NovelToon NovelToon
IMMORTAL TRANSMIGRATION

IMMORTAL TRANSMIGRATION

Status: tamat
Genre:Fantasi Wanita / TimeTravel / Fanfic / Tamat
Popularitas:16.5k
Nilai: 5
Nama Author: Mellisa Gottardo

Wanita modern yang bertransmigrasi ke dalam sebuah novel kuno. Berjuang dari nol sampai akhirnya menjadi immortal, bagaimana kisahnya? Ikuti terus perjalanannya!!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mellisa Gottardo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

S1 End

Zhao mendekat pada Jessy, Jessy memeluk dan mengelus Zhao dengan sayang. Membuktikan bahwa setelah adiknya lahir pun kasih sayang untuknya tidak hilang, Ziang juga melakukan hal yang sama bahkan memangku Zhao kecil supaya tidak kemana-mana lagi.

Tabib mendekat menyerahkan bayi pada Jessy, Jessy menggendong dan tersenyum merasa aneh. Jadi dia baru saja melahirkan bayi sebesar ini, tapi rasanya masih mengejutkan.

“Terimakasih banyak tabib.” Jessy tersenyum.

Tabib itu mengangguk dan mengucapkan selamat, Ocong sudah menunggu di luar kamar untuk membayar si tabib. Kini keluarga Wu sedang berkumpul menyambut anggota baru mereka, semuanya menyambut dengan senyuman.

“Siapa nama nya?.” Tanya Jessy.

“Sejujurnya aku belum menemukan nama yang cocok.” Jujur Ziang.

“Kenapa ragu begitu.” Jessy terkekeh.

“Aku takut dia tidak menyukai nama pemberianku.” Ucap Ziang ovt duluan.

“Pasti suka, katakan saja.” Jessy penasaran.

“Kalau Ayah tidak memberi nama biarkan saja aku yang memberi nama.” Ucap Zhao.

“Memangnya kau sudah menyiapkan nama? siapa nama nya?.” Tanya Ziang.

“Thoret.” Jawab Zhao.

“Hah? nama macam apa itu?.” Syok Ziang, sedangkan Jessy tertawa ngakak.

“Kenapa? itu lucu, aku juga memberikan nama itu untuk anak sapi yang lahir tahun lalu.” Jujur Zhao.

“Hhahahahahahahahahhah.” Jessy tertawa sampai lemas.

“Dasar ada-ada saja, aku sudah menyiapkan nama Wu Zhanglan untuk anak kita. Tapi kau bisa merubahnya jika merasa tidak cocok.” Ucap Ziang.

“Wu Zhanglan? itu nama yang bagus, mirip dengan nama kalian berdua.” Ucap Jessy setuju.

“Zhang, panggil aku Kakak Zhao.” Zhao menyapa Zhang dengan ceria.

“Mau menggendongnya?.” Tawar Jessy.

“A-apa boleh?.” Zhao berharap.

“Boleh, sini duduk di sebelah Ibu dan letakan selimut di pangkuanmu.” Ucap Jessy.

Zhao menurut, setelah bayi berpindah tangan Zhao merasa sangat takjub. Ternyata anak manusia tumbuh di perut, tidak seperti dirinya yang menetas dari cangkang dan langsung hidup sendiri.

“Zhao, tenang saja karena Kakak pasti akan melindungimu.” Bisik Zhao menatap bayi mungil di pangkuannya.

Jessy dan Ziang saling tatap dan tersenyum penuh haru. Ternyata tanpa ikatan darah pun mereka bisa sedekat ini, peran mereka sudah berhasil. Ziang merasa terharu karena anaknya lahir penuh cinta dari banyak orang, tidak seperti kelahiran nya.

Setelah melahirkan Jessy akhirnya memasuki fase menyusui, dia harus begadang dan memberikan asi setiap 2 jam sekali. Untungnya asi Jessy sangat deras sampai payudara nya bengkak dan sakit jika tersentuh sedikit saja.

