NovelToon NovelToon
Legenda Mutiara Naga Kosmik

Legenda Mutiara Naga Kosmik

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Epik Petualangan / Mengubah Takdir
Popularitas:6.1k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Dianggap sebagai sampah karena meridiannya yang hancur, Ling Tian hidup dalam penghinaan dan keputusasaan. Namun, takdirnya yang kelam berubah selamanya saat ia secara tak sengaja membangkitkan Mutiara Naga Kosmik, sebuah artefak ilahi yang menyimpan jiwa Naga Purba dan rahasia ruang-waktu.

Dengan warisan yang menentang langit ini, perjalanan Ling Tian dimulai. Dari seorang pemuda yang dicemooh, ia bangkit untuk membalas dendam, mengguncang sekte, dan menaklukkan kerajaan. Perjalanannya membawanya melintasi dunia fana menuju alam abadi, di mana setiap langkah adalah pertaruhan antara hidup dan mati. Ini adalah kisah tentang bagaimana seorang sampah bisa naik menjadi penguasa kosmos, mengungkap konspirasi universal, dan memegang takdir jutaan dunia di tangannya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28: Pertemuan dengan Masa Lalu

Kompetisi berlanjut ke babak-babak berikutnya. Polanya menjadi sangat jelas dan menakutkan.

Setiap kali Ling Feng naik ke panggung, ia akan melepaskan auranya yang kuat sebagai seorang seniman bela diri tingkat ketujuh. Lawan-lawannya, yang sebagian besar berada di tingkat keempat atau kelima, sering kali menyerah bahkan sebelum pertarungan dimulai. Bagi mereka yang cukup berani untuk mencoba, Ling Feng akan mengalahkan mereka dengan satu serangan telapak tangan yang kuat dan sombong, mengirim mereka terbang dari panggung dengan luka ringan, sebuah pertunjukan kekuatan yang brutal namun terkendali. Ia sedang membangun citranya sebagai penguasa yang tak terkalahkan.

Di sisi lain, setiap kali Ling Tian naik ke panggung, suasananya menjadi sunyi dan tegang. Ia tidak pernah melepaskan auranya. Ia hanya akan menunggu lawannya menyerang. Kemudian, dengan satu gerakan sederhana—langkah menghindar yang mustahil, tepukan ringan, atau dorongan lembut—ia akan membuat lawannya kehilangan keseimbangan dan jatuh dari panggung, seringkali tanpa memahami apa yang baru saja terjadi. Kemenangannya sunyi, efisien, dan misterius, membuatnya tampak seperti hantu yang tak tersentuh.

Dua gaya yang sangat kontras ini memecah penonton menjadi dua kubu. Para pendukung Ling Feng bersorak sorai untuk kekuatan absolutnya, sementara semakin banyak orang mulai menatap Ling Tian dengan rasa hormat yang dipenuhi ketakutan akan keahliannya yang tak terduga.

Akhirnya, kompetisi mencapai babak perempat final. Delapan peserta terkuat tersisa. Dan undian berikutnya mempertemukan Ling Tian dengan nama yang sudah tidak asing lagi.

"Panggung Utama! Peserta Nomor 23, Ling Tian! Melawan Peserta Nomor 16, Ling Hong!"

Kerumunan menjadi gempar. Ling Hong! Salah satu jenius yang diakui klan, yang berada di tingkat kelima. Dialah orang yang berdiri di samping Murong Xue tiga tahun lalu, yang dengan angkuh memberitahu Ling Tian untuk menyerah.

Ling Hong melangkah ke atas panggung utama, wajahnya penuh percaya diri. Ia telah menyaksikan pertandingan Ling Tian. Menurutnya, Ling Tian hanya mengandalkan kecepatan dan trik. Ia, Ling Hong, memiliki fondasi yang kokoh di tingkat kelima dan telah menguasai beberapa teknik klan yang kuat.

"Ling Tian, aku tidak menyangka kau akan sampai sejauh ini," kata Ling Hong dengan nada superior. "Tapi perjalananmu berakhir di sini. Aku akan menunjukkan padamu perbedaan antara kekuatan sejati dan tipuan murahan."

