NovelToon NovelToon
SEBENARNYA...

SEBENARNYA...

Status: tamat
Genre:Sudah Terbit / Tamat
Popularitas:12.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: hijaudaun_birulangit

(Sudah tersedia versi cetak)


Perjuangan Andreas mendapat maaf dan cinta dari wanita yang telah ia nodai.

Andreas yang Tuan Muda dan terbiasa hidup mewah dengan segala fasilitas terbaik, sampai merelakan semua itu hanya demi mengejar Marisa, yang sayangnya begitu benci padanya sejak kehormatannya direnggut Andreas secara paksa.

Marisa yang hamil, terpaksa mengubur semua impian dan cita-citanya, bahkan harus rela dibenci Ibu kandungnya sendiri karena menjadi penyebab kematian Ayahnya.

Apakah menurut kalian orang yang jahat akan selamanya menjadi jahat?

Bisakah Marisa memaafkan Andreas yang telah meluluh lantahkan hidupnya?

Konflik yang menguras emosi serta air mata bisa kalian baca di sini.


Halo... Ini novel pertama saya di Noveltoon, ayo ikut larut dalam perjalan cinta Andreas dan Marisa.

Semoga menghibur ❤

-🍀-

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hijaudaun_birulangit, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BIMBANG

Beberapa hari berlalu sejak itu, luka di kepala Andreas sudah membaik. Bahkan kini ia sudah tidak memakai perban di kepalanya lagi. Sebenarnya ia sudah bisa berangkat ke kantor, tapi ia memilih menyelesaikan tugas-tugasnya di Apartemen rumahnya. Apa lagi alasannya, selain karena ia sedang tidak ingin bertemu Ayahnya. Adnan berkali-kali menghubungi ponselnya dan berkali-kali pula ia mengabaikannya.

Seperti siang ini, dering ponsel berbunyi ketika Andreas tengah sibuk dengan laptop yang ada di pangkuannya. Berkas-berkas laporan berserakan di pinggir tempat tidurnya. Ia tengah mengerjakan sesuatu sambil duduk santai dan menyandarkan punggungnya ke kepala ranjang. Di lihatnya sekilas ponselnya,tulisan "Papa" tertera di layarnya,ia mengacuhkannya dan kembali sibuk dengan pekerjaannya.

Sekali lagi ponselnya berdering,di lihatnya sebentar.Ia segera mengangkatnya.

"Halo,Ren..?"

"Tuan Muda,maaf kan saya..."suara Rendy dari dalam ponsel terdengar penuh penyesalan.

"Haaa..??" Andreas tak mengerti. Ia baru akan bertanya ketika pintu kamar nya di buka seseorang.

" Surprise..!" Eva masuk ke dalam kamarnya dengan senyum lebarnya.

Andreas langsung mematikan ponselnya.

"Bagiman kau bisa masuk..?" tanya nya heran. Dan ia langsung tersadar. "Rendy..? Aah!" ia mengupat diam-diam.

"Aku datang ke kantor dan Rendy bilang kau sudah bebrapa hari tidak berangkat karena sakit,makannya aku memaksanya memberikan password kamar Apartemen mu." Eva berjalan ke arah jendela besar yang berada di ruangan tersebut. "Pemandangan dari sini indah sekali..!" ia tertawa girang.

Selama hampir 6 tahun menjadi tunangannya, Eva memang belum pernah masuk ke dalam kamar Apartemen milik Andreas. Mereka bertunangan,setahuan kemudian Adnan melihat Andreas merokok ganja dan langsung membuangnya ke Kanada, dan selama 5 tahun itu pula Andreas sama sekali tidak mau pulang ke Jakarta.

Andreas segera menutup laptopnya dan turun dari ranjang tempatnya duduk.

"Kita bicara di ruang tamu saja." ia membuka pintu,memberi kode pada Eva agar keluar.

"Kenapa..?kita bisa bicara di sini.Aku suka dengan pemandangan dari kamar ini."

"Tidak,ayo keluar.."Andreas masih berdiri dengan pintu yang masih terbuka.

Eva tampak kecewa,tapi kemudian senyum mengembang di wajahnya.

"Apa kau sudah makan siang?"tanya nya sambil berjalan keluar di iringi Andreas di belakangnya.

"Belum." jawab Andreas singkat.

Eva tersenyum lebar. "Tadi aku baru saja dari kursus memasak,dan aku memasakanmu rendang."Kau suka kan,Sayang..?" tanyanya lagi sambil memandangi Andreas yang berjalan di sebelahnya.

"Yaah.." jawab nya ogah-ogahan.

Kening Eva berkerut. "Kau tidak suka aku ke sini?"

