NovelToon NovelToon
Dreamy Magical

Dreamy Magical

Status: sedang berlangsung
Genre:Akademi Sihir / Persahabatan / Romansa / Fantasi Wanita / Barat
Popularitas:17.2k
Nilai: 5
Nama Author: Herdianti putri

Di balik topeng emasnya, Azuna menyembunyikan luka masa lalu dan kenangan yang terhapus.
Menjadi mentor Kelas Margery seharusnya hal biasa—sampai ia menyadari bahwa keenam muridnya mencerminkan potongan dari dirinya sendiri: kehilangan, amarah, dan keinginan untuk diterima.
Satu demi satu, rahasia mereka terungkap, menyingkap benang merah yang mengikat nasib mereka dengan perang kuno antara cahaya dan kegelapan.
Dalam dunia di mana sihir dapat menyembuhkan atau menghancurkan, bisakah Azuna menuntun mereka menuju cahaya sebelum dirinya tenggelam ke dalam bayangan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Herdianti putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Never look down us.

Inter-school sparring hari kelima akan segera dimulai. Kini tersisa Akiko, Sakuraba, Kenichi, Kenji, Annie, dan Kurohana dari Kelas Margery dan dari Edelweiss Sanctuary Academy, hanya tersisa Nina dan Damian.

"Tinggal dua pertandingan lagi dan semua selesai." Ujar Thalia memantau dari kejauhan.

"Kita tahu kalau murid-murid kita berkembang dengan pesat. Tapi, Edelweiss Sanctuary Academy, bukanlah sekolah biasa yang bisa kita pandang sebelah mata." Balas Jake

"Kau benar, Jake. apa yang terjadi pada Hanada saat itu adalah satu dari alasan mereka ditakuti." Azuna kini membenarkan ucapan Jake. Dia masih belum bisa melupakan dan memaafkan apa yang terjadi pada Hanada saat itu.

...****************...

Peserta Pertandingan hari kelima telah diumumkan. Dan yang akan bertanding merupakan: Sakuraba, Kenji, dan Annie. dan yang akan menjadi lawan mereka adalah Damian.

"Sepertinya lawanmu bukanlah orang yang cukup kuat." Ujar Lalah sambil memegang punggung Damian.

"Benar. Tapi ada satu anak yang membuatku tertarik." Balas Damian sambil melirik kearah Sakuraba.

...****************...

"Sakuraba, Kenji, Annie." Panggil Akiko membuat ketiganya menoleh.

"Ada apa?. Akiko-Chan." Balas Annie.

"Berhati-hatilah. Lawan kalian tidaklah bisa diremehkan." Saran Akiko sebelum Ia, Kenichi, Kurohana, dan juga Lalah diteleport ke bangku penonton.

Tidak lama setelah itu, Kenji dan Annie kini mendekat kearah Sakuraba dan mereka bertiga menatap Damian dengan seksama.

"Kau tahu, diantara kalian bertiga, aku hanya tertarik untuk bertarung melawanmu, rambut pink." Kata Damian tidak memperdulikan perasaan Kenji dan Annie.

"Apa yang membuatmu berpikir begitu? Memangnya kau tidak pernah tahu sekuat apa mereka?." Tanya Sakuraba berusaha untuk mengembalikan kepercayaan diri kedua rekannya ini.

"Tidak ada yang spesial dari mereka. itu saja." Balas Damian singkat.

Sakuraba merasa tidak senang akan sifat Damian yang hanya memandang seseorang sebelah mata hanya karena mereka tidak menarik baginya?. sepertinya ada yang perlu diberi pelajaran.

...****************...

"Baiklah. Pertandingan Kelima Inter-school sparring antara Kelas Margery dan Edelweiss Sanctuary Academy, dimulai." Ujar Reva memberi aba-aba.

Damian berlari kearah Sakuraba tanpa memperdulikan keberadaan Kenji dan Annie. walaupun Kenji dan Annie menyerang dia, Damian hanya membalas sebentar kemudian kembali berfokus pada Sakuraba.

Meskipun dia tidak ingin kalah, sepertinya Sakuraba harus melakukan sesuatu agar Damian bisa menelan ucapannya sendiri.

"nocuaf uae'd" Axe milik Damian kini berubah menjadi falcon air yang bersiap untuk menyerang Sakuraba.

Entah kenapa Sakuraba sepertinya tidak ada keinginan untuk melawan. hingga akhirnya membuat Sakuraba terhempas hingga membentur dinding dan pingsan.

"SAKURABA-KUN."

"SAKURABA."

Panggil Annie dan Kenji bersamaan.

Damian yang melihat hal tersebut hanya tersenyum miris. 'Sepertinya aku sudah salah menilaimu. kau juga sama lemahnya.' Batin Damian yang melihat kebodohan Sakuraba. Ia kemudian pergi tanpa memperdulikan Kenji dan Annie.

