NovelToon NovelToon
Penyesalan Abimanyu (Sandiwara Pernikahan)

Penyesalan Abimanyu (Sandiwara Pernikahan)

Status: tamat
Genre:Contest / Perjodohan / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:13.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: mom's chaby

Penyesalan datangnya selalu diakhir.
Kalau diawal namanya pendaftaran.

Baik buruknya setiap perbuatan,pasti akan mendapat balasan.Percayalah,,karma itu ada


Tuhan maha adil,dalam membagi luka dan kebahagian.
Suka dan Duka akan mewarnai kehidupan manusia.


Apa yang kita tanam,itulah yang akan kita tuai.Jadi berbuat baiklah sebelum penyesalan itu datang.


Yang gak suka sama cerita ini, tinggalkan, jangan dibaca😊 gak usah komentar yang aneh-aneh, apalagi ngebanding-bandingkan dengan cerita lain. Karena beda author beda juga cara mereka bercerita, dan juga beda ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mom's chaby, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27

Dimobil Rama.

"Lo kenapa sih Ram, pake nanya asal-usul Alya segala?"

"Lo nggak ngerti maksud gue Lex?" Tanya Rama.

"Jangan bilang lo mau lamar Alya Ram."Jawab Alex.

"Alex, bener-bener lo ya. Lo nggak ngerti juga maksud gue? Apa menurut lo, ini bukan suatu kebetulan?" Tanya Rama.

"Kebetulan? Apanya yang kebetulan?" Alex balik bertanya.

"Lo denger sendiri kan tadi, kalau Alya berasal dari Bandung, dan dia baru dua tahun tinggal di Jakarta?."

Alex mulai berpikir, dan kini dia mengerti apa maksud Rama. "Jadi menurut lo, Alya itu adik lo, gitu?." Tanya Alex.

"Gue nggak tahu. Yang jelas gue pengen tahu secepatnya. Lo suruh si Bram cari tahu tentang Alya. Dan besok pagi, gue mau biodata Alya sudah ada dimeja gue."

"Oke bos Rama." Jawab Alex.

Esoknya.

Jum'at pagi, Rama sudah diruangannya.Dia mencari sesuatu di mejanya, tapi tidak menemukan apa yang dicarinya.

"Ke ruangan gue sekarang juga." Titah Rama kepada Alex, melalui telepon yang ada di mejanya.

Alex bergegas pergi keruangan Rama, setelah mendapat panggilan itu. "Ada apa Ram?"

"Ada apa, ada apa. Lo lupa apa yang gue minta semalam?" Tanya Rama.

"Astaga."(Alex menepuk dahinya).Gue lupa. Sori Ram."

"Lo udah bosen jadi asisten gue?" Tanya Rama.

"Oke..oke, sekarang juga gue akan ke ruangan HRD, minta biodata Alya." Ucap Alex.

"Nggak perlu. Lo suruh saja dia kesini, bawain langsung."

"Oke." Sahut Alex. Lalu ia menghubungi bagian HRD, dan memintanya membawakan biodata Alya.

Tak lama kemudian, seseorang masuk ke ruangan Rama. Dia adalah pak Edo, bagian HRD, yang membawa apa yang diminta oleh bos besarnya. Dia menyerahkan biodata Alya, kepada Rama. Rama membuka dan membacanya.

Rama sangat terkejut setelah membaca biodata Alya.Tepatnya daftar riwayat hidup Alya. Dia tidak percaya dengan apa yang dibacanya. Apalagi setelah dia tahu nama orang tua Alya.

Rahmat Kurniawan & Rahmi Prasetya Putri.

Alya ternyata adalah adiknya yang ia cari-cari selama ini. Dia tidak menyangka ternyata selama ini, dia sudah sangat dekat dengan adik perempuannya itu. Air matanya menetes, karena bahagia.

Alex dan pak Edo menatap Rama. Alex mengerti keadaan Rama. Dia menyuruh pak Edo pergi. Alex lalu menghampiri Rama.

"Gimana Ram? Apa ada sesuatu yang lo temukan?" Tanya Alex yang penasaran.

"Lo lihat sendiri Lex." Sahut Rama, lalu menyerahkan daftar riwayat hidup Alya.

