Alexa Kirania Narendra tumbuh menjadi remaja yang cantik dan juga pintar. Tapi sifat Alexa bertolak belakang dengan sang mommy.
Jika mommy-nya memiliki sifat yang feminim dan juga elegan. Maka Alexa memiliki sifat yang ceria dan sedikit bar-bar.
Axel Evan Narendra adik sekaligus saudara kembar Alexa. Axel tumbuh menjadi remaja yang tampan. Ia memiliki sifat seperti Daddy-nya. Dingin dan juga datar.
Axel dan Alexa juga seperti Tom and Jerry kalau sudah berdua. Tapi mereka saling menyayangi satu sama lain.
Mau tau keseruan cerita mereka. Yuk ke poin🤗🤗
Disarankan baca Mengejar Cinta Nona Muda dulu ya😘😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon feby_mb, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Twins memang beda
* Sebelum membaca, like dulu ya teman-teman.. Gomawo 🤗🤗*
Alexa kaget melihat botol kecap itu berhenti tepat di depan saudara kembarnya. Begitu juga dengan Axel, kenapa dia yang harus menjadi teman duet Alexa.
" Sepertinya kalian berdua emang berjodoh" kata Citra.
" Iya, tanpa ada perjanjian botol ini langsung berhenti di depan pacar kamu" kata Intan.
Alexa dan Axel hanya membalas dengan senyuman. Tentu saja mereka berjodoh, tapi berjodoh bukan untuk menikah. Melainkan berjodoh dalam persaudaraan.
Kevin dan Rian merasa kecewa karena tidak bisa berduet dengan gadis cantik itu. Padahal mereka berdua sudah berharap bisa menjadi teman duet Alexa. Tapi harapan itu tidak terwujud.
" Tapi karena kalian berdua pacaran, so kita ganti gimana?" tanya Intan.
" Setuju Kak" jawab Axel dan Alexa bersamaan.
" Kompak banget jawab setujunya. Baiklah, karena mereka berdua sepakat untuk mengganti pasangan maka kita akan putar botolnya kembali"
Botol pun diputar kembali, dan berhenti tepat di depan Kevin. Dan itu sontak membuat Kevin terkejut sekaligus bahagia. Karena harapannya terwujud.
" Wah dapat Ketos nih" bisik Adele ke kuping Alexa.
" Mungkin botolnya tau kali ya mana yang cakep" kata Alexa.
" Maybe"
" Ok, teman duetnya Alexa, Ketos ya. Next kita cari untuk pasangan duet berikutnya"
Intan memutar kembali botol kecap itu. Botol itu berhenti di depan Axel. Pas diputar lagi berhenti di depan Citra.
" Axel teman duetnya Kak Citra ya" kata Intan.
" Iya Kak"
Sekarang giliran Citra yang memutar botolnya. Botol berhenti di depan Rian. Di putar lagi berhenti di depan Intan
" Teman duet Lo, Intan ya Yan?"
" Hhhmm"
Berikutnya berhenti di depan Farel. Di putar lagi berhenti di depan Adele.
" Teman duet Farel, Adele. Apa mau diganti?"
" Nggak!" jawab Farel dan Adele berbarengan.
" Cie kompak nih ye" ledek Alexa.
" Kan sama kek Lo sama Axel"
Botol terus berputar sampai semua dapat teman duet.
" Sekarang duduk bersama pasangan duet masing-masing ya" kata Citra.
" Siap Kak"
Mereka pun pindah ke tempat teman duet mereka. Tak terkecuali Axel. Pemuda tampan itu pindah ke tempat duduk seniornya. Sedangkan Kevin pindah ke tempat Alexa.
" Hai, boleh duduk di sini?" tanya Kevin pada Alexa.
" Silakan "
" So, kita mau nyanyi lagu apa?"
" Nggak tau. Aku nggak begitu hafal lagu-lagu yang lagi hits "
" Aku punya satu lagu yang sering aku dengerin. Mau denger nggak?"
" Boleh"
Kevin mengambil ponselnya yang ia simpan di dalam saku celananya. Ia mencari lagu yang sering ia dengerin.
" Pake headset biar dengernya lebih maksimal" kata Kevin sambil memasangkan headset ke telinga Alexa.
" Makasih Kak"
Kevin hanya membalas dengan senyuman. Ia pun mulai memutar lagu. Alexa pun mendengar lagu yang dinyanyikan salah satu penyanyi Indonesia.
" Gimana?"
" Bagus lagunya"
" Bisa nyanyiin lagunya?"
" Aku coba"
Kevin dan Alexa mulai latihan. Begitu juga dengan teman-teman Alexa yang lainnya. Mereka siap untuk menampilkan penampilan terbaik.
Axel dan Citra juga bisa menjadi partner duet yang baik. Tapi disini lebih banyak Citranya yang bicara, sedangkan Axel hanya menjawab seadanya.
" Oh iya kamu sangat mencintai Alexa ya?" tanya Citra.
" Hhmm"
Tentu saja dia mencintai saudara kembarnya itu. Tapi cintanya itu tidak seperti cinta kepada kekasih. Melainkan cinta antara saudara.
