NovelToon NovelToon
One Night Love Devil

One Night Love Devil

Status: tamat
Genre:Badboy / Ibu susu / Tamat
Popularitas:7.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ita Yulfiana

Harap bijak dalam memilih bacaan

Iblis Cinta Satu Malam, begitulah julukan yang diberikan oleh Rania pada pria playboy bernama Kaaran Dirga tersebut.

Dengan kekuasaannya, Kaaran bisa meniduri wanita mana pun yang dia mau dan dia tunjuk, tapi tidak dengan Rania. Karena penolakannya, gadis itu terpaksa harus berurusan dengan Kaaran dan para pengawalnya. Sampai-sampai Rania harus rela kehilangan pekerjaan yang sangat dia butuhkan karena gadis itu harus terus bersembunyi dan tidak ingin ditangkap oleh orang suruhan Kaaran.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ita Yulfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Yang Wanita Butuhkan

Tidak terasa seminggu sudah berlalu, dan sekarang aku sudah mengambil keputusan. Aku akan menikah dengannya, demi anak yang ada di dalam kandunganku. Akan tetapi, terlebih dahulu aku ingin bertanya sesuatu padanya.

"Silahkan, Nona." Roy mempersilahkan aku untuk masuk ke dalam mobil. Siang ini mereka baru saja sampai di kotaku, dan sekarang mereka datang menjemputku ingin membawaku untuk makan siang di salah satu restoran mewah sekaligus membahas mengenai hal penting tersebut.

Sesampainya di tempat tujuan. Setelah memesan makanan, dia pun akhirnya memulai pembahasan.

"Apakah kamu sudah memikirkan jawaban atas pertanyaanku waktu itu?" tanyanya. Dia menatapku dengan lekat, dan aku juga balas menatapnya.

"Aku sudah memikirkan jawabannya. Tapi sebelum aku memberitahukan jawaban atas pertanyaan kamu waktu itu, kamu harus menjawab pertanyaanku terlebih dahulu, agar aku bisa semakin yakin dengan keputusan yang aku ambil," jawabku.

"Ya sudah, katakan saja. Pertanyaan apa yang ingin kamu tanyakan?" tanyanya, dia pasti sangat penasaran.

Aku terdiam sejenak, lalu kemudian berkata, "Karena kamu mengajakku untuk menikah, jadi aku ingin bertanya padamu, menurutmu, apa arti sebuah pernikahan?"

Sejenak kami saling menatap satu sama lain. Lalu kemudian dia tersenyum menatapku.

"Arti sebuah pernikahan, menurut versi Kaaran Dirga. Pernikahan itu sakral, jadi aku hanya ingin melakukannya sekali dalam seumur hidup."

Jawaban yang sangat pasaran, tapi aku tidak begitu percaya dengan ucapannya. Laki-laki sepertinya, apakah bisa tahan hanya menikah dengan satu orang wanita saja. Tapi ... bisa saja dia hanya akan menikah denganku, namun selingkuhannya tidak bisa lagi terhitung.

"Oh, ya? Jadi apa kamu sudah yakin hanya ingin menikah denganku, dan hanya ingin melakukannya sekali dalam seumur hidupmu hanya bersamaku seorang, tidak akan lagi melakukannya dengan wanita lain?" tanyaku.

"Tentu saja. Tentu saja aku sudah sangat yakin hanya ingin menikah denganmu saja. Apalagi sekarang kamu sedang mengandung anakku," jawabnya, membuatku tersenyum kecut.

"Apa kamu yakin, dari sekian banyak wanita yang pernah kamu tiduri sebelum aku, mereka tidak ada satu pun yang mengandung anakmu? Lalu bagaimana nasib mereka jika seandainya ada? Kenapa kamu hanya ingin bertanggung jawab padaku saja, kenapa tidak bertanggung jawab pada mereka juga?"

Skakmat. Dia membuang pandangannya ke arah lain lalu mengusap wajahnya dengan kasar menggunakan tangan kanannya, dan yang terakhir dia menghembuskan napasnya dengan kasar, lalu tertawa kecil. Entah apa yang sedang dia tertawakan, aku juga tidak mengerti. Menurutku, sama sekali tidak ada yang lucu dengan pertanyaanku barusan.

"Kenapa? Kenapa kamu tidak menjawab pertanyaanku, dan kenapa kamu malah tertawa?" tanyaku lagi.

Dia memperbaiki posisi duduknya lalu memajukan sedikit badannya, kemudian meraih tanganku dan menggenggamnya.

"Rania, dengarkan aku. Aku tahu aku memang brengsyek, playb*y, baji*ngan, dan segala sebutan buruk lainnya. Tapi itu dulu Rania, itu dulu. Sebelum aku bertemu denganmu. Asal kamu tahu, kamu itu satu-satunya wanita yang aku pilih untuk mengandung anak-anakku," jawabnya, membuatku tidak mengerti.

"Apa maksudmu?"

"Iya, kamu satu-satunya wanita yang aku pilih untuk menjadi ibu dari anak-anakku kelak, Rania. Karena saat aku melakukan hubungan dengan para wanita sebelum kamu, aku tidak pernah lupa untuk menggunakan pengaman, jadi sebelumnya aku tidak pernah menghamili wanita mana pun selain kamu. Tapi saat aku ingin melakukannya denganmu waktu itu, aku memang sengaja tidak memakainya," jelasnya.

Seketika aku langsung terbakar emosi mendengar ucapannya, dan langsung berdiri dari dudukku.

"Jadi ternyata kamu memang sengaja ingin menghamiliku!" Dengan napas yang memburu, aku menatapnya dengan tajam. Kenapa harus selalu aku yang dia pilih? Kenapa bukan wanita lain?