Alex mengambil surat itu dan membacanya.

Dia juga terkejut, sekaligus lega, setelah mengetahui, kalau Alya ternyata benar-benar adik perempuan Rama, yang ia cari selama ini.

"Jadi ...Alya."Ucap Alex.

"Iya Lex...Alya adek gue. Dia adek gue yang kita cari-cari. Gue nggak nyangka, ternyata selama ini, gue udah sedekat ini dengan adek gue.

Lo tahu Lex? Selama ini, entah kenapa gue merasakan perasaan yang berbeda terhadap Alya. Gue ngerasa dekat dengan dia, dan gue ngerasa ingin melindungi dia. Makanya gue bersikap baik selama ini.

Bukan karena gue cinta sama dia seperti apa yang lo dan yang lainya katakan. Selama ini, gue nganggap dia seperti adek gue sendiri.

Dan ternyata, dia emang adek gue." Ujar Rama, dengan berurai air mata.

"Selamat ya Ram. Lo udah berhasil nemuin adek lo. Gue ikut seneng. Sekarang apa yang akan lo lakuin Ram? Lo akan katakan ini semua pada Alya?." Ucap Alex.

"Tentu saja gue akan mengatakannya sekarang juga." Jawab Rama.

"Sekarang kita ada meeting penting Ram. Gimana kalau jam istirahat saja.?"

"Oke...Lo atur, agar gue dan Alya bisa makan di luar, jam istirahat nanti." Titah Rama.

Tiba-tiba hp Alex berdering. Alex mengangkatnya. "Hallo Bram, ada apa?"

"Bos!! Gua udah cari alamat rumah Fitri, di gang yang bos kasih tahu ke gua.Tapi menurut orang-orang disana, gadis itu tidak tinggal disana. Ada satu warga yang pernah melihat dia masuk ke gerbang komplek perumahan."

"Udah...Lo nggak usah cari dia lagi."

"Maksud bos?"

"Gadis itu sudah ketemu."

"Syukur deh kalo gitu."

"Ya sudah, gua tutup dulu." Pungkas Alex lalu menutup telponnya.

"Siapa?" Tanya Rama.

"Si Bram. Dia bilang Alya tidak tinggal dijalan gang yang semalam.Tapi di komplek yang deket gang itu." Jawab Alex.

"Mungkin saja itu rumah majikan ibuku. Lo tahu sendiri kan, kalau mereka tinggal dirumah majikannya. Gue harus bertemu mereka dan mengucapkan terima kasih." Kata Rama.

"Iya ...itu bisa kita lakukan nanti. Yang lebih penting sekarang, lo harus mengatakan pada Alya, kalau lo itu kakaknya." Ucap Alex.

Jam 10 pagi, Alex dan Rama keluar dari ruangannya, pergi menuju ruang meeting. Rama melihat Alya yang sedang membawakan beberapa cangkir kopi, dan menyimpannya dimasing-masing meja karyawan.

Dia menatap getir Alya saat itu. Hatinya merasa sakit, melihat adik semata wayangnya bekerja dikantornya sendiri. Dia membayangkan kehidupan Alya selama ini, tanpa kehadiran ayah dan juga kakaknya. Dia pasti berjuang keras selama ini .

Seharusnya saat ini kamu sedang di kampus Alya, belajar atau pergi dengan teman-teman seusia kamu. Bukanya bekerja seperti ini.

Batin Rama.

Sementara orang yang dipandangi merasa risih dan tidak nyaman. Apalagi ada beberapa karyawan yang melihat kejadian itu.

Karin juga sempat keheranan melihat Rama yang menatap Alya begitu lama, dan sangat berbeda dari biasanya.

Alex yang mulai menyadari keadaan, segera mengajak Rama pergi dari sana. Alya juga kembali ke pantry.

Pak Rama kenapa mandang aku kayak tadi?

Apa dia marah padaku?Apa karena semalam aku tidak menjawab pertanyaannya?. Lagian kenapa pak Rama nanya-nanya tentang asal usul ku?Apa sebenarnya yang dia inginkan?.

Batin Alya

...........................

