NovelToon NovelToon
Super Dokter: Warisan Ilmu Medis

Super Dokter: Warisan Ilmu Medis

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Anak Genius / Mengubah Takdir
Popularitas:6.7k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Berawal dari niat Baik yang berujung pada jatuhnya ia dari lantai dua puluh Gedung Dingfeng.

Jiang Chen, seorang pemuda yang putus asa mencari pekerjaan, secara tidak sengaja mewarisi jutaan pengetahuan rahasia medis dan kekuatan kuno.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19

Lorong kos-kosan kumuh itu tiba-tiba menjadi sangat sunyi dan mencekam.

Dua pengawal raksasa yang dibanggakan Lin Feng masih meringkuk di lantai sambil merintih kesakitan menahan lengan mereka yang lumpuh.

Jiang Chen melangkah santai mendekati Lin Feng yang wajahnya sudah memucat seperti mayat hidup.

"Jadi, bagaimana dengan taruhan satu juta Yuanku, Tuan Muda Lin?" tagih Jiang Chen sambil menengadahkan telapak tangannya.

"Kau pikir kau bisa lari begitu saja setelah menghina kejeniusanku di rumahku sendiri?"

Lin Feng melangkah mundur dengan gemetar hingga punggungnya menabrak dinding kayu yang rapuh.

"Ja-jangan mendekat! Kalau kau berani menyentuhku, keluarga Lin akan meratakan tempat kumuh ini!" ancam Lin Feng terbata-bata.

Jiang Chen memutar bola matanya dan perlahan mengangkat tangannya ke udara.

Dia sudah bersiap menekan titik meridian bisu di leher pria sombong itu agar telinganya tenang dari teriakan cengeng tersebut.

Namun sebelum jari Jiang Chen sempat menyentuh leher Lin Feng, sebuah aroma parfum mawar yang sangat elegan menyerbak di udara.

Srak.

Sebuah tangan yang sangat lembut dan wangi tiba-tiba melingkar erat di lengan kanan Jiang Chen.

Jiang Chen menoleh dengan kaget dan mendapati Su Yuhan sudah berdiri menempel di sampingnya.

Wajah dingin direktur wanita itu lenyap tak berbekas, digantikan oleh senyuman manis yang bisa meluluhkan hati pria mana pun di dunia.

"Cukup, sayang, jangan kotori tanganmu demi sampah seperti dia," ucap Su Yuhan dengan nada yang sangat manja.

Mata Jiang Chen langsung terbelalak selebar piring terbang mendengar panggilan itu.

'Sayang?! Sejak kapan wanita es ini memanggilku sayang?!' teriak batin Jiang Chen kebingungan tingkat dewa.

Lin Feng yang melihat pemandangan intim di depannya langsung mematung seolah baru saja disambar petir di siang bolong.

"Yuhan! Apa-apaan ini?! Kenapa kau memeluk lengan gembel ini?!" teriak Lin Feng dengan wajah memerah karena cemburu buta.

Su Yuhan menyandarkan kepalanya dengan manja di bahu Jiang Chen yang masih kaku seperti batu bata.

"Jaga mulutmu, Lin Feng. Pria yang kau sebut gembel ini adalah suamiku yang sah," balas Su Yuhan dengan suara dingin yang dikhususkan untuk Lin Feng.

"Suamiku sangat hebat, dia tidak hanya menyelamatkan nyawaku, tapi dia juga pria yang paling aku cintai di dunia ini."

Bum.

Kata-kata itu meledak bagaikan bom nuklir di lorong kos-kosan yang sempit tersebut.

Bibi Wang dan para tetangga yang mengintip dari celah pintu langsung menutup mulut mereka menahan jeritan kaget yang luar biasa.

Jiang Chen menelan ludahnya dengan susah payah, merasa seluruh bulu kuduknya berdiri karena merinding.

'Wanita ini benar-benar gila! Kapan aku menikahinya?!' rutuk Jiang Chen dalam hati sambil memutar bola matanya.

Namun Jiang Chen sama sekali tidak melepaskan rangkulan Su Yuhan di lengannya.

Insting bertahannya mengatakan ada peluang bayaran yang sangat besar di balik sandiwara wanita kaya ini.

"Suami?! Yuhan, kau pasti berbohong! Kakekmu sudah setuju untuk menjodohkan kita bulan depan!" raung Lin Feng tidak terima kenyataan pahit itu.

"Itu hanya janji sepihak dari kakekku, aku tidak pernah setuju untuk menikah dengan pria berpenyakit ginjal sepertimu," bantah Su Yuhan telak tanpa belas kasihan.

Wanita itu semakin mengeratkan pelukannya di lengan Jiang Chen untuk memperkuat kebohongannya.

"Sekarang menyingkirlah dari pandanganku, atau suamiku akan benar-benar membuat sisa tubuhmu lumpuh selamanya."

Lin Feng menggertakkan giginya hingga terdengar suara gemeretak yang sangat keras menahan amarah.

Harga dirinya sebagai pewaris keluarga konglomerat dihancurkan habis-habisan di tempat paling kumuh di kota ini.

"Baik! Kalau itu maumu, Yuhan! Jangan salahkan aku kalau keluarga Su hancur karena menolak investasi dari keluarga Lin!" ancam Lin Feng putus asa.

Pria berbaju putih itu kemudian menunjuk wajah Jiang Chen dengan jari telunjuknya yang bergetar hebat.

"Dan kau, gembel! Nikmatilah sisa hidupmu, karena aku akan memastikan kau mati membusuk di selokan malam ini juga!"

Setelah melontarkan ancaman murahan ala penjahat kelas teri itu, Lin Feng berbalik dan berlari menuruni tangga dengan sangat tergesa-gesa.

Kedua pengawalnya yang masih kesakitan terpaksa merangkak bangun dan tertatih-tatih menyusul majikan mereka yang sudah kabur lebih dulu.

Suasana lorong kos yang tadinya riuh kembali menjadi sunyi senyap, hanya menyisakan suara embusan napas panjang dari Su Yuhan.

Wanita itu langsung melepaskan rangkulannya dari lengan Jiang Chen dan mundur satu langkah menjauh.

Wajah manjanya lenyap seketika, kembali menjadi direktur utama yang dingin, tegas, dan sama sekali tak tersentuh.

"Sandiwara yang luar biasa bagus, Nona Direktur," puji Jiang Chen sambil bertepuk tangan pelan dengan nada mengejek.

"Tapi meminjam tubuh dan reputasiku yang bersih untuk mengusir anjing peliharaanmu itu tentu saja tidak gratis."

1
watno antonio
lanjut thorrrrr ceritanya rame.up yang banyak thor
Abady Ehm
cerita sampah juga nih,.....
ARay
ini cowok mulutnya lemez banget, pake rok aja sekalian
syarif ibrahim
orang lugu cuman ada di komik dan novel saja🤭😄tidak ada di dunia ini🤭😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!