NovelToon NovelToon
Terjebak Dalam Jeratan Yang Di Tinggalkan

Terjebak Dalam Jeratan Yang Di Tinggalkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:5.7k
Nilai: 5
Nama Author: ainuncepenis

Lahir dari keluarga islami, dituntut untuk selalu taat, memiliki saudara perempuan dan ternyata menjadi bahan perbandingan. Aluna gadis 20 tahun yang baru saja lulus kuliah dan memiliki banyak cita-cita harus menerima takdirnya saat dijodohkan oleh kedua orang tuanya dengan seorang pria yang tidak dia kenal.

Aluna tetap pada keputusannya untuk mengejar karirnya, membuat Aluna harus meninggalkan pernikahannya untuk memenuhi janji kepada seseorang yang telah menunggunya.

Tetapi siapa sangka ternyata Aluna justru mendapatkan penghianatan dengan penuh kebohongan. Aluna harus menerima takdirnya atas kesalahan besar yang telah ia lakukan.

Setelah beberapa tahun meninggalkan pernikahannya. Aluna kembali terjerat dengan pria yang harus dia nikahi beberapa tahun yang lalu.

Bagaimana kelanjutan hubungan Aluna? apakah pria yang harusnya menikah dengannya membencinya dan ingin membalasnya?"




Jangan lupa untuk terus mengikut novel ini.

follow Ig ainunharahap12.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ainuncepenis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 8 Masih Menginginkannya

Jiya baru saja pulang dari pasar seperti biasa untuk membeli keperluan rumah. Walau sudah menikah. Jiya tetap tinggal bersama kedua orang tuanya dan suaminya. Jiya memang sejak dulu selalu mengatur kebutuhan rumah.

"Bi. Saya minta tolong untuk kamu menyusun barang-barang stok di gudang. Saya akan membawa belanjaan ini ke dapur," ucap Jiya.

"Baik Nona," jawab pelayan dengan menundukkan kepala dan kemudian langsung pergi.

Jiya mengangkat semua belanjaan itu menuju dapur.

"Tetapi enakan menjadi Nona Aluna. Bisa menjadi diri sendiri dan tidak seperti Nona Jiya. Di usianya yang masih muda terus berada di rumah dan tidak berkembang, dia juga menikah di usia muda dan padahal untuk gadis sepertinya sudah sepantasnya menikmati masa-masa mudah," langkah Jiya terhenti ketika mendengar dua asisten rumahnya tampak membicarakan dirinya dan juga adiknya.

"Nona Jiya merupakan gadis pintar dan pemikirannya sangat cemerlang, dia mencintai dirinya sendiri dan tidak membiarkan orang lain mengaturnya, berusaha untuk mendapatkan haknya, karena dia menyadari bahwa hidup itu panjang. Ini bukan membicarakan tentang ketaatan kepada kedua orang tua, tetapi mempertahankan hak dan menyayangi diri sendiri," lanjut yang satunya.

"Benar! Lagi pula orang-orang yang di rumah ini juga bisa melihat. Nona Aluna banyak disukai banyak orang meski tidak berhijab atau terlihat seperti gadis nakal. Kamu masih ingat tidak dengan pria yang dijodohkan kepadanya. Meski pria itu sudah sangat sempurna, tetapi Nona Aluna memilih untuk tidak mengikuti perkataan orang tuanya dan bukan masalah tampan dan seperti apa pria itu. Mungkin saja jika Nona Jiya yang dijodohkan dengan pria itu sudah pasti nona Jiya akan menerima begitu saja tanpa berpikir panjang,"

"Itu sudah membuktikan Nona Aluna memiliki value dan standar yang tinggi yang tidak dimiliki oleh siapapun,"

Keduanya tampak bergosip membicarakan kedua adik kakak dengan membandingkan mereka. Kedua pelayan itu bahkan tidak menyadari dengan kehadiran Jiya yang ada di sana dan sampai akhirnya mereka menyadarinya.

Keduanya sama-sama kaget dan saling menyenggol satu sama lain.

"Apa kalian sudah bosan bekerja di rumah ini?" tanya Jiya sudah pasti tersinggung dengan apa yang dilakukan kedua orang tersebut.

"Tidak Nona. Maaf!" mereka berdua tampak takut.

"Jika sekali lagi saya mendengar kalian berdua membicarakan saya. Saya tidak akan segan-segan memberi kalian pelajaran dan memecat kalian!" tegas Jiya.

Kedua pelayan itu hanya menundukkan kepala.

"Jiya!" tiba-tiba Umi ke dapur menghampiri putrinya.

"Ada apa ini?" tanya Umi.

"Tidak apa-apa. Umi. Jiya hanya menegur mereka berdua karena melakukan kesalahan," jawab Jiya.

"Ya sudah, kalian berdua lain kali jangan melakukan kesalahan," ucap Umi membuat kedua pelayan itu menganggukkan kepala.