Meeting selesai, tapi Rama masih disana, berbincang dengan beberapa kliennya. Alex pergi menemui Alya, dan menyuruhnya untuk makan siang bersama Rama, selesai shalat Jum'at nanti.

"Ada apa pak Alex?. Kenapa pak Rama mengajak saya makan siang?." Tanya Alya.

"Saya juga tidak tahu. Yang jelas kamu harus makan siang dengannya nanti." Kata Alex.

Alya tidak bisa menolak, walau ia sebenarnya ingin menolaknya. Ia merasa akan sangat tidak nyaman kalau harus makan bersama bos besarnya. Apalagi Alex mengatakan kalau ini adalah perintah Rama sendiri, dan Alya tidak boleh menolak.

Setelah shalat Jum'at, Rama langsung pergi ke restoran Korea miliknya yang tidak jauh dari mesjid, tempatnya sholat bersama kliennya. Dia menunggu Alya yang sedang dijemput oleh Alex.

Tak lama kemudian, Alex dan Alya pun datang. Alya merasa gugup dan sedikit takut. Ia tidak tahu, apa sebenarnya yang akan dilakukan oleh bos besarnya.

"Silahkan duduk Alya." Ucap Rama. Dan Alya pun duduk.

Sedangkan Alex duduk dimeja terpisah. Alya semakin gugup, dan canggung. Apalagi sikap Rama yang begitu baik saat ini. Alya semakin yakin, kalau Rama memang benar-benar menyukainya. Dan mungkin saja hari ini, dia akan menyatakan cintanya seperti di cerita sinetron-sinetron yang sering ditontonnya.

1
Rini Amelia
Abi klo lagi marah dukanya ngelemparin barang.kaya perempuan kalo lagi marah aja 😄
Hanyta Karlawi Masarman
🔥🔥🔥🔥🙏🙏🙏👍👍👍
Shifa Burhan
inilah malah lihat sikap author seenaknya pada karakter emeran utama pria

kasian karakter nya dibuat kayak lelaki bodoh pengemis cinta ditolak dan disakiti hatinya berkali tapi tetap saja dibuat kayak pengemis

coba kau diposisi abimayu thor, kau pernah melakukan kesalahan kau sudah menyesal dan menebunya dan kau ditolak berkali2, dengan kata2 yang menyakiti hati, apakah author masih mau mengejar dan kayak pengemis apakah adil author rasa kalau diposisi abimayu

miris
Fransiska Widyanti
Alya harusnya minta belikan rumah yg lain sama Abi jgn di rumah penuh kenangan pahit
Fransiska Widyanti
wihhh Celine welcome to the hell 😆😆😆
Fransiska Widyanti
gak usah banyak janji Bi tapi di praktekan
Fransiska Widyanti
Rama ingat jangan jadi pebinor,cari wanita yg single
Fransiska Widyanti
Celine...Celine...kamu di mana?? kok gak muncul
Fransiska Widyanti
author masak di ICU boleh ber3 masuk setahuku 1 per 1 yg boleh jenguk,,, 2 pun dah gak boleh apalagi 3 ,maaf kl salah 😊
Fransiska Widyanti
Celine terkutuklah engkau
Fransiska Widyanti
celineo ngadalin rama.alah dia yg di jebak😆😆😆
Fransiska Widyanti
bener si Dennis penjahat kelamin tuh harus di beri pelajaran
Fransiska Widyanti
😆😆😆slawe ewu
Fransiska Widyanti
😆😆😆di tipu sama selingkuhannya,,,eh sekarang di tipu jg sama Roni
Fransiska Widyanti
mantap kali hukuman author ke Abi 😆😆
Fransiska Widyanti
awas ya author kl Alya dapat Abi,,,nti dapat bekasnya Tamara
Fransiska Widyanti
kenapa gak terima dasar laki2 br****ek
Fransiska Widyanti
mampus lu Abi,,,kamu bisa cemburu trus selama ini kamu pelukan,ciuman di depan Alya apa maksudnya dasar laki2 egois
Fransiska Widyanti
Abi gak berhak kamu cemburu
Fransiska Widyanti
ho ho nti kl Rama tau Alya adiknya lihat saja Abi nggak terima adiknya kamu sakiti
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!