Karena di jebak oleh Ibu tiri , Lisa melakukan cinta satu malam dengan Seorang Ceo yang sombong , terkenal kejam dan arogan.
Tujuh tahun telah berlalu , Lisa mengandung anak dari Pria yang memperkosanya.
Siapa sangka Tujuh tahun kemudian Takdir mempertemukan Mereka kembali .
Dan ternyata Ayah dari anaknya adalah seorang mafia yang tidak berperasaan dan memiliki Hati sedingin Es.
Bagaimana cara Si kembar menyatukan Mereka ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aiia angelis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 29 : BERLIBUR KE PANTAI
...Berlibur Ke Pantai...
Gemuruh ombak perlahan membasahi kaki Sam dan Thalia ketika mereka menginjakan kaki di Pasir putih , Sepasang tangan Thalia terbuka menangkap bintang laut.
Debur dann buih ombak saling berkejaran di tengah Laut , Pandangan mata Kelvin lepas memandang cakrawala , Sesekali Ia berteriak melepaskan segala pikiran yang berkecamuk di kepalanya.
Angin sepoi-sepoi menerjang rambut Lisa yang terurai , Ia memejamkan matanya dan menghirup udara segar yang menusuk ke hidungnya.
Mereka tampak seperti sebuah Keluarga yang bahagia , membuat orang yang melihatnya menjadi iri.
Kelvin menyemburkan air laut ke tubuh Lisa , air dingin membasahi bajunya . Lisa membalasnya namun Kelvin berlari menghindari serangannya.
Kelvin dan Lisa saling mengejar di tengah ombak yang bergemuruh , Kaki mereka tersapu ombak .
" Kejar Aku " Teriak Lisa berlari ke tengah laut.
" Siapa takut " Seru Kelvin mengejar Lisa.
Lisa terus berlari ke tengah-tengah laut saat ombak besar datang menerjang tubuhnya , Lisa tenggalam terbawa arus .
" Lisaaaaaaaaaaaaaa " Kelvin berteriak memanggil Lisa .
Kakinya beradu dengan arus laut yang kencang , tapi Kelvin terus melangkah maju tanpa gentar.
Tangan Kelvin mengobok-obok air Laut untuk mencari tubuh Lisa , wajahnya semakin pucat karena tidak menemukannya.
Ketika Kelvin mulai frustasi tidak menemukan sosok Lisa , ada yang menahan Kelvin , sepasang tangan yang mencengkram kakinya.
Dan sesosok kepala muncul ke atas permukaan sambil tertawa nyaring.
" Hahahhahahahahahah " Lisa sangat senang bisa mengerjai Seorang Kelvin.
Kelvin memeluk sosok Lisa yang berdiri di hadapannya , air mata Kelvin membasahi punggungnya.
" Tetaplah terlihat di mata Gue , jangan pernah pergi lagi " Celoteh Kelvin yang memeluk Lisa dengan erat.
Lisa tersentak di pelukan Kelvin , tangannya seoalah bergerak sendiri memeluk punggung Lelaki itu.
Matahari mulai tenggelam , cahaya kuning memancarkan sinarnya
Keindahan Sunset di tengah laut , Kelvin jadi terbawa suasana.
Tangannya menyentuh Pipi Lisa dengan Lembut , kepalanya semakin mendekati wajahnya , bibir mereka saling menempel .
Kelvin menggerakan bibirnya ke bibir Lisa , menekan bibirnya dengan penuh kelembutan , Kelvin melingkarkan tangannya ke pinggang Lisa , Lisa merangkul leher Kelvin dengan erat.
Matahari tenggelam menjadi saksi mereka berdua dalam memadu Kasih Sayang , Sepasang Manusia yang saling mencintai tapi tidak ada yang mau mengakui.
...♡♡♡♡♡♡...
Malam pun tiba ,bintang-bintang mulai berkelap-kelip di atas langit seolah ingin memberikan cahayanya.
Kelvin dan Sam mendapat bagian untuk memanggang daging , sambil memegangi kipas di tangannya.
Kelvin menghampiri Lisa yang sedang menyiapkan minumanan dan dessert , sambil membawa daging tusuk yang Ia panggang.
" Lo cobain deh udah pas belum bumbunya ? " Kelvin menyuapi Lisa , bibir Lisa belepotan terkena bumbu daging.
" Hmmmmm " Lisa mengunyahnya pelan.
" Gih mana rasanya " Tanya Kelvin antusias , sambil mengelap bibir Lisa.
" Enyaaakkkk....Enyaak banget " Jawab Lisa masih mengunyah , wajahnya memerah karena Kelvin menyentuhnya.
" Oke , Gue panggang semuanya kalau gitu " Seru Kelvin berlari menghampiri Sam yang masih mengipas-ipasi panggangan.
Thalia mengoda Lisa yang terus menatap punggung Kelvin tanpa berkedip.
" Ehheeeemmmm.....Punggung Papi sangat menarik ya " Ucap Thalia sambil menahan tawa.
" Iya......sangat empuk di peluk " Sahut Lisa spontan.
Lisa yang tersadar dengan ngomongannya , membuat wajahnya jadi tersipu malu , memerah seperti kepiting rebus.
Saking malunya Ia menutup wajahnya , Thalia menyenggol sikut Lisa untuk lebih menjahilinya.
