah sambil terisak pelan.

Dengan diselingi isak tangisnya, Aisyah memperhatikan sekelilingnya yang sudah berantakan. Bantal sofa tak ditempatnya lagi, ditambah tak ada sosok Bram di ruang tamu tersebut.

"Mas Bram kemana? Huhfftt... Lebih baik aku membersihkan diri dulu." Kata Aisyah sambil berusaha berdiri melangkah ke kamar mandi dapur.

Satu langkah... Dua langkah... Tiga langkah... Sungguh itu sangat menyakitkan bagi Aisyah.

"Sshh.... Ya Allah sakit banget!!!" Gumamnya sambil tetap berusaha melangkahkan kakinya masuk kamar mandi dapur.

Setelah menempuh waktu kurang lebih 5 menit, akhirnya Aisyah sampai juga. Dengan tatapan kosongnya, Aisyah memperhatikan sekali lagi kissmark disekujur tubuhnya.

Siapa yang salah dalam hal ini? Aisyah ataukah Bram? Salahkah Aisyah jika membenci Bram? Apakah itu salah?

"Mas... Aku gak tau kenapa kamu bisa lakuin hal ini ke aku. Bukan cuma fisik ku yang sakit, tapi juga batinku." Lirih Aisyah sambil membersihkan tubuhnya.

Pecah sudah tangis Aisyah. Entah mengapa dia merasa jijik dengan dirinya sendiri padahal suaminya sendiri yang menikmati tubuhnya.

***

Sedangkan Bram saat ini sedang bertemu dengan Dira atas permintaan Dira sendiri. Entah apa yang ingin dibicarakan oleh mantan kekasihnya itu, namun yang pasti pikirannya terbebani oleh permainan panasnya semalam dengan Aisyah, istrinya.

Mengingat kejadian itu membuat Bram kembali dikuasai amarah. Padahal dalam lubuk hati terdalamnya, ia berharap bahwa foto yang diberikan Dira padanya tak benar. Namun apa yang terjadi? Tak ada tanda-tanda keperawan*n Aisyah yang direnggut olehnya.

Karena Asik dengan lamunannya, Bram tak menyadari kehadiran Dira yang sudah duduk manis di depannya. Sedangkan Dira sudah tersenyum puas dengan permainan yang ia ciptakan. Gak lama lagi kamu akan jadi milik aku!!

"Bram?!" Panggil Dia sambil memegang punggung tangan Bram dan itu berhasil mengagetkannya.

"Ehhh.. Dira!! Sejak kapan kau disini?"

"Baru-baru aja kok. Emm.. Kamu kenapa kayak kusut gitu mukanya?" Tanya Dira pura-pura tak tau.

Bram menghela nafas sejenak dan menatap serius ke arah Dira. "Gak apa-apa... Kenapa kamu panggil aku kesini?"

"Aku tau kok kalau kamu lagi kepikiran soal istri kamu yang selingkuh bukan?" Tanya Dira memancing emosi Bram.

Dan benar saja, Bram mulai memerah karena marah dengan ucapan Dira. Apa yang perlu disangkal oleh Bram? Toh semuanya memang sudah terbukti jika istrinya itu tidaklah suci lagi bahkan sebelum disentuh oleh dirinya.

Suami mana yang tak marah jika istri yang dinikahinya ternyata tak suci lagi dan bahkan bukti-bukti perselingkuhannya pun jelas-jelas tampak nyata.

Dira pun izin kebelakang toilet kepada Bram dan mulai menjalankan rencana berikutnya. Dira menyuruh seorang pelayan yang telah disogoknya dengan sejumlah uang agar memberikan minuman yang telah diberinya obat tidur.

Selang 5 menit Dira keluar dari arah belakang arah toilet agar tidak menimbulkan kecurigaan dari Bram. Dan setelahnya datanglah pelayan yang telah disuruh Dira membawa minuman yang telah ia campurkan obat tidur.

Tanpa curiga Bram meminum minuman tersebut dengan beberapa teguk hingga gelas tersebut tandas tak tersisa. Dalam hati Dira, ia sudah tertawa penuh kemenangan. Ia jamin rencananya kali ini akan berhasil menghancurkan rumah tangga Bram dan membuat Bram kembali lagi kesisinya.

Sedangkan Bram sendiri dia sudah merasakan pusing dikepalanya. Ini tidak benar, sepertinya ada yang aneh.

