Sebelum membaca cerita ini, di harap kan sediakan tissu atau sejenis nya, karena novel mengandung bawang, sehinga membuat mata bisa berair.
Setelah kepergian ibu nya, Reina mengalami kepahitan dalam hidup nya, Ayah nya menikah lagi, dan ibu tirinya slalu menyiksa dirinya dengan begitu kejam, di tambah lagi Ayah nya tidak pernah membela Reina, padahal Reina adalah anak kandungnya sendiri, entah apa yang bisa membuat ayah Reina ikut membenci anak kandung nya sendiri.
karena tidak tahan dengan siksaan yang terus di lakukan oleh ibu tirinya, Reina memilih untuk kabur dari rumah, saat kabur dia malah hampir tertabrak mobil mewah.
Siapa kah yang ada di dalam mobil mewah itu?
Akankah kehidupan Reina bisa berubah menjadi kebahgian,setelah selama bertahun tahun dia hidup menderita.
Yuuk ikuti terus ceritanya, di jamin readers bakalan penasaran dengan cerita di novel ke dua saya ini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi f pratiwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#25
Setelah menyetir sekitar 30 menit, Siska sudah berada di depan kantor yang mewah, Siska yang berada di kantor cabang perusahaan kesuma, yang tak lain perusahaan milik Bagas.
Walau pun hanya kantor cabang, tapi kantor ini juga tak kalah mewah dengan kantor pusat.
Siska menganga kan mulut nya saat melihat kantor yang di kira nya adalah milik Bobi.
"Mewah sekali kantor calon suami ku, gak sia sia aku menahan sakit akibat percintaan panas kami kemarin" ucap Siska melangkah kan kaki nya masuk ke dalam gedung.
Dengan gaya centil nya, Siska melangkah kan kaki nya masuk, tapi sebelum masuk Siska di stop oleh para Security yang menjaga di depan gedung.
"Maaf nona, anda mau apa?" tanya salah satu security yang bertugas berjaga di depan kantor cabang.
"Ya saya mau masuk lah, masih tanya lagi" ucap Siska dengan wajah sombong.
"Iya kita tahu nona, tapi ada kepentingan apa di dalam, kalau untuk melamar pekerjaan, maaf tidak ada buka lowongan pekerjaaan" ucap security lagi yang masih menahan Siska agar tidak masuk.
Siska yang di bilang ingin melamar pekerjaan langsung meradang, wajah nya panas, ingin sekali melahap para security yang menahan jalan nya.
"Kamu tidak tahu siapa saya, saya ini calon nyonya tempat kamu bekerja sekarang tau" bentak Siska geram.
Para security yang medengar ucapan Siska saling pandang terkejut, mereka jelas tahu kalau bos besar mereka tidak suka dengan wanita yang berdandan seperti wanita yang ada di hadapan mereka sekarang.
" Waahh...maaf nona, tapi kalau mimpi jangan di sini, kasihan kalau bangun bisa malu di sini nanti" ucap security lain nya sambil tersenyum mengejek.
" Apa kau bilang, aku sedang mimpi, apa kau lihat kalau aku sekarang lagi tidur, apa kau tak lihat aku sudah cantik begini hahhk" bentak Siska yang tak terima.
Lagi lagi security itu saling pandang kemudian tertawa mendengar ucapan Siska.
" Nona memang cantik, tapi Bos kami tidak mungkin dekat dengan wanita seperti nona, karena bos kami jelas jelas anti dengan wanita yang berpenampilan seperti nona ini" ucap security memberi tahu.
Siska yang sudah merasa di permain kan pun langsung berjalan ingin masuk, tapi langsung di tahan oleh security kembali.
" Maaf nona, sekali kami bilang tidak bisa masuk ya jangan masuk, perusahaan ini tidak sembarangan memasuki orang yang tidak ada kepentingan nya" cegah security.
" Saya ke sini bukan main main, saya ke sini ke sini mau bertemu dengan calon suami saya, kalau dia tahu kalian mempersulit saya masuk, siap siap saja kalian kenak pecat nanti nya" ucap Siska yang sudah habis kesabaran.
Security sedikit takut mendengar ucapan Siska, tapi mereka lebih takut kalau bos mereka marah karena membiar kan sembarangan orang masuk ke dalam perusahaan nya.
" Sekarang kalian minggir, aku mau masuk" bentak Siska.
" Maaf nona, kami mau bertanya, nona mau menemui siapa? biar kita hubungi orang yang bersangkutan" tanya security.
" Tentu saja pemilik perusahaan ini" ucap Siska dengan sombong nya.
" Tuan Bagas" tanya secutity memastikan.
" Bagas?" tanya Siska kembali.
" Iya nona...pemilik perusahaan ini adalah Tuan Bagaskara Aditya Kesuma, apa tuan Bagas yang nona maksud?" tanya security lagi memasti kan.
Siska terdiam sambil memikir kan ucapan para security, dia kembali melihat kartu nama yang pernah di beri kan oleh Bobi saat dikafe waktu itu.
