NovelToon NovelToon
AKU BUKAN PENJAHAT YANG MULIA

AKU BUKAN PENJAHAT YANG MULIA

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Obsesi / Romansa / Fantasi Wanita / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.9
Nama Author: sang pengomen

Udah Tamat, lagi di Revisi.

Di sebuah kerajaan yang makmur, tinggallah seorang ratu yang bernama Rose Margaretta, dirinya sangat di benci oleh suaminya yang merupakan raja kerjaaan tersebut.

Rose berharap dia tidak di benci oleh suaminya, karena dia tahu bahwa orang yang akan di nikahinya merupakan sahabat lamanya sewaktu kecil.

Namun harapan itu musnah, dia di benci oleh teman masa kecilnya.

Wanita itu di hina, di tuduh, di benci, dan di siksa secara mental oleh suaminya.

Suaminya berharap, bahwa istrinya mati.

Rose bertahan cukup lama, dia bertahan karena sesuatu yang memberinya semangat.

Suatu ketika, dia mendengar kabar bahwa seseorang yang membuat dia bertahan, telah tewas di bunuh, rose pun semakin depresi dan dia memutuskan untuk pergi dari kerajaan tersebut.

Setelah kepergiannya, suaminya pun mengetahui bahwa perempuan yang dia siksa adalah orang yang dia cari.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sang pengomen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 29

" dia sangat pandai dalam melarikan diri, sampai-sampai aku pun hampir di buat gila ,karena mencarinya. " ucap brayen dengan nada sedih, namun serius

brayen sudah mencarinya cukup lama, dia merindukan sosok itu, seperti orang gila yang terus mencarinya.

| sebenarnya kau ada di mana, mengapa kau tidak meninggalkan jejak apapun sebelum pergi, kau bahkan tidak tahu, bahwa aku sudah tidak peduli dengan hidupku sekarang |

" apa kau tidak mengetahui sihir apa yang di gunakan oleh penyihir itu? " tanya brayen serius kepada taran

" saya hanya tahu bahwa sihir itu adalah sihir kuno, tapi,saya tidak tahu pasti apa nama sihir yang dia gunakan, karena saya baru melihat sihir tersebut " jawab taran

" kalau begitu kau selidiki lagi, soal sihir itu dan penyihirnya, kau pasti bisa kan ? " tanya brayen

" ha..anda memang senang membuat orang lembur dan stress yang mulia, jika tahu saya akan di berikan tugas lagi, maka saya lebih baik berdiam diri di menara sihir saja "

" yahhh, jika kau ingin pensiun itu boleh saja , tapi, kau tidak akan mendapatkan uang tunjangan sedikitpun , bagaimana ?"

" saya tidak mau pensiun dengan cara seperti itu yang mulia "

jelas saja taran menolak untuk pensiun dengan cara seperti itu , karena dia sudah lama bekerja menjadi penyihir di sana, bahkan di kerajaan turnatara sangat sulit untuk menemukan penyihir.

" kalau begitu, lakukan tugas mu dengan baik, kau tidak perlu kembali ke menara tua itu, tensis akan menyiapkan mansion untuk mu nanti "

" baik yang mulia, kalau begitu saya undur diri, salam mentari kekaisaran, semoga anda d berkahi "

taran meninggalkan ruangan....

brayen yang terduduk di singgasananya terlihat lelah dan pucat, dia terus bergumam di pikirannya.

| alangkah baiknya jika aku mati di medan perang waktu itu, dan alangkah baiknya jika dia tidak mengajarkanku untuk hidup. orang yang berbicara seperti itu malah pergi tanpa meninggalkan jejak apapun. |

| sejak aku kembali dari medan perang yang sengit itu, aku tidak pernah mendapatkan ketenangan, dan malah mendapat kesengsaraan karena kehilangan adikku. bahkan nenek lampir itu, tidak berhenti menyiksaku|

" sudah lama aku tidak melihat nenek lampir itu, aku harus pergi menemuinya besok, karena sekarang aku akan menemui rose "

brayen bangkit dari singgasananya, kemudian dia pergi..

...----------------...

kamar rose

rose , dia menatap dirinya di cermin , memegangi rambutnya di lengannya. Pergelangan tangan yang tipis, pirang putih cerah berkilau dengan tampilan yang jelas, kulit pucat seolah-olah tidak pernah terkena sinar matahari, dan gaun sutra namun sederhana .

Lengan dan rambut jatuh di tempat tidur tanpa kekuatan.