Ling Tian menatapnya, ekspresinya tidak berubah. Tiga tahun lalu, pemuda di hadapannya ini adalah gunung yang tidak bisa ia daki. Hari ini, dia hanyalah kerikil di jalannya. "Bicaralah lebih sedikit," jawab Ling Tian dengan tenang.

Wajah Ling Hong memerah karena marah. "Sombong!"

Wasit memberi sinyal, dan Ling Hong langsung bergerak! "Ambil ini! Tinju Seribu Gunung!"

Ini adalah teknik tingkat menengah terkuat yang ia kuasai. Ia meninju ke depan, dan Qi di sekitarnya membentuk bayangan beberapa puncak gunung yang menekan ke arah Ling Tian. Ini adalah serangan area yang dirancang untuk menekan lawan yang lebih cepat.

Di area penonton, mata Murong Xue terpaku pada panggung. Ia mengepalkan tangannya dengan gugup, sebuah emosi yang membingungkan dirinya sendiri.

Menghadapi serangan yang masuk, Ling Tian melakukan sesuatu yang tidak terduga. Ia tidak menghindar. Ia tidak menggunakan kecepatan supernya.

Ia mengangkat tangan kanannya dan membentuk kepalan tinju.

Untuk pertama kalinya dalam kompetisi ini, ia memutuskan untuk menyerang secara langsung.

"Kau ingin membandingkan tinju?" Sebuah kilatan dingin melintas di mata Ling Tian. "Kau tidak layak."

Tinju Naga Penghancur—Pukulan Pertama: Cakar Naga Merobek Langit!

Ling Tian meninju ke depan. Pukulannya tampak sederhana, tidak memiliki efek visual yang megah seperti milik Ling Hong. Namun, pada saat tinjunya melesat, udara di depannya seolah-olah terkoyak. Sebuah bayangan samar kepala naga yang mengaum muncul sesaat di sekitar tinjunya, memancarkan aura kuno dan mendominasi.

BOOM!

Kedua tinju itu tidak bertemu.

Tinju Ling Tian, atau lebih tepatnya, kekuatan di baliknya, menghantam bayangan gunung ciptaan Ling Hong.

Tidak ada perlawanan sama sekali.

Bayangan-bayangan gunung itu hancur seperti kaca. Kekuatan tinju Ling Tian, yang bahkan belum habis, terus melaju dan menghantam dada Ling Hong.

KRAK!

Suara retakan tulang rusuk terdengar jelas di arena yang sunyi.

Ling Hong bahkan tidak sempat berteriak. Matanya melotot tak percaya saat ia terlempar ke belakang seperti boneka kain, darah menyembur dari mulutnya di udara. Ia mendarat dengan keras di tepi panggung, pingsan seketika, dadanya cekung.

Keheningan total.

Jika kemenangan sebelumnya adalah tentang kecepatan dan misteri, yang ini adalah tentang dominasi kekuatan murni yang absolut. Ling Tian telah menghadapi serangan terkuat seorang ahli tingkat kelima secara langsung dan menghancurkannya tanpa perlawanan sedikit pun.

Ling Tian menurunkan tinjunya, menatap Ling Hong yang terbaring pingsan dengan tatapan dingin. "Kekuatan sejati? Kau bahkan tidak mengerti artinya."

Ia berbalik dan berjalan turun dari panggung, meninggalkan semua orang dalam keadaan shock.

Di area penonton, wajah Murong Xue menjadi sepucat kertas. Ia baru saja menyaksikan pria yang ia anggap sebagai pengganti yang lebih baik dihancurkan dengan mudah oleh pria yang ia tinggalkan. Rasa penyesalan yang tajam menusuk hatinya begitu dalam hingga terasa sakit secara fisik.

Di seberang arena, senyum di wajah Ling Feng akhirnya memudar. Ia menatap Ling Tian dengan tatapan serius untuk pertama kalinya. "Itu... bukan teknik Klan Ling."

Kekuatan yang baru saja ditunjukkan Ling Tian... akhirnya membuatnya merasa sedikit terancam.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!