NovelToon NovelToon
Perjuangan Pemuda Kembali Pada Kejayaan

Perjuangan Pemuda Kembali Pada Kejayaan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Mafia / Militer
Popularitas:193.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: M. Zacky Akbar

Terkisah seorang pemuda bernama Bryan Rockstone yang selalu terbully oleh teman temannya namun hal tersebut membuatnya terlihat nyaman, disaat bersamaan sebuah nomor cantik menelpon handphone genggam miliknya!! Tanpa di duga orang dibalik telpon tersebut menyuruhnya untuk kembali memimpin perusahaan keluarga yang saat ini telah kacau..

Apa yang akan terjadi selanjutnya? Mungkinkah pemuda itu kembali? Sedangkan kehidupan sekarang telah indah untuk dinikmati..

Ingin tau kisah berikutnya ikuti terus "Perjuangan pemuda kembali pada kejayaan"

🙏☺

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon M. Zacky Akbar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29. Bryan dan Nett berjumpa kembali dengan Pemuda Dingin

Setelah beberapa saat handphone genggam milik Liam berbunyi,dan segera Pria itu melihat layar ponsel nya tersebut dan memencet tombol terima sekaligus menaruh nya di kuping sebelah kanan.

Ketika itu Liam hanya mendengarkan suara laporan dari seberang telpon tanpa berbicara sedikitpun,namun raut wajah dari Liam begitu buruk seperti sesuatu hal besar telah terjadi!!

Setelah laporan dari panggilan telpon itu ditutup Liam berdiri dengan Ekspresi yang tidak baik, wajahnya merah dan pandangannya tajam.

"Nett,aku tidak punya waktu saat ini!! Ada beberapa hal yang harus ku kerjakan" Kemudian Liam berkata pada Adiknya tersebut.

"Baik Kak!!" Nett menjawab dengan ketakutan,bagaimanapun saat ini hanya Liam yang bisa membuat Adiknya itu patuh.

Kemudian Liam bergegas berjalan keluar dengan cepat.

Bryan hanya diam saja dan berpikir bahwa sesuatu tersebut bersangkutan dengan perusahaan ini.

Setelah itu Handphone genggam milik Pemuda itupun kembali berbunyi,ketika itu Bryan melihat ponsel nya kembali dan membuka pesan singkat yang baru saja masuk tersebut dan membaca isinya sampai selesai. Kemudian memasukkannya lagi kedalam kantong celananya.

"Ayo keluar!" Bryan berkata pada Nett.

"Aku tidak pernah melihat Kakak Liam panik seperti ini" Namun Nett menjawab tentang Kakak nya tersebut.

"Sudah,percayakan saja pada Kakakmu!!" Bryan mencoba membujuk.

"Baiklah,kemana kita selanjutnya?" Nett menjawab perkataan Bryan.

"Membantu Kakakmu" Bryan menjawab.

"Tapi bagaimana caranya? Jika kita mengikutinya,aku akan mendapatkan masalah!! Kakak ku akan marah jika semua itu diketahuinya,dan itu adalah salah satu yang aku takutkan di dunia ini" Jawab Nett yang sangat takut pada Kakaknya tersebut.

"Kau bodoh,ikuti saja!! Aku tidak berpikir seperti kepalamu" Jawab Bryan kembali menertawakan Nett tersebut yang terlihat begitu polos.

"Baik,ayo berangkat!" Kemudian Nett setuju dan begitu semangat bersama Bryan tersebut.

"Jika kau ingin terlihat hebat,jangan cengeng seperti itu!! Ayo segera pergi,kita akan berusaha memperbaiki semua nya dan kau akan menjadi orang hebat di perusahaan ini nanti" Bryan mencoba menghibur Pemuda yang sangat polos tersebut.

Sambil tersenyum Nett berkata "aku percaya padamu,tapi kau bicara sangat keterlaluan padaku!! Apa kau tidak sadar aku Tuan Muda Kedua keluarga Robbins?"

"Haha sudahlah,itu kita bicarakan nanti saja!! Saat ini fokus saja pada permasalahannya dulu" Bryan memegang kepala Nett seolah olah mereka terlihat seperti saudara.

"Hey.. Tidak ada yang berani menyentuh kepalaku selama ini selain Kakak ku liam" Nett membalas perlakuan Bryan dengan candaan seperti seorang Adik yang manja.

Setelah itu mereka berjalan kembali menuju pintu keluar yang berada dilantai bawah.

Saat ini kedua Pemuda tersebut baru saja keluar dari lift dilantai satu.

Mereka bergegas menuju pintu keluar,namun Nett tidak tahu tentang apapun rencana ini.

Nett hanya mengikuti kemana arah Bryan dan tidak berani bertanya terlalu jauh.

Disaat mereka berada di pintu keluar dari kantor tersebut kemudian Bryan berkata "ambil mobil dan kita berangkat,nanti kau akan tahu kemana arah yang akan kita tuju!"

"Oke baik!" Jawab Nett sedikit lesu seperti seorang bawahan yang menjadi pesuruh dari Bryan.

Disaat Nett menjemput mobil sport nya itu,Bryan kembali memegang handphone milik nya dan mengirimkan beberapa pesan pada nomor kontak ponsel tersebut dan menaruh handphone itu pada kantong celananya lagi.

Kemudian Bryan berjalan menuju gerbang terdepan untuk menunggu Nett.

Tidak berapa lama Nett yang mengendarai mobil mewah nya itu sudah berada di depan gerbang tepat didepan Bryan.

Sesaat Bryan ingin menaiki mobil Nett kembali, tiba tiba sebuah mobil sport Rolls-Royce berhenti didepan mereka...