Karena lelah, kurang tidur, payduara sakit membuat Jessy jadi sensitif. Dia gampang marah tapi untungnya Ziang selalu membantunya, Ziang yang selalu menggantikan popok dan menimang Zhang setiap malam.

Lalu setelah diberikan asi pagi Ziang langsung membawa Zhang untuk berjemur, membiarkan Jessy istirahat lebih lama. Zhao selalu ikut saat Ziang sedang berjemur di halaman depan atau berjalan-jalan di sekitar rumah.

“Ayah, aku juga ingin menggendongnya.” Ucap Zhao.

“Ini, duduk diam.” Ziang setuju asalkan Zhao duduk dan tidak kemana-mana karena takut jatuh.

“Wahh Zhang kau senang kan di gendong Kakak tampan? kau pasti akan tumbuh dengan hebat seperti Kakakmu ini. Tenang saja jika di masa depan ada yang menggagumu Kakak akan menghancurkan mereka semua sampai menjadi abu.” Ucap Zhao pamer.

“Dia akan jadi pecundang jika seperti itu.” Ziang berkomentar.

“Ayah diamlah.” Kesal Zhao karena diganggu.

“Zhang jangan dengarkan Ayah, Ayah hanya iri karena Kakak lebih dekat denganmu. Meskipun sebentar lagi Kakak akan pergi untuk belajar, nanti saat Kakak pulang Kakak tidak akan pernah melupakan mu. Kau ingin di bawakan apa? Kakak akan memberikan apapun untukmu, bahkan jika kau mau memakan bulan Kakak akan mengambilnya untukmu.” Zhao semakin kemana-mana.

“Manusia tidak memakan bulan.” Celetuk Ziang lagi.

“Huh kenapa Ayah berkomentar terus? Ayah iri kan karena tidak bisa memberikan apapun pada Zhang?.” Sinis Zhao.

“Kau tidak bisa memberikan dunia ini pada Zhang.” Ucap Ziang serius.

“Kenapa?.” Heran Zhao.

“Karena Ayah sudah memberikan dunia ini untuk Ibu, kalian akan diusir sebentar lagi.” Ziang ikut tidak waras.

“Kau dengar itu Zhang? Ayah tidak waras.” Zhao menggeser duduknya seakan melihat orang gila.

“Heii padahal kau lebih tidak waras.” Geram Ziang.

Bercanda di pagi hari berlanjut memandikan Zhang kecil dan menemaninya bermain. Jessy akan datang untuk menyusui dan menggendongnya sebentar setelah itu tidur lagi atau menikmati me time agar tidak stres.

Semua berlalu monoton tapi tidak membosankan sampai hari dimana jemputan Zhao untuk berangkat ke akademi sudah datang. Zhao merasa hatinya gelisah dan sedih, dia tidak mau pergi tapi dia harus tetap pergi.

“Zhang.. Kakak pergi dulu ya, tumbuh lah dengan baik. Nanti saat Kakak kembali kau pasti sudah bisa berlari kan? Kakak akan menemanimu berlarian setiap hari. Kakak pasti akan merindukan mu Zhang.” Zhao merasa sedih.

“Kakak yang semangat, nanti saat Kakak pulang kita semua berlibur bersama. Jangan lupa kirimkan surat cinta untuk adik ya, dan lihat kalung ini jika merindukan kami.” Jessy tersenyum menatap Zhao.

“Ya, aku pasti akan jadi jauh lebih kuat dan bisa melindungi Zhang.” Zhao menahan tangis.

”Tidak apa-apa, Kakak kan pemberani pergi belajar supaya menjadi kuat dan bisa melindungi adik.” Ziang mengelus rambut Zhao.

“Iyaa, Kakak akan selalu mengirimkan surat untukmu Zhang.” Zhao berusaha menahan air matanya.

Ziang menggandeng tangan Zhao untuk diantar ke kereta jemputan. Jessy juga ikut sambil menggendong Zhang, mata Jessy berkaca-kaca karena entah kenapa terasa sedih sekali.

“Ayah… Ayah harus berjanji melindungi Ibu dan Zhang dengan baik ya.” Suara Zhao sudah bergetar.