"Ya sudah Jiya, kamu sekarang buatkan minumannya. Umi ada tamu di depan," ucap Umi membuat Jiya menganggukkan kepala dan Wulan langsung pergi dan sama dengan kedua pelayan itu yang juga disuruh Jiya untuk pergi karena sangat kesal.

Jiya akhirnya selesai membuatkan minum dan membawa ke ruang tamu. Jiya mengerutkan dahi saat melihat tamu sang Umi tak lain adalah Risma.

"Bukankah aku pernah melihat ibu ini?" batin Jiya dengan sangat penasaran mengingat-ingat siapa wanita yang menjadi tamu tersebut.

"Ya ampun. Bukankah ini Jiya. Kakak dari Aluna?" tanya Risma mengingat gadis yang sekarang meletakkan secangkir teh di atas meja.

"Benar. Mbak. Jiya apa kamu mengingat Tante ini. Ini ibu dari Ravindra. Pria yang 3 tahun lalu seharusnya menikah dengan Aluna," ucap Wulan.

"Benar! Ternyata aku memang mengenalnya," batin Jiya.

"Iya. Jiya masih mengingatnya. Jiya senang sekali melihat Tante datang ke rumah kami dan Jiya pikir setelah kejadian memalukan itu Tante dan keluarga memiliki dendam kepada keluarga kami," ucap Jiya sudah mengambil tempat duduk di samping ibunya.

"Kamu berlebihan sekali berpikir seperti itu Jiya. Itu hanya masa lalu dan kemarahan itu hanya marah-marah biasa saja," sahut Risma.

"Mbak silakan diminum!" titah Wulan membuat Risma menganggukkan kepala.

"Jiya kamu bertambah cantik, terlihat lebih fresh," ucap Risma memberi pujian.

"Masyallah terima kasih untuk pujiannya," sahut Jiya.

"Hmmmm, di mana Aluna?" tanya Risma.

"Aluna sedang ke kantor," jawab Umi.

"Wau, jadi anak manis itu sekarang sudah bekerja. Masyallah," ucap Risma tampak kagum kepada Aluna dan memang jelas terlihat tidak ada kebencian kepada gadis yang telah mempermalukan keluarganya.

"Apa tujuannya datang kerumah ini?" batin Jiya dengan dipenuhi rasa penasaran.

*****

Jiya bersama dengan ibunya sedang berada di dapur menyiapkan makan siang.

"Tumben sekali Tante Risma datang ke rumah kita? Apa ada sesuatu hal yang penting yang ingin dia bicarakan?" tanya Jiya pada sang Umi untuk menjawab semua rasa penasarannya.

"Umi juga kaget dengan kedatangan beliau dan memang sebelumnya Umi pernah bertemu dengan beliau," jawab Umi.

"Memang untuk apa datang ke rumah? Apa hanya sekedar silaturahmi saja ada sesuatu?" tanya Jiya.

"Mungkin saja sebenarnya tujuan beliau masih tetap dengan Aluna. Tetapi belum bisa membicarakan secara langsung," jawab Risma.

"Maksud Umi?" tanya Jiya.

"Mungkin beliau memang sudah jatuh hati kepada Aluna. Apapun yang dilakukan Aluna di masa lalu mungkin tidak akan mengubah keinginan beliau untuk menjadikan Aluna sebagai menantunya," jawab Wulan bisa menduga-duga tujuan Risma datang ke rumahnya berhubungan dengan hal itu.

Tetapi Risma mungkin tidak enak membicarakannya dan lebih baik basa-basi terlebih dahulu.

"Bukankah Aluna sudah pernah mengecewakan keluarga mereka dan sama saja jika Tante Risma kembali punya pikiran untuk menjodohkan Aluna dengan putranya. Aluna hanya akan mempermalukan keluarganya untuk kedua kalinya. Umi dan Abi sebaiknya mencari pasangan yang lain untuk Aluna," ucap Jiya.

"Iya Jiya. Umi dan Abi memang sedang mencarikan pasangan untuk Aluna. Bagaimanapun kami sebagai orang tua harus bertanggung jawab untuk pria masa depannya," ucap Umi membuat Jiya menganggukkan kepala.

******

Aluna melakukan pekerjaannya seperti biasa di mejanya. Gadis 23 tahun itu tampak begitu serius, jika memang sudah bekerja maka dia tidak akan pernah main-main, mengingat mencari pekerjaan juga tidak mudah dan apalagi Aluna bukan seperti orang-orang di sekitarnya yang mendapat dukungan dari keluarganya.

Ravindra yang berada di dalam ruangannya dengan dinding-dinding kaca yang bisa melihat karyawan yang bekerja di luar ruangan tersebut. Jika tirai diturunkan maka ruangan itu akan tertutup.

Ravindra mengangkat telepon dari sang ibu.

"Mama kenapa harus membicarakan pernikahan di saat aku masih berada di kantor," ucap Ravindra.

"Ravindra, cobalah untuk bertemu kembali dengan gadis itu," ucap Risma membujuk putranya.

"Siapa. Maksud Mama?" tanya Ravindra.

"Aluna!" jawab Risma.

