NovelToon NovelToon
Arselo Brian Alexran

Arselo Brian Alexran

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Perjodohan / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:3.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: pikan

Arsel, pria tampan yang kini menjadi seorang pemimpin di sebuah perusahaan sukses milik keluarganya. Ia adalah pria yang memiliki 1 anak, eits walau pun begitu Arsel bukan duda loh.

Seperti alasan umum, ia terjerumus dalam ruang pertemanan yang salah.

Namun, hidupnya benar benar berubah kala ia dijodohkan oleh sang papa dengan alasan cukup umur. Betapa tidak percayanya, ternyata dirinya dijodohkan oleh wanita yang ditemuinya di toko kue miliknya dengan nama anaknya.

***

Dalam masa perevisian

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pikan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eisode 27

"Oh." Ucap Arin begitu saja keluar karena dia tidak tau harus mengatakan apa.

"Marah sama m-mas?." Tanya Arsel bingung disertai cemas misterius dihatinya. Arin terdiam, dia bingung bahkan tidak mengerti tentang suaminya. Apakah rumor yang beredar tentang suaminya itu palsu? Atau ada alasan lain?.

"Hmm." Dehem Arin menstabilkan kegugupannya, sayangnya deheman itu disalah artikan oleh Arsel. Arsel menunduk dia ingin memeluk Arin, namun ntah kemana keberaniannya pergi. Akhirnya Arsel menarik Arin kedalam dekapannya sambil terus merapalkan kata maaf dengan gugup.

Arin kembali membisu, dihatinya terbesit kebahagiaan. Di perutnya seperti ada yang terbang dan dia ingin tertawa sedang jantungnya, ini adalah bagian yang sedang berdetak kencang. Arin perlahan membalas pelukan Arsel walau hanya sebentar karena sehabis itu dia mendorong Arsel agar melepaskan pelukan itu.

"Iya tidak masalah... t-tapi ada pak Dedeng... malu." Cicit Arin pelan, Arsel melengkungkan bibirnya membuat sebuah ukiran berupa senyum tipis. Arsel melirik kearah pak Dendeng, untungnya pria itu mengerti. Dia langsung keluar dari dalam mobil yang ada sepasang kekasih didalamnya dan keduanya sedang dimabuk asmara.

"Jadi?." Tanya Arsel lembut, Arin harus menahan godaan dari pria didepannya yang memasang wajah memohon.

"Hufh... kalau yang tadi malam aku gak marah mas, lagipula itu udah... ah itulah... tapi, aku boleh minta sesuatu sama mas?." Ujar Arin tanpa memandang Arsel yang sedang membuat pupy eyes itu.

"Apa?." Tanyanya penasaran.

"Aku cuma minta... m-mas tidak mabuk lagi... mas kalau mau minta maaf jangan sama Arin, lebih baik mas sholat, minta ampunan. Kalau Allah maafin mas pasti Arin juga maafin." Ujar Arin panjang lebar memberitahu apa permintaannya. Arsel terdiam, dia sudah berurusan dengan alkohol sejak sma dan dia harus melepaskan itu? baginya tidak mudah.

"Aku tau pasti mas berat untuk lepasin dunia mas saat ini. Tapi dalam Al-Qur'an, dengan mas meminum sesuatu yang memabukkan itu akan memberi kerugian. Lagipula ibadah yang mas lakukan beberapa waktu ini bisa saja tidak diterima." Jelas Arin panjang lebar dengan lembut. Arsel masih terus diam, dia bingung mau berbicara apa.

"Mas bisa perlahan kok untuk lepasin itu semua, pasti tidak bisa langsung instan bukan?." Sambung Arin menasehati. Arsel masih terus diam, dia terdiam dengan hati yang bercampur aduk.

Arin terkejut, perasaannya seperti tadi. Arsel tiba-tiba memeluk Arin tulus dan tentu dibalas oleh wanita itu. Arsel mengendurkan pelukan mereka, tatapan keduanya tidak terlekkan. Perlahan Arsel mendekatkan wajahnya ke wajah istrinya.

Bibir eh ralat dahi mereka bersentuhan dan Arsel tersenyum.

"Makasih." Ujar Arsel kemudian. Arin tersenyum menanggapi, dia bahagia melihat suaminya yang ingin berubah menjadi lebih baik lagi.

"Sama-sama." Setelah itu hening menguasai keduanya, namun tidak membuat mereka gugup malah keduanya tidak sadar akan apa yang terjadi karena terlarut akan pandangan masing-masing.

Cup

Arsel dengan singkat mengecup bibir Arin lalu memanggil pak Dendeng untuk kembali masuk dan melajukan mobil ke perusahaan.

Jantung Arin tambah kencang berdetaknya namun itu membuatnya bahagia dan senang. Arin masih menunduk dengan sesekali melirik kearah Arsel.

Arsel yg merasa posisi mereka kian menjauh menarik pinggang wanita itu agar lebih mendekat ketubuhnya.

Pak supir tersenyum melihat perubahan tuannya, biasanya dia tidak akan segan dengan wanita lain tapi tidak dengan Arin. Bagi mata pak Dendeng sendiri keduanya sedang menjalani hubungan pacaran tingkat awal bukan pasutri.

1
💗 AR Althafunisa 💗
Luar biasa
Erlina Cong
ceritanya ga nyambung, berbelit2
Uwie Yanti
novelnya sad anding ya pemirsah.......😆
Retno Anggiri Milagros Excellent
nah dijodohkan sama anaknya.
Erlinda
kok diulang ulang sih thor
Hera sasuwe
👍👍👍
Nurhayati Nia
alissssss kuemesss bannett deh sama kamuuu😍😍😍
riniyati
Luar biasa
Lilisdayanti
sebenarnya ceritanya bagus,,tapi aqu ga bisa mencerna,,dan menyimak dari setiap alurnya,, dari bab ke bab lainnya kaya ada yg di setting,,jadi kesannya kaya ada sebagian yg hilang,,atau di lompat lompat,,habis tu selalu di ulang ulang,, tolong di revisi ulang 😌maaf 🙏🙏
Lilisdayanti
masih bingung,,ko udah jadi paman,,bukan pada belum nikah,,lah si Aris anaknya sapa ko bingung yah 🤔
Lilisdayanti
wah semoga teman nya pada Baek yah
Lilisdayanti
nyimak dulu 🤭
Lilisdayanti
mampir kayanya seru 🤭
wawan jhie
Luar biasa
Retno Anggiri Milagros Excellent
Baku ganti to..
Retno Anggiri Milagros Excellent
Sabar saja Arin
Retno Anggiri Milagros Excellent
Arin pasrah sama apa yang terjadi.. 🙏😍
Retno Anggiri Milagros Excellent
wah ternyata jodohnya..Arsel itu Arin?
Retno Anggiri Milagros Excellent
wah beruntung kamu Arsel
Retno Anggiri Milagros Excellent
Ya Arsellah jodohmu Arin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!