Dengan sisa tenaganya, Bram mengetik pesan yang entah itu dikirmnya kepada siapa tanpa sepengatuhan Dira pastinya. Semoga saja ada seseorang yang bisa membantunya.

"Kamu kenapa Bram? Kamu pusing?" Tanya Dira perhatian.

Bram berusaha menahan matanya yang kini terasa berat. Kepalaku kenapa pusing sekali? Karena sudah tak tahan, akhirnya Bram berusaha pergi dari tempat tersebut. Namun saat baru saja ia ingin bangkit, Bram sudah limbung jatuh ke lantai.

Bruukk....

Dira pun tersenyum sinis. Perlahan tapi pasti rencananya akan berhasil sampai tujuan. Saat ini yang harus Dira lakukan adalah membuat dinding pembatas antara mereka berdua.

***

Sedangkan diseberang sana, seorang pria mendapatkan pesan dari atasannya.

Ehh.. Mengapa Tuan Bram mengirim lokasinya? Apa mungkin ada sesuatu hal penting? Sudahlah, mending aku kesana sekarang juga.

Pria tersebut adalah Alex, tangan kanan Bram. Tak banyak bergelut dengan pikirannya, Alex pun melajukan mobilnya dengan kecepatan normal menuju lokasi yang dikirim oleh Bram.

Selang beberapa menit, Alex pun telah sampai dan segera mengecek ulang lokasi yang tertera di ponselnya.

Lokasinya ada di cafe ini, tapi bukannya Tuan Bram gak punya jadwal rapat?

Alex pun memutuskan masuk kedalam cafe tersebut dan menatap sekeliling berharap menemukan sang Tuan. Namun beberapa menit berlalu Alex belum menemukan keberadaan Bram, padahal lokasi ponselnya masih berada di cafe tersebut.

Tenpa menunggu waktu, Alex lantas menghubungi nomor ponsel milik Bram. Panggilan pertama terhubung tapi tak ada jawaban sama sekali.

Nomor yang anda tuju tidak menjawab....

Suara operator mengisi panggilan suara milik Alex. Tak patah semangat, Alex sekali lagi mencoba menghubungi Bram.

Terhubung!! Tapi Alex mendengar samar-samar seperti suara dering ponsel. Alex pun memperhatikan sekitar dan ia menemukan ponsel tergeletak di bawah meja dengan jarak sekitar kurang lebih 5 meter darinya.

Alex pun perlahan mendekati meja tersebut dan melihat dengan jelas bentuk penampakan ponsel tersebut. Bentuk dan mereka sama dengan punya Tuan Bram, tapi mungkin hanya sekedar mirip saja.

Alex pun Srkali lagi menghubungi ponsel milik Bram dan bersamaan ponsel yang tergeletak tadi juga ikut berdering. Tertera dengan jelas nama Alex di layar kacanya.

"Ini ternyata memang benar ponsel milik Tuan Bram. Tapi dimana Tuan Bram saat ini? Apa terjadi sesuatu hal dengannya? Aku harus segera mencari Tuan Bram." Gumam Alex Dan berlalu pergi menuju suatu ruangan.

.

.

.

.

Sorry guys Author baru bisa UP bulan ini karena jadwal Author paket banget buat persiapan ujian bulan Maret. In Saya Allah kalau Author day selesai ujian, Author bakal UP maksimal 3 kali seminggu.

1
Maulana ya_Rohman
mampir di sini lagi thor....
fitria dewi
bikin penasar aja kelanjutan nya
Sunarti W Spdi
jangan lama lama end nya
Yani
Seru perssingan di mulsi
Yani
Modus ni pak dosen
Yani
Waduh ada saingan Bram ni
Yani
Bsgus thour
Yani
Mulai pede kate ni semoga
Yani
Semoga bertemu
Yani
Semoga aja Aisyah bwrjodoh dengan Bram
Yani
Ih....ibu " ga ada ahlak mana mau lagi Bram nya juga
Yani
Ceritanya bagus
Yani
Udah lama juga ni novel baru nemu
Yani
Mampir ah..
Yenni Lestari
next
Hasanah Ana
ap gak ada lanjutannya
Kasih Bonda
next thor 💪
Maulana ya_Rohman
kapan di lanjut lagi ceritanya AITHOR yang BAIK HATI🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩😍
Endah Pramukti
kok lama gak up ya
Trielyani DarmaYanti
apakah ceritanya berakhir di sini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!