Setiap kali dia melihat ke cermin, dia tidak terbiasa dengan itu.

" aku jijik dengan tampilan ini, kenapa benih count tertanam di dalam diriku, lebih baik aku tidak di lahirkan sama sekali "

| Itu lucu | pikir rose

" yang mulia, apa ada yang terasa di tubuh anda, seperti sakit, pusing, mual atau apa " layla yang baru masuk bertanya kepada rose, karena khawatir.

" aku baik-baik saja , karena ramuan yang di berikan yang mulia raja , akan memberikan efek yang cukup kuat dalam penyembuhan " jawab rose datar

" jadi, sekarang anda baik-baik saja? " sekali lagi layla bertanya

" ya layla, sekarang aku ingin jalan-jalan di taman "

" baiklah yang mulia, mari , saya akan menemani anda "

...----------------...

di taman.....

ketika rose dan layla pergi untuk berjalan-jalan di taman,rose bertemu dengan lady viona....

" salam bulan kekaisaran yang mulia ratu, semoga anda di berkahi " viona memberi hormat

" ya" jawab rose

" salam lady viona " layla membungkuk memberi salam

" bagaimana keadaan anda yang mulia? " tanya lady viona kepada rose

" aku baik-baik saja lady " jawab rose datar

" maafkan saya yang mulia, saya belum berterima kasih kepada anda , terima kasih karena anda sudah menolong saya waktu itu "

" aku sudah tau semuanya, kau tidak perlu berkata seperti itu, aku tahu bahwa kau dan yang mulia raja sudah merencanakan ini " ucap rose terus terang

" ......" viona tidak bisa berkata - kata

" kenapa kau diam lady ? " tanya rose

" maaf kan saya yang mulia, kejadian itu memang rencana yang mulia raja, saya tidak tahu kenapa yang mulia raja melakukan hal itu " ucap lady viona merasa bersalah

" dia melakukan itu karena dia memang membenciku , aku tidak menyalahkanmu, itu tidak ada untungnya bagi ku "

" maaf? yang mulia " viona heran

| kenapa ratu tidak marah sedikitpun, mengenai yang mulia raja membenci ratu, aku sudah sering mendengar itu, tapi kenapa yang mulia ratu tidak marah | pikir viona

" untuk pernikahanmu dengan yang mulia, sepertinya aku tidak bisa membantumu menyiapkan segalanya, kau bisa meminta langsung kepada yang mulia raja, biar dia yang mengurusnya "

" ahkk,untuk pernikahan saya dan yang mulia, anda tidak usah khawatir yang mulia "

" kalian sedang apa di sini ? " tanya brayen yang baru datang bersama tensis

" salam mentari kekaisaran " ucap mereka bertiga hormat

" kami hanya berbincang-bincang yang mulia, sebaliknya kenapa anda ada di sini ? " jawab rose sekaligus bertanya

" memangnya kenapa jika aku datang ke sini, apa aku tidak boleh berkeliaran di taman kerajaanku sendiri " jawab brayen ketus

" itu tidak terlihat seperti anda , ah, apa anda ingin menemui lady viona, jika begitu , maka saya akan pergi, karena saya tidak terbiasa melihat orang lain bermesraan di depan saya " rose berbalik untuk pergi dari sana...

" tunggu " brayen meraih tangan rose , rose pun refleks berbalik , dan bertanya .

" ada apa lagi yang mulia, apa anda ingin saya di sini dan menjadi penonton ? " tanya rose sinis

" singkirkan pikiran burukmu itu, aku kesini ingin menemui mu, ada yang ingin aku bicarakan "

" apa maksud anda yang mulia... " rose bertanya heran atas sikaf brayen

" tensis, antar lady viona pulang dan kau layla pergilah dari sini , aku ingin bicara berdua dengan ratu " perintah brayen tegas

" baik yang mulia, kami undur diri, salam mentari dan bulan kekaisaran , semoga anda di berkahi "

mereka bertiga pergi meninggalkan rose dan brayen di taman itu....

Ada keheningan di antara keduanya yang tidak bisa ditangani oleh kedua belah pihak.

Pada saat brayen sadar, dia sudah meraih tangan rose dengan tangannya sendiri.

brayen sendiri bingung dengan tangan yang keluar tanpa sepengetahuannya, dan berdiri diam tanpa berkata apa-apa. Ini adalah pertama kalinya sejak pernikahan tangan mereka bertemu.