Ketika nama itu disebutkan dan tiba-tiba saja mata Ravindra melihat kearah Aluna.

"Kamu tidak pernah bertemu secara langsung dengannya. Apa salahnya kamu bertemu dengannya dan coba mengobrol, siapa tahu saja kalian cocok dan bisa melanjutkan perjodohan kalian. Gadis itu sangat cantik dan begitu baik," ucap Risma.

"Jika dia baik, maka dia tidak akan meninggalkan pernikahannya," sahut Ravindra.

"Kenapa kamu tidak move on dari kesalahan yang telah dia lakukan?" tanya Risma.

"Bukan aku yang tidak move on, tetapi Mama. Sudahlah jangan mengajakku membicarakan masalah pernikahan dengan wanita yang tidak aku inginkan. Aku sedang sibuk di kantor!" tegas Ravindra kemudian menutup telepon tersebut.

Mata Ravindra kembali melihat ke arah Aluna dengan kesibukannya bekerja.

Bersambung.....

1
Dew666
👍👍👍👍👍
Oma Gavin
good firman aku dukung rencana mu memberikan obat lucknut di minuman jiya dan langsung eksekusi tapi jgn lupa di videoin ya ..biar kesombongan jiya runtuh dok alim dok baik ternyata iblis yg ingin menghancurkan rumah tangga aluna
Yuliana Tunru
jiya benar2 ular ya pasti dia inginkan ravibdra aplg tau lqki2 tajur smoga ravubdra tdk teemakan fitnahan jiya gemea bgt oengen nampol mulut beracun x
Isma Isma
dasar betina bermuka duaa
Oma Gavin
tolong jgn sampai ravindra termakan provokasi jiya biarkan sedikit saja Aluna hidup tenang meskipun belum bahagia dgn pernikahan nya, segeralah bongkar alasan jiya tidak ingin melihat aluna bahagia apakah dia bukan anak kandung ortunya atau memang jiya psikopat gila
Dew666
🪻🪻🪻🪻🪻
Oma Gavin
firman yg bodoh tidak tegas punya istri cuma diatas kertas mau" nya dikadalin jiya, ravindra juga oon bin goblok memberikan celah pada jiya untuk melancarkan dramanya, disini yg jadi korban hanya aluna semoga kamu sabar dan ikhlas menerima semua hinaan ini ortunya juga pilih kasih selalu membela jiya jadi mikir aluna anak pungut
Yuliana Tunru
jiya mmg aneh jyk x mmg iri dgn aluna senua laki2 yg dekat ingin di miliki hingga nikahi firman sjrg malah ravibdra lg yg dudekati apa maksud x apkg aluna melihat jiya datang
Oma Gavin
ternyata jiya beneran muka tembok ngga tau malu datang ke kantor ravindra mau ngomporin ravindra buat jelek"an Aluna, jadi penasaran tujuan jiya selalu merebut semua yg menjadi milik aluna
Dew666
🪸🍎🪸
Isma Isma
sakit jiwa' jiya
Dew666
🍎🍎🍎🍎
Oma Gavin
wow jiya ternyata kamu belum disentuh firman 2 tahun ini feeling ku bener target utama nya adalah ravindra yang kaya raya dan bisa juga jiya sudah tidak virgin dan takut terbongkar bila dia dulu murahan
Oma Gavin
wah ravindra sengaja bikin aluna dan keluarga nya sport jantung, mau balas dendam ya...tapi takut sama maminya karena aluna menantu pilihannya
Oma Gavin
kok aku makin penasaran dgn jiya apakah dia psikopat gila yg tidak rela melihat aluna bahagia padahal dia adiknya kenapa sampai segitunya dia provokasi ravindra untuk menolak perjodohan tsb untungnya ravindra setuju karena mamanya sangat menyayangi aluna
Isma Isma
mendiang Aluna tidak munapik kakaknya sok alim
Oma Gavin
keren polll aluna apa yg kamu paparkan sesuai dgn kenyataan kakak mu itu playing victim dia iri berat sama kamu padahal ortu mu lebih menyayangi jiya itu juga tipu muslihat jiya selalu menjelekan kamu
Bunda HB
yg aku heran knpa aluna kembali ke rmh.klo ujung2 nya org tua edan msih menyetir hdp mu. ( agama hya buat kedok /topeng kepalsuan ) org tua kolot.
Oma Gavin
jgn mau aluna feeling ku kakakmu psikopat gila yg tidak ingin melihat kamu bahagia pacarmu direbut sekarang playing victim merasa ngga bisa kasih keturunan kamu diseret untuk dijadikan madu yg akan disetir oleh jiya, keluarlah dari rumah neraka tsb hidup mandiri sesuka hati
Oma Gavin
yg jadi pertanyaan sudah tau kuna mencintai firman knp ortunya justru menjodohkan dgn jiya, dan jiya juga kenapa mau" saja jgn ngomong kalian berdua sudah kenal sebelumnya dan sengaja mengkhianati luna, aku sumpahin pernikahan kalian berdua tidak akan pernah bahagia
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!