"TUNGGU."

Panggil Annie pada Damian yang membuat Damian menoleh.

"Pertandingan masih belum selesai." Ujar Annie yang masih memegang Boo staff miliknya.

"Bagiku, pertandingan ini sudah selesai." Kata Damian yang melangkahkan kakinya menjauh dari Annie dan Kenji.

"erutôlc ed ref"

Dengan sihirnya, Kenji berhasil membuat pagar besi yang menghalangi Damian untuk meninggalkan arena pertandingan.

"Kau tahu, kekalahan Sakuraba bukan berarti menjadikanmu pemenang." Kata Kenji mengeluarkan Cutlass sword miliknya.

"Kami bukan selemah yang kau kira. Kami akan buktikan padamu kalau kami kuat." Sambung Annie memegang erat Boo staff miliknya.

"Baiklah. buktikan padaku." Ujar Damian malas.

...****************...

"Bukankah aneh kalau Sakuraba langsung pingsan setelah serangan falcon air tadi?." Kata Akiko yang merasa ada yang tidak beres.

"Kau benar. tidak biasanya dia langsung pingsan dengan serangan seperti itu." Mamoru juga ikut curiga.

"Ini demi Kenji dan Annie." Kata Sasuke melihat ke arena pertandingan. semua orang kemudian menoleh Ke arahnya.

"Maksudku. Damian hanya melihat kearah Sakuraba tanpa peduli akan perasaan Kenji dan Annie. Sakuraba juga pasti tahu betapa sakitnya hati mereka hanya dianggap sebagai pelengkap saja." Sambungnya menjelaskan maksudnya tadi.

Kini semua orang paham. Sakuraba sengaja menerima serangan tersebut hingga pingsan sehingga Damian mau Annie dan Kenji.

"Entah saat ini Sakuraba hanya pura-pura atau benar-benar pingsan, tidak ada yang tahu. tetapi, mungkin dengan dia out of picture, Damian akan mau melawan Kenji dan Annie." Ujar Igarashi melihat jalannya pertandingan.

...****************...

"seguav ed elbas" dengan sihir tersebut, Annie menciptakan ombak pasir untuk menerjang Damian.

Namun serangan tersebut berhasil dihindari oleh Damian dengan sihir airnya. "erussuobalcé uae'd"

Benturan ombak pasir dan air tidak dapat dihindari. Ombak pasir berhasil ditenangkan oleh Air milik Damian. Damian kemudian menyeringai kearah Annie.

"Sudah kubilang. tidak ada gunanya untuk melawanku." Kata Damian sedikit merendahkan Annie.

"maka dari itu, menyerahlah..."

"tolevaj ed ref." Lembing-Lembing besi berjatuhan menuju kearah Damian. membuat Damian menjaga jarak dari Kenji dan Annie.

"Kau tak apa-apa?." Tanya Kenji pada Annie.

"Aku baik-baik saja. Terima kasih, Kenji-kun." Balas Annie berterima kasih.

Kini keduanya kembali melihat kearah Damian menatap sinis kearah mereka berdua.

"Jangan senang dahulu. Bagiku, kalian bukanlah apa-apa. kalian hanya beruntung bisa melawanku hanya karena si rambut pink tadi pingsan." Ujar Damian kemudian mengeluarkan Axe miliknya.

"enipé ed ref." Duri-duri besi dikeluarkan oleh Kenji untuk mengalahkan Damian.

Tetapi Damian menebas semua duri-duri besi tersebut dengan Axe miliknya. setelah menebas besi-besi tersebut, Damian kini memandangi Kenji dengan tatapan benci.

"Aku akan mengakhiri ini semua." Setelah berkata demikian, Damian kemudian melempar Axe miliknya kearah mereka berdua.

"Dimulai dari kau."

Sebelum axe tersebut mendekati Kenji dan Annie, Kenji telah bersiap-siap dengan cutlass miliknya, Ia kemudian memotong axe milik Damian hingga terbelah menjadi dua.

"Annie serang dia dengan pasir milikmu." Perintah Kenji sambil berlari menyerang Damian.

"Tidak akan kubiarkan kau mengalahkan aku." Teriak Damian kini mengadu axenya dengan Cutlass milik Kenji.

Annie melihat Kenji yang saat bertanding melawan Damian, kini melepaskan boo staff miliknya kemudian mengkonsentrasikan sihirnya pada lantai.

"Kenji-kun pergi dari sana." Perintah Annie pada Kenji. Kenji yang memahami apa yang akan segera terjadi kemudian meninggalkan tempat.

"AWAS KAU!!!!."

Belum sempat Damian berlari menuju kearah Annie, kubangan pasir muncul dan seperti berusaha untuk menarik Damian ikut masuk.

