Mika pikir ini adalah akhir hidupnya. Gelap dan dinginnya musim dingin tak lagi membuatnya takut. Bahkan tubuh yang mulai kaku atau dada yang sesak tak lagi menyakitkan.
Selama hidupnya, Mika selalu patuh pada kedua orang tuanya. Bahkan memanjakan adik tirinya. Tak pernah ada keraguan pada diri Mika atas setiap kata perintah untuknya. Tanpa sadar Mika sedikit demi sedikit masuk ke dalam jurang kehancuran. Karirnya di industri hiburan semakin meredup dengan banyaknya rumor jelek tentangnya. Kehancuran suaminya juga disebabkan olehnya mengakibatkan banyak bencana bagi semua orang. Saat sudah pada ujung nafasnya bahkan Mika tak melihat satu orangpun datang menyelamatkannya. Membuatnya menutup mata dengan banyak beban yang tersisa.
Namun saat matanya terbuka lagi, Mika tertegun sesaat. Ruangan tempatnya berada dihias begitu indah. Begitu pula dirinya yang sedang mengenakan gaun mewah yang bagus. Saat itu Mika tersadar dirinya kembali ke tujuh tahun lalu, ke hari ketika dia menikah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elmanuradha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MIYB 28
Living with the cute baby adalah reality show yang menayangkan tentang kehidupan lima tamu perempuan beserta lima anak berusia empat atau lima tahun yang harus mereka asuh. Mereka secara otomatis akan dipasangkan dan tinggal bersama selama tiga hari.
Tamu yang dipilih adalah para perempuan yang belum menikah. Sedangkan lima anak yang dipilih adalah anak-anak yang diseleksi oleh kru acara sebelumnya.
Acara tersebut disiarkan secara langsung dari pagi hingga malam, saat jam tidur di malam hari kamera akan otomatis mati untuk menghargai privasi para tamu.
Semua barang-barang elektronik atau mainan milik tamu dewasa atau anak-anak akan disita oleh kru selama siaran berlangsung. Acara tersebut diambil selama tiga hari dan akan disiarkan secara langsung saat itu juga. Lalu setiap adegan akan diedit dan dijadikan dua episode yang akan tayang setiap Sabtu. Syuting sendiri akan dilakukan selama tiga hari dalam dua minggu.
Para tamu perempuan berkumpul di tempat yang sudah ditentukan oleh kru. Begitu mereka masuk ke dalam satu bus yang disediakan oleh kru, siaran langsung secara otomatis akan dimulai.
Beberapa sudut bus sudah diletakkan kamera untuk merekam para tamu selama perjalanan menuju pinggir kota. Sedangkan tamu anak-anak sudah menunggu di villa yang akan mereka tempati selama acara berlangsung.
Di tengah perjalanan, seorang kru mendekati para tamu perempuan dan meminta mereka mengambil satu kertas di dalam kotak yang ia bawa.
Selain Mika empat tamu lain adalah adiknya —Shella— kemudian Teresa yang merupakan model yang akhir-akhir ini dalam puncaknya karena menjadi BA sebuah merk perhiasan terkenal. Lalu Aluna seorang musisi yang akan menikah tahun depan, begitu mendengar tentang acara ini Aluna ingin berpartisipasi untuk dijadikan pengalaman dalam mengurus anak saat dirinya memiliki anak sendiri suatu saat nanti. Terakhir ada Rui, dia juga seorang model seperti Aluna. Akhir-akhir ini nama Rui sering berada di pencarian karena prestasi modelingnya yang menarik perhatian kru acara.
"Apa isinya?" Teresa duduk paling depan. Dia mengenakan setelan santai. Celana panjangnya sangat cocok di kaki jenjangnya. Hari ini dia hanya menggunakan riasan simpel yang menonjolkan mata indahnya.
Kru yang ditanyai tak menjawab hanya memintanya untuk segera mengambil. Begitu Teresa mengeluarkan selembar kertas, kru tersebut mengingatkannya untuk tak dulu membuka kertas tersebut.
Satu persatu tamu memegang sebuah kertas di tangannya. Kru dibalik layar meminta mereka membuka secara bersamaan lalu menunjukkan ke arah kamera di jendela dekat mereka.
Para penonton siaran langsung juga dibuat penasaran dengan isi kertas tersebut. Apalagi saat membuka kertas dan melihat isinya, pada tamu mengerutkan dahi sebenar, beberapa menunjukkan wajah bingung dan ragu.
[Apa?! Apa ayo tunjukkan!]
[Aku juga mau tahu apa isi kertasnya!]
[Cepat balikan kertasnya]
Rentetan di kolom komentar masing-masing Siarang langsung para tamu heboh karena rasa penasaran. Mendesak para kru dan artis untuk menunjukkan kertas ke arah kamera.
[Beruang?]
[Apa maksudnya? kenapa gambar beruang]
[Oh Shella mendapatkan gambar kelinci di siaran langsungnya]
[Kenapa gambar hewan?]
[Aku juga bertanya-tanya. Tidak mungkin kru meminta mereka foto bersama hewan di kebun binatang kan?]
[Yang di atas, jika itu benar maka Rui akan dalam masalah karena gambarnya adalah singa]
[Hei! Kalian belum melihat gambar Mika. Itu dinosaurus! Katakan kebun binatang mana yang memelihara dinosaurus!]
