NovelToon NovelToon
Sistem Kebohongan Menjadi Kenyataan

Sistem Kebohongan Menjadi Kenyataan

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Dikelilingi wanita cantik / Mengubah Takdir
Popularitas:6.8k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Rizal, seorang pemuda yatim piatu yang baru saja dipecat dari pekerjaannya dan ditipu habis-habisan oleh mantan kekasihnya, mendapati hidupnya hancur berantakan di sebuah taman kota Jakarta. Namun, takdirnya berbalik seratus delapan puluh derajat ketika sebuah [Sistem Kebohongan menjadi Kenyataan] tiba-tiba masuk ke dalam kepalanya. Sistem ajaib ini mengubah setiap cacian, kebohongan, dan modus penipuan yang diarahkan padanya menjadi kenyataan yang sesungguhnya. Berawal dari pesan penipuan undian palsu, Rizal mendadak menjadi miliarder yang membuat semua orang yang pernah merendahkannya menyesal, sekaligus menarik perhatian banyak wanita cantik yang terpikat oleh kesuksesan dan pesonanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28

"Apa kau bilang?! Palsu?! Jaga mulut kotor mu itu dasar gembel!"

Michael berteriak tidak terima harga dirinya dan keahlian keluarganya diinjak-injak.

"Cawan ini sudah disertifikasi oleh ahli sejarah dan kurator terbaik di seluruh daratan Eropa!"

"Kalau begitu, ahli terbaik di Eropa rupanya juga buta dan perlu belajar sejarah lagi kepadaku."

Rizal melangkah maju satu langkah dan menunjuk ke arah pola naga yang melingkar di cawan tersebut.

"Cawan Dinasti Ming asli menggunakan teknik glasir kobalt khusus yang dibakar pada suhu ekstrem seribu tiga ratus derajat celcius."

Rizal menjelaskan dengan gaya dan artikulasi yang sangat fasih layaknya seorang profesor sejarah dari universitas ternama.

"Teknik itu akan menghasilkan warna biru safir yang mengendap dalam dan menyatu dengan pori-pori porselen."

Rizal menunjuk warna biru di cawan milik Michael dengan jari telunjuknya.

"Tapi coba kalian lihat warna biru di cawan mahal itu, warnanya mengambang di permukaan dan terlihat terlalu terang."

"Itu adalah cat pewarna sintetis modern murahan yang baru ditemukan oleh pabrik pada tahun sembilan belas lima puluhan."

Para tamu undangan yang mengerti seluk beluk barang antik langsung memicingkan mata mereka untuk melihat lebih dekat.

Beberapa kolektor tua yang awalnya mendukung Michael mulai berbisik dan mengangguk setuju dengan penjelasan teknis Rizal yang sangat masuk akal itu.

"Omong kosong! Kau cuma mengarang cerita karangan untuk menjatuhkan harga diriku kan?!"

Michael berteriak semakin panik karena dia mulai menyadari tatapan curiga dari orang-orang elit di sekitarnya.

Apalagi Broto Sanjaya mulai menatapnya dengan pandangan mempertanyakan.

"Kalau kau masih tidak percaya pada matamu sendiri, balikkan saja cawan itu dan lihat cap stempel kekaisarannya di bagian bawah."

Rizal menyilangkan tangannya di dada dengan postur tubuh yang sangat elegan.

"Pembuat mangkuk palsumu itu rupanya punya selera humor yang sangat bagus untuk mengejek orang kaya yang bodoh sepertimu."

Dengan tangan yang mulai gemetar hebat, Michael membalikkan cawan berharga dua ratus miliar itu ke arah wajahnya.

Dia menatap bagian dasar cawan tempat di mana stempel merah kaisar seharusnya berada.

Namun stempel itu tidak ada di sana.

Sebagai gantinya, terdapat sebuah tulisan kecil berwarna hitam yang dicetak rapi menggunakan mesin pabrik modern.

Tulisannya menggunakan bahasa Inggris yang sangat jelas.

Made in China - Microwave Safe.

Bruk. Pffft.

Beberapa tamu undangan wanita langsung tidak bisa menahan tawa mereka hingga harus menutupi mulut dengan sapu tangan mahal.

Para kolektor tua langsung menggelengkan kepala mereka dengan raut wajah sangat kecewa dan meremehkan.

Wajah Michael berubah menjadi seputih mayat dan kedua bola matanya hampir melompat keluar melihat tulisan konyol tersebut.

"T-tidak mungkin... ini tidak mungkin terjadi!"

Michael berteriak histeris merasa dirinya sedang berhalusinasi atau terkena ilmu sihir.

"Saat di ruang lelang kemarin tulisannya adalah stempel asli! Aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri!"

Prang!

Karena saking paniknya dan tangannya yang terlalu licin oleh keringat dingin, cawan palsu itu terlepas dari genggaman Michael.

Cawan itu jatuh menghantam lantai marmer dan hancur berkeping-keping menjadi pecahan keramik murahan.

Tawa dari beberapa tamu undangan semakin keras melihat pemandangan memalukan dari pewaris kerajaan bisnis barang antik tersebut.

Broto Sanjaya yang berniat menggunakan Michael untuk mempermalukan Rizal kini justru melihat rencananya hancur menjadi bahan lelucon massal.

Wajah Broto terlihat sangat menahan malu karena dialah yang mengundang Rizal ke sini.

Rizal menatap Michael yang kini sedang berlutut memunguti pecahan mangkuk palsunya dengan tatapan sangat dingin.

"Kau benar Michael, di dunia elit kaum old money ini, uang saja memang tidak cukup."

Rizal menundukkan wajahnya sedikit untuk menatap mata Michael yang sudah berkaca-kaca menahan tangis kehancuran harga diri.

"Kau juga butuh otak agar tidak memamerkan barang rongsokan murahan di depan orang yang lebih pintar darimu."

Jleb.

Kata-kata Rizal meluncur dengan tenang namun menjadi eksekusi terakhir yang menghancurkan seluruh sisa harga diri Michael Kusuma malam itu.

Clara Wijaya yang berdiri di belakang Rizal menatap punggung tegap pemuda itu dengan perasaan kagum yang membuncah hingga ke ubun-ubun.

Rizal tidak pernah menggunakan kekerasan jika tidak diserang secara fisik, namun kata-katanya selalu berhasil menguliti musuhnya hidup-hidup.

Namun, pertunjukan malam ini tentu saja belum selesai.

Masih ada puluhan serigala tua arogan di dalam ruangan ini yang harus diajarkan bagaimana cara bersikap di hadapan sang naga.

Rizal melangkah melewati Michael yang masih bersimpuh di lantai dan menatap lurus ke arah Broto Sanjaya.

Adu kesombongan di Malam Emas ini baru saja menyelesaikan babak pemanasannya.

1
kinataa⁸
5m nya ksh aku juga/Smile//Smile/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!