NovelToon NovelToon
My Beloved Duda

My Beloved Duda

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.4
Nama Author: Gulla

*****


Ray seorang duda, yang jauh cinta pada guru anaknya sendiri...

Dia tahu ia gila karena menyukai wanita itu. Bahkan ia rela melakukan apapun agar Raihanah menjadi miliknya menjadi ibu dari anaknya....

Apakah Raihanah akan jatuh cinta pada Ray?

dan menerima tawaran Ray untuk menjadi istrinya atau sebaliknya Raihanah lah yang tergila-gila pada Ray..

atau Raihanah akan berpaling ketika menemukan sosok pria sempurna seperti Ryan..

jadi bagaimana kah kelanjutannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gulla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28

Kebahagiaan

Tak perlu menunggu Yang Maha Kuasa memberikan kebahagiaan, karena dengan bersyukur kita bisa menciptakan kebahagiaan itu sendiri.....

-

-

Raihanah terkejut mendapati pemandangan yang seharusnya tidak boleh terjadi di sekolah. Ia berdecak kesal dimana pengamanan kenapa hal seperti ini bisa terjadi di sekolah. Ia takut hal itu bisa membuat keributan dan menganggu anak-anak yang lain dan juga lingkungan sekolah.

"Lepaskan jangan sakiti anak itu." Teriak Raihanah melihat Rakan di sakiti. Baru saja ia ingin kembali ke ruang guru. Namun ia harus di suguhi pemandangan seperti ini. Ia baru saja selesai mengajar.

Raihanah berdecak sebal melihat wanita yang bernama Tania. Berani-beraninya Tania membuat kekacauan di sekolah ini. Wanita itu dengan kasar menarik tangan Rakan, membuat Rakan menjerit kesakitan. Padahal wanita itu adalah ibu kandung dari Rakan sendiri, tapi dengan tega menyakiti anaknya.

Rakan mencoba memberontak dari wanita itu, tapi Tania dengan kegilaan nya mengabaikan anaknya itu bahkan tak menggubris omongannya. Raihanah yang tak tega melihat itu langsung menarik Rakan ke dalam pelukannya.

"Kau beraninya, ikut campur dengan urusanku." Tania mendengus sebal ia menatap Raihanah menantang, matanya menyalang seperti ingin membakar Raihanah hidup-hidup. Ia benci dengan wanita itu yang sok cari perhatian. Apalagi ia tahu bahwa Raihanah pernah dekat dengan Raihan dan juga anaknya membuatnya emosi karena kesempatannya untuk kembali pada Raihan jadi semakin sulit.

Raihanah hanya mendecih, ia mengabaikan Tania lalu mengecup kening Rakan sayang. Seolah-olah jika Rakan itu anaknya sendiri.

"Apapun yang berhubungan dengan Rakan itu menjadi urusanku." Balas Raihanah dengan menatap tajam Tania tanpa rasa takut. Ia akan menghadapi wanita itu untuk menjaga Rakan.

"Urusanmu, memang dirimu siapa?" Sahut Tania dengan marah. Ia berkacak pinggang menatap benci ke arah Raihanah tangannya gatal ingin menampar wajah wanita tak tahu diri itu yang berani menantangnya.

"Kau bukan ibu Rakan atau pun istri Raihan." Perkataan Tania begitu memohok hati Raihanah. Raihanah memilih diam dan mengabaikan Tania, ia tidak boleh terpancing emosi oleh ucapan wanita ular itu atau dirinya akan menjadi gila seperti wanita itu.

"Karena Rakan adalah murid ku dan aku adalah gurunya di sekolah. Jadi ia adalah tanggung jawab ku sebagai orangtuanya di sekolah." Balas Raihanah tidak ingin kalah. Tania terdiam sambil mengepalkan tangannya marah. Ia tidak suka di lawan.

