NovelToon NovelToon
Reverb

Reverb

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Konflik etika / Idol / Tamat
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Lucky Caleb adalah definisi kesempurnaan di Berlin—seorang penyanyi dan aktor papan atas dengan kekayaan melimpah dan popularitas yang menggila.
Namun, di balik kemewahan hidupnya, Lucky adalah pria yang terjebak di masa lalu. Kesuksesan lagu-lagu hitsnya sebenarnya merupakan rahasia yang ia simpan bersama Renata Brox, kekasih masa SMA yang juga merupakan penulis lirik di balik jeniusnya musik Lucky.
Tiga tahun lalu, saat mereka berusia 19 tahun, Renata memilih mundur. Muak dengan tekanan industri dan merasa tidak lagi menjadi prioritas di tengah kesibukan Lucky yang egois, Renata menghilang dan memulai hidup baru sebagai mahasiswi hukum yang cerdas di London.
Di tengah kesepian dan kegagalannya untuk move on, Lucky hanya memiliki Freya, asisten pribadinya yang setia. Freya adalah satu-satunya orang yang mampu menghadapi sisi dingin dan manja Lucky, sosok yang mengatur seluruh hidup sang bintang dan menjadi jangkar di tengah badai ketenaran.

Selamat Bacaaaa 🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#21

Lima tahun adalah waktu yang cukup untuk mengubah peta dunia, namun bagi Lucky Caleb, lima tahun hanyalah perulangan dari detik-detik yang sunyi.

Sore itu di Berlin, salju tipis mulai turun menyelimuti aspal di depan studio rekaman legendaris tempat Lucky menghabiskan sebagian besar hidupnya. Di dalam bilik kedap suara yang dingin, ia berdiri di depan mikrofon, mengenakan headphone yang sama yang pernah ia pakai saat menyanyikan bait-bait lagu itu bersama seorang gadis bermasker.

Awalnya, semua orang mengira karier Lucky akan hancur lebur setelah skandal identitas Freya Montgomery meledak. Media massa sempat menggila, menuding Lucky sebagai pemburu harta atau pria yang memanfaatkan pewaris takhta real estat. Namun, Lucky melakukan sesuatu yang tak terduga.

Seminggu setelah kepergian Freya, ia masuk ke dapur rekaman dan merekam "You and I" dalam satu kali pengambilan suara (one take).

Suaranya pecah, penuh dengan rasa sakit yang murni, dan kerinduan yang nyaris bisa diraba. Lagu itu meledak. Bukan sekadar hit, tapi menjadi lagu kebangsaan bagi mereka yang kehilangan rumah di dalam diri seseorang. Bukannya meredup, karier Lucky justru meroket ke tingkat yang belum pernah ia bayangkan. Ia bukan lagi sekadar bintang pop; ia adalah ikon emosi yang jujur.

Namun, kesuksesan itu datang dengan harga yang mahal: isolasi total.

Lucky mengganti asistennya. Kali ini seorang pria usia 38th bernama Hans yang sangat kaku dan hanya bicara soal jadwal. Lucky menjaga jarak yang sangat lebar; tidak ada lagi kepala yang bersandar di bahu, tidak ada lagi candaan tentang kacang polong, dan tidak ada lagi sesi menyanyi bersama di ruang tamu. Apartemennya di Berlin kini terasa seperti museum—bersih, rapi, namun tak bernyawa.

Di sisi lain kota, Renata Brox terus mencoba.

Selama lima tahun ini, Renata tidak pernah benar-benar menyerah. Hubungannya dengan Arthur berakhir berantakan hanya beberapa bulan setelah Lucky pergi dari London; Arthur tidak bisa menerima bahwa hati Renata masih terpaku pada sang bintang. Kini, Renata sering terlihat berdiri di depan gerbang studio atau mencoba mengirimkan pesan melalui manajer Lucky.

"Lucky, ini aku, Renata. Bisakah kita bicara sebentar? Hanya sepuluh menit," ucap Renata suatu sore saat ia berhasil mencegat mobil Lucky di pintu keluar.

Lucky, yang duduk di kursi belakang dengan kaca jendela yang gelap, bahkan tidak menoleh. Ia menatap lurus ke depan, ke arah jalanan yang basah.

"Jalan, Hans," perintah Lucky dingin.

Ia tidak membenci Renata dengan cara yang berapi-api lagi. Rasa itu sudah lama mati, berganti dengan kehampaan yang datar. Ia tahu tentang Arthur, ia tahu tentang kebohongan di London, dan ia sadar bahwa Renata hanyalah bagian dari masa lalu yang tak lagi memiliki tempat di masa kininya. Ia menolak siapa pun. Pintu hatinya bukan hanya terkunci; pintunya sudah ia semen permanen.

Setiap malam, sebelum memejamkan mata, Lucky akan menatap layar ponselnya. Ia sering mengetik nama "Freya Montgomery" di kolom pencarian, namun ia tidak pernah berani menekan tombol enter.