"Suka." Andreas duduk di meja makan. "Mana, katanya kau memasakan ku rendang?"

Seketika wajah Eva menjadi cerah. Setengah berlari ia mengambil papperbag yang ia taruh di meja ruang tamu. Andreas memperhatikannya, ia sengaja mengalihkan pembicaraan karena ia tidak ingin membuat Eva marah yang akan mengakibatkan bertambahnya masalah.

"Tunggu sebentar,aku akan menyiapkan semuanya dulu." Eva tersenyum lebar lada Andreas, yang di tanggapi dengan senyum simpul.

Eva memanaskan daging rendang dan nasi yang ia bawa, ia sangat yakin, di Apartemen Andreas tidak mungkin akan ada nasi, maka ia juga membawanya. Sementara menunggu rendang yang ia hangatkan, ia menata peralatan makan di meja.

Andreas memperhatikan sambil bertopang dagu. Melihat Eva, Andreas yakin ia sudah belajar selama berbulan-bulan untuk ini semua. Eva yang bahkan masuk ke dapur tidak pernah,tapi bisa menyiapkan ini semua. Diam-diam Andreas merasa bersalah pada Eva,seharusnya ia lebih memperhatikan tunangannya itu. Bertahun-tahun Eva berusaha membuatnya untuk mencintai nya,tapi...

Andreas mengusap wajahnya kasar ."Sejak kapan aku memikir kan hal-hal remeh seperti ini...??" ucapnya dalam hati.

"Ada apa..?" tanya Eva sambil duduk di hadapannya.

"Tidak." Andreas menjawab singkat.

Eva mengambilkan nasi di piring Andreas,kemudian menaruh tiga potong daging di atasnya. Ia tersenyum lebar ketika tahu Andreas memperhatikannya.

"Sejak kapan kau belajar melayani seperti ini?" tanya Andreas.

Senyum di wajah Eva bertambah lebar. "Aku ikut khursus menjadi istri yang baik."

"Haah..?" mulut Andreas membulat.

Setelah mengambil nasi dan lauk untuk dirinya sendiri, Eva merapikan duduknya sambil terus menebar senyum.

"Setelah menikah aku berencana berhenti menjadi model, Perusahaan Papa biar kau saja yang memimpin. Papa juga pasti akan setuju."

Dulu ketika mendengar hal itu Andreas sangat antusias, karena hal itu pula ia setuju bertunangan dengan Eva. Waktu itu yang di pikirkan hanya keuntungan yang di dapat jika ia menikah dengan Eva yang adalah putri satu-satunya dari Konglomerat Hertoni Sanjaya. Tapi ketika itu semua sudah di depan mata dan ia tinggal melangkah, ia merasa bimbang.

"Kau sakit apa,Sayang? Apa sudah sembuh..?" tanya nya.

"Hanya sakit biasa." jawab Andreas sambil menyendokkan makanan ke mulutnya. "Sudah." lanjutnya sambil kembali menyendokkan makanan ke mulut.

Eva tersenyum bahagia melihat Andreas makan masakannya dengan lahap.Sangking bahagianya sampai ia sendiri belum menyentuh piringnya sama sekali.

"Apa kah enak?" Eva bertanya lagi.

"Lumayan." jawab Andreas sambil meminum segelas air putih.

"Benarkah??" Eva tersenyum bangga.

Andreas hanya mengangguk.

Mata Eva berbinar-binar melihat nya, kebahagiaan yang Eva rasakan jauh berbeda dengan saat ia bahagia karena berhasil membeli barang mewah dalam pelelangan yang sangat ia inginkan tapi harus bersaing dengan orang banyak, bahagia kali ini seperti bisa membuat jantungnya meledak-ledak karena begitu bergemuruh.

Andreas mengacuhkannya dan berjalan ke ruang tengah, ia duduk di sofa lalu menyalakan Televisi. Eva berjalan mengikutinya,Andreas memencet-mencet remote Televisi dengan malas.Sepertinya ia tidak benar-benar ingin melihat siaran di televisi.

"Maafkan aku.."kata Eva sambil memeluk lengan Andreas, dan menyandarkan kepalanya di bahunya.

Andreas hanya menoleh sebentar ke arahnya,lalu kembali melihat televisi.

"Kemarin aku sangat emosi, jadi aku mengadu ke Papa." ia memeluk lengan Andreas semakin erat. "Ayo kita segera menikah, aku tidak mau Papa mengambil saham nya dari Marthadinata Corp."

nada suara Eva terdengar penuh penyesalan, tapi diam-diam ia tersenyum licik.

Andreas yang mendengarnya wajahnya langsung menegang .

