NovelToon NovelToon
CERMIN (Sesuatu Yang Datang Dari Dalam Cermin)

CERMIN (Sesuatu Yang Datang Dari Dalam Cermin)

Status: sedang berlangsung
Genre:Kutukan / Misteri / Horor
Popularitas:9.5k
Nilai: 5
Nama Author: Stanalise

Dua puluh tahun lalu sebuah praktek satanisme gagal. Ijah diringkus lalu dibakar hidup-hidup oleh masa sebab dianggap petaka.

Lima orang dipanggil kembali oleh satu sosok yang datang di dalam cermin. Mereka diberitahu untuk menuju ke salah satu tempat yang sempat mereka tinggali dahulu.

Tempat itu sudah lama ditutup. Huruf arab ditempelkan dibanyak pohon hutan sebelum menuju bangunan itu.

Huruf arab itu konon katanya adalah sebuah ayat sebagai penghalang apa yang ada dibangunan itu supaya tidak keluar dari dalam sana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Stanalise, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 028 : Temukan Mereka, Farah!

Sungguh beruntungnya Farah sekarang, bertemu dengan Rachel di sini. Meskipun, sejujurnya, Farah masih bersikap waspada pada Rachel. Tetapi, mau tidak mau, dia pun memilih mengikuti Rachel.

Sekarang, Farah berjalan bersamanya. Mengikuti Rachel yang berdiri di depannya. Serta Thoriq yang berada di belakang Farah, atas perintah Rachel agar Farah merasa aman. Mereka berjalan menyusuri belantara sunyi ini.

"Maaf," sela Farah memecah kesunyian. Sambil masih berjalan, Rachel hanya menanggapi itu dengan sebuah deheman.

"Hmmm?" Rachel, dia tidak menoleh, dia hanya fokus ke depan. Farah memperhatikan Rachel. Dalam hati dia berkata, 'Acuh sekali orang ini!'.

Tapi sungguh, bukan Rachel namanya jika dia tidak bisa mendengar itu. Lagi pula, dirinya di sini juga dalam posisi hidup dan mati. Rachel mendengar umpatan hati Farah padanya. Begitu pun dengan Thoriq. Mereka berdua hanya terkekeh pelan.

"Maaf, kenapa kalian tertawa?" tanya Farah pada mereka berdua. Sejenak, Rachel tidak menanggapinya. Hingga, setelah beberapa menit berlalu, dia pun berkata,

"Apa yang kamu cari di sini, Farah?" tanya Rachel, dia berhenti sekarang tepat di hadapan pohon bambu yang kini berdiri kokoh di hadapan mereka.

Farah yang juga berhenti pun memperhatikan pohon bambu itu. Lagi-lagi, rentetan pertanyaan kembali berkecamuk di dalam kepalanya. Farah menaikkan salah satunya alisnya sekarang.

'Kenapa kita berhenti di depan pohon bambu?' pikirnya sekarang.

Rachel yang mendengar jeritan hati itu pun berbalik. Dia menatap Farah sekarang. Wajahnya yang putih pucat itu tersenyum ke arah Farah.

 Ketika tatapannya dan Farah saling bertemu. Maka Rachel pun mengulurkan tangannya ke arah Farah.

Seakan isyarat ajakan bagi Farah untuk ikut bersamanya. Farah awalnya ragu. Tetapi, dia tidak bisa seperti ini. Farah menggapai tangan Rachel. Ketika tangan mereka saling menyatu.

 Rachel segera menariknya masuk ke dalam pepohonan bambu itu. Di mana itu akan sangat mustahil bukan? Tetapi, apalah kemustahilan itu jika di alam ini, hal-hal di luar logika justru bersifat lumrah.

"Selamat datang, Farah!" sambut Rachel, ketika membawa Farah masuk ke dalam pepohonan bambu. Sungguh di sana, Farah dibuat terbelalak sekarang.

Bagaimana tidak?

Dia diperlihatkan oleh betapa ramainya ruangan yang ada di balik bambu itu. Seperti sedang dalam film Harry Potter dia sekarang rasanya.