"selbas stnavoum." Kata Annie sedikit kelelahan. "Dengan serangan ini, kau tidak akan bisa bergerak ataupun lari, Damian-san." Sambungnya

"Aku tidak akan membiarkan kau menyentuhku." Damian kemudian melempar axe miliknya. namun dengan besi miliknya, Kenji berhasil membalikkan arah lemparan tersebut.

"Aku tidak yakin kau bisa melawan kami." Ujar Kenji kini senang mampu mengembalikan keadaan.

"Terima ini. Edroc ed elbas." Sebuah Pasir membelit tubuh Damian kemudian melemparkannya hingga membentur dinding dengan sangat keras hingga Damian tidak sadarkan diri.

"Baiklah pemenang dari pertandingan ini adalah Kenji dan Annie dari Kelas Margery." Umum Reva.

...****************...

Setelah itu, Kenji dan Annie menuju kearah Sakuraba.

"Sakuraba-kun. bangunlah." Ujar Annie sambil mengguncang tubuh Sakuraba.

Tidak butuh waktu lama, Sakuraba kemudian bangun. dan yang pertama kali ia lihat adalah Kedua rekannya dan juga Damian yang pingsan.

"Kami berhasil mengalahkan dia." Ujar Annie senang.

"Maaf membuatmu terluka." Sambung Kenji berusaha membantu Sakuraba berdiri.

"Tidak apa-apa. Selamat ya." Balas Sakuraba tersenyum.

Mereka tidak tahu bahwa sebenarnya Sakuraba telah sadar sejak pertengahan pertandingan tadi. Tetapi, dia memilih untuk berpura-pura pingsan agar Damian bisa merasakan rasanya dikalahkan oleh Annie dan Kenji. Sakuraba memutuskan untuk tetap merahasiakan hal ini agar Annie dan Kenji tidak merasa bahwa mereka menang karena kesengajaan Sakuraba untuk berpura-pura pingsan.

...****************...

Melihat bahwa semua temannya telah dikalahkan, Lalah kini memandang kearah tiga orang yang akan menjadi lawannya nanti.

'Lawanku adalah, Akiko, Kenichi, dan Kurohana.' Batinnya masih fokus memandang ketiganya dengan seksama.

Tidak lama kemudian, Ia menyeringai bahwa ketiga orang lawannya bukanlah orang-orang sembarangan.

TBC.

1
Ayano
Gils... sudah kubilang akan selalu ada plot armor
Ayano
Mau memberikan kesan superior itu
Ayano
Nama Igarashi nya kurang huruf. Boleh diganti kalau senggang ya
Ayano
Berdoa aja ada plot twist yang menolongmu
Ayano
Terbebani sebelum bertarung
Ayano
Keliatan iri hati banget
Ayano: Mesti dikasih paham sekali biar gak ngelunjak dia. Hm😤
total 2 replies
Ayano
Secara elemen tanah sebenernya bisa lebih unggul karena materialnya lebih padat.
Es bisa seimbang kalau jumlahnya banyak dan ketebalannya tinggi
Ayano
Kok agak ngeremehin ya
Herdianti Putri: Ichika sifatnya kayak gitu
total 1 replies
Ayano
Intinya Eve itu cupu sok kerad
Ayano: Waaah... kukira bisa dipanggil singkatan aja 😅
total 2 replies
Ayano
Udah jelas dia karena dia irian
Herdianti Putri: dia pengen ngajar kelompok Alpha.
total 1 replies
Ayano
Mengkonfirmasi maksudnya wak

Ini tipo 😅😅
Herdianti Putri: maaf.
total 1 replies
nowitsrain
Sasuke kok nyasar ke sini hey, dipanggil noh sama Naruto
Herdianti Putri: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Ayano
Hmmm, enak sih bilang suruh Azuna jujur. Masalahnya gak mudah bikin dia yang agak batu untuk jujur
Ayano
Dia cembukor karena kamu lebih dari dia pasti
Apa lagi coba
Herdianti Putri: Azuna perlu banyak bersabar.
total 1 replies
Ayano
Evelyn mau didaftarin santet online gak 😏😏😏
Herdianti Putri: silahkan saja.
total 1 replies
Ayano
I-ga-ra-shiiiiii
Kalo ada di sana aku ambil rotinya lagi aku jejelin ke mulutnya nih
Herdianti Putri: Dia lagi banyak pikiran.
total 1 replies
Ayano
Rahasia ada untuk dibongkar😏
Herdianti Putri: memang begitu. Tapi kasihan juga.
total 1 replies
〈⎳🥑⃟HIATUS
berasa inget film India
〈⎳🥑⃟HIATUS: Wkwkwk lanjutkan Thor!
total 2 replies
anggita
visualisasi tokohnya👌👍
Sri. Rejeki
Aku kasi penyemangat deh biar lebih banyak di up babnya lagi.. 😉
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!