NovelToon NovelToon
Anak Kembar Yang Kusembunyikan

Anak Kembar Yang Kusembunyikan

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Penyesalan Suami / Lari Saat Hamil
Popularitas:14.3k
Nilai: 5
Nama Author: Tientien AQuariuzz Girllzz

Zhafira Nayara Humaira, gadis berparas cantik, namun yatim piatu. Memiliki kepribadian lembut, ramah dan tegas dalam bersikap. Kini sedang berkuliah lewat jalur beasiswa.

Tak sedikit Mahasiswa yang ingin menjadikan pacar tapi selalu ia tolak secara halus, karena ia tak ingin fokusnya terganggu. Hingga ia menerima Bryan, pria yang selalu ada untuknya. Mereka memutuskan untuk menikah siri dan tinggal di aparteman yang sama.

Setelah wisuda selesai, Bryan izin pulang ke Jakarta, Zhafira sering mual dan muntah. Di tengah ketidaknyamanan, Zhafira tak sengaja menyaksikan siaran langsung di TV. Brian, suaminya sedang melangsungkan pertunangan dengan wanita cantik, elegan.

Seketika dadanya seperti tertusuk jarum besar, perih dan menyakitkan. Bersamaan itu ia baru saja mengetahui kalau dirinya sedang hamil.

Bagaimana ia menghadapi kenyataan pahit itu? Mampukah ia bertahan demi nyawa yang dikandungnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tientien AQuariuzz Girllzz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 1 PERKENALAN TOKOH

SELAMAT MEMBACA !!!

Zhafira Nayara Humaira gadis berparas cantik, namun yatim piatu. Memiliki kepribadian yang lembut, ramah dan tegas dalam bersikap. Kini sedang kuliah dengan jalur beasiswa.

Tak sedikit Mahasiswa yang ingin menjadikan ia pacarnya. Tapi selalu ia tolak meski dengan cara halus. Ia tak ingin pikirannnya terganggu.

“Fira…!” panggil Elena sahabatnya dari awal masuk kuliah. Tapi mereka beda jurusan, jika Fira masuk jurusan desain. Sedangkan Elena sendiri masuk jurusan Manajemen ekonomi.

Elena Prameswari anak orang yang cukup kaya di Kota ini, tapi sifatnya baik dan tak sombong. Ia baik sama semua orang yang bersikap baik dengannya tapi jika orang itu jahat, ia juga akan bersikap jahat dengan orang itu.

Fira membalikan tubuhnya ke belakang, mendapati Elena yang berlari ke arahnya.

“Halo, Sayangku bagaimana kabarnya?” tanya Fira dengan tersenyum menyambut kedatangan sahabatnya.

“Fir, nanti malam aku ikut tidur di Kostmu ya. Di rumah sepi Mama sama Papa ingin berangkat keluar kota,” ujar Elena meminta izin kepada sahabatnya.

Fira mengangguk mantap, "Silakan saja kalau mau menginap di kosku. Tapi kamu tahu sendiri kan betapa sempitnya tempat tinggalku itu?"

Wajah Elena langsung berseri-seri penuh senyum, begitu lega dan senang mendengar izin dari sahabatnya itu. Tak ada sedikit pun keberatan di hatinya, yang penting bisa berada di dekat Fira.

Mereka berjalan ke arah kelasnya masing-masing yang kebetulan kelas mereka sangat dekat, hanya beda gedung saja.

Di perjalanan menuju kelasnya Fira dan Elena dihadang oleh geng cewek jurusan manajemen, sejurusan dengan Elena tapi beda kelas. 

“Hei kau anak beasiswa!” panggilnya dengan suara lantang, semua orang yang lalu lalang di sana berhenti. Siapa sih yang tak kenal gadis itu. Anak Dekan di kampusnya namanya Sabrina yang punya sikap sesuka hatinya dan sering membully anak-anak yang lemah.

“Anda panggil saya? Siapa ya El yang dipanggilnya?” tanya Fira kepada Elena pura-pura tak mengerti siapa yang dipanggil Sabrina.

"Memangnya di sini masih ada anak beasiswa lain selain kamu, bodoh!" seru Sabrina kesal karena Fira malah bersikap seakan tak tahu apa-apa.

“Lho siapa tau ada anak beasiswa lainya? Lagian ya saya kasih tau nih. Nama saya itu Zhafira Nayara Humaira, biasa dipanggil Fira. Bukan anak beasiswa. Ya walaupun benar sih saya ini anak beasiswa. Terus apa tadi saya bodoh…apa nggak sah salah ucap?”

Hmmm…orang-orang yang melihat kejadian itu dan kebanyakan anak desain terkekeh mendengar jawaban dari seorang mahasiswa berpredikat genius itu.