"Ini tempat apa?" tanya Farah bingung. Rachel sejenak menoleh ke depan sana.

Di mana di sana, ada tumpukan batu yang menjulang tinggi. Di atas sana, berdiri satu singgasana. Seorang Ratu Cantik, duduk di sana dengan mahkota di kepalanya.

"Sopo iku nduk?" tanya seseorang yang duduk di singgasana itu pada Rachel di sana.

(Siapa itu, nak?)

Mendengar suara beliau, Rachel segera bersimpuh. Dia memberi hormat pada wanita itu. Farah memperhatikan itu, dia menoleh ke belakang. Dia juga terkejut mendapati Thoriq yang juga bersimpuh memberi hormat. Farah, memilih mengikutinya.

"Saya menemukan dia tadi, Nyai! Dia bukan orang mati. Sepertinya, ada sesuatu yang menjebak dia datang ke mari!" jelas Rachel pada sosok yang dipanggilnya Nyai Ratu.

Nyai Ratu pun tersenyum mendengar itu. Rachel adalah keturunan darah biru kerajaan Jawa. Dia keturunan Majapahit. Rachel berhati murni, hingga Nyai Ratu sendirilah yang memilihnya sebagai penerus.

Gautama, adalah nama belakang Rachel. Nama itu melegenda. Bahkan setelah Rachel pergi. Di dunia manusia sana. Namanya masih sangat dikenal. Mengingat Simbahnya, juga Abahnya juga adalah cenayang aliran putih yang baik.

"Mau kamu apakan dia, nduk?" kali ini giliran seorang pria tua dengan pakaian serba putihnya yang bertanya. Dia adalah, Simbah Gautama.

Rachel berdiri mendengar itu, diikuti dengan Thoriq dan Farah. Dia lalu tersenyum dan berkata,

"Jiwa yang hidup harus dikembalikan! Bukan tempatnya di sini. Jika dia kemari disesatkan, jika Tuhan sendiri yang mempertemukan kami. Maka aku harus nolong dia!" kata Rachel menjelaskan maksudnya.

Lagi-lagi jiwa simpatinya yang tinggi itu membuat mereka para leluhur takjub. Rachel menoleh ke arah Farah sekarang.

Dia tahu, waktunya tidak banyak. Dia bahkan di alam ini harus sering-sering kabur dan kabur demi menyelamatkan jiwanya sendiri beserta para perewangannya.

"Katakan Farah!" kata Rachel padanya. Farah menganggukkan kepalanya. Dia pun mulai menceritakannya pada Rachel di sini.

Mulai dari mimpi yang datang padanya selalu sama. Sosok wanita di dalam cermin. Sosok mengerikan berkulit hitam.

Tentang teman-temannya, yang baru sekarang Farah tahu dari sosok anak kecil itu, jika mereka berlima adalah saudara.

Lalu, sosok penari bertaring, serta anak perempuan yang wajahnya sama sepertinya. Dia juga mengatakan perihal segenap informasi, perihal tanggal, serta jam yang pernah diberitahu oleh Haikal pada mereka.

"Apa kamu tahu nama wanita itu?" tanya Rachel pada Farah.

Farah menganggukkan kepalanya. Ya, dia baru saja diberitahu beberapa waktu lalu.

"Ijah namanya!" jawab Farah. Rachel menganggukkan kepalanya. Dia berpikir sejenak. Ini teka-teki. Rumit sepertinya.

Berita yang Farah bawa rasanya kurang. Rachel masih belum bisa menyimpulkan apa-apa. Sehingga dia berpikir untuk menemukan lima orang teman Farah.

Tetapi sebelum Rachel menanggapi cerita Farah, sebelum dia akan memberinya usul. Rachel tidak sengaja melihat ke arah jari manis Farah.

Di mana di sana tersemat satu cincin dari kayu kokka. Rachel mengernyitkan dahinya. Dia juga melihat ada bekas keloid di kulit Farah.

