Di zaman sekarang ini adakah laki-laki yang serba bisa? sempurna!
jawabannya di novel kali ini ada!
Dia dijuluki Human Perfect oleh semua orang karena kesempurnaannya. Dia bernama Badai Bagaskara.
Lalu, sesempurna apakah dia?
Baca kisahnya dalam Novel Human Perfect. Dan disarankan bagi yang belum membaca Novel Tafsir Mimpi Sang Inspirator diharapkan membacanya terlebih dahulu, karena novel ini berhubungan dengan itu.
happy reading 🥰
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Febby Sadin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Munculnya Permata dan Hasbi
Di bumi bangsa manusia, kini masing-masing orangtua yang anak-anaknya sedang mengalami hal yang diluar nalar, mengalami firasat hebat. Dimana kini, seorang yang telah lama menyembunyikan diri dari khalayak ramai, bahkan dari teman-temannya keduanya berusaha menjaga jarak. Mereka kini saling khawatir.
Saat tiba-tiba, sang istri yang tengah memasak di dapur, memecahkan satu piring hingga pecah di lantai.
Pyar!!
"Astaghfirullah!" pekiknya.
Hingga mengundang sang suami segera menghampiri dirinya ke dapur. Dimana sang suami awalnya sedang asyik menikmati hari weekend didepan layar televisi, dibuatnya terperanjat dengan adanya suara pecahan piring.
"Ada apa Permata?!! pekiknya, dengan memanggil nama sang istri, dimana kesempatan memanggil nama sang istri dipakainya setiap tidak ada sang anak di rumah. Jika ada anaknya yang mondok datang, pasti panggilannya berubah jadi mama.
Permata pun yang langsung di datangi Hasbi, sang suami. langsunglah dia menjawab, "Entahlah aku sedang masak, tersenggol." namun Permata sejenak tercengang, kemudian melanjutkan lagi perkataannya.
"Namun Has... Aku kok ngerasa ada hal yang buruk menimpa Faisal?" ucap Permata, dalam tercengangnya.
"Hush! Gak boleh ngomong aneh-aneh. Doain aja anak kita baik-baik saja." ucap Hasbi.
Permata mengelus dadanya, "Tapi firasat ini seperti aku pernah mengalaminya sebelumnya." sambil tampak berpikir.
"Maksudmu dulu?"
"Iya dulu,..." Permata masih sambil mengingat-ingat.
Kemudian tiba-tiba dia memekik, "Aku ingat!" lalu dia tatap suaminya itu dengan tajam. "Firasat ini pernah aku rasakan saat dulu, Roro mengganggu kehidupan bangsa manusia!" ucapnya dengan membelalakkan matanya.
Hasbi pun jadi ikutan membelalakkan matanya. "Apakah kita perlu menelpon Faisal melalui ketua pondoknya untuk mengetahui keadaannya?"
Permata mendengar usulan dari Hasbi langsung semangat lagi, "Ya, ayo! Telpon dia!" ucap Permata.
Hasbi pun langsung saja dia merogoh saku celananya dan hendak menelpon ketua pondok pesantren Ma'rifat Billah tempat Faisal menimba ilmu yang tak lain adalah Badai.
Namun sebelum Hasbi menelpon, dia yang tak sengaja membaca notifikasi yang masuk di hp nya dari Grup alumni SDIMT pun, dibuat langsung terkejut.
Shad : Assalamualaikum teman-teman semuanya, menginformasikan bahwa hari ini adalah penelitian anak-anak kita, kedua anak kembarku, anak Bara, dan anaknya Bintang. Sedang melakukan penelitian di gua desa Menyan. Namun mereka kini sedang menghadapi masalah besar. Jadi mohon doanya ya teman-teman....🙏 di dalam penelitian ini melibatkan Nabila dan Ali, Najwa dan Badai. Dan juga salah satu sahabat Badai yaitu Faisal yang tiba-tiba datang di lokasi dan mengalami masalah.
Bara : semoga semua diberikan kelancaran.
Bintang : itu kabar terbaru? Ya Allah semoga anak-anak kita diberikan kelancaran dalam mengungkap misteri yang ada...🤲
Dimana chat pemberitahuan di grup itu seketika membuat Hasbi terkejut. Karena ada nama anaknya di sebut.
"Ada apa Has? Kok kamu diam? Dan apa ada pemberitahuan di hp?" Permata mengerubungi Hasbi dengan pertanyaannya.
Permata yang tidak sabaran, langsung dia rampas hp Hasbi dari tangannya, dan terkejut lah Permata setelah membaca pesan di grup obrolan alumni SDIMT yang telah baru saja selesai dibaca oleh Hasbi.
Lemas lah badan Permata, hingga hampir terjatuh. Namun dengan sigap Hasbi menahan tubuh sang istri yang hampir pingsan.
...****************...
Sedangkan di alam bangsa jin, yang kini telah ada lima orang sosok dari bangsa manusia. Tak lama setelah Badai mengajukan pertanyaan nya kepada Roro yang menyinggung tentang prajurit nya, Roro pun setelah semuanya berkumpul dengan rapi, dia menepuk kan tangannya tanda untuk memanggil beberapa pelajaran kerajaan dan prajurit yang terkuat untuk datang ke aula Kerajaan Ratu Roro Kidul.
Hingga kemudian datanglah beberapa prajurit setelah cukup lama mereka prajurit itu hanya berdiri mematung di depan gerbang hutan kidul tempat rahasianya.
.
.
.
Lanjut besok aja ya 😆
apakah punya anak sama umur nya