Marisa berbaring di sofa usang yang berada di ruang loker khusus karyawan, ia memandang langit-langit ruangan yang seperi berputar-putar di matanya. Untuk kesekian kalinya dalam minggu ini anemi nya kambuh lagi, bahkan rasa pusing yang ia rasakan itu semakin parah .

Seperti hari ini, saat banyak-banyaknya pelanggan yang datang pada jam makan siang, mendadak kepalanya pusing seperti di hantam palu. Ia mencoba tetap bekerja mencuci piring dan gelas yang menumpuk karena tidak enak pada karyawan lain, tapi siang yang terik, di tambah suasan dapur yang di penuhi bau berbagai masakan dan karyawan yang hilir mudik dengan bau keringag masing-masing, membuat Marisa tidak kuat, ia kembali jatuh pingsan.

Erwin menawarkan Marisa untuk tidur di sofa ruangannya, karena memang di Restoran Padang itu tidak menyediakan Ranjang untuk karyawan yang sakit atau kelelahan. Tapi Marisa menolak dan lebih memilih tiduran di Sofa usang yang berada di ruangan karyawan.

"Apa masih pusing..??" tanya Lenna khawatir.

Marisa mengangguk lemah.Ia memijit-mijit keningnya. "Rasanya nggak enak sekali..." ia menatap Lenna dengan mata berkaca-kaca.Entah lah, rasanya ia ingin menangis. " Badanku rasanya tidak karu-karuan dan rasa pusing ini..." Marisa tak melanjutkan kata-kata nya. Ia mengusap air matanya yang tanpa sadar mengalir.

Lenna memandangnya dengan penuh kekhawatiran. "Pulang kerja nanti, kita ke Dokter yaa? Barangkali itu bukan anemia biasa."

Marisa mengangguk pasrah.

Tiba-tiba ponsel Lenna berbunyi, ia segera membukanya. "Dari Pak Erwin." Lenna tersenyum pada Marisa yang melihatnya, kemudian membuka pesannya. "Dia tanya, Marisa ingin makan siang dengan apa?" Lenna tertawa cekikian. "Perhatian sekali dia."

"Nggak lah...aku nggak ingin ia berharap." tolak Marisa.

"Tapi kan memang kau belum makan." kata Lenna cemberut. "Ayo cepat bilang mau makan apa,biar aku juga dapat gratisan." Ia tertawa.

Mau tidak mau Marisa ikut tertawa melihat kelakuan sahabatnya tersebut.

"...kalau angkringan jam segini belum ada yang buka yaa...??" tanya Marisa sambil memutar bola matanya.

" Tolong jangan bilang kau minta di belikan Nasi Kucing lagi." Lenna mendengus kesal.

"Hahaha...mana mungkin." Marisa tertawa. Tapi sebenarnya ia memang menginginkannya.Ia meratap sedih.Ia sendiri bingung kenapa ia jadi suka makanan seperti itu.

"Jadi apa..?" tanya Lenna yang masih menunggu.

"Apa saja lah." Jawab Marisa akhirnya. "Aku sedang nggak begitu ingin makan."

"Berarti terserah aku yaa...??" Lenna tersenyum jail. Marisa tertawa.Ia tahu, pasti Lenna meminta makanan yang mahal ."Mumpung gratis kan yaa.." ia tersenyum senang.

"Kalau ada Rujak Aceh aku mau." kata Marisa tiba-tiba, ia bangun dan duduk sambil menyandarkan punggunya.

" Rujak Aceh..??" Lenna melongo mendengar permintaan Marisa yang tiba-tiba. "Yaah..memang enak sih panas-panas gini makan rujak Aceh,apa lagi kalau dingin.Kuah buah Kweni nya itu loo...Eeemmm..." Lenna mendesis sambil menelan air liurnya.

Mendengar Lenna bicara, tanpa sadar air liur Marisa menetes.

"Iiiihhh...kau jorok sekali Marisa..!" tunjuk Lenna sambil pura-pura jijik.

Pertama Marisa tak mengerti apa maksud Lenna, tapi kemudian ia sadar. Ia langsung mengelap air liurnya berkali-kali dengan punggung tangannya. Lenna tertawa terbahak-bahak melihatnya.