Anehnya, itu membentuk aksara Jawa. Rachel yang penasaran sontak langsung bermimik serius. Dia menyentuh aksara itu. Dan di sana, dia terkejut. Bagaimana tidak? Di dalam aksara timbul itu, terdapat mantra yang dia rasakan.

Di dalam sana terdapat kekuatan dari Sang Khyang. Pengguna mantra ini, hanya bisa dilakukan oleh orang-orang berhati bersih. Rachel tersenyum tipis.

Dia menundukkan kepalanya lalu menggeleng pelan. Jika Rachel merasakannya, maka seluruh leluhur jelas juga merasakan itu. Mereka semua di sana juga tersenyum sekarang.

"Farah!" panggil Rachel kini padanya. Farah hanya memperhatikannya. Sementara Thoriq, dia menatap Rachel dengan pandangan bingung.

"Ibumu yang mati itu!" kata Rachel, dia yang tadinya menunduk. Kini mulai mendongak, menatap tepat ke arah Farah.

"Dia orang baik!" tambah Rachel.

Lagi-lagi kata-kata itu. Farah muak rasanya. Dia ingin segera selesai dan pergi dari sini.

"Rachel, aku mau pulang! Kalau memang beliau ingin ditemui. Kenapa harus mempersulit semuanya?" tanya Farah padanya.

Rachel terkekeh mendengar itu. Dia ingat, Farah pasti bukanlah seorang cenayang sama sepertinya. Sehingga memahami hal ghaib itu tidak mudah baginya. Rachel memilih mendekatinya.

Dia menyentuh bahu Farah. Sedang tangan kanannya, dia gunakan memegangi pergelangan tangan Farah yang jarinya kini tersemat cincin kayu kokka.

"Jika seseorang sampai menggunakan ilmu tertingginya. Maka yakinlah, pada saat itu, sesuatu yang jahat sedang mengancamnya. Jika Tuhan sudah memberikan karmanya, maka yakinlah, orang yang diberi karma itu, akan membusuk selamanya di alam sebelah. Sementara orang yang sudah mati, tidak bisa menyampaikan apa-apa pada yang hidup kecuali melalui perantara. Mimpimu, kamu tidak memahaminya. Kamu ditarik kemari, pasti untuk satu alasan. Mungkin ibumu itu mau kalian menguburnya!" jelas Rachel, dia berbisik tepat di telinga Farah sekarang.

Farah mendengarkannya dengan seksama. Dia hanya diam. Masih belum ada jawaban. Rachel ingat pada tanggal serta jam yang Farah sebutkan itu. Dia lalu berkata,

"Tanggal di mana yang kamu sebut itu. Itu adalah malam satu suro. Di tanggal itu, bukankah tadi kamu mengatakan bahwa, mereka semua akan mati?" tanya Rachel pada Farah.

Rachel kembali memutar otaknya. Dia terus menguras segala ilmu pengetahuan ghaib yang dia tahu. Hingga dia menarik satu kesimpulan.

"Malam itu akan terjadi sebentar lagi. Putaran waktu antara alam ini dan alam sana berbeda. Dan malam itu, akan terjadi beberapa jam lagi. Pada malam itu, aku menarik kesimpulan. Entah kalian yang akan kembali menjadi korban, ataukah mereka yang akan binasa sesuai dengan perkataan ibumu. Segalanya sekarang ada di tanganmu dan saudaramu. Sebelum malam itu tiba, kalian harus segera kembali. Kalian harus segera pergi dari sini. Bawa dan temukan jasad ibumu! Karena gerbang Sukma, akan terbuka lebar pada malam itu!" jelas Rachel.

Setelah mengatakan itu, dan Farah masih tetap diam. Tanpa sepengetahuan Farah, Rachel mengusap lembut cincin kayu kokka miliknya Farah.

Pada saat itu, dia sedang menyematkan sebuah perlindungan untuk Farah. Sebab Rachel tahu, jika dia tidak selalu bisa membantu Farah. Karena dirinya di sini juga terjebak. Setelah melakukan itu, Rachel pun mundur perlahan dia masih tersenyum. Dia kembali berpesan pada Farah.

