NovelToon NovelToon
Di Balik Cadar Faradiba

Di Balik Cadar Faradiba

Status: tamat
Genre:CEO / Keluarga & Kasih Sayang / Dijodohkan Orang Tua / Paksaan Terbalik / Tamat
Popularitas:432.4k
Nilai: 4.6
Nama Author: Wind Rahma

Menikah atas keinginan orang tua merupakan sesuatu yang tidak di inginkan oleh siapapun termasuk Taka Sanjaya. Terlebih ia tidak tahu seperti apa bentuk perempuan yang di jodohkan dengannya. Ia merasa seperti membeli kucing di dalam karung.

Namun, apa jadinya jika kucing tersebut merupakan kucing anggora? Bagaimanakah kisah di antara keduanya?

Follow ig @wind.rahma

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wind Rahma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berpamitan

Keesokan harinya. Taka berpamitan pada mamanya untuk kembali ke rumah mertuanya.

"Maaf gak bisa nemenin mama sampai papa pulang, ma," ucap Taka saat berpamitan.

"Iya, gak apa-apa. Papa juga bilang sama mama mau pulang lebih cepat. Kalau tidak sore ini, besok pagi. Mama senang kalau kamu sudah baikan sama istri kamu. Itu artinya mama tidak perlu bicara dengan Diba. Tapi mama akan tetap memberi Vina pelajaran karena sudah mempermalukan kalian di depan umum."

"Mama yakin tetap ingin melakukan itu? Aku khawatir ini justru akan menambah masalah, ma."

"Kamu gak usah khawatir, orang seperti dia tidak perlu kita takutin. Justru harus kita hadapi sampai dia merasa jera. Mama marah ya kalau dia menginjak-injak rumah tangga kamu sedangkan kamu sendiri gak bisa tegas. Mama harus ikut turun tangan supaya rumah tangga kalian tidak hancur hanya karena ulahnya."

"Iya, terserah mama aja. Mulai hari ini, aku juga akan melindungi rumah tangga aku. Aku gak akan biarkan siapapun mencoba meruntuhkan rumah tangga aku sama Diba."

"Bagus, sebagai seorang suami kamu harus melakukan sesuatu sebagaimana mestinya."

Taka mengangguk. Kemudian dari atas tangga Diba datang dengan membawa koper mini berisi baju Taka. Dengan sigap Taka naik ke atas untuk mengambil alih koper tersebut dari tangan istrinya yang sedikit kesulitan membawanya.

"Biar mas aja."

Diba pun memberikan koper tersebut pada suaminya. Sampai di bawah, ia pun berpamitan pada mama Hartati. Ia benar-benar minta maaf lantaran tidak bisa menemani sampai papa Sanjaya pulang.

"Next time, main lagi ke sini, ya," pinta mama seraya mengusap bahu Diba dengan lembut.

"Iya, ma. Maafkan sikap Diba selama Diba menginap di sini," ucap Diba segan.

"Tidak apa-apa, sayang. Justru mama senang karena kalian sudah mau menginap dan menemani mama menanam bunga."

"Nanti kita tanam bunga lagi kalau Diba sama Taka ke sini."

"Oh iya, dong. Harus. Kita tanam bunga lebih banyak lagi dari kemarin."

"Diba pamit pulang dulu, ma. Assalamu'alaikum.." Diba mencium punggung tangan mama Hartati, lalu di susul oleh Taka.

"Iya, walaikumsalam .."

Keduanya beranjak dari sana. Mama Hartati mengantar sampai depan. Taka dan Diba masuk ke dalam mobil. Tidak berapa lama, mesin mobil di hidupkan. Taka memberi klakson sebagai tanda jika ia akan pergi.

"Hati-hati ..!" terika mama Hartati seraya melambaikan tangan seiring mobil itu pergi.

Setelah Taka dan Diba pergi, suasana rumah kembali sepi. Mama Hartati merasa jika ini waktu yang tepat untuk menemui Vina. Ia harus mencarinya dan memberi pelajaran yang serupa dengan apa yang sudah dia lakukan pada putra dan menantunya. Sebelum suaminya pulang.

Sementara di mobil perjalanan perjalanan menuju rumah orang tua Diba.

"Diba udah kasih tahu ibu sama ayah kalau kita pulang ke sana hari ini?" taka membelah keheningan yang terjadi di antara mereka.

