.
" bunda aku najwa melihat ayah bawa tante seksi masuk kamar kemarin. " cerita najwa pada bunda nya naura.
naura terkejut dengan ucapan sang putri, anak yang berumur 4 tahun itu menceritakan apa yang dia lihat.
" terus apa yang mereka lakukan di sana sayang. " tanya naura.
" najwa melihat ayah naik di tubuh tante itu mereka tidak menggunakan baju bunda. " kata najwa.
" waktu tante itu datang siapa aja di rumah. " tanya Naura dengan lembut.
" semua orang ada kok bunda.. tapi nenek dan kakek tidak marah liat ayah bawa tante itu di bawa masuk kamar sama ayah. " cerita najwa kembali.
ternyata benar yang di ucap kan teman-teman nya kalau suaminya berhianat pada nya..
" astaghfirullah aku tidak menyangka mas Bram tega menghianati aku padahal selama ini aku sudah setia dengan nya. " batin Naura..
Di balik senyum cantik nya itu banyak hal yang naura simpan baik tentang jati dirinya maupun yang lain. akan kah banyak rahasia yang terungkap.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ariyanteekk09, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 29
1 bulan sudah Naura berada di kota itu,, suasana di tempat tinggal mereka tidak baik-baik saja karena sudah 2 kali pemberontakan datang mengobrak-abrik basecamp.
Tiap malam para tentara saling bergantian berjaga-jaga, dan tingkat waspada mereka semakin tinggi.
"Kalau begini terus aku mau pulang aja,, aku tidak mau pulang tinggal nama aja".
" tiap malam tidur kita tidak nyenyak karena di landa kecemasan dan kekhawatiran ".
"Satu persatu yang patroli pun hilang entah di bunuh atau di tahan".
" kalau pun di bunuh pasti mayatnya ketemu tapi ini tidak sama sekali ".
Banyak para tim medis yang berkeluh kesah, mereka merasa sudah tidak aman tinggal di sana lama-lama.
" kita tidak bisa begini terus kapten, kita harus segera menemukan pengkhianatan itu " kata shaka.
"Betul itu kapten,, orang itu harus di hukum setimpal karena ulahnya kita sudah banyak kehilangan rekan kita" para tentara juga sudah lelah dengan semua ini.
Naura hanya terdiam sambil memerhatikan semua orang. Dia juga tidak tahu harus berbuat apa karena tugas nya hanya untuk mengobati yang terluka.
"Na kalau yang lain pulang, kamu juga harus pulang ya" suruh naura.
"Aku tidak mau buk dokter, mending buk dokter aja yang pulang karena di rumah ada anak dan keluarga ibu dokter yang menunggu sedangkan aku tidak ada" tolak Lina.
"Tapi kamu masih muda na, seenggaknya masa depan mu masih panjang".
" aku tetap gak mau buk dokter,, mending kita tetap bertahan di sini.. Pulang dengan selamat ataupun tinggal nama itu urusan Tuhan yang penting kita berdoa saja " ucap Lina.
"Oke kalau begitu mari kita berjuang bersama dan kalau ada keadaan yang genting jangan pernah pisah dengan ku" pesan Naura.
"Siap buk dokter" ujar Lina.
Bagaimana pun Lina adalah tanggung jawab nya selama di sini.. Naura sudah sayang dengan Lina karena Lina sangat menurut dengan apa yang dia perintahkan dari pertama masuk ke klinik.
Kapten Bagaskara menyuruh mereka untuk istirahat, dia sudah memutuskan untuk menyuruh tim medis pulang bagi yang sudah tidak betah di sana..
_____
Baru 2 jam istirahat sudah terjadi lagi keributan, para pemberontakan kembali datang ke basecamp dengan rombongan yang banyak.
Para tentara bergegas mencari senjatanya tapi tidak ada.. Semua senjata mereka hilang tidak ada satu pun yang tersisa.
"Kapten gimana ini, kita sudah tidak punya senja lagi untuk melawan mereka".
" kali ini mereka datang banyak sekali kapten " para tentara was-was.
"Sial.. Si pengkhianatan benar-benar biadap. Padahal di sini banyak nyawa seseorang yang harus di selamat kan" batin Bagaskara.
Para warga sudah di ungsikan ke tempat yang lebih aman.. Para pemberontak pun kini hanya berfokus dengan para tentara itu kalau mereka sudah di lumpuh kan maka warga dengan mudah mereka taklukan.
"Mau tidak mau kita harus melawan dengan tangan kosong, tunggu apa kalian masih menyimpan pistol di celana kalian, coba periksa" perintah Bagaskara.
Mereka pun mengecewakan celana nya masing- masing-masing dan benar aja masih ada.
"Ada kapten dan kami juga menyimpan peluru yang lumayan lah" ucap mereka dengan antusias.