“Awas kamu! Saya peringatkan ya, jangan pernah berani mendekati Bryan lagi! Dia itu pacarku!” bentaknya sekali lagi sambil menunjuk tajam ke arah Fira.

Kerumunan mahasiswa yang melihat kejadian itu makin memadat, seolah sedang menyaksikan pertunjukan drama yang tak terduga pagi itu.

Tiba-tiba terdengar suara yang sangat tegas, dingin, dan berwibawa membelah keramaian. "Ada apa sebenarnya disini? Kenapa semua berkumpul disini?”

Semua orang seketika terdiam dan menoleh ke arah sumber suara itu. Siapa yang tak kenal orang itu, anak donatur utama di Kampusnya.

“Bry…Bryan!” panggil Sabrina dengan lembut, nada suaranya berubah seratus delapan puluh derajat dibanding saat tadi sedang memaki Fira.

Bryan hanya menatap Sabrina dengan pandangan tajam dan dingin, seolah tak mendengar sama sekali panggilan halus dari Sabrina.

Bryan Putra Danendra anak pengusaha no satu di Negeri ini. Mempunyai sifat dingin kepada siapapun kecuali keluarga dan teman dekatnya.

Fira yang malas melihat drama mereka, tanpa kata ia pergi dari kerumunan teman-temannya menuju ke kelasnya sendiri.

Bryan menatap kepergiaan Fira, dalam hatinya salut dia tak pernah takut dengan siapapun yang ingin menindasnya. Bryan semakin kagum dengan Fira.

“Semua bubar, sebentar lagi pelajaran pertama akan segera dimulai!” perintah Bryan dengan dingin.

 Sabrina hanya bisa mengepalkan tangannya kesal mendengar nada perintah Bryan yang tak bisa dibantah sedikitpun. Ia menghentakkan kakinya kuat-kuat di lantai, lalu berbalik pergi dengan wajah merah padam meninggalkan kerumunan mahasiswa yang masih memperhatikan mereka.

Sesampainya di depan ruang kelas, Fira langsung melangkah masuk dan duduk di sebelah sahabat karibnya, Tasya.

Nama lengkapnya Tasya Melisa Putri, ia berasal dari keluarga yang cukup terpandang dan kaya raya di negeri ini. Meski demikian, ia tak pernah membedakan teman dan selalu setia mendampingi Fira dalam suka maupun duka.

“Tumben telat, Fir?” tanyanya dengan sedikit khawatir.

Fira tersenyum sambil berbisik, “Biasa ada drama dari  Cinderella Sabrina hahahaha,” jawab Fira dengan tertawa cukup keras, membuat teman-teman sekelasnya melihat ke arah mereka.

“Hmmm…hmmm ada apa nih? Pagi-pagi sudah pada tertawa saja. Semangat dengan pelajaran Bapak ya?” tanya Dosen itu.

“Huuuu….Siapa yang semangat, Pak. Yang ada kepala saya sudah pusing duluan!” seru salah satu teman sekelasnya Fira.

Dosen itu tersenyum penuh arti dan tak marah, ia tau semua mahasiswa banyak yang tak menyukai pelajarannya yang terkesan membosankan.

“Kalian itu harus semangat, sebentar lagi menghadapi semester tiga, jadi kalian harus semangat seperti Neng Fira yang cantik dan pintar itu,” ucap Dosen itu lagi sebelum mulai pelajarannya.

“Huuu…huuu…giliran yang bening-bening saja ingat, Pak. Ingat yang dirumah!” seru salah satu temannya Fira yang selalu ceplas-ceplos kalau berbicara.

Dosen itu memulai menerangkan pelajarannya dengan serius, Fira memperhatikannya tanpa menoleh kemana-mana. Dia harus semangat dan nilainya harus tinggi jika tak ingin beasiswanya dicabut.

Tanpa terasa pelajaran pertama telah selesai, wajah-wajah yang lesu tadi sekarang berubah dengan senyum kelegaan.

“Alhamdulilah ya Allah, Engkau telah memutar waktu begitu cepat, sehingga kepala ini tak mengeluarkan asap!” seru temannya Fira yang bernama Zafran, ia juga termasuk salah satu sahabatnya Fira.

Zafran Andika anak yang kocak, selalu bisa mencairkan suasana yang tegang menjadi rileks kembali. Zafran anak kedua dari dua bersaudara, Mamanya ingin mempunyai anak perempuan tapi sudah tak bisa mengandung karena ada kista di rahimnya sehingga dengan terpaksa kandungannya harus diangkat. Jadi saat melihat Fira main ke rumahnya. Mamanya langsung menganggap Fira putri kandungnya.