Alamat dan nama perusahaan nya sama, tapi dia masih berfikir kenapa nama nya beda, dan kenapa mereka menyebut nama Bagas, bukan kah Bagas adalah pewaris tunggal dari Kesuma corporation.
" Bukan nya pemilik perusaahn ini milik Pak Bobi" tanya Siska meyakin kan.
" Bobi?..perusahaan ini milik tuan Bagas nona, apa nona tidak punya tv di di rumah, dan tidak karyawan yang bernama Bobi yang bekerja di sini nona" ucap security memberi tahu.
Bagai di samaba petir Siska mendengar penjelasan sang security, kaki nya merasa lemas seketika, mendadak Siska ingin terjatuh karena kaki nya tidak sanggup menopang tubuh nya, tapi para security memegang Siska agar tidak jatuh ke lantai.
" Lepas kan" bentak Siska kemudian langsung melepas kan pegangan para security dan berjalan ke arah mobil nya yang di parkir di depan gedung kantor.
Di dalam mobil lagi lagi Siska mencoba menghubungi Bobi, tapi nihil, nomor Bobi benar benar tidak tidak aktif.
" Aaaaagggggr" teriak Siska karena sudah frustasi.
" Apa apaan ini, siapa sebenar nya Bobi itu, kenapa mereka tidak mengenal nya, dan mengatakan kalau ini perusahaan milik tuan Bagsas" ucap Siska masih berfikir sambil menyetir.
Karena merasa penasaran, Siska menepi kan mobil nya ke pinggir jalan dan mengambil ponsel nya dan mengecek benar apa tidak apa yang di kata kan oleh para security tadi.
lagi lagi bagai kan mimpi buruk, Siska melihat profil peusahaan kalau yang ia datangi tadi adalah bukan atas nama Bobi, melain kan atas nama Bagaskara Aditya Kesuma.
" Jadi selama ini aku di bodohi, kenapa aku tidak tahu kalau ini bukan punya Bobi, jelas jelas kartu nama ini asli, ada apa ini" tanya Siska dengan wajah pucat nya.
" Dan malam itu, kami bercinta begitu panas, aku sengaja tidak minum pil Kb" ucap Siska lagi semakin takut dengan tubuh gemeteran.
*********
Sementara di sebuah kamar, seorang gadis sedang berdiri di depan jendela sambil menatap keluar. tatapan kosong setelah bangun dari tidur nya.
Siapa lagi kalau bukan Reina, gadis cantik yang malang, yang selalu merasa hidup nya tidak beruntung setelah di tinggal kan ibu nya beberapa tahun yang lalu.
Dalam tatapan nya dia melihat kisah nya waktu kecil bersama kedua orang tua nya sambil tertawa, tapi semua nya seketika berubah saat ayah nya menikah lagi, dan kehidupan Reina berubah 180 derajat seperti di neraka.
Saat sedang melamun, Bagas masuk ke dalam kamar Reina, dan melihat Reina sedang malamun di jendela dengan tatapan kosong.
Dengan perlahan Bagas mendekati Reina, Bagas menyentuh bahu Reina dan seketika membuat Reina terkejut dan melihat Bags sudah berada di belakang nya.
" Ada apa hemm? apa yang kamu lamun kan?" tanya Bagas sambil menatap wajah cantik Reina.
Reina hanya tersenyum menjawab ucapan Bagas, Reina kembali melihat ke luar jendela, Bagas mengikuti reina dan berdiri di samping Reina.
" Rein kangen ayah kak" ucap Reina yang masih menatap ke luar jendela.
Bagas langsung menatap wajah Reina setelah mendengar ucapan Reina.
" Sudah hampir satu bulan Reina kabur dari rumah yang seperti neraka bagi Reina kak, tapi Reina masih memikirkan bagaimana ayah di sana?, siapa yang masakin ayah?, apakah ayah sehat di sana?" ucap Reina tanpa terasa air mata nya sudah mengalr di pipi mulus nya.
Bagas yang mendengar nya langsung mengeluar kan nafas nya perlahan, Bagas masih menatap Reina untuk mendengar apa yang di ucap kan Reina selanjut nya.
" Kakak tau....saat ibu masih ada, ibu selalu berkata ke Reina kalau Reina harus tetap menjaga ayah nanti nya, apa pun yang terjadi, tapi sekarang Reina malah pergi ninggalin ayah" ucap Reina yang semakin terisak.
Bagas yang hati nya sakit melihat Reina sudah semakin terisak pun langsung memeluk Reina.
Reina menangis di dada bidang Bagas dan membuat kaus Bagas basah terkenak air mata Reina.
Jangan lupa untuk dukungan nya ya Readera tercinta..
dengan cara
LIKE
komen yang positif
Vote
Dan jangan lupa kasih
Bunga 🌸🌸
Kopi ☕☕
yang buanyaaaaaaaaak ya 🙏🙏
Author mohon untuk shere novel Author ya kedua dua nya yang judul nya Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan dan La Tahzan Jangan bersedih.
Mohon untuk dukungan nya selalu yaa Readers tercinta nya Author.
Terima kasih banyak