Menghabiskan seluruh hidupnya untuk menjadi pendekar bebas sama saja melakukan bunuh diri jika memiliki sesuatu yang diincar oleh banyak pendekar lain.
Zu Lian benar-benar tidak percaya jika dia akan mati di usia 30 tahun. Dimana seharusnya dia dapat hidup bahagia dan memiliki keluarga seperti orang lain.
Zu Lian berjanji jika dia memiliki kesempatan untuk hidup kembali, dia tidak akan melakukan kesalahan fatal semacam ini lagi dan benar-benar akan mengahargai hidup yang telah diberikan padanya.
Itulah yang dipikirkan oleh Zu Lian sebelum menutup matanya dan meninggal dengan cara yang cukup tragis dan menyedihkan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon WOURU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Lima Pagoda Jiwa
Meng Yu yang berada di ruangan VIP ikut mengehelah nafas lega ketika perselisihan antara dua sosok besar dan berpengaruh itu meredah. Meng Yu tidak bisa membayangkan jika seandainya mereka berdua benar-benar akan mendeklarasikan perang.
Skenario buruk itu tentu saja akan berdampak pada keluarga Meng nya, baik dari segi ekonomi maupun politik. Dan sangat tidak menginginkan itu terjadi.
Sementara Zu Lian tetap tenang seperti biasanya, di kehidupan sebelumnya dia pernah mendengar masalah ini, dikatakan bahwa antara Keluarga Zhen dan Paviliun Rumah Obat sering terjadi konflik akan tetapi hal yang terjadi saat ini akan menjadi penyebab terjadinya permusuhan dimasa depan.
Dimana Zhen Ma diam-diam membangun kekuatan untuk melakukan serangan dimasa depan.
Zu Lian menghela nafas, dia sama sekali tidak berniat ikut campur dalam urusan internal mereka berdua. Melihat kekacauan berulang kali benar-benar membuatnya jenuh apalagi berurusan dengan kekuasaan. Dia hanya ingin hidup tenang dan tidak mengulangi kesalahan di kehidupan sebelumnya.
Tapi dengan tidak mengulangi kesalahan di kehidupan sebelumnya akan benar-benar membuatnya tenang? Entahlah Zu Lian berpikir seperti itu untuk menghibur dirinya.
Pelelangan ini masih panjang dan masih banyak barang berharga yang akan diperebutkan oleh banyak orang disini. Zu Lian tahu betul siapa mereka, siapa yang harus dia jadikan kawan dan siapa yang harus dijadikan lawan.
Meng Yu mungkin berpikir jika Zu Lian hanya akan menemaninya saja ke pelanggan ini, tapi sayangnya itu salah, Zu Lian berniat untuk membangun koneksi dan ada beberapa orang yang telah menjadi incarannya.
"Barang Selanjutnya adalah Kitab Pusaka lima ajaran darma!! Yang merupakan Kitab Pusaka tingkat Kristal!!"
"Kitab lima ajaran darma!! Sial darimana asosiasi Teratai Putih mendapatkan kitab itu!"
Para peserta mulai berbisik-bisik lagi. Kitab Lima ajaran darma adalah sebuah kitab seni bela diri yang berisi teknik untuk memperkuat tubuh seperti layaknya baja, teknik semacam ini setara dengan teknik yang dipraktikkan oleh para biksu di kuil gunung 5 elemen.
Bukan hanya mereka, Zu Lian juga ikut terkejut bahwa kitab ini akan dijadikan sebagai bahan lelang. Asosiasi Teratai Putih tidak henti-hentinya membuat dirinya terkejut.
Zu Lian sangat tahu mengenai asal-usul kitab Ajaran 5 darma itu, karena dia pernah berteman dengan salah seorang yang berasal dari kuil Gunung 5 Elemen.
Dikabarkan bahwa seorang biksu dari gunung elemen mencuri sebuah kitab bela diri dari perpustakaan Rahasia dan keluar dari kuil gunung 5 elemen. Penghianat tersebut mempraktikkan teknik Ajaran 5 darma untuk berbuat jahat merampok, memperkosa, layaknya kelakuan dari aliran iblis, sehingga dia dijuluki pendekar biksu sesat.
Pihak kekaisaran Han melaporkan hal itu kepada Pihak kuil gunung 5 elemen, dan tidak lama setelah itu keberadaan pendekar biksu sesat tersebut menghilang dari muka bumi.
Ada yang beranggapan bahwa pihak kuil gunung 5 elemen telah mengatasinya dengan baik, tapi tidak ada yang tahu pasti bagaimana mereka mengatasinya.
