Nabila gadis cantik dan sederhana berusia 18 tahun yang masih duduk di bangku SMA, dia terpaksa harus menikah dengan pria yang sama sekali tidak dia kenal karena permintaan terakhir orangtuanya untuk menjadi wali nikah putri tunggalnya.
Shakil adalah seorang presdir sebuah perusahaan w3xo berusia 28 tahun yang sangat tampan dan elegan, dia setuju menikahi Nabila karena balas budi pada Harun, papah Nabila, karena Harun selalu mempertaruhkan nyawa untuk Shakil anak dari teman seperjuangannya
Shakil yang memiliki kekasih merasa sangat kerepotan karena dia sudah menikah dengan nabila, tanpa kekasihnya tau, akhirnya Shakil dan Nabila sepakat untuk menjadi kakak, adik bukan suami istri
mau tau kelanjutannya apa yang terjadi dengan kisah cinta yang terpaut 10 tahun ini.. Akankah Shakil bisa berpaling ke Nabila istri kecil yang polos menggemaskan atau Siska kekasih hot sexy nan menggoda?
baca terus novel perdana ADIK ATAU ISTRI by syeha selamat menikmati
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon syeha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
29. Sakit Hati
"baiklah, kita akan melanjutkannya lagi nanti dirumah" mengecup keras dileher Nabila hingga meninggalkan tanda merah
"kalau begitu aku akan pulang" turun dari pangkuan suaminya tapi malah tertahan oleh tangan yang melingkar erat diperut Nabila
"sayang!! aku bilang untuk melanjutkan dirumah itu adalah adegan yang lain! bukan yang ini" seperti biasa yang selalu jadi haknya setiap hari menagih bayaran karena sudah menyuapinya tadi
"kenapa aku bisa diam saja dia melakukan ini, dan kenapa aku ingin sekali merasakan rasa bibirnya juga, tapi aku malu! Nabilaaa kau sudah tidak waras!! tidak mungkin kamu sudah candu dengan adegan ini, dan tubuh ini ada apa? apa kau suka menjadi pelacurnya seperti ini haha"
Tiba-tiba Haris menerobos masuk kedalam ruangan itu karena diluar Siska memaksa ingin masuk juga. dia tau Shakil akan berbuat yang aneh-aneh pada istrinya jadi haris meberanikan diri masuk tanpa permisi..
Shakil dan Nabila kaget dengan kedatangan asistennya secara tiba-tiba, dengan cepat Shakil membenamkan wajah Nabila didalam pelukannya agar haris tidak melihat tubuh istrinya yang terbuka karena ulahnya
"tuan maaf!! aahhh kenapa aku sial sekali hari ini" menutup matanya sambil menyandarkan tubuhnya di pintu karena Siska memaksa masuk
"kau tidak punya sopan santun ya? menerobos masuk keruanganku dengan cara seperti ini?"
"jika anda punya kesibukan lain harusnya anda mengunci pintu dari dalam tadi. dengar wanita itu teriak terus-menerus, merepotkan saja" kesal Haris karena jiwa jomblonya lagi-lagi harus ternoda dengan pasangan penganti baru itu
"mengganggu saja, pertahankan matamu seperti itu, jangan berani mengintipnya" sambil merapihkan pakaian dan rambut Nabila kembali
Nabila hanya tertunduk menahan malu dengan kejadian hari ini. untuk menghilangkan rasa malu dia melanjutkan makan-makanannya lagi agar tidak terlihat gugup
" minggir kau" masih kesal pada Haris
"sayang, ada apa dengan asistenmu itu? dia melarangku masuk dari tadi" memeluk dan mencium pipi Shakil
"aku yang memberinya perintah. aku tidak ingin ada yang mengganggu makan siangku"
Nabila menatapnya kesal melihat Shakil dipeluk wanita yang paling dia benci, untuk membuyarkan dramatis siska, dengan sengaja ia menjatuhkan sendoknya dilantai membuat semua yang berdiri didepan pintu melirik kearahnya. nabila
"aku bilang aku yang akan menyuapimu" berjungkok didepan Nabila mengambil sendok yang terjatuh
"sayang kenapa kau berjongkok dihadapannya? biarkan asistenmu yang mengambilnya" kesal karena tidak pernah diperlakukan seistimewa itu olehnya
" Nabila tanggung jawabku, dia adikku jadi aku yang akan mengurusnya" jawab tegas
"ingin sekali aku katakan padanya tentang setatusku. aku ini istrinya bukan adiknya! kenapa sakit sekali ketika sikuman ini berbicara itu padanya. padahal ini sudah jadi kesepakatan kita berdua, apa aku suka padanya? tapi kenapa bisa secepat ini. dan apakah dia juga menyukai ku? tapi kenapa sikapnya pada sibakteri itu sangat manis si. ahh ada apa denganku"
" tapi kamu terlalu berlebihan sayang, nanti dia manja" kesal
Haris kaget melihat Nabila yang ada tanda merah dilehernya " tuan kenapa anda membuat maslah baru. apa yang anda lakukan setidaknya jangan ditempat terbuka seperti itu. bukan hanya Siska bahkan teman-teman sekolahnya pun akan heboh nanti" mendelikan matanya kepada sahakil dan menuju ke leher Nabila. untung dia mengerti isyarat Haris lalu menggandeng Siska kemeja kerjanya
" baiklah Siska! apa ada yang ingin kamu bicarakan padaku?
"aku ingin kita dinner untuk mengganti kesibukan mu akhir-akhir ini " lagi-lagi menggelayut manja
"baiklah tentukan saja tempat yang kamu inginkan dan aku akan menyiapkannya"
"oohh sayang aku tau kau mencintaiku" duduk dipangkuan Shakil dan memainkan dasinya
" siska aku mohon tidak baik seperti ini didepan mereka" menurunkan Siska dari pangkuannya
" baiklah aku akan menunggu mu nanti malam" mencium lagi pipi Shakil dan pergi begitu saja
"ini sangat menjijikan, dengan gampangnya dia mau disentuh si bakteri sialan itu, dan malam ini mereka akan berkencan? huh harusnya aku sadar dari awal, dia tidak menyukaiku. lalu, kenapa aku menerima semua sentuhannya, Nabila kenapa hatimu sesakit ini si"
Setelah melihat Siska dan suaminya Nabila hanya diam seribu bahasa. walaupun Shakil terus mengodanya tapi Nabila selalu menepisnya beberapa kali, bahkan dia tidak mau Shakil mendekatinya sedikitpun.
Shakil mengerti Nabila marah karena ada Siska orang yang paling dia benci. untuk itu dia meninggalkan Nabila sendiri diruanhannya berharap setelah dia kembali mood istrinya sudah kembali juga
tiga jam berlalu Shakil baru selesai rapat dengan kariawan lainnya di lantai lima lalu kembali keruangannya untuk mengajak Nabila pulang, tapi dia melihat istrinya yang terlelap manis diatas sofa dengan ada beberapa tetes air mata keluar dari ujung matanya
" kau menangis lagi sayang? apa aku sangat menyakitimu hari ini? aku minta maaf, aku janji ini akan segera berakhir tapi untuk sekarang, aku harus bertahan dengannya, semua yang aku lakulan hanya untuk kamu dan masa depan kita nanti" menghapus air matanya lalu menggendong tubuh kecil Nabila ke mobilnya...
:
:
:
:
Bersambung❤❤❤