Kini tidak ada lagi muka cemas, keberanian mereka kembali setelah memegang pistol.. Bagaskara pun segera maju dengan rekan-rekan nya.
"Dokter aku takut" Lina gemeteran.
"Hei jangan takut, ada aku di sini" Naura segera memeluk Lina untuk menenangkan nya.
"Kita pasti selamat kan buk dokter".
" kita pasti selamat jadi aku mohon besok kamu harus pulang okee. Nanti di jemput sama supir aku" bujuk Naura.
Lina mengangguk, dia tidak punya keberanian untuk berlama-lama tinggal di sana.
Naura mengintip dari jendela.. Dia terkejut melihat para tentara yang kewalahan menghadapi pemberontak itu.. Mereka mengepung tempat tinggal mereka.
"Aku tidak bisa berdiam diri di sini.. Mereka di luar membutuhkan bantuan.. Ayok nau sudah saatnya kamu menggunakan skill kamu " batinnya.
"Lina denger kan aku,, kamu tetap diam tinggal di sini, aku mau keluar untuk membantu kapten Bagaskara.. Pesan ku kalau ada yang ketok pintu jangan di buka okee.. Kunci pintu dari dalam" naura mengambil pisau lipat di lemari nya.
Bukan naura aja yang keluar, Rosa pun keluarga dengan pistol di tangannya.
"Ayok dokter naura kita bantu kapten bintang" ajak Rosa.
Naura mengangguk dan menyerahkan kan satu buah pistol pada Naura. Mereka dengan kompaknya menuju tempat Bagaskara.
"Dokter Wenda gak ikut bantu, lihat tuh dokter Naura dan dokter Rosa kesana".
" biar lah, aku capek sita" Wenda lebih memilih kembali tidur dan tidak terganggu dengan suara tembakan..
********
Maureen tidak tenang di rumah, dia sangat cemas dan mengingat Naura.. Najwa juga dari tadi terus merengek ingin menelpon sang bunda.
"Daddy kok perasaan ku tidak tenang sih,, apa Naura baik-baik saja di sana" kata Maureen.
"Apa mommy sudah menghubungi Naura" tanya Jordan.
"Sudah dad tapi hpnya tidak aktif. Dari tadi juga najwa terus menyebut nama bunda nya" cerita Maureen.
"Lalu di mana cucu kita itu sekarang".
" dia di ajak beli eskrim sama uncle kevinnya tadi ".
" kita doakan saja semoga Naura baik-baik saja dan mungkin hpnya kehabisan baterei juga" Jordan ingin berpikir positif tapi hati nya juga tidak tenang.
"Oma aku pulang" panggil najwa.
Maureen dan Jordan pun keluar dari kamar. Dia melihat cucu kesayangan mereka kembali ceria dan membawa banyak cemilan.
"Princess nya Oma sudah pulang.. Wah banyak banget cemilan nya" kata Maureen.
"Ya Oma, uncle borong banyak cemilan untuk aku".
" udah ucap terimakasih belum sama uncle nya " tanya Jordan.
"Udah dong opa".
Kevin pun pamit ke kamarnya, setelah bercerai dengan Linda Kevin memutuskan tinggal dengan orang tuanya dan menjual rumah nya.
Maureen masih tidak bisa tenang, dia terus teringat dengan anak perempuan nya itu begitu pun dengan Jordan.. apalagi anak mereka berada di tempat yang tidak aman.
" Tuhan lindungi anak ku Naura, jangan buat dia terluka sedikit pun" doa Maureen.
"daddy percaya sama kamu sayang, apapun yang terjadi sekarang di Sana daddy yakin kamu pasti selamat sayang" batin Jordan.
Tinggi.
Pesan masuk dari Linda.
"Mas Kevin Dion ingin bertemu dengan mu, katanya kangen sama kamu".
"Maaf aku gak bisa".
" alasan kamu aja itu mas, kenapa sama anaknya Naura kamu perhatian sedangkan dion kamu lupakan.. Ingat dion itu anak kamu".
"Kamu amnesia atau gimana.. Kan dion bukan anak aku melainkan anak mu dengan selingkuhan mu jadi stop hubungi aku lagi.. Kalau dion kangen sama papa ya kamu temuin aja dia sama papa kandungnya" Kevin sudah tidak mau lagi berhubungan dengan mantan istri nya itu.
kcang lpa kulitnya.....ga ingt y sblm ktmu naura dia spa????tau gt mh ga ush d jdohin sm kevin kl ujung2nya serkah....
jgn blng kl kenzo slingkuh????
scra dr kcil dia prcya sm bpk tirinya,trnyta mlah sjhat itu d blkangnya....slain acuh,trnyta uang dr ibunya pun d curi....