1
Ciprut
karya terbaik
Al Fatih
sangat menyentuh hati ya kisa Marisa ini,dia gadis yg sangat berjuang keras demi bisa berkuliah di universitas agar suatu saat dia lus bisa mengangkat perekonomian keluarga ,harus di hadapkn dengan segala macam cobaan hidup,dan Andreas lelaki tampan mapan arogan dan tak Ter sentuh bisa takluk dan tunduk kepada Marisa karna satu kesalahan,Hem pokonya sangat thebest deh karya Ator yg satu ini
Al Fatih
datang lagi tur sekian purnama ,masih GK bisa muf,on,sama babang Andreas,ini yg kesekian kali nya aku baca novel sebentar.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤѵїёяяа
justru aku tertarik baca novel ini karena judulnya , alasan kedua karena komenen pembaca nya yg ketiga karena memang bagus ceritanya
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤѵїёяяа
mau ikutan jawab ya 😂🤣 walau giveaway nya lewat

semua bab berkesan, aku pilih yg bisa buat aku terharu ini bab yg judulnya KEINGINANMU TERKABUL bab penuh bawang , POV Rendi yg bikin terenyuh siapa aja yg baca dan kebesaran hatinya Andre menerima Dave secara hukum sebagai anaknya
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤѵїёяяа
wahhhh banyak nya pulsa 300k di tahun 2020 banyak nihh
kak author mengalir deras ya rejekimu.
yang bilang novelmu membosankan, hempaskan... dia maunya sat set Marisa dan Andre ketemu, tragedi p3m3rk*saan , terus nikah paksa , bahagia selama² nya.
abaikan kak abaikan...buatlah novel sesuai maumu bukan mau pembaca. karena novel yg bagus gk akan ditinggalkan pembaca justru banyak pembaca baru yg langsung jatuh cinta sama karya mu... sama kayak aku baca di tahun 2025 langsung terlope lope sama novel ini
semangat🥰
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤѵїёяяа
aku gk mau baca POV Rendy
GK kuat😭😭😭😭😭tapi penasaran
galau
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤѵїёяяа
sesuai harapan mu kan evaaaa😭😭😭😭😭makanya kalau ngomong jangan sembrono
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤѵїёяяа
yaaa gk mungkin kan Dave umur 3 tahun donorin darah buat Rendi 🤧🤧🤧sangking putus asa nya Eva
poor Rendi semasa hidup hanya ingin sama terlihat sempurna seperti Andreas tapi selalu dihina Eva...
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤѵїёяяа
kisah nya Johan ini gk kalah seru nya tapi kekunci😭😭😭
untung disini Spil tipis²
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤѵїёяяа
tapi yg kamu ucapkan soal Marisa suka sama Andre emang bener lenna...
tentang kamu yg mendesak Marisa segera menikah dg Andreas karena kamu cemburu dg Erwin agar melupakan Marisa itu juga benar , kamu berusaha mempertahankan pernikahanmu ... tapi sekali kali teflon di rumah diberdayakan ... kalau Erwin sok sok ingat Marisa lagi geplak aja pake teflon
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤѵїёяяа
RECOMMENDED‼️
KENAPA KALIAN HARUS BACA NOVEL INI⁉️

1. Banyak novel dg genre yg sama , tentang p3m3rk*saan dan berakhir nikah dg pelaku. disini beda , banyak pertimbangan sampai akhirnya Marisa mau menikah dg Andreas... gak mudah gaeesss perjuangan Andreas untuk mendapatkan hati Marisa , menguras emosi pembaca.

2. jempol buat author nya , keren banget dia buat karakter tokoh . di novel ini dijelaskan sifat baik buruk nya setiap tokoh... jadi pembaca gk akan jomplang dukung satu tokoh aja.

3. ceritanya bikin nagih, sekali baca gk akan bosen . aku nyesel baru ketemu novel ini dan semoga semakin banyak yg baca meskipun novel ini udah lama tamat nya
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤѵїёяяа
aku gk mau menghakimi Erwin yg emosi sampai terus berkata kasar, dan kenapa sampai Marisa tega terus berlaku kasar ke Kirana...
ya ini lah namanya TRAUMA
bisa pulih tapi perlahan, bisa kambuh jika ada pemicunya dan Erwin disaat Marisa berdamai dengan traumanya kamu mengungkitnya kembali
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤѵїёяяа
dulu kan Andreas GK suka sama wajahnya yg terlihat cantik, sekarang pasti lebih manly dg kulit coklatnya
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤѵїёяяа
Eva hamil dg Rendy kan????
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤѵїёяяа
Melu cadel ilatku 🤣🤣🤣🤣🤣
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤѵїёяяа
keren novel ini
semua manusia ada sifat baik dan jelek nya.
di novel ini juga sama dijelaskan detail lewat cerita yg epic karakter tiap tokohnya baik sifat baik dan jeleknya
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤѵїёяяа
Kirana mirip nenek nya
ibunya andreass
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤѵїёяяа
jika segala kemewahan mu di cabut terus kamu mau kerja dimana
mau jadi karyawan biasa??? yg biasanya nyuruh² terus disuruh... anakmu mau dikasih makan apa Andre
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤѵїёяяа
pastinya🤧🤧🤧kan donatur nya emang dia
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!