Diba menggeleng. "Belum, mas."

Taka kembali diam. Bingung harus mengatakan apa lagi. Ia menutupi mulutnya yang menganga akibat menguap. Lantaran ia kurang tidur tadi malam. Bagaimana tidak, Diba nyaman dan terlelap dalam pelukannya. Sementara ia sendiri gelisah.

Benda pusaka miliknya tadi malam benar-benar sulit di kendalikan. Dia terus bangun dan berdiri tegak di balik boxer sementara ia tidak dapat melakukan apapun selain diam dan pasrah. Apalagi menuju subuh, suhu ruangan semakin dingin dan membuat adik kecilnya berdiri semakin tegak. Beruntung jam empat pagi Diba mengubah posisi tidurnya, terlepas dari pelukannya setelah sepanjang malam tidur dalam pelukannya. Barulah ia bisa tidur.

Setengah jam berikutnya, ia sudah di bangunkan lantaran harus melaksanakan shalat subuh.

"Mas kenapa?" tanya Diba begitu menyadari sepanjang perjalanan ia terus saja menguap.

Taka menggeleng. "Mas baik-baik aja," jawab pria itu dengan seulas senyum.

"Mas ngantuk? Hati-hati, lagi nyetir."

"Enggak, Mas juga gak tahu kenapa nguap terus dari tadi," jawab Taka bohong.

"Iya. Padahal semalam tidurnya nyenyak kan? Diba aja sampai gak kebangun. Bangun pas mau shalat subuh aja."

"I-iya. Nyenyak."

"Nanti malam Diba tidur di pelukan mas lagi boleh?" pinta Diba dan membuat setengah fokus menyetir Taka hilang. Bisa-bisa ia tidak tidur dua malam lantaran tadi malam saja ia merasa tidak aman. Andai ia tidak bisa mengendalikan diri, mungkin malam pertama mereka sudah di lalui.

Hanya saja, Taka masih bisa mengendalikan hawa naffsu nya. Ia sudah berjanji untuk melakukan itu setelah ia benar-benar mencintai Faradiba Harahap.

_Bersambung_

1
Boby
kesannya Diba murah banget
Tri Novita Kusumawati
cerita mu agak aneh ini thor dari awal jugak, meskipun bercadar klo mau nikah calon suami di izinkan melihat wajah calon istri Lo bukan seperti ini.. yaa meskipun cerita fiktif yaa tapi paling gak masih masuk di logika gitu
Mamah F4
kok kesannya jadi s Diba yg agresip ya..
Mamah F4
kok gak ada malu2nya ya.ku aja yg gak islami banget malulah ma suami d malam pertama.
Defi
Ma keren, pokoknya hajar aja Vina sampai gak berani mengganggu Diba dan Taka lagi
Defi
pokoknya usaha dulu ya Ma 😂
Defi
mau sampai kapan Taka, belajarlah mencintai Diba..
Defi
setuju Ma, karena Taka lemah dengan Vina jadi Mama harus gerak cepat biar Vina gak semena-mena
Defi
Tahan Taka apalagi gengsimu begitu besar 😄
Defi
udah mulai masuk konflik inih, tapi gak apa-apa mungkin dengan adanya konflik ini Taka dan Diba bisa memperbaiki dirinya
Defi
sudah saatnya kamu terbuka Taka bukan hanya komunikasi tapi juga hatimu.. akan lebih indah bila kamu mencintai wanita halalmu
Defi
Setuju dengan Mama Hartati, tapi memang lebih bagus Taka sendiri yang berjuang untuk mendapatkan kepercayaan Diba karena jika diam-diam seperti itu bisa timbul asumsi lain dari diri Diba terhadap Taka suaminya
Defi
Jujur aja Taka sama Diba biar tidak ada salah paham
Defi
Vina ini udah salah masi juga gak sadar diri 😵‍💫, belum lagi Taka yang lambat lihat cadar istrinya ditarik diam saja
Emma W
Luar biasa
Suhaimi Haimi
Buruk
Vitha Vivi
Luar biasa
Efvi Ulyaniek
sesama cewek kan gpp harusnya dibuka cadarnya..apa LG sama mama mertua...iya ga sih...
Efvi Ulyaniek
ya jelas datang lg lah kan belum putus gimana sih ni laki
Efvi Ulyaniek
ini aneh bgt sih sama suaminya didlm kamar jg msh pake cadar...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!