Jangkauan antara Berlin dan Los Angeles terasa seperti jarak antar galaksi. Ia tidak pernah tahu apakah Freya benar-benar menyelesaikan kuliahnya di Oxford, atau apakah dia sudah menikah dengan pria pilihan ayahnya dari kalangan elit Amerika.

Kabar tentang keluarga Montgomery sangat tertutup, dan Freya seolah menghilang ditelan bumi setelah kepulangannya yang dramatis itu.

Lucky sering terbangun di tengah malam, meraba sisi ranjang yang kosong, berharap menemukan sosok gadis yang memelas karena langkah kakinya yang sakit. Ia merindukan omelan kecil di balik masker hitam. Ia merindukan wajah cantik tanpa polesan yang selalu menghipnotisnya di bawah lampu apartemen.

"Kau di mana, Frey?" bisiknya pada kegelapan malam Berlin.

Ia teringat janji Freya sebelum pergi: "Aku tidak akan kembali mengganggu hidupmu."

Dan Freya benar-benar menepati janjinya. Tidak ada satu pun pesan, tidak ada satu pun tanda bahwa gadis itu masih memikirkannya. Lucky merasa seolah ia sedang mencintai hantu. Ia sukses, ia kaya, ia dipuja jutaan orang, namun ia merasa seperti pengemis yang mengharapkan satu tetas informasi tentang asistennya yang telah lama hilang.

Lucky sering berdiri di balkon apartemennya, tempat yang sama di mana Freya pernah menatap lampu London. Ia menyadari bahwa penyatuan terakhir mereka di malam perpisahan itu bukan sekadar nafsu; itu adalah sebuah upacara penyerahan jiwa. Lucky merasa separuh dari dirinya ikut terbang bersama jet pribadi keluarga Montgomery malam itu.

Pernah suatu kali, Lucky diundang untuk tampil di Los Angeles. Agensinya sangat mendesak, mengatakan bahwa pasar Amerika sangat menantikannya. Namun, Lucky menolak dengan tegas. Ia takut. Ia takut jika ia menginjakkan kaki di tanah yang sama dengan Freya, ia akan hancur berkeping-keping karena menyadari bahwa dunia mereka kini terlalu berbeda.

Dia hanya seorang penyanyi yang menjual kesedihan, sementara Freya adalah penguasa kerajaan yang sesungguhnya.

"Luc, ada tawaran wawancara dari majalah bisnis internasional. Mereka ingin membahas pengaruh lagu-lagumu terhadap pasar global," Hans masuk ke ruang musik dengan tablet di tangan.

"Tolak," jawab Lucky singkat tanpa mengalihkan pandangan dari gitarnya.

"Tapi, ada satu hal lagi..." Hans ragu sejenak. "Penyelenggaranya adalah Yayasan Montgomery. Mereka mengadakan penggalangan dana di Paris bulan depan. Mereka memintamu menjadi penampil utama."

Tangan Lucky yang sedang memetik senar gitar mendadak kaku. Nama itu. Nama yang selalu membuatnya sesak napas.

"Montgomery?" tanya Lucky, suaranya parau.

"Ya. Kabarnya, direktur baru yayasan itu sendiri yang meminta namamu. Freya Montgomery."

Deg.

Darah Lucky seolah berhenti mengalir. Setelah lima tahun kesunyian yang menyiksa, setelah ribuan malam yang hampa, nama itu kembali muncul seperti kilat di tengah badai. Freya memanggilnya. Bukan melalui pesan pribadi, bukan melalui pertemuan rahasia, tapi melalui panggung formal dunia yang ia kuasai.

Lucky menutup matanya, merasakan getaran hebat di dadanya. Apakah ini saatnya? Apakah istana pasir yang mereka bangun lima tahun lalu kini telah menjelma menjadi bangunan kokoh yang siap ia datangi?

"Siapkan jadwalnya, Hans," ucap Lucky, suaranya kini terdengar penuh dengan kehidupan yang telah lama padam. "Kita ke Paris."

🌷🌷🌷🌷

Happy reading dear 🥰

1
Ridwani
👍👍
winpar
hujn2 bca cerita sedih ini 😥😥😥😥
smngt Thor ceritanya bgus bgt
ros 🍂: Aaaa ma'aciww udah semangatin 🤭
total 1 replies
Ridwani
👍👍👍
winpar
pinter bgt kk thornya1 hari bnyk bnget up nya 🥰😍
ros 🍂: Makasih jejak nya kak, kan jadi tambah semangat nulisnya 🥰
total 1 replies
winpar
up lgi kk seru bgt ceritanya🥰😍
ros 🍂: Ma'aciww jejak nya kak🥰🙏
total 1 replies
winpar
sedih banget 😥😥😥😥
ros 🍂: Kita harus bahagia Kak 😭🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!