NovelToon NovelToon
NATIONAL PROTECTION

NATIONAL PROTECTION

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Reinkarnasi / Perperangan
Popularitas:411
Nilai: 5
Nama Author: Zapdos

seorang protagonis yang bereinkarnasi ketubuh anak muda bernama Andre, memiliki kekuatan ganda yang berbeda dari masa lalunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zapdos, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ERA BARU RISHING

​Tubuh raksasa Voraz, sang monster hibrida Level 105 pengikut Calamity, perlahan hancur menjadi debuan cahaya keemasan yang melayang ke udara-udara lembap Ngarai Tulang Hitam. Gempa lokal yang mengguncang dimensi Nightmare itu akhirnya berhenti, menyisakan keheningan mutlak yang hanya dipecahkan oleh suara napas terengah-engah dari Bastian dan Marvin.

​Sesuai dengan hukum absolut Sistem Dunia, eksekusi terhadap entitas komandan tidak pernah berakhir tanpa rampasan perang. Dari dalam pusaran debu cahaya Voraz, tiga buah bola energi berukuran besar jatuh berdebum ke atas lantai gua batu, memancarkan resonansi mana yang membuat udara di sekitarnya berdesir.

​Andre melangkah maju dengan tenang, menyarungkan Nocturne ke dalam bayangannya. Ia mengulurkan tangan, menyentuh bola cahaya pertama yang berwarna merah darah.

​Seketika, cahaya itu meredup dan menampakkan sebuah lempengan pelindung dada dan bahu yang terbuat dari tulang hitam pekat, dihiasi ukiran rune pertahanan tingkat purba.

[Item: Beast King’s Bulwark (Legendary)]

[Deskripsi: Armor tambahan yang dapat disatukan dengan perisai atau zirah. Memberikan kekebalan mutlak terhadap efek penghancuran armor (Armor Break) dan meningkatkan regenerasi HP sebesar 300% saat berada dalam kondisi kritis.]

​"Tangkap, Bastian," Andre melemparkan lempengan tulang berat itu ke arah sang Tanker. "Gabungkan itu dengan Solar Core milik Kaelen. Jika ada yang bisa menembus pertahananmu setelah ini, mereka pasti adalah dewa."

​Bastian menangkap benda itu dengan kedua tangannya, tersenyum lebar hingga memamerkan giginya. "Sempurna. Zirahku akan terlihat seperti mimpi buruk bagi siapa pun yang mencoba menyerangku dari depan."

​Andre kemudian menyentuh bola cahaya kedua yang memancarkan pendaran ungu beracun. Cahaya itu pecah menjadi sebuah cincin perak dengan mata batu berbentuk tengkorak kecil.

[Item: Ring of Bone Ash (Epic+)]

[Deskripsi: Cincin yang ditempa dari sumsum monster kutukan. Memungkinkan penggunanya mengabaikan 50% ketahanan magis target (Magic Penetration) dan menambahkan efek 'Nekrosis' pada setiap serangan racun, mencegah target menerima penyembuhan sihir jenis apa pun.]

​"Untukmu, Marvin," Andre menyerahkan cincin itu. "Dengan ini, sihir pemurnian cahaya dari Seraphim atau para Inkuisitor Eden tidak akan bisa menyembuhkan racunmu. Sekali mereka menghirup Plague Domain-mu, mereka akan membusuk dari dalam."

​Marvin segera memakai cincin itu di jari telunjuknya. Aura ungu di tangannya seketika berubah menjadi lebih pekat, menyatu dengan esensi kematian dari cincin tersebut. "Terima kasih, Kak. Ini akan melipatgandakan daya hancurku di medan perang."

​Kini, tersisa bola cahaya ketiga—bola terbesar yang melayang tepat di tengah kawah sisa kematian Voraz. Bola itu tidak memancarkan warna-warni elemen, melainkan berwujud seperti miniatur lubang hitam yang menyedot partikel debu di sekitarnya. Andre menyentuhnya, dan sebuah kristal berbentuk prisma segienam jatuh ke telapak tangannya. Kristal itu tidak memiliki bobot, seolah ia terbuat dari ruang hampa.