"Rakan sayang kamu tidak apa-apa kan ," ucap Raihanah khawatir. Rakan diam tidak menjawab, ia menyembunyikan kepalanya di pundak Raihanah. Tubuhnya bergetar ketakutan, Rakan takut selama hidupnya ia tidak pernah diperlakukan kasar seperti itu. Anak itu terisak pelan di dalam pelukan Raihanah.

"Tenang sayang bunda ada disini jangan takut bunda akan jagain kamu," Raihanah mengelus punggung Rakan lembut mencoba menenangkan. Disaat itulah Raihanah meringis kesakitan, karena wanita gila itu menjambak kerudung Raihanah kuat.

" Lepaskan!!! " desis Raihanah meringis kesakitan. Ia juga menahan keseimbangan karena Rakan berada di pelukannya.

"Beraninya kau mengatakan jika kau ibunya." Teriak Tania tidak suka.

"Dasar ******!!" Seru Tania.

"Mati saja kau!!" Bukannya melepas Tania malah menarik kerudung Raihanah semakin kencang. Tarikan itu membuat Raihanah meringis dan hampir kehilangan seimbangannya namun sebelum tubuhnya jatuh ke tanah. Ada sepasang tangan kokoh menyentuh bahu Raihanah agar tidak terjatuh seperti déjà vu Raihanah tertegun menatap mata hitam kelam itu. Raihanah tidak bisa membaca tatapan Raihan, tapi Raihanah bisa mendengar degupan jantung Raihan yang memenuhi Indranya.

"Kau tidak apa-apa?" tanya Raihan, Raihanah mengangguk lalu dengan cepat ia berdiri dan membenarkan gendongannya pada Rakan. Ia bersyukur Rakan tidak terjatuh dari gendongannya.

"Jangan pernah kau sakiti Rakan ataupun Raihanah lagi, jika kau melakukannya lagi maka aku tidak akan segan-segan membunuhmu dengan tanganku sendiri," tangan Raihan mengepal ucapannya dingin dan tajam siapa saja yang mendengar pasti akan menggigil ketakutan.

Raihan menatap tajam Tania, tatapannya seakan-akan ingin membunuh Tania saat itu juga. Tania melihat tatapan tajam Raihan menjadi ngeri, ia langsung mundur.

"Awas saja aku akan membalas kalian!!"

"Aku akan bawa Rakan kembali padaku, camkan itu !! Dan kau wanita sialan akan ku pastikan kau mati di tanganku." teriak Tania dengan lantang lalu pergi tanpa menoleh ke arah mereka lagi. Ia berjanji akan mengambil semuanya yaitu Rakan dan Raihan nya kembali dalam pelukannya.

"Lakukan apa yang kau suka, tapi aku bersumpah akan membuatmu menderita jika menyentuh milikku seujung kaki pun." Guman Raihan marah, ia mengerang marah.

"Shut!!", kenapa wanita ular itu bisa melewati batasannya. Sebenarnya apa yang Tania harapkan dari Rakan, bukannya wanita itu sudah bahagia dengan selingkuhannya. Kenapa wanita gila itu harus kembali dan merusak hidupnya. Raihan membuang nafas kasar, matanya terpejam menyimpan amarah. Lalu ia menarik nafas berusaha membuang amarahnya.

Raihan membalikkan tubuhnya menatap Raihanah, memeriksa setiap detail wajah Raihanah mencari apakah ada luka yang terlukis di sana. Ia takut Raihanah terluka karenanya. Ia tidak ingin melihat Raihanah menderita.

"Bagaimana keadaan mu?" Tanya Raihan sekali lagi. Ia tak mampu menuruti rasa khawatirnya. Biarlah Raihanah menertawakan sikap plin-plan nya tapi ia sungguh tak bisa hidup tanpa wanita itu. Ia sudah bertekad untuk mendapatkan hati Raihanah. perempuan yang dia cintai.