" Kakak Cantik suka di peluk Papi Ya " Kata Thalia memancing Lisa.
" Ah Iya....ehh Gak..." Jawab Lisa ling lung.
" Jadi Papi pernah peluk Kakak dan Kakak suka dalam pelukan Papi."
Seru Thalia lebih bersemangat.
" Iya " Kata Lisa malu-malu.
" Jadi pernah di peluk atau suka di peluk nih ? " Seru Thalia mengecoh.
" Iya pernah dan Suka , " Jawab Lisa sambil berteriak , Kelvin dan Sam yang mendengar suara Lisa langsung menoleh ke arah mereka.
Mata mereka saling bertautan , Lisa jadi salah tingkah karena perbuatan konyolnya.
Thalia tertawa senang telah mengoda Lisa , Thalia lebih bersemangat lagi untuk menyatukan Mereka berdua .
" Ini dia daging panggang ala Kelvin , selamat menikmati " Seru Kelvin berlagak seperti Seorang Pelayan.
" Aromanya harum banget Pi , sepertinya kita harus membuka restoran " Celetuk Thalia.
" Hahahhahaha , dan Aku jadi Managernya " Sahut Sam.
" Kalau gitu Aku yang jadi Pemiliknya , Aku yang memegang semua hasil penjualan , dengan uang itu Aku bisa membeli apapun " Kata Thalia polos.
" Hey....Kamu mana boleh memakai uang itu sendirian harus bagi hasil " Kata Sam tidak mau kalah.
" Tidak uang itu jadi milik Ku " Kata Thalia tegas.
Kelvin dan Lisa tertawa melihat perdebatan Sam dan Thalia seperti de ja vu.
Lisa tidak pernah membayangkan bisa duduk bersama , mengobrol santai tanpa beban dan saling tertawa bersama.
Baginya ini seperti mimpi , dalam hati Lisa ada keinginan untuk memberitahu Kelvin rahasia yang selama ini Ia sembunyikan.
Lisa mencubit pelan lengan Kelvin , dan mengajaknya untuk berjalan-jalan di pinggir pantai.
" Vin ada yang mau Gue ngomongin " Seru Lisa berbisik.
" Oh....Yaudah ngomong aja." Jawab Kelvin
" Tapi jangan di sini , ada Anak-anak " Sahut Lisa menunjuk ke arah Sam dan Thalia
" Hmmm....Jadi Lo mau kencan malam " Canda Kelvin tertawa pelan.
Lisa tersipu malu sambil mencubit lengan Kelvin kuat-kuat.
" Auuwwwwww " Teriak Kelvin dengan nada yang manja.
Thalia menghampiri Kelvin dan bertanya " Kenapa Pi "
" Tidak apa-apa cuma di gigit nyamuk galak " Gerutu Kelvin melirik ke arah Lisa.
" Nyamuk ? dari tadi Aku gak di gigit nyamuk " Kata Thalia polos.
" Hahhahahahah " sambil mengelus rambut Thalia.
" Thalia sudah malam , Ajak Sam untuk pergi tidur " Sahut Kelvin menyuruh Thalia.
" Tapi Pi......" Thalia engan untuk tidur dirinya masih ingin bermain.
tiba-tiba Sam mencubit punggung Thalia , menatap ke arahnya dengan serius.
" Oke Paman , Aku dan Thalia segera tidur " Kata Sam sambil menarik tangan Thalia ke kamar.
" Urusan Anak-anak udah beres , yuk pergi sekarang " Kata Kelvin sambil mengandeng tangan Lisa.
" Hahahahah " Lisa tertawa
Kelvin dan Lisa berjalan-jalan di pinggir pantai di temani oleh bulan.
Angin menerpa rambut Lisa menutup seluruh wajahnya , Kelvin mengibas rambutnya dengan lembut.
" Thanks " Sahut Lisa sambil membuang muka.
Kelvin kembali mengajak Lisa berjalan sambil mengandeng tangannya.
Kelvin memberikan jaketnya , Lisa sempat menolaknya tapi Kelvin memaksanya untuk memakainya.
" Ada yang mau Gue katakan " Seru Lisa membuka percakapan.
" Iya , mau ngomong apa ? " Kelvin menatap Lisa dengan wajah yang serius.
" Sebenarnya Gue......." Belum sempat Lisa mengatakannya , Ponsel Kelvin berdering.
" Hallo " Seru Kelvin mencari sinyal.
Kelvin menjauhi Lisa dan memberikannya sebuah isyarat untuk menunggunya kembali..
Lisa menatap ke arah laut , terdengar suara ombak laut yang beriak -riak.
Seorang wanita menarik lengan Lisa , betapa terkejutnya Ia melihat dua orang wanita berdiri di hadapannya.
Lisa tidak menyangka akan bertemu kembali dengan Jessica dan Jennie di sini , Dua orang yang tidak ingin Lisa temui walau di dunia ini hanya ada mereka.
...****************...
Apa yang akan di lakukan oleh Jessica dan Jennie ?
Apakah Lisa akan mengungkapan kebenaranya kepada Kelvin ?
Yuk terus baca Anak Genius : Ayah sedingin es.....😊😉
dan jangan lupa meninggalkan jejak dengan Like , Vote , Komen , dan Favorit ☺
dia selalu ceroboh 🙈🙈🙈