Kuil gunung Elemen sendiri adalah perkumpulan para biksu yang mempraktikkan Seni bela diri, dulu ketika zaman perang kekaisaran, para biksu rentan menjadi korban karena mereka sangat lemah.
Hingga suatu ketika ada seorang biksu yang menemukan kitab misterius yang bernama Kitab Penyegelan Iblis, mulai saat itu biksu tersebut mempraktikkan teknik penyegelan iblis yang melindunginya dari kekejaman manusia yang berbentuk iblis, kemudian biksu tersebut mendirikan sebuah perkumpulan yang dikenal saat ini sebagai Kuil Gunung 5 elemen.
Perkumpulan mereka sangat terkenal di seluruh kekaisaran Han, terkadang para biksu tersebut datang kedesa-desa untuk membantu para warga membasmi binatang buas, memusnahkan binatang iblis dan setelah itu menyebarkan ajaran Budha.
Mereka juga sangat ahli dalam membuat jimat pelindung, terutama lima biksu suci pemimpin kuil gunung 5 elemen. Mereka yang di kenal sebagai lima Pelindung bijak oleh masyarakat kekaisaran Han.
"Baiklah!! Karena barang kali ini sangat langka dan berharga. Maka penawaran akan dimulai dari 300.000 koin emas dan setiap kenaikanya adalah 30.000 koin emas!!"
Teriak kembali Su Mei yang membuat para peserta biasa melongo keheranan. Kali ini tidak ada penawaran dari mereka, ini benar-benar di luar kemampuan yang mereka miliki. 300.000 koin emas merupakan batasan uang yang mereka miliki.
"330.000 koin emas!!" Terdengar teriakan dari ruangan VIP nomor 1. Sosok laki-laki yang tampan dengan pakaian megah layaknya seorang bangsawan.
"360.000 koin emas!!" Sosok dari ruangan VIP nomor 6 kali ini yang kembali menawar dengan harga yang lebih tinggi.
"400.000!!"
"440.000!!"
"500.000!!"
"550.000 koin emas!!"
"600.000 koin emas!!" Kami adalah perwakilan dari Sekte Kapak Setan membutuhkan kitab ini, siapa yang berani melawan maka sama saja mendeklarasikan perang dengan sekte kami.
Seorang pria paruh baya berdiri,. suaranya menggema dengan keras dialiri tenaga dalam untuk memperingatkam musuhnya. Sekte Kapak iblis adalah sekte yang hanya sedikit lebih rendah dari pada sekte naga langit,.jadi keberadaan mereka cukup ditakuti.
Para peserta yang mendengar itu geleng-geleng kepala, apakah Karena pelelangan ini menimbulkan banyak sekali deklarasi perang. Ini sungguh mengerikan sekaligus membingungkan.
Setelah perkataan dari pria paruh baya itu, tidak ada lagi kenaikan harga dari ruangan VIP nomor 6. Semua orang berpikir jika sosok yang ada di ruangan VIP nomor 6 merasa ketakutan dengan ancaman Sekte Kapak Iblis.
Sosok pria paruh baya di ruangan VIP nomor 1 tersenyum penuh kemenangan ketika tidak mendengar penawaran harga lagi.
"Baguslah jika kau benar-benar sadar diri."
Sementara itu di ruangan VIP nomor 6 ada dua orang yang satunya pria dan wanita dewasa. Pria itu tampak menatap kesal kearah wanita di depannya.
"Kemana sisa uang kita?!!" Tanya pria itu dengan nada kesal. Koin emas yang awalnya mereka bawah berjumlah 800.000 koin emas, kini tinggal 600.000 komik emas
Wanita di depannya tertawa cengengesan seperti tidak merasa bersalah.
"Cih, kau!! Tunggu saja aku akan melaporkanmu pada guru nanti!!" Pria itu membalikan badan sangat kesal dengan wanita di depannya.
"Kakak jangan seperti itu, aku berjanji tidak akan mengulanginya lagi!!" Wanita itu mencoba untuk membujuk kakak seperguruannya agar tidak marah ke padanya.
Kembali pada Su Mei. Saat Su Mei mulai menghitung. Tiba-tiba saja seorang dengan menggunakan caping menutupi wajahnya serta menggunakan tongkat berdiri.
"Aku menawarkan 5 pagoda Jiwa untuk ditukarkan dengan Kita 5 ajaran darma!!" Sosok itu berteriak yang membuat para peserta biasa menoleh kearahnya.
Lima pagoda Jiwa? Siapa yang tidak kenal dengan artefak tersebut? Yang merupakan artefak pelindung tingkat tinggi yang di ciptakan langsung oleh para biksu suci dan di baluri mantra selama puluhan hingga ratusan tahun.