Dia menarik tanganku yang sebelumnya terlepas dari genggamannya, agar aku duduk kembali di kursiku.

"Rania tenanglah, duduklah lagi. Aku bisa menjelaskan semuanya padamu. Jangan marah, karena marah bisa mempengaruhi kondisi janin yang ada di dalam kandunganmu," bujuknya.

Aku menarik napasku  dalam-dalam lalu menghembuskannya dengan pelan, mencoba untuk menenangkan diriku. Memang benar yang dia katakan, marah bisa membahayakan kondisi calon bayi yang ada di dalam kandunganku saat ini. Tapi dia itu memang sudah sangat keterlaluan, aku tidak bisa tidak marah padanya.

"Kenapa harus aku? Apa kamu memang sengaja ingin merusak masa depanku? Aku ini masih muda, Tuan Kaaran Dirga. Usiaku bahkan baru 19 tahun, kenapa kamu malah memilih gadis sepertiku untuk menjadi ibu dari anak-anakmu. Harusnya kamu memilih wanita yang lebih dewasa, bukan gadis seperti aku yang terpaksa dewasa karena keadaan. Hiks."

Mungkin karena sudah sangat emosi, aku langsung menangis sambil mendudukkan kembali diriku di kursi, lalu membenamkan wajahku diantara kedua tanganku yang sudah lebih dulu mendarat di atas meja.

Aku menangis bukan hanya karena perbuatannya saja, akan tetapi aku juga menangis karena mengingat bagaimana penderitaanku selama ini, jauh sebelum bertemu dengannya.

Aku yang awalnya anak manja terpaksa berubah menjadi anak yang mandiri dan kuat karena dipaksa oleh keadaan. Ayahku meninggal, dan kondisi perekonomian keluarga kami berubah 180° dalam kurun waktu yang sangat singkat. Setelah itu, terpaksa aku yang harus menanggung semua beban keluargaku.

"Rania tenanglah. Jaman sekarang, usia itu hanya angka. Tua atau pun mudanya usia seseorang, tidak bisa menjamin kedewasaannnya. Dan lagi, masa depan seperti apa yang kamu cari? Apa kamu pikir, aku tidak bisa memberikannya untukmu? Aku bisa Rania, aku bisa. Aku bisa memberikan apa pun yang kamu minta, asalkan, kamu mau menikah denganku dan menjadi istriku. Jadi jangan pernah lagi kamu permasalahkan hal itu." Dia berkata sambil mengusap-usap punggungku. Saat ini dia sudah berpindah tempat duduk dan duduk tepat di sampingku.

Mendengarnya berkata seperti itu, aku langsung mengangkat wajahku yang sudah basah karena dipenuhi oleh air mata.

"Dengar, aku tahu kamu punya segalanya. Akan tetapi aku tidak membutuhkan semua itu. Yang aku butuhkan hanyalah kebahagiaan, dicintai dan mencintai, serta disayangi dan menyayangi," jelasku padanya.

Mungkin dia berpikir hartanya yang tiada habisnya itu bisa menjamin kebahagiaanku. No, big no. Dia salah besar.

"Aku hanya ingin menikah dengan orang yang aku cintai dan mencintaiku, bukan dengan orang yang sangat aku benci sepertimu," imbuhku lagi.

"Rania, aku minta maaf. Aku tahu, dari awal aku sudah melakukan kesalahan besar. Aku memberikan kesan yang buruk dan membuatmu malah terus membenciku sampai sekarang. Tapi ketahuilah, bahwa aku sebenarnya sangat mencintaimu, Rania. Aku sangat mencintaimu." Dia berkata sambil menggenggam tanganku dengan erat.

B e r s a m b u n g ...

...___________________________________________...

...Jangan bosan-bosan ya untuk terus mendukung karya ini.😉 Dan yang belum mampir di PoV Kaaran dengan judul 'RANIAKU, CANDUKU' kuy mampir, ramaikan, biar aku makin semangat.😁...

1
wang lin
bang toyib pulang rania...😁
wang lin
betul harus nurut jngan nambah beban suamimu.... 👍
wang lin
malu2 mau🤣🤣
wang lin
ini yg k 2xnya aku baca.... dah lupa ceritanya jd baca dri awal lg...😁😁
wang lin
kasi garam biar asin trus micin biar gurih jngan lupa gula biar manis... nahh udh gk hambar pastinya
wang lin
halu yang terlalu menghalu akhirnya terhalu-halu....🤣🤣🤣
Safitri Agus
terimakasih Thor 🙏🥰
Safitri Agus
lagi mabok duit
Dewi Soraya
yg adrian judulny p
Dewi Soraya
ko bs ank dokter n mafia jd lekong hadih gmn si ni???
Dewi Soraya
y ampun q terpesona ma karan.dr awl q sk sikap tengilny yg pemaksa
Dewi Soraya
gini klo pny istri galak n bs bela diri.
Dewi Soraya
org suaminy ketua mafia mkny u disembunyikan krn karan kuatir terjd pp.
Dewi Soraya
dr awl q dh kira klo karan itu sk m rania cm dg cr tengil
Dewi Soraya
wah hebat y karan br niru di you tube enk berarti dy bnr2 cerdas
Dewi Soraya
g da gambarny nek q ngebayangin karan itu bule hot yg tampanny minta ampun
Dewi Soraya
ayo rania tersepona m karan
Dewi Soraya
lucu amat si crtany.ayo rania tersepkna m karan
Dewi Soraya
mati kutu rania.
Dewi Soraya
q ktwa sndri liat kelakuan rania.udh trm aj itu karan.gt2 royal duitny
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!