Keheningan, yang genting seperti pecahan kaca, berakhir ketika rose dengan dingin melepaskan tangannya.

rose yang menatap brayen dengan mata heran , akhirnya membuka mulut

" sekarang apa? " tanya rose dingin

"......kenapa kau datang ke sini tanpa sepatah kata pun?" tanya rose sekali lagi

brayen melihat tangan kanannya, yang tadi memegang tangan rose.

Tiba-tiba tangan kanannya kosong. Tidak, selain kosong, brayen merasa ada kehangatan yang hilang .

"Kamu bertingkah seolah-olah kamu telah menyentuh serangga."

"......apa yang bisa saya lakukan untuk Anda?" rose tidak menanggapinya

"Apakah kamu biasanya bertingkah seperti ini? ini pertama kalinya aku di perlakukan seperti ini ."

| apa dia berubah sejak pesta waktu itu ? | pikir brayen

rose menyeringai tanpa jawaban. Itu berbeda dari biasanya apakah itu karena dia terluka. rose yang biasa tidak akan pernah menertawakan brayen seperti itu.

" mari kita bicara di sana " brayen merujuk pada gajebo yang ada di taman itu

mereka berdua duduk di sana, berhadapan..

" aku ingin bertanya sekali lagi kepadamu "

" apa itu? " tanya rose dingin

" siapa kau sebenarnya ? " tanya brayen serius

" saya putri count " jawab rose cepat

" apa kau yakin ? " brayen masih tidaak percaya

" ya " jawab rose tegas sekali lagi

" jika anda hanya ingin menanyakan hal ini, lebih baik anda pergi saja langsung ke kediaman count "

| aku sudah menyerah untuk berharap ray, silahkan kau bertanya, bahkan ratusan, ribuan kali pun kau bertanya , aku tidak akan bisa memberi tahumu. |

" aku...

brayen gugup, dia tidak tahu harus bicara apa lagi...

" apa kau baik-baik saja sekarang ? " tanya brayen

" seperti yang anda lihat, saya baik-baik saja, apa peduli mu padaku yamg mulia "

" ternyata kau bisa bersikap seperti itu ratu, aku tidak bisa menghilangkan kebencianku padamu setelah kau membunuh adikku " ucao brayen datar

" maka bencilah aku selamanya , anggap aku tidak ada yang mulia, jangan berbalik dan jangan merengek " ucap rose tegas dan dingin

" aku memang selalu membenci dari pada mencintai " ucap brayen dengan sedikit sedih

sekali lagi keheningan datang di antara mereka berdua, saat rose melirik brayen, rose menemukan sesuatu yang aneh, kulit brayen terlihat tidak bagus.

rose melihat wajah brayen pucat fasih.

" yang mulia, apa anda baik-baik saja, wajah anda terlihat pucat ! " tanya rose

" apa kau khawatir padaku ? "

" jangan mimpi!! " jawab rose tegas

" kau juga sudah pasti membenciku " brayen sidikit tersenyum

brayen berdiri dari tempat duduknya, namun itu tidak stabil..

...----------------...

BERSAMBUNG.........

SLOW UPDATE......

JANGAN LUPA LIKE DAN COMMEN

SEE YOU NEXT CHAPTER

1
Livi Maydelle
makamm nya 😭🗿
💜 OT7 💜
🤣🤣🤣 jadi ngelawak
💜 OT7 💜
tiba tiba ada kodok air mata yg turun jd naik lagi
Siti S
Luar biasa
MashMellow🍭
🤣🤣🤣
Pichaacha
taro bawangnya kebanyakan nih si authornya, jadi pedih kan mataku 😭😭😭
MFay
g'sabar nunggu kaisar menyesal
Santhi Agung
cerita nya bagus apalagi ada gambar hidupnya
rika comell
tunggu kau bocah tengik 😆
rika comell
wkwkwk rasain ibu suri jahat👻
rika comell
ibu suri memang sadis ygy😮‍💨
rika comell
count berengsek😡
rika comell
penasaran deh siapa ya yang membunuh adik brayen🤔
Isty Haruharunyan
keren
ciplut
msak raja gk bsa nemuin istri dan anak²nya,aku ttp gk rela sama leon 😭😭😭
ciplut
aku gk ikhlas thor sm hdupnya leon 😭😭
Ni Ketut Patmiari
ya ampuuun ku menangiiiiiisssss.....😭😭😭
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
Fitriyah
Kecewa
Siti Masruroh
bagus , biarkan bintang yg bicara
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!