​[Item: Spatial Anchor of the Void (Mythic Material)]

[Deskripsi: Benda langka yang jatuh dari monster penjaga dimensi. Kristal ini dapat digunakan untuk mengikat koordinat spasial di dunia nyata, menciptakan sebuah 'Dimensi Saku' permanen yang kebal terhadap pembacaan radar Asosiasi maupun sihir pengintaian dewa. Kapasitas area dimensi bergantung pada pasokan mana saat aktivasi.]

​Andre menatap kristal prisma itu cukup lama. Mata hitam pekatnya tidak berkedip, membiarkan pantulan kristal itu menari di dalam pupilnya. Di masa lalunya, benda seperti ini adalah incaran para raja dan kaisar untuk membangun benteng yang tak bisa ditembus.

​"Bastian, Marvin. Kemarilah," panggil Andre tanpa menoleh, suaranya sangat berat dan serius.

​Kedua pemuda itu mendekat, merasakan perubahan tajam pada aura Andre. Sang mantan Kaisar Kilat menggenggam kristal itu erat-erat.

​"Beberapa waktu yang lalu, aku mengatakan bahwa Rishing Guild tidak membutuhkan pion. Aku berkata bahwa kita hanya butuh kita bertiga untuk meruntuhkan Eden dan menguasai kota ini dari dalam bayangan," ucap Andre perlahan. Ia menoleh, menatap kedua rekannya. "Aku salah."

​Bastian mengerutkan kening, tampak terkejut. "Salah? Andre, kita baru saja membantai lima ribu Inkuisitor dan memenggal kepala Pahlawan Peringkat Tujuh. Kita berdua telah menyentuh level elit, dan kau... kau adalah monster yang tidak memiliki batas. Kita tidak terkalahkan."

​"Kita memang tidak terkalahkan secara individu," potong Andre tajam. "Tapi dunia ini tidak dimenangkan dalam duel satu lawan satu. Saat aku membantai armada udara Eden pagi tadi, aku menyadari sesuatu. Aku bisa menepis ribuan sihir pemusnah, aku bisa memotong kapal perang mereka menjadi dua... tapi aku tidak bisa membelah diriku menjadi sepuluh ribu bayangan untuk melindungi setiap inci wilayah yang kita klaim."

​Andre melangkah maju, sorot matanya dipenuhi oleh beban dari kehidupan masa lalunya. "Di kehidupan lamaku, aku bertarung sendirian atau hanya dengan segelintir pasukan elit. Aku pikir kekuatanku sendiri sudah cukup untuk menahan langit yang runtuh. Namun pada akhirnya, aku dikepung. Sementara aku ditahan oleh para Pilar Iblis, teman-temanku dibantai karena jumlah mereka terlalu sedikit, dan tidak ada bala bantuan yang datang karena aku tidak membangun sebuah pasukan yang setia kepadaku, melainkan setia pada Asosiasi."

​Pemuda itu mengangkat kristal spasial di tangannya tinggi-tinggi. "Arthur memiliki jutaan pasukan fanatik di Eden. Calamity memiliki lautan monster. Iblis memiliki legiun tanpa akhir. Satu pedang mungkin bisa memenggal kepala seorang raja, tetapi kita membutuhkan sebuah pasukan untuk membumihanguskan kerajaannya. Rishing Guild akan berekspansi. Kita akan membangun kekaisaran bayangan kita sendiri."

​Mata Marvin berbinar penuh kagum, sementara senyum lebar perlahan merekah di wajah Bastian. Sang pewaris Valerius itu meninju telapak tangannya sendiri dengan semangat yang meledak-ledak.

​"Akhirnya kau bicara bahasa yang kumengerti, Bos!" tawa Bastian menggema di dalam gua. "Uang bukan masalah. Kita baru saja merampok seluruh elit Sektor 4. Jika kau ingin membangun pangkalan militer atau merekrut ribuan prajurit bayaran, aku bisa membelinya besok pagi!"