[Aku melihatnya itu benar-benar gambar dinosaurus!]
Setelah diungkapkan, isi kertas tersebut berisi gambar binatang.
Teresa mendapatkan gambar beruang coklat, Shella mendapatkan gambar kelinci putih dengan telinga panjang, Aluna mendapatkan gambar panda yang sedang memegang sebatang bambu di tangan, Rui mendapatkan gambar singa jantan dan Mika mendapatkan kertas bergambar dinosaurus yang membuat kehebohan di kolom komentar siaran langsungnya.
Saat para penonton sama-sama menebak apa arti gambar tersebut, pada tamu juga berpikir apa arti gambar di tangan mereka. Hingga mereka sampai di villa tempat mereka akan tinggal. Bahkan seluruh penonton di siaran langsung dibuat tertawa dengan makna gambar di kertas tersebut.
[Jadi ini arti gambarnya]
[Cepat katakan kebun binatang mana ini!]
[Aku juga mau datang kebun binatang ini]
[Aku juga! Hewan-hewan ini terlihat lucu hingga aku ingin menggigit mereka]
Ternyata bukan binatang-binatang buas yang menunggu kelima tamu perempuan. Melainkan para anak-anak yang mengenakan kostum binatang sesuai dengan gambar.
Anak-anak tersebut terlihat lucu dengan kostum hewan membuat semua orang gemas. Lima anak yang sudah memakai kostum binatang itu berjejer rapi di halaman villa.
"Kalian ingat gambar di kertas? Setiap gambar menandakan anak mana yang harus kalian jaga." jelas sutradara yang berdiri di balik layar.
Kelima tamu terpukau dengan anak hewan yang kecil dan imut di depan mereka.
"Tapi di sini kita akan memainkan permainan tebak-tebakan. Anak-anak harus berdiri di belakang orang yang diduga menjadi ibu mereka. Jika tebakan mereka benar, akan ada hadiah yang menanti!"
Entah itu anak-anak atau tamu dewasa, begitu mendengar kata hadiah semua orang begitu bersemangat.
"Sekarang para ibu diminta berdiri membelakangi anak-anak!" Beberapa kru kemudian meminta mereka berdiri dalam jarak lima meter dari anak-anak dan membelakangi mereka sehingga tak bisa memberikan kode.
Anak-anak kemudian dibiarkan berlari mendekati para tamu perempuan untuk menebak yang mana ibu mereka. Sebelumnya anak-anak itu hanya melihat sekilas wajah para ibu sementara saat mereka datang. Selain saling menatap tak ada yang berbicara sehingga anak-anak berpikir keras untuk menebak. Apalagi mendengar kata hadiah, mereka ingin mendapatkannya.
"Yang mana ibuku! Yang mana!" teriak anak beruang dengan semangat dan lucu.
[Anak beruang mana ini? Lucu sekali!]
[Beruang kecil apa kamu mau ikut dengan bibi?!]
[Oh! Apa makanan kesukaan beruang kecil ini? Bibi akan menyiapkan banyak agar dia mau ikut!]
Anak-anak berdiri dengan ragu di belakang para ibu sementara. Mereka hanya diberikan waktu kurang dari dua menit untuk memilih mana pasangan ibu mereka.
Setelah semua anak berdiri, sutradara tak langsung meminta para tamu wanita berbalik dan melihat. Tapi dia bertanya pada salah satu anak apa alasan berdiri di belakang pilihan mereka.
"Karena dia cantik! Dia pasti ibuku!" jawab salah satu anak perempuan yang mengenakan kostum kelinci.
Kelima anak tersebut berusia empat atau lima tahun dan dipilih melalui audisi sebelumnya. Jadi kelimanya bisa dibilang anak-anak kecil yang pintar.
Anak beruang yang lucu adalah anak tertua, berusia lima tahun. Kemudian anak singa berumur empat setengah tahun dan sisanya masih berusia empat tahun.
Saat mendengar jawaban anak perempuan itu bukan hanya tamu dan kru yang tertawa tapi jug para penonton siaran langsung.
"Oke. Sekarang para tamu diperbolehkan berbalik untuk melihat!"
Saat mereka berbalik, Shella dan Teresa tersenyum kecut karena yang berdiri di depan mereka bukan anak yang akan mereka asuh.
"Tiga dari lima anak-anak sudah benar. tapi dua lainnya masih salah."
Saat mendengar suara sutradara, kelima anak tersebut berdiri dengan khawatir. Mereka tidak tahu apa mereka berdiri di tempat yang benar atau salah.
Kemudian seorang kru menukar anak di depan Teresa dan Shella. Anak-anak lainnya sangat bahagia karena ternyata mereka berdiri di tempat yang benar.
"Untuk semua tamu kamu ucapakan selamat datang di Living with the cute baby dan selamat bersenang-senang!" ucap sutradara begitu selesai menukar anak-anak sesuai tempatnya.
lhoo wis bisa jalan
ternyata malah sdh hamil si mika... gak di ekspose ternyata ya wik wik nya
semoga mau terapi ya pak gavin..biar gak merasa gak berguna krn gak bisa melindungi istri tercinta