NovelToon NovelToon
Ilove 100 Kg

Ilove 100 Kg

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / Karir / Persahabatan / Fantasi / Cinta Seiring Waktu / Cewek Gendut
Popularitas:64
Nilai: 5
Nama Author: bidadari

- Berawal dari benci -

Akhh!
"Lo, kalau jalan pakai mata! "
"Maaf, kak "
"Ck, cewek gendut kaya lo mending pergi deh dari sini! "
" Baik ka! "
"Gendut amat sih! "


- berakhir di pelaminan -

"Apa nikah sama dia?, what! "
" Dewa bangun! "
" Akh, mama dewa ngga bisa nikah sama dia! "
" Harus bisa! "



- love 100 kg -

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bidadari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 28 Babu?

"Ilona! "

Bunga, langsung menoleh ke belakang kala mendengar nama seorang yang. Memanggil nama Sahabat irsyad langsung menoleh ke bunga, yang memasang wajah, keheranan

"Dek kenapa? " Tanya irsyad membuat bunga menoleh, kembali ke arah lelaki tampan yang sedang membayar. Permen kapas yang tadi mereka pesan, " Tadi, aku kaya dengar suara bang alex yang panggil ilona " Sahut bunga dengan wajah heran. Irsyad menyerah permen kapas berwarna biru dan merah muda, yang di bungkus dengan plastik ke bunga. " Mungkin, itu orang lain kamu salah dengar kali! " Cakap irsyad bunga tersenyum merekah menerima permen kapas tersebut, " Makasih bang! "

"Sama-sama "

"Ini, dek kembalian nya! " Ujar penjual permen kapas sembari menyerahkan uang, Delapan puluh ribu ke Irsyad ia tersenyum lalu berkata " Ambil, saja buat bapaknya! " Sahut Irsyad dengan senyuman hangat, " Ini benar dek? "Tanya penjual permen kapas, dengan raut wajah penuh bahagia. " Ya, pak untuk bapak saja " Sahut Irsyad

" Terimakasih, ya dek! " Cakap sang penjual permen kapas. "Ya pak, sama-sama"

"Semoga, menjadi anak yang soleh dan selalu membuat kedua orangtua kalian bangga dan menjadi penerus bangsa, yang mengharumkan bangsa negera kita! " Doa penjual permen kapas. Langsung diamini oleh, bunga dan Irsyad serempak

"makasih doa nya pak saya duluan laris manis ya dagangannya! " Ujar Irsyad seraya mengayun langkah meninggalkan kedai tersebut, "Aminn..sama-sama dek! " Penjual permen kapas tersebut tersenyum senang. Melihat uang yang ia dapat,

"Bunga! " Bunga dan Irsyad menyipitkan, matanya kala melihat seorang gadis berambut kuncir kuda. Yang sedang berjalan ke arah mereka, di susul oleh lelaki tampan yang tinggi nya setiang listrik. Berjalan di belakang gadis tersebut, "ilona? " Heran bunga kala, sang sahabat berada di pasar malam tersebut.

"Lo ada disini? " Tanya ilona dengan sebuah rasa ketidak percayaan. Bunga menganggukkan kepalanya, "pantas gue, dengar ada yang teriak-teriak nama. Lo ternyata lo ada disini! " Cetus bunga teringat oleh nama yang. Sempat menggantung di udara,

Tatapan, bunga jatuh ke alex yang berdiri di belakang ilona persis. Sembari membawa tentengan yaitu, plastik berisi bakso bakar, sosis bakar, jagung bakar, kedua tangan alex penuh dengan belanjaan Tersebut. "Lo ada disini juga ? " Tanya Irsyad menatap penuh arti ke ilona dan Alex. "Lo juga ngapain? " Cebik alex tidak suka, kala tau pertanyaan Irsyad

"Abang Irsyad, antar aku kesini tadi aku yang minta! " Cetus bunga tatapan ilona jatuh, ke tangan bunga dan Irsyad yang. Saling berpegangan layaknya, sepasang kekasih. "Oh.. Antar apa pacaran? " Tanya Ilona penasaran bunga langsung melepaskan. Tangan irsyad yang berada di tangannya, wajahnya langsung berubah. Menjadi merah

"Sudah, kalian sendiri?. . Kenapa bisa disini? " Tanya iraysd mengalihkan pembicaraan.

"Main dong! Ya kan babu " Sahut ilona sembari menoleh ke alex yang. Menatapnya jengkel penuh ke dendaman,

"Oh, main tapi kok tadi lo panggil abang le babu? .. Ada sesuatu ya? " Tanya bunga penasaran membuat Ilona menceritakan nya ke bunga. Membuat irsyad dan bunga mengolok-olok, alex sementara alex misuh-misuh mendengar nya,

"Biar saja, kalian semua berani nya kalian mengejekku! " Cebik alex dengan suara oenuh kekesalan. " Hahaha, sumpah gue ngga sangka kalo lo. Ternyata bisa kaya gitu juga lex! " Ejek Irsyad

"Diam, kamu bro aku sumpahin kamu jadi penghuni kamar mandi nanti malam!. Mencret-mencret! " Dengkus alex, mengundang tawa dari mereka semua.

"Ya, babu!.. Kasihan deh lo jadi babu! " Ejek irsyad semakin menjadi-jadi, membuat bibir alex menjuntai kebawah. "Irsyad!, kamu itu ya berhenti mengejekku ! " Cebik Alex

"Aku, tidak mengejek mu aku hanya Baru tahu kamu. Takut naik wahana itu? " Kata Irsyad dengan suara menyindir. " Ralat, aku tidak takut hanya mual saja! " Dalih alex cepat.

"Mual sama takut sama aja, bro ya kan!? " Yang lain hanya mengangguk kan kepalanya.. " Ya nih, bang le ada-ada aja. Masa takut sama wahana itu! Malah nagih tauk! " Seru Bunga sembari terkekeh geli, mendengarnya

"Diam, kamu jangan ikut-ikutan kaya mereka! " Sentak alex bunga hanya terkekeh geli, mendengarnya "yang lain, kayanya harus pada tahu! " Goda Irsyad

"Irsyad awas saja kamu, nanti malem kamu mencret-mencret ! " Cebik alex

" Ngga takut! "

"Irsyaddd!! "

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!