​"Kita tidak akan menyewa prajurit bayaran," balas Andre dingin. "Prajurit bayaran bertarung demi emas. Mereka akan lari saat musuh menawarnya lebih tinggi. Kita akan mencari orang-orang yang bertarung karena keputusasaan. Orang-orang yang lapar."

​"Lalu, di mana kita akan membangun markas ini?" tanya Marvin, melihat ke arah kristal di tangan kakaknya. "Apakah kita akan menggunakannya di penthouse Valerius di Sektor 1?"

​Andre menggeleng. "Sektor 1 terlalu mencolok, dan itu adalah wilayah kekuasaan politik konglomerat. Jika kita membangun markas di sana, kita akan terjebak dalam perang diplomasi yang membosankan. Kita butuh wilayah di mana hukum Asosiasi tidak memiliki taring. Sebuah tempat yang dilupakan oleh cahaya."

​"Sektor 7," desis Bastian menyadari arah pemikiran Andre. "Distrik kumuh tempat kau dan Marvin dulu tinggal. Wilayah industri buangan yang penuh dengan pabrik beracun dan kriminal kelas bawah."

​"Tepat," Andre tersenyum, sebuah senyuman predator yang sangat mematikan. "Gunakan dana rampasan lelang kita malam ini untuk membeli seluruh distrik industri yang terbengkalai di Sektor 7 melalui firma hukum keluargamu, Bastian. Beli atas nama perusahaan cangkang. Setelah area itu menjadi milik kita secara hukum, aku akan menanam Spatial Anchor of the Void ini di jantung distrik tersebut."

​"Membangun istana kemegahan di atas tumpukan sampah masyarakat," Bastian bersiul panjang. "Sangat puitis, dan sangat strategis. Tidak ada Inkuisitor Eden yang mau menjejakkan kaki suci mereka di Sektor 7. Lalu, bagaimana dengan rekrutmennya?"

​"Aku tidak ingin bangsawan manja atau lulusan akademi Asosiasi yang arogan," instruksi Andre dengan nada mutlak, berjalan memimpin mereka keluar dari ruang bos Nightmare Dungeon tersebut. "Kirimkan undangan rahasia ke pasar bawah tanah, distrik buangan, dan penjara-penjara Sektor Pinggiran. Cari para anomali. Cari para First Job dan Second Job yang diremehkan karena kelas mereka dianggap cacat oleh Sistem. Cari para Berserker yang haus darah namun tidak punya tuan, dan para Assassin yang dibuang karena menolak mematuhi aturan Asosiasi."

​Andre berhenti sejenak di ambang portal dimensi yang akan membawa mereka kembali ke dunia nyata. Cahaya ungu dari portal itu menyinari wajahnya yang tegas.

​"Beri tahu mereka bahwa Rishing Guild sedang membuka pintunya," ucap sang Kaisar Kilat, matanya memancarkan petir hitam yang berdesir pelan. "Janjikan kepada mereka satu hal: jika mereka bersumpah setia pada bayangan, aku akan memberi mereka kekuatan untuk menginjak-injak setiap pahlawan suci, jenderal iblis, dan petinggi Asosiasi yang pernah merendahkan mereka. Kita akan mengumpulkan orang-orang buangan, dan kita akan membentuknya menjadi legiun kematian terkuat yang pernah disaksikan oleh planet ini."

​Malam itu, di dasar jurang Sektor 5, keputusan yang akan mengubah keseimbangan umat manusia telah disahkan. Rishing Guild bukan lagi sekadar kelompok kecil beranggotakan tiga orang anomali. Mereka kini adalah sebuah ideologi, sebuah revolusi yang akan merayap dari distrik paling kumuh di Sektor 7, menyebar seperti wabah yang tak terhentikan menuju jantung Eden. Dan dunia hanya memiliki sedikit waktu tersisa sebelum mereka menyadari bahwa pasukan bayangan telah bangkit.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!