NovelToon NovelToon
Anak Kembar Yang Kusembunyikan

Anak Kembar Yang Kusembunyikan

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Penyesalan Suami / Lari Saat Hamil
Popularitas:64.1k
Nilai: 5
Nama Author: Tientien AQuariuzz Girllzz

Zhafira Nayara Humaira, gadis berparas cantik, namun yatim piatu. Memiliki kepribadian lembut, ramah dan tegas dalam bersikap. Kini sedang berkuliah lewat jalur beasiswa.

Tak sedikit Mahasiswa yang ingin menjadikan pacar tapi selalu ia tolak secara halus, karena ia tak ingin fokusnya terganggu. Hingga ia menerima Bryan, pria yang selalu ada untuknya. Mereka memutuskan untuk menikah siri dan tinggal di aparteman yang sama.

Setelah wisuda selesai, Bryan izin pulang ke Jakarta, Zhafira sering mual dan muntah. Di tengah ketidaknyamanan, Zhafira tak sengaja menyaksikan siaran langsung di TV. Brian, suaminya sedang melangsungkan pertunangan dengan wanita cantik, elegan.

Seketika dadanya seperti tertusuk jarum besar, perih dan menyakitkan. Bersamaan itu ia baru saja mengetahui kalau dirinya sedang hamil.

Bagaimana ia menghadapi kenyataan pahit itu? Mampukah ia bertahan demi nyawa yang dikandungnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tientien AQuariuzz Girllzz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 1 PERKENALAN TOKOH

SELAMAT MEMBACA !!!

Zhafira Nayara Humaira gadis berparas cantik, namun yatim piatu. Memiliki kepribadian yang lembut, ramah dan tegas dalam bersikap. Kini sedang kuliah dengan jalur beasiswa.

Tak sedikit Mahasiswa yang ingin menjadikan ia pacarnya. Tapi selalu ia tolak meski dengan cara halus. Ia tak ingin pikirannnya terganggu.

“Fira…!” panggil Elena sahabatnya dari awal masuk kuliah. Tapi mereka beda jurusan, jika Fira masuk jurusan desain. Sedangkan Elena sendiri masuk jurusan Manajemen ekonomi.

Elena Prameswari anak orang yang cukup kaya di Kota ini, tapi sifatnya baik dan tak sombong. Ia baik sama semua orang yang bersikap baik dengannya tapi jika orang itu jahat, ia juga akan bersikap jahat dengan orang itu.

Fira membalikan tubuhnya ke belakang, mendapati Elena yang berlari ke arahnya.

“Halo, Sayangku bagaimana kabarnya?” tanya Fira dengan tersenyum menyambut kedatangan sahabatnya.

“Fir, nanti malam aku ikut tidur di Kostmu ya. Di rumah sepi Mama sama Papa ingin berangkat keluar kota,” ujar Elena meminta izin kepada sahabatnya.

Fira mengangguk mantap, "Silakan saja kalau mau menginap di kosku. Tapi kamu tahu sendiri kan betapa sempitnya tempat tinggalku itu?"

Wajah Elena langsung berseri-seri penuh senyum, begitu lega dan senang mendengar izin dari sahabatnya itu. Tak ada sedikit pun keberatan di hatinya, yang penting bisa berada di dekat Fira.

Mereka berjalan ke arah kelasnya masing-masing yang kebetulan kelas mereka sangat dekat, hanya beda gedung saja.

Di perjalanan menuju kelasnya Fira dan Elena dihadang oleh geng cewek jurusan manajemen, sejurusan dengan Elena tapi beda kelas. 

“Hei kau anak beasiswa!” panggilnya dengan suara lantang, semua orang yang lalu lalang di sana berhenti. Siapa sih yang tak kenal gadis itu. Anak Dekan di kampusnya namanya Sabrina yang punya sikap sesuka hatinya dan sering membully anak-anak yang lemah.

“Anda panggil saya? Siapa ya El yang dipanggilnya?” tanya Fira kepada Elena pura-pura tak mengerti siapa yang dipanggil Sabrina.

"Memangnya di sini masih ada anak beasiswa lain selain kamu, bodoh!" seru Sabrina kesal karena Fira malah bersikap seakan tak tahu apa-apa.

“Lho siapa tau ada anak beasiswa lainya? Lagian ya saya kasih tau nih. Nama saya itu Zhafira Nayara Humaira, biasa dipanggil Fira. Bukan anak beasiswa. Ya walaupun benar sih saya ini anak beasiswa. Terus apa tadi saya bodoh…apa nggak sah salah ucap?”

