NovelToon NovelToon
Suami Untuk Zivanya

Suami Untuk Zivanya

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: e_Saftri

Zivanya Aurelia Wardana (20) pergaulan bebas membuatnya mengalami mimpi terburuk dalam hidup. Menjadi ibu diusia yang masih begitu muda

Amarah Keluarga membuatnya mengambil keputusan besar untuk mengakhiri hidupnya. Namun hal itu bisa dicegah oleh seorang dokter tampan bernama Zionathan (24)

Ziva memberontak, memberi syarat pada Zio untuk mencarikan ayah bagi bayinya, menggantikan sang kekasih yang pergi entah kemana

Tak disangka jika Zionathan menjadikan dirinya sendiri sebagai ayah untuk bayi itu sekaligus suami untuk Zivanya

Bagaimana pernikahan atas dasar tanggung jawab itu dapat bertahan? dan bagaimana Zio bertindak saat ayah kandung bayi itu datang dan meminta Zivanya serta anaknya kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon e_Saftri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kelahiran

"Anda sadar atas apa yang anda ucapkan? Ziva ini istri saya!" Tegas Zio

"Ziva, katakan jika semua ini tidak benar kan? Dia bukan suami kamu kan?"

Richie bahkan dengan lancang menggenggam tangan wanita hamil itu namun dengan cepat ditepis

Plak

Tamparan itu cukup keras, tangan Ziva benar-benar menempel sempurna pada pipi pria yang tidak ingin lagi ia lihat wujudnya ini

"Untuk apa lagi kamu disini, Richie? Hubungan kita sudah berakhir!"

Ziva marah, dadanya naik turun. Sesekali ia mengusap perutnya yang terasa kram

"Aku mau bertanggungjawab atas bayi kita Ziva, tapi papi dan mami ku Mambawa aku keluar negeri, saat itu aku gak punya pilihan lain"

Richie masih mencoba meraih tangan wanitanya namun Ziva menepisnya dengan kasar

"Jangan sentuh aku! Kamu kehilangan hak menyentuhku baji___"

"Maafkan aku Ziva, setidaknya maafkan aku demi anak kita!"

Cairan bening mulai membasahi pipi pria tampan itu, ia begitu mencintai kekasihnya namun takdir memisahkan keduanya

"Anak? Kamu bukan ayah dari anak ini Richie! Aku benci kamu!" Ziva berteriak namun sesaat kemudian ia meringis memegangi perutnya "Awww kak! Sakit!"

"Sayang!" Zio terlihat panik, dengan cepat ia menggendong istrinya itu dan meninggalkan cafe "Jauhi istri saya! Jika kamu nekad, saya akan membuat kamu dalam masalah!"

Zio berlalu dengan Membawa istrinya yang terus saja meringis. Ziva bahkan telah mengeluarkan air matanya

"Kak Zio!"

"Kamu sabar sebentar yaa sayang! Sebentar lagi kita sampai!"

Zio mencoba mengendalikan dirinya, ia tak boleh terlihat panik karena itu akan mempengaruhi istrinya

Setelah beberapa menit, mobil itu tiba dirumah sakit. Zio dengan cepat membawa istrinya dan meminta pada perawatan untuk memanggil dokter Laura

"Panggilkan dokter Laura sekarang!" Titahnya dan perawat wanita itu menurut

Baru kali ini Zio merasa kacau, ia tak bisa melihat wanita yang paling ia cintai berada dalam rasa sakit

"Kamu harus baik-baik saja sayang!"

***

Zionathan duduk dengan gelisah didepan ruang IGD, hari ini ia bukanlah seorang dokter yang harus bersikap tenang

Hari ini ia hanya seorang suami yang tengah khawatir pada keadaan istrinya

Setelah beberapa menit pintu kaca itu terbuka, seorang dokter wanita cantik keluar dari sana

Zio segera berdiri dan menghampiri wanita itu "Dokter Laura!"

Dokter Laura dapat melihat gurat kekhawatiran yang terpancar dari wajah pria pujaannya itu

"Bagaiman keadaan istri saya? Dia baik-baik saja kan?"

"Kita harus segera melakukan operasi Caesar pada Ziva!"

"Tapi kandungannya baru tujuh bulan!" Zio tak dapat lagi menyembunyikan kekhawatirannya

"Tidak ada pilihan lain dokter, ini demi keselamatan Ziva dan bayinya!"

"Baiklah! Tolong lakukan yang terbaik dokter Laura, selamatkan Ziva dan bayinya!"

Zio memohon, rasanya dunianya hendak runtuh saat ini. Sesuatu yang paling berharga dalam hidupnya tengah melewati jurang kematian

Ziva dipindahkan keruang operasi, wanita itu tidak membuka matanya. Zio menatap dengan wajah yang teramat risau

Ia genggam tangan wanitanya hingga brankar Ziva menghilang dibalik pintu ruang operasi

Zio duduk didepannya, tubuhnya gemetar. Setelah beberapa saat terdengar derap langkah yang saling bersahutan

"Zio!"

"Mama!"

Seorang pria kuat nyatanya hari ini terlihat begitu lemah, Zio memeluk tubuh ibu mertuanya dengan begitu eratnya

Menumpahkan rasa cemas yang sejak tadi ia rasakan, sekuat apapun seseorang, dirinya juga akan lemah jika melihat cintanya dalam masalah

"Ada apa dengan Ziva, nak?"