Greb

“Iya, Ayah pasti akan melindungi Ibu dan adikmu dengan baik. Saat Ayah ada waktu juga pasti akan menjengukmu, baik-baik di sana dan jaga kesehatan mu ya. Tempatmu tidak akan tergantikan oleh siapapun, selamanya rumah ini adalah milikmu dan kami satu satunya keluargamu.” Ziang berlutut dan memeluk Zhao.

Mungkin karena saat ini menggunakan umur 10 tahun, Zhao jadi cengeng. Dia menangis terisak sedih di pundak Ziang, ingin merengek tidak jadi pergi tapi dia harus jadi anak yang bertanggung jawab.

Jessy ikut menangis dan memeluk Zhao bersamaan. Pelukan bukan untuk berpisah tapi mereka akan segera bertemu lagi, ini bukan perpisahan selamanya tapi hanya sementara.

“Ibu akan selalu menantikan surat darimu, jaga kesehatanmu. Jangan suka makan sembarangan lagi, harus pada guru dan jangan jahat pada teman. Ibu percaya Zhao bisa melakukannya, Zhao anak Ibu yang sangat membanggakan.” Jessy memeberikan nasihat yang semakin membuat Zhao sedih, Zhang jadi ikut menangis.

Ziang berusaha tegar meskipun matanya ikut berkaca-kaca, Zhao menarik nafas dalam-dalam dan menguatkan hatinya untuk pergi. Zhao naik ke kereta kuda dan melambaikan tangan lewat jendela. Ziang dan Jessy melambaikan tangan dan tersenyum sedih, seberat ini rasanya berpisah dengan anak.

1
ClarissWu
semangat A'thor💪💪
Season 2 aku tunggu❤
Dewiendahsetiowati
ditunggu season ke 2 nya
Chauli Maulidiah
mosok ziang mati Thor..?

mosok ceritane Podo Karo Yuwen biyen? reinkarnasi maneh .
Wiecipa Wicipha
suka ...../Rose//Heart//Good/
aria
lanjut
ClarissWu
suka Zhao😭❤
Dewiendahsetiowati
cerita menikahi sistem sesi 2 kok dihapus ya thor
Dewiendahsetiowati
terima kasih untuk ceritanya dan ditunggu sesi ke 2
Astrid Fera
kak ini SMA kyg sebelah ya
Astrid Fera: dif''zo
total 2 replies
Eka Haslinda
wo ow.. kamu ketahuaannn 🤣🤣
Wiwin Ma Vinha
hemmm🤭
Mellisa Gottardo: hehehe
total 1 replies
Wahyuningsih
💪💪💪💪 thor dlm upnya
Mellisa Gottardo: iyaaa hiks
total 1 replies
Eka Haslinda
jadi itu dia tabib betina yg diceritakan jessy d awal kisah novel ini.. apa namanya thor.. tabib sasimo kah 🤣🤣
Mellisa Gottardo: Wakakakakak iyaaa😭
total 1 replies
Eka Haslinda
ocong terfitnah 🤣🤣🤣
Mellisa Gottardo: hahahaha iya lagi
total 1 replies
Marsya
wah tuch tabib mw digeprek sama jessy kyaknya🤔🤔🤔🤔
Mellisa Gottardo: Jessy : tunggu tanggal mainnya🤟🏻
total 1 replies
zhuyan 🙊🙊
hadehh zhao dari ocong jadi cacing 🤣🤣🤣🤣
Mellisa Gottardo: Wkwkwkwk
total 1 replies
Eka Haslinda
ponakan ku panggilannya ocong thor 🤣🤣🤣
Eka Haslinda: cuman fana thor 🤣🤣🤣
total 2 replies
ClarissWu
semangatttt thor💪💪
Mellisa Gottardo: hehehehe
total 1 replies
zhuyan 🙊🙊
nama yg unik ocong
Mellisa Gottardo: #izinnnn😭
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
titisan anak monyet mulai beraksi 🤣
Mellisa Gottardo: HAHAHAHAHAHA
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!