Hmmm…orang-orang yang melihat kejadian itu dan kebanyakan anak desain terkekeh mendengar jawaban dari seorang mahasiswa berpredikat genius itu.

“Awas kamu! Saya peringatkan ya, jangan pernah berani mendekati Bryan lagi! Dia itu pacarku!” bentaknya sekali lagi sambil menunjuk tajam ke arah Fira.

Kerumunan mahasiswa yang melihat kejadian itu makin memadat, seolah sedang menyaksikan pertunjukan drama yang tak terduga pagi itu.

Tiba-tiba terdengar suara yang sangat tegas, dingin, dan berwibawa membelah keramaian. "Ada apa sebenarnya disini? Kenapa semua berkumpul disini?”

Semua orang seketika terdiam dan menoleh ke arah sumber suara itu. Siapa yang tak kenal orang itu, anak donatur utama di Kampusnya.

“Bry…Bryan!” panggil Sabrina dengan lembut, nada suaranya berubah seratus delapan puluh derajat dibanding saat tadi sedang memaki Fira.

Bryan hanya menatap Sabrina dengan pandangan tajam dan dingin, seolah tak mendengar sama sekali panggilan halus dari Sabrina.

Bryan Putra Danendra anak pengusaha no satu di Negeri ini. Mempunyai sifat dingin kepada siapapun kecuali keluarga dan teman dekatnya.

Fira yang malas melihat drama mereka, tanpa kata ia pergi dari kerumunan teman-temannya menuju ke kelasnya sendiri.

Bryan menatap kepergiaan Fira, dalam hatinya salut dia tak pernah takut dengan siapapun yang ingin menindasnya. Bryan semakin kagum dengan Fira.

“Semua bubar, sebentar lagi pelajaran pertama akan segera dimulai!” perintah Bryan dengan dingin.

 Sabrina hanya bisa mengepalkan tangannya kesal mendengar nada perintah Bryan yang tak bisa dibantah sedikitpun. Ia menghentakkan kakinya kuat-kuat di lantai, lalu berbalik pergi dengan wajah merah padam meninggalkan kerumunan mahasiswa yang masih memperhatikan mereka.

Sesampainya di depan ruang kelas, Fira langsung melangkah masuk dan duduk di sebelah sahabat karibnya, Tasya.

Nama lengkapnya Tasya Melisa Putri, ia berasal dari keluarga yang cukup terpandang dan kaya raya di negeri ini. Meski demikian, ia tak pernah membedakan teman dan selalu setia mendampingi Fira dalam suka maupun duka.

“Tumben telat, Fir?” tanyanya dengan sedikit khawatir.

Fira tersenyum sambil berbisik, “Biasa ada drama dari  Cinderella Sabrina hahahaha,” jawab Fira dengan tertawa cukup keras, membuat teman-teman sekelasnya melihat ke arah mereka.

“Hmmm…hmmm ada apa nih? Pagi-pagi sudah pada tertawa saja. Semangat dengan pelajaran Bapak ya?” tanya Dosen itu.

“Huuuu….Siapa yang semangat, Pak. Yang ada kepala saya sudah pusing duluan!” seru salah satu teman sekelasnya Fira.

Dosen itu tersenyum penuh arti dan tak marah, ia tau semua mahasiswa banyak yang tak menyukai pelajarannya yang terkesan membosankan.

“Kalian itu harus semangat, sebentar lagi menghadapi semester tiga, jadi kalian harus semangat seperti Neng Fira yang cantik dan pintar itu,” ucap Dosen itu lagi sebelum mulai pelajarannya.

“Huuu…huuu…giliran yang bening-bening saja ingat, Pak. Ingat yang dirumah!” seru salah satu temannya Fira yang selalu ceplas-ceplos kalau berbicara.

Dosen itu memulai menerangkan pelajarannya dengan serius, Fira memperhatikannya tanpa menoleh kemana-mana. Dia harus semangat dan nilainya harus tinggi jika tak ingin beasiswanya dicabut.

Tanpa terasa pelajaran pertama telah selesai, wajah-wajah yang lesu tadi sekarang berubah dengan senyum kelegaan.

“Alhamdulilah ya Allah, Engkau telah memutar waktu begitu cepat, sehingga kepala ini tak mengeluarkan asap!” seru temannya Fira yang bernama Zafran, ia juga termasuk salah satu sahabatnya Fira.