"Hahahaha..." Tawa riang langsung meledak dari mulut semua orang mendengar ucapan jenaka Zafran. Suasana yang tadi sempat tegang seketika mencair, dan suasana hati mereka pun kembali terasa ringan serta rileks.

Fira hanya tersenyum tipis sambil menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah sahabat sekaligus saudaranya itu yang kelewat kocak, seolah tak habis pikir tapi dalam hati ikut tertawa.

“Fira, Sayang! Yuk kita ke kantin, aku yang akan mentraktir kamu dan Tasya…hmmm jangan lupa si Lena juga dikabari!” serunya mengajak kedua sahabatnya.

"Woy...Zaf! Kok cuma Fira sama Tasya aja yang ditraktir? Kami juga mau lho!" seru Denis protes tak terima, merasa Zafran selalu pilih kasih hanya memperhatikan kedua gadis itu saja.

Zafran seolah tak mendengar dan tak menanggapi sedikitpun teriakan Denis. Ia langsung berjalan keluar kelas menuju kantin begitu saja.

Denis yang ditinggal begitu saja kemudian menoleh ke arah Fira dengan wajah bingung. "Fir, kenapa sih Zafran seolah-olah selalu pilih kasih kalau lagi mentraktir teman? Kamu tahu nggak alasannya?" tanyanya.

1
Sri Supriatin
Fira g tau kalau sdh punya buku nikah🤭eeh siapa tuh yg mencak2 di butik🤭🤭😍😍
kaylla salsabella
pasti teman" fira dan mama angkat
Sri Supriatin
wah kejutan nich siapa yg datang kira2..lanjut dong thor apa sibuk design baju Prinses 🤭😍😍 ditunggu upnya👍👍
Erna Fkpg
wah jd penasaran kira kira siapa yg tertawa diruang tamu💪💪💪
sunaryati jarum
Semoga sehat selalu Fira dan sukses butiknya
Beanita Binatoro
keren ceritanya.
pojok_kulon: Terima kasih Kak Beanita
total 1 replies
Sri Supriatin
selamat kembar sepasang Fira...semoga ngk lama2 nyembunyiin kembar dr Brian, udah sah kok nikahnya...jd dua2 bakal bikin kejutan 🤭🤭😍😍
pojok_kulon: Terima kasih Kak sri🙏🙏
total 1 replies
Erna Fkpg
doubel up dong kak soalnya ceritanya makin seru 🙏🙏🙏
pojok_kulon: Hehehe Iya Kak
total 1 replies
sunaryati jarum
Baru beberapa bulan sudah punya butik,dan ramai
pojok_kulon: Hehehee iya Kak
total 1 replies
kaylla salsabella
tidak nyonya... tapi ini lagi ngantar adik ku dia kan yang punya ini butik🤭🤭
pojok_kulon: Hehehe wah betul saja
total 1 replies
Enz99
Bagus
pojok_kulon: Terima Kasih Kak Enz99
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
makasih sudah double up,besuk lagi ya thor
pojok_kulon: Sama-sama Kak Dewi
total 1 replies
Sri Supriatin
kapok Ny.Dinda mukanya.mau ditaruh fimana n sdh kn tampar pula🤭🤭
pojok_kulon: Biar tau rasa ya Kak Sri
total 1 replies
Erna Fkpg
wah shock GK tu ny Dinda ternyata calon mantu yg diidamkan seorang jalang😂💪💪💪🙏🙏🙏
pojok_kulon: hehehehe pastinya itu Kak...jadi orang kok pe.maksa
total 1 replies
sunaryati jarum
Bagaimana.Ny Dinda masih mau bermenantukan pelacur? Ibu tak tahu diri dan tidak ingat asalnya.Tertipu dengan rayuan manis untuk menguras hartanya.
pojok_kulon: Mungkin malu ya Kak
total 1 replies
kaylla salsabella
semoga fira dan keluarga nya melihat
pojok_kulon: Iya Kak Kaylla
total 1 replies
kaylla salsabella
yeeee Bryan nanti pulang ke rumah nya si istri nya udah pergi
pojok_kulon: Benar itu Kak Kaylla
total 1 replies
Oma Gavin
makan itu menantu idaman ternyata jalang murahan gimana bu dinda suka sama kejutan anakmu ayo brian kejar firarke belanda tinggalkan keluarga mu
pojok_kulon: Enak kali ya Kak ..jadi orang kok mudah dimanfaatkan
total 1 replies
Sri Supriatin
wah lanjut thor seruuu banget 💪💪💪
pojok_kulon: Siap Kak Sri
total 1 replies
Sri Supriatin
selamat Fira bayi.kembat🙏🙏🙏.iya.Luna kok.blm.up💪💪💪
pojok_kulon: Terima masih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!