Pengemudi mobil tersebut adalah seorang gadis dan disebelahnya terdapat seorang anak kecil bersama Pria yang sudah berumur seperti seorang Ayah.

Saat itu pengemudi mobil tersebut yang merupakan seorang gadis itu terlihat begitu kebingungan saat melihat Bryan.

Bryan yang ingin segera masuk kedalam Mobil mewah Nett pun terkejut dengan kejadian itu,namun jari telunjuk pemuda tersebut menempel pada bibirnya mengisyaratkan untuk diam pada gadis pengemudi Rolls-Royce yang terlihat sama sama kebingungan.

Setelah itu Bryan memberi aba aba untuk segera pergi sambil mengibaskan tangan nya pada gadis pengemudi mobil Rolls-Royce tersebut.

Nett yang sibuk menyetel music pada digital mobil mewahnya itu tidak mengetahui apapun yang terjadi saat ini.

Disisi lain Gadis pengemudi mobil sport Rolls-Royce itupun melanjutkan perjalanannya.

Setelah itu Bryan memasuki mobil Mewah Nett kembali dan mengambil posisi duduk yang nyaman.

Kemudian Nett menginjak gas kendaraan itu dan mengatur kecepatan dari mobil sport mewah kesayangannya ini lagi.

Setelah sekian lama Bryan mulai berkata " Tadi kau ingin membawa Franky bersama kita bukan?"

"Yah,tapi orang itu benar benar membosankan!! Aku tidak tau cara membawanya? Pemuda itu tidak bisa ditebak,aku hampir saja dihajar olehnya saat di kampus tadi" Jawan Nett menjelaskan tentang pemuda itu lagi.

"Arahkan saja mobil ini ke sebuah rumah diujung jalan itu" Bryan kembali berkata sambil menunjuk sebuah simpang jalan yang akan di tuju.

"Untuk apa kita ke sana?" Nett mengerutkan keningnya dengan penuh kebingungan tentang apa tujuan Bryan tersebut.

"Ikuti saja jangan membantah!!" Jawab Bryan tersenyum tipis.

"Baiklah,menurutmu apa yang terjadi dengan Kakak ku?" Nett mencoba bertanya pada Bryan.

"Mana ku tahu!! Sebelumnya Kakakmu ada masalah apa?" Jawab Bryan kembali bertanya.

"Aku pernah mendengar Neil Coverdale mengajak Kakak ku bergabung menghancurkan Rockstone Group!! Tapi entah kenapa,saat ini kekuatan dari Kakak ku semakin berkurang!! Ada begitu banyak saham yang lepas begitu saja,aku tidak terlalu mengerti tapi ini semua pasti bersangkutan dengan keluarga Coverdale" Nett menjawab dengan menyipitkan mata dan pandangan yang lurus tajam kearah depan ditambah dengan genggaman tangan yang saat itu menyetir seperti di berikan tenaga untuk meremas stir mobil sport mewahnya tersebut menandakan jiwa amarah dalam diri Pemuda tersebut berkobar.

"Rockstone ya? Apakah Rockstone pernah berbuat salah?" Bryan bertanya dengan santainya.

"Menurutmu bagaimana?" Nett membalikkan pertanyaan tersebut.

"Aku rasa tidak pernah!!" Jawab Bryan mencibir,bagaimanapun saat ini Pemuda tersebut adalah pemimpin dari Rockstone Group jadi apapun yang dilakukan perusahaan itu sudah pasti atas perintah darinya.

"Yaah seperti itulah!" Nett kembali berkata sambil menaikkan kedua bahunya.

Setelah jauh menempuh jalan yang ditunjuk Bryan tersebut tiba tiba Bryan berkata "belok kanan kita masuk ke rumah kayu itu!"

Nett yang mengemudi mobil sport mewah itu pun berbelok dan memasuki pekarangan rumah tersebut yang sedikit lebar dan begitu lapang kemudian berhenti dan mematikan mesin kendaraannya tersebut.

Melihat tempat itu yang jauh dari keramaian dan juga rumah yang tampak tua ,Nett tidak bisa menahan perasaan nya untuk bertanya " Untuk apa kita datang kesini? Kau tidak membuang buang waktu kan?"

"Nanti kau akan lihat sendiri!!" Bryan segera turun dari mobil dan berjalan menuju rumah tersebut.

Di Sana telah berdiri seorang wanita yang terlihat seperti seorang ibu memakai pakaian yang kotor.

Nett yang penasaran kemudian mengikuti Bryan dari belakang.

Wanita tua itu terlihat ragu untuk menyambut mereka,raut wajahnya cukup membuktikan bahwa seorang ibu itu ketakutan.

1
Glastor Roy
7p la
Sujud Saronto
semua alur cerita intinya sama hanya nama tokoh atau tempat yg diubah, dan alur cerita dirubah sedikit. dr semua cerita yg kebaca hanya sedikit yg berkesan contoh pewaris yg hilang dan lanjutannya joe william dan juga dewa iblis.trimmmm
Glastor Roy
u tor
Sodik
oke mantap
Sudar Manto
sui
Pendi
buat babak belur aja thor si brian tu biar mampus skalian,jd kn tamat
Sudar Manto
siap
Dara
🥰🥰🥰🥰
Glastor Roy
tor
dhani satria
aduhhhhh
Pesog X'trenity
lnjut
Pesog X'trenity
lnjutkan
Jajang
mana lanjutanta ga ada ya
Jajang
bantuin dong buka bab berikutnya
R'man
up toor.
gassss
Bang J
top
Glastor Roy
up
Dudi Isdianto
Ada nama org bule widya ya
Romy
ni tokoh nya ja yg beda,,alur cerita nya sma dgn gerlan kafor
Glastor Roy
update dong tor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!