"Ziva harus segera dioperasi, keadaannya melemah. Tekanan darahnya juga mengalami kenaikan!" Terang Zio

"Astaghfirullah!"

"Zio!"

"Papa!" Zio kembali memeluk sang ayah, berbagi kerisauan yang tengah ia rasakan

"Maafin papa, tadi lagi ada masalah dikantor makanya papa agak telat!" Jelas Akbar

Zio memang menghubungi keluarga setelah mendengar kabar jika Ziva harus segera menjalani operasi

"Dek, kamu gak pa-pa?" Akbar menatap kearah adik perempuannya yang terlihat pucat

"Gak pa-pa kok bang!" Jawab Zalika

"Dimana Jefry?"

"Tadi dikantor, sebentar lagi sampe kok bang!"

Akbar hanya mengangguk, setelah itu Jefry datang bersama Zavier yang juga khawatir akan keadaan sang adik

"Dimana Ziva?" Tanya Jefry, pria paruh baya itu khawatir pada putri kesayangannya

"Masih didalam mas, mas aku khawatir sama Ziva!" Zalika membenamkan dirinya dalam dekapan sang suami

"Kamu tenang sayang, Ziva itu anak yang kuat. Dia pasti baik-baik saja!"

Jefry mencoba menenangkan sang istri sementara dirinya sendiri juga merasa ketakutan

***

Hampir tiga jam lamanya, semua orang baru bernapas lega setelah mendengar suara lengkingan tangisan bayi

"Cucuku!" Gumam Akbar

Berbeda dengan beberapa orang, Zionathan tetap saja merasa khawatir. Tangisan bayi itu tak dapat membuatnya tenang karena ia tak tahu keadaan istrinya

Setelah beberapa menit, seorang perawat wanita keluar sembari mendorong sebuah boks kaca

Semua orang mendekat, melihat bayi kecil didalam boks kaca itu

"Selamat tuan, nyonya, bayinya perempuan!"

"Cucuku!" Zalika mengusap permukaan kaca berisi cucu pertama keluarga mereka

"Suster, bagaimana keadaan istri saya?"

"Nyonya Ziva dalam keadaan stabil, dokter. Sebentar lagi pasien akan dipindahkan keruang perawatan

Zio lebih dulu menghela nafasnya, dokter tampan itu duduk disebuah kursi stainless didepan ruang operasi

Ia hanya bisa memandangi perawat wanita itu mendorong boks berisi bayinya. Bayi perempuan itu harus berada di inkubator untuk membuatnya stabil

Hampir satu jam barulah dokter Laura keluar dari ruang operasi. Wajahnya terlihat lelah

"Bagaimana keadaan putri saya dokter?" Tanya Jefry

"Nyonya Ziva akan dipindahkan keruang rawat, nyonya Ziva juga sudah dalam keadaan stabil!" Terang dokter wanita itu

***

Ziva baru membuka matanya, ia melihat sebuah ruangan bercat putih dengan aroma antiseptik

"Kak!" Suaranya terdengar lemah, Zio yang duduk disamping ranjang segera bangkit

"Sayang! Ada yang sakit? Kamu butuh sesuatu?" Cecar Zio

"Dimana bayiku?"

Zio lebih dulu mengecup punggung tangan wanitanya itu, wajahnya menunduk demi untuk mengecup keningnya

"Dia baik-baik saja! Dia juga cantik persis seperti mamanya!"

Ziva tersenyum, ada rasa lega mendengar jika bayinya baik-baik saja. Ia sempat takut jika sesuatu yang buruk terjadi pada bayinya

"Sekarang dimana dia? Aku mau lihat dia kak!"

"Sabar yaa sayang! Bayi kita masih di ruang NICU, dia lahir prematur. Setelah keadaannya stabil dia akan dibawa kesini!"

Ziva mengulas senyumnya, Zionathan bahkan berulang kali mengecup istrinya. Seolah ia baru saja bisa bernapas

"Ziva haus!"

"Sebentar yaa!"

Tak lama beberapa anggota keluarga masuk, ruang VVIP itu kini telah ramai oleh beberapa anggota keluarga

"Ziva sayang! Kamu baik-baik saja sayang?" Tanya Zalika, kini ia menggenggam tangan putrinya itu sementara Zio mundur agar memberi tempat untuk ibu mertuanya

"Ziva gak pa-pa kok Mah!" Zalika berulang kali mengecup punggung tangan putri kesayangannya itu

1
Oma Gavin
wah yg nanam benih datang semoga siva tetep mencintai zio jgn mau sama richie lucknut yg kabor saat tau kamu hamil
Dew666
👍👍👍👍👍
Oma Gavin
dokter mala dan Laura memang cocok silahkan saja jadikan menantu bila ngebet pengen.punya menantu seprofesi dan dianggap lebih pantas buat zio, pastinya siva juga ikhlas ngga ngereog santai aja
Dew666
🏆🏆🏆🏆🏆
Dew666
🪸🪸🪸🪸🪸
Dew666
🪻🪻🪻🪻🪻
Dew666
🍡🍡🍡🍡🍡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!