"Mulai dari sini, berjalan lurus ke depan. Jika kamu bertemu monyet putih, maka ikuti dia. Larilah jika kamu mendengarkan hentakkan kaki yang cukup besar. Karena orang jahat yang membuat ibumu mati itu, dia bersekutu dengan iblis. Dan di sini, adalah tempat di mana kekuatan iblis menjadi sangat besar. Jika kamu sampai di tempat itu, dan berhasil menemukan ibumu. Kamu akan menemuinya dalam wujud dia ketika masih hidup!" kata Rachel.

Farah memperhatikan Rachel yang berjalan mundur itu sambil tersenyum. Sekarang, dia rasanya tidak bisa bergerak. Dia seperti sedang terhipnotis, seperti, dia hanya diijinkan melihat Rachel saja sekarang.

Hingga, ketika cahaya-cahaya putih mulai memburamkan kedua matanya. Selang beberapa detik, Farah kembali diperlihatkan pada belantara sunyi, belantara gelap yang mengerikan. Rachel, dan segala yang dia lihat lenyap begitu saja setelah mengatakan itu.

Satu lagi pesan yang Rachel katakan padanya saat itu. Di situ, Rachel bilang padanya.

"Farah, kamu adalah pembawa pesan! Jangan takut, kita lebih kuat dari mereka!"

Di situ, sambil mengingat perkataan Rachel. Farah kembali berjalan. Dia akan mencari keberadaan temannya. Mengingat, kata Rachel nyawa mereka sedang terancam.

1
Nurul
Zed mampir thor
☠️⃝🖌️Deep ⃟🌴: loh kak Nurul 🙊🙊🙊
total 1 replies
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
ayo Ardin selamat kan mereka
🔵🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Fhaniaˢ⍣⃟ₛ☠️⃝🦐
cepatlah ardin
Safitri Agus
menari apa si Dhani apakah tarian tradisional Jawa Thor?
Teuing Saha🙃
Akhirnya, mereka bisa bertemu dengan ibunya🤧
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
ayoo bebaskan anak2 Ijah .. semangat terus
Teuing Saha🙃
Apa sih.. Baca yg begini aja air mataku sampe bleberan😭
Teuing Saha🙃
Jangan gegabah lho, jangan sampai perjuangan mereka gagal karena kecerobohan anda!
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
deg degan gak sih ....wih banyak banget rintangan nya 🤭
☠️⃝🖌️Deep ⃟🌴: hidup memang kudu banyak rintangan kak... wajar 🚶✨ mereka kan kandidat ninja warrior tahun depan
total 1 replies
🔵🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Fhaniaˢ⍣⃟ₛ☠️⃝🦐
semoga mereka semua berhasil keluar dari hutan itu
Teuing Saha🙃
Semoga kamu, Farah dan saudaranya, semua pulang alam keadaan selamat..
Kang Dhani: aamiin
total 1 replies
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
harga harga pada naik eh ini malah umur yang didiskon
Kᵝ⃟ᴸᏒᎥҽ_ϒαη.POTEK.ѕͣυͣηͪηͪ💋💋
kayaknya gue ketempar deeh🫠
Teuing Saha🙃
Keras kepalamu gak ilang² Hel, yg ada makin menjadi😒
Teuing Saha🙃
Diskonan kok umur, coba kalau minyak sama beras, aku antri paling depan deh/Facepalm/
Teuing Saha🙃: Maklum, pemburu diskon🤭
total 2 replies
🔵🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Fhaniaˢ⍣⃟ₛ☠️⃝🦐
sebenarnya bukan salahnya sepenuhnya
Teuing Saha🙃
Hallahh... Pagi² dah dibikin mewek🤧
Nyai Aksara 👩‍🦯
Hah, eh waduh, semoga dia terjungkal
SANG
Aku hadir ya Thor, turut meramaikan💪👍
SANG
Aku tidak tau ayah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!