" Apa rumah kalian berdekatan?"
" Kami tinggal serumah"
" Serumah?"
" Hhmm"
Citra kaget mendengar ucapan lelaki tampan itu. Ia tidak menyangka kalau Axel dan Alexa tinggal serumah. Padahal mereka berdua terlihat seperti anak baik-baik, tapi ternyata sudah tinggal serumah.
" Baiklah, sekarang tim due pertama silakan nyanyi duluan" kata Intan.
" Kamu siap?" tanya Kevin.
" Siap Kak"
Kevin mulai memetik gitarnya sesuai kunci nada lagu yang akan di nyanyikan Alexa. Sedangkan yang lain memasang kuping mereka dengan baik. Karena mereka ingin mendengar suara gadis cantik itu.
Alexa pun mulai bernyanyi.
Waktu pertama kali
Kulihat dirimu hadir
Rasa hati ini inginkan dirimu
Hati tenang mendengar
Suara indah menyapa geloranya hati ini tak ku sangka.
Rasa ini tak tertahan
Hati ini selalu untukmu
Terimalah lagu ini dari orang biasa
Tapi cintaku padamu luar biasa.
Aku tak punya bunga
Aku tak punya harta
Yang kupunya hanyalah hati yang setia tulus padamu
Hari hari berganti
Kini cintapun hadir
Melihatmu memandangmu bagai bidadari.
Lentik indah matamu
Manis senyum bibirmu
Hitam panjang rambutmu anggung terikat
Rasa ini tak tertahan
Hati ini slalu untukmu
Terimalah lagu ini
Dari orang biasa
Tapi cintaku padamu luar biasa
Aku tak punya bunga
Aku tak punya harta
Yang kupunya hanyalah hati yang setia tulus padamu
Terimalah lagu ini
Dari orang biasa
Terimalah lagu ini
Dari orang biasa
Tapi cinta ku padamu luar biasa.
Disela-sela memainkan gitar, Kevin mencuri-curi pandang pada gadis cantik yang ada di sampingnya itu. Ia dapat melihat betapa putih dan mulusnya wajah gadis itu. Sungguh ciptaan Tuhan yang sempurna.
Aku tak punya bunga
Aku tak punya harta
Yang kupunya hanyalah hati yang setia
Yang kupunya hanyalah hati yang setia
tulus padamu.
Song by Andmesh Kamaleng.
Semua orang yang ada di sana bertepuk tangan saat Alexa sudah mengakhiri nyanyiannya. Mereka tidak menyangka kalau Alexa punya suara yang merdunya. Begitu juga dengan Kevin. Ia memainkan gitar dengan sangat bagus. Sehingga membuat penampilan mereka jadi best.
" Wow bagus banget suaranya?"
" Kak Kevin juga bagus main gitarnya"
" Duetnya sangat sukses"
" Iya. Kalau di lomba, mereka berdua sudah lolos ke babak selanjutnya"
Kevin dan Alexa tersenyum mendengar pujian yang diberikan teman-temannya itu.
" Apa yang mereka bilang benar, suara kamu memang bagus"
" Kakak juga jago main gitarnya"
" Apa kamu juga bisa main gitar?"
" Tidak, tapi Axel bisa"
" Benarkah?"
" Hhmm. Dia bisa memainkan empat alat musik"
" Wow, hebat dong"
" Ya gitu deh"
Rian mengepalkan tangannya menahan emosi. Ia tidak suka melihat Kevin dekat dengan Alexa. Kenapa hanya dia yang tidak bisa dekat dengan gadis cantik itu.
Tibalah giliran Axel dan juga Citra. Mereka membawakan lagu dari ada band dengan judul surga cinta.
Axel mulai memetik gitarnya. Jari jemari Axel sangat luwes memainkan kunci nada. Ia terlihat seperti orang yang sudah profesional.
" Gila! keren banget dia mainnya"
" Bener, kita mah kalah jauh "
Tepuk tangan yang meriah mengakhiri penampilan Axel dan juga Citra. Walaupun permainan mereka sudah berakhir, tapi pujian untuk Axel masih berlanjut.
" Sepertinya Axel jadi bintang malam ini" kata Adele.
" Hhhmm"
Kevin juga kagum sama Axel. Lelaki itu memang layak mendapatkan pujian. Karena permainan gitarnya memang sangat keren. Dia saja belum tentu bisa memainkan kunci nada dengan sebagus itu.
To be continue.
Cuap-cuap sedikit ya teman-teman.
Feby senang baca komen dari teman-teman semuanya. Entah itu support ataupun komen untuk minta crazy up😁😁..
Namun ada sebagian komen dari teman-teman yang cukup membuat Feby sedih. Disini Feby menerima semua saran baik dari teman-teman. Tapi Feby tidak menerima hujatan. Jadi tolong berkomentar dengan baik ya..😉😉
Satu lagi, kalau kalian membaca novel Feby yang berjudul, 'Mengejar Cinta Nona Muda' maka kalian akan tau siapa Nando.
Feby ucapkan Gomawo karena kalian masih setia membaca kelanjutan Twins A.. Sayang kalian banyak-banyak 🤗🤗
Happy reading 😚😚