"Aku baik-baik saja." Ucap Raihanah gugup, ia memalingkan wajahnya dari tatapan Raihan. Ia tidak terbiasa ditatap seintens itu. Jantungnya berdebar begitu kencang. Ia juga tidak menyangka jika Raihan akan menolongnya. Ia kira Raihan akan membela mantan istrinya itu.

"Alhamdulillah." ujar Raihan tanpa sadar. Ia juga merasa kaget dengan dirinya sendiri biasanya ia tidak pernah bersyukur tapi sekarang lihatlah. Ia bersyukur kepada Tuhan tanpa sadar. Raihan menggeleng kan kepalanya mungkin efek dia akhir-akhir ini yang sering membaca-baca buku tentang Islam.

Kemudian Raihan mencium kening Rakan yang di Gendong oleh Raihanah. "Jagoan ayah baik-baik saja kan." Rakan hanya diam tidak menjawab. Hal itu membuat Raihan terdiam. Anaknya itu pasti ketakutan melihat pertengkaran tadi. Ia berpikir sejenak kemudian muncul sebuah ide di dalam pikirannya.

"Ayo." Ajak Raihan pada gadis di hadapannya untuk mengikutinya.

"Ada apa?" Raihanah mengernyit bingung ia tidak mengerti dengan ajakan Raihan.

"Ikuti aku." Raihanah ragu apakah ia harus ikut dengan Raihan, tapi melihat wajah sendu Rakan yang terus memeluknya erat.

"Bun." guman Rakan lirih hal itu membuat hati Raihanah luluh.

Raihanah mengikuti langkah tegap Raihan di belakang, ia berusaha menormalkan degup jantungnya. Tanpa Raihanah sadari ia tersenyum kecil, ada sedikit rasa senang di hatinya karena Raihan tadi membelanya. Apa Raihan masih mencintainya? jika ia maka Raihanah tidak akan menyia-nyiakan kesempatan itu lagi untuk berharap kembali pada Raihan

****

Semoga kalian suka cerita aku :)

love youuuuuuuuuu 😘

jangan lupa Follow Instagram Author @wgulla_

1
gulla daisy
Wajib baca
Herlina Riansyah
astaga nagaa membagongkan ...stgh hati keknya yg nulis ini
Herlina Riansyah
bgtu trs drtd mbuleet cm tinggal bilng iya Rain ak terima cintamu jgn prgi lg y kita akn menikah secepatnya
Herlina Riansyah
klau mnurutku mereka ber2 manusia bodoh yg trbelenggu ruang rindu .hmm gada yg mw ngalah pdhl sm cinta tp sma² gengsi
Herlina Riansyah
dahlah capek jg sm Rain ini ..mendingan km sm Ryan aja cucok meong .g usah gnggu Raihan lg biarlah dy urus prmasalahnnya am mantan istrinya
Herlina Riansyah
lagu favoritku ni jaman SMA 🥰🥰
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
Mmhh Al Fatih
Raihan oh raihaan ...Reihan itu baiiiik iyakan kan lg viral😀
Nadri Nadri
ini bulak balik certanya
Nadri Nadri
terlalu berbelit 2 ini certa kayak fc
Nurhayati Nia
aku singgah di karya mubthorr
Asyatun 1
lanjut
arfan
up
Ratna Pinky
Makassar hadir 🤗
alfi
linkaran tak ber ujung 🤣🤣🤣🤣🤣 pushing
Muhsana Hj. Kaco
kenapa tidak dilanjutkan dan diselesaikan saja ceritanya..biar endingnya sama2 bahagia seperti darren - ....., adrian - ......., dan ryan - ......, mereka kan belum mendapatkan pasangan juga
Muhsana Hj. Kaco
endingnya gantung banget ya
Ellyana Rosita
aww
Nunung Syariah
Cikampek, Karawang
Shima Jiu
gua aja bingung thor, nama-namanya pada mirip, raihan, raihanah, ryan, rakan, reno, reina, belum yg salah ketik, ane tambah bingung..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!