Zafran Andika anak yang kocak, selalu bisa mencairkan suasana yang tegang menjadi rileks kembali. Zafran anak kedua dari dua bersaudara, Mamanya ingin mempunyai anak perempuan tapi sudah tak bisa mengandung karena ada kista di rahimnya sehingga dengan terpaksa kandungannya harus diangkat. Jadi saat melihat Fira main ke rumahnya. Mamanya langsung menganggap Fira putri kandungnya.

"Hahahaha..." Tawa riang langsung meledak dari mulut semua orang mendengar ucapan jenaka Zafran. Suasana yang tadi sempat tegang seketika mencair, dan suasana hati mereka pun kembali terasa ringan serta rileks.

Fira hanya tersenyum tipis sambil menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah sahabat sekaligus saudaranya itu yang kelewat kocak, seolah tak habis pikir tapi dalam hati ikut tertawa.

“Fira, Sayang! Yuk kita ke kantin, aku yang akan mentraktir kamu dan Tasya…hmmm jangan lupa si Lena juga dikabari!” serunya mengajak kedua sahabatnya.

"Woy...Zaf! Kok cuma Fira sama Tasya aja yang ditraktir? Kami juga mau lho!" seru Denis protes tak terima, merasa Zafran selalu pilih kasih hanya memperhatikan kedua gadis itu saja.

Zafran seolah tak mendengar dan tak menanggapi sedikitpun teriakan Denis. Ia langsung berjalan keluar kelas menuju kantin begitu saja.

Denis yang ditinggal begitu saja kemudian menoleh ke arah Fira dengan wajah bingung. "Fir, kenapa sih Zafran seolah-olah selalu pilih kasih kalau lagi mentraktir teman? Kamu tahu nggak alasannya?" tanyanya.

1
Sri Supriatin
Selamat buat Haikal n Amara yg akhirnya pulkam di berimomongan 👍😍😍ikut seneng buat kembar 👍👍👍💪💪
Rahmawati Amma
kasih 6 traktir kopi thor langsung 😚
Rahmawati Amma
seru ceritanya saya suka 😍 lanjut thor ☺️
Rahmawati Amma
seru sekali di tunggu bab barunya langsung tak kasih bintang 5 dan traktir kopi 5 oke thor semangat ✊ 😁✌️🙏
Harniati Rifqy
lanjut lagi kakak up nya semangat kakak
pojok_kulon: Siap Kak Harniati
total 1 replies
Rahmawati Amma
authornya sat set tidak bertele tele ceritanya bagus tidak banyak drama saya suka😁✌️
pojok_kulon: Hehehehe🤭🤭🤭
total 1 replies
Erna Fkpg
pasti kaget tu aunty Raisa tau kepintaran sikembar
pojok_kulon: Benar itu, Kak Erna
total 1 replies
kaylla salsabella
lanjut😍😍😍
pojok_kulon: Siap Kak Kaylla
total 1 replies
Rahmawati Amma
ah ngak salah umur baru 1th udah bisa bicara sedikit lancar 🤔 ke cuali bayi ajaib 😅
pojok_kulon: Hehehehe
total 1 replies
Rahmawati Amma
paling anaknya umur 3 4 atau umur anaknya 5 tahun baru ketemu 🤔😅 benar tak🤣
pojok_kulon: Hehehehe Iya Kah, Kal Rahmawati
total 1 replies
Sun Rise
ok
Erna Fkpg
tetap semangat dan sehat selalu 😘
pojok_kulon: Siap Kak Erna
total 1 replies
Erna Fkpg
akhirnya Bryan bisa berbaikan dengan mamanya dan beliau bisa menerima Fira dan cucu kembarnya
pojok_kulon: Iya Kak Erna
total 1 replies
Sri Supriatin
Tks upnya thor 🙏🙏😍😍😍
pojok_kulon: Sama-sama Kak Sri
total 1 replies
Sri Supriatin
Langsung cucunya bisa bershowalat 🙏🙏 apa g terharu oma yg. Bc aja netes air mata 💪💪
pojok_kulon: Iya benar iti Kak Sri
total 1 replies
kaylla salsabella
pada kaget semuanya ya🤣🤣🤭🤭
pojok_kulon: Iya hehehehe
total 1 replies
kaylla salsabella
alhamdulillah udah baikan😍😍😍
pojok_kulon: Alhamdulillah
total 1 replies
tia
terima kasih udah update thor 😍
pojok_kulon: Sama-sama Kak Tia
total 1 replies
tia
lanjut thor
pojok_kulon: Siap Kak Tia
total 1 replies
Sri Supriatin
lanjuuut thor 💪💪
pojok_kulon: Siap Kak Sri
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!