NovelToon NovelToon
Jadi Ibu Pengganti Demi Anak-anakku

Jadi Ibu Pengganti Demi Anak-anakku

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu Pengganti / Suami Tak Berguna / Selingkuh
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Quoari

Hanis memiliki empat orang anak Yang masih kecil, namun suaminya sedang menganggur. Demi anak anaknya bisa makan dan bersekolah maka Hanis rela menjadi ibu pengganti. Ia menyewakan rahimnya pada Sean, seorang pria kaya yang istrinya divonis mandul. Namun, keajaiban terjadi, saat Hanis sudah positif mengandung anak Sean, sang istri sah juga dinyatakan hamil

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Quoari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kue Kering

Hari demi hari berlalu. Hubungan Sean dan Jinny perlahan membaik. Keduanya tidak tampak mesra, namun juga tidak lagi bertengkar. Hanya melihat dari jauh tanpa berkomentar apa-apa, hanya berbicara seperlunya saja.

Waktu itu akhirnya tiba, waktu dimana Hanis semestinya sudah mendapatkan tamu bulanannya. Namun empat hari terlewat, belum juga ada tanda-tanda. Sepertinya percobaan mereka langsung berhasil di bulan pertama.

Tahu harus memberitahukannya, Hanis memilih untuk berbicara pada Jinny. Tak mau mengundang kecemburuan dan menjadi penyebab pasangan suami istri itu bertengkar lagi.

Setelah makan siang, Hanis bertekad menemui Jinny yang tengah duduk di kursi kayu halaman belakang rumah. Ia menikmati kue kering dalam toples kacanya, camilan yang sepertinya disukai Jinny belakangan ini.

“Permisi,” bisik Hanis pelan. 

Jinny menoleh. Tangannya berhenti berhenti di udara, tidak jadi masuk ke dalam toples untuk mengambil satu lagi.

“Mau?” tawar Jinny sembari melirik toples di pangkuannya.

Hanis buru-buru menggeleng, bukan itu maksudnya. “Nggak, bukan itu.”

“Lalu? Ada masalah? Apa suamimu minta uang lagi? Kemarin aku sudah kirim lima ratus ribu untuk kebutuhan makan anak-anak.”

“Terima kasih…” Hanis menunduk, merasa tak enak karena suaminya terus-terusan minta uang. “Ini, saya mau menginfokan saja… saya sudah terlambat haid, empat hari.”

Ada kebahagiaan dan kelegaan di mata Jinny saat mendengarnya. “Wah… Cepat juga… Besok ke rumah sakit ya? Kebetulan aku sama Sean besok juga nggak ada acara, kita bisa kesana bareng.”

Hanis mengangguk. “Baik…”

“Kamu istirahat aja, jangan kecapekan. Kasihan bayi kamu nanti.”

***

“Jin, kamu kok akhir-akhir ini malah enggak mau makan daging? Tiap hari nyemil kue kering terus. Makan cuma nasi pakai sayur sedikit,” tegur Sean saat mereka makan malam bersama dan pria itu mendapati istrinya hanya menyendok sangat sedikit nasi dan beberapa lembar sayur, meninggalkan daging tak tersentuh sama sekali olehnya di piring lauk.

“Iya, dagingnya biar buat Hanis aja yang lagi hamil,” jawab Jinny beralasan. 

Entah mengapa, belakangan ini memang Jinny jadi suka sekali dengan kue kering dan jadi anti dengan daging. Aroma daging yang tercium dari jarak dekat saja sudah membuatnya mual.

“Dagingnya banyak sekali kok, saya sudah ambil banyak juga,” tutur Hanis tak enak hati.

“Nggak apa-apa, kamu lagi aja atau kamu aja, Sean, ayahnya juga butuh nutrisi.”

Sean terkekeh. “Ayahnya cuma perlu nutrisi bikinnya aja kalau sudah ada bayinya, ya nggak perlu lagi.”

Jinny tetap tidak menyentuh daging sama sekali. Ia justru cepat-cepat melahap nasi dan sayurnya, kemudian beralih nyemil kue keringnya lagi.

“Kamu besok ikut ke rumah sakit?” tanya Sean, melirik Jinny yang tengah sibuk mengunyah.

“Ikut. Aku juga mau periksa.”

“Kenapa?”

“Ada kendala sedikit, karena aku di Singapore sebulan, jadi berhenti minum obat, dan sekarang haid berantakan.”

“Ooh… Ya udah, atur aja.” Sean meletakkan sendok dan garpunya menyilang di atas piring yang telah kosong. “Aku berangkat dulu.”

Sean mencium pipi Jinny sekilas lalu berbalik dan meninggalkan ruang makan, menyisakan Hanis dan Jinny disana.

“Aku ada pilates setelah ini. Kamu bebas mau ngapain,” ucap Jinny sembari bangkit berdiri.

Toples kaca berisi kue kering tak lupa dibawanya naik ke kamar. Entah mengapa, Jinny belakangan sangat terobsesi dengan kue kering.

“Baik, saya mau ke kamar juga,” ucap Hanis, ikut bangkit dan naik ke lantai dua.

...****************...

1
falea sezi
sean ini bodoh mau ma jiny bekas gt🤣 mending bantuin haniscerai dr suami nya 🤣 trs elu ama hanis aja
Quoari: Eh nanti gelut dong sama Reno 😭
total 1 replies
falea sezi
egois ini sean🤣 dan lu masih mau ma istri yg bekas di obok2 mantan pcrnya menjijikkan
falea sezi
🤣goblok istri bekas aja mau
Quoari: Terlalu baik sih 🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!