Sebuah cerita yang tertulis merupakan bagian dari kehidupan gadis multitalenta dengan karir yang cemerlang dan persahabatan yang setia, kehidupan yang diwarnai dengan sorotan media serta penggemar yang cukup fanatik menjadikan Gianna Pionad Aaron tidak semata-mata semuanya terasa sempurna.
Ada Luka, Trauma dan Cinta, bagaimana Gianna bertahan? Baca selengkapnya dalam sebuah cerita.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon the devvu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Negara Impian
Di bulan ini Gianna memiliki waktu luang untuk berlibur dari pekerjaan sekitar dua Minggu , seperti saat ini private jet milik David telah landing di bandara Nice Côte d'Azur Perancis, yang membawa Gianna pada penerbangan siang lalu, sekarang Gianna telah sampai di Perancis dengan tujuan Mocano untuk bertemu sang kekasih, Lima belas menit Gianna menunggu didalam private room menunggu helikopter yang akan membawa dia ke Monaco Heliport (MCM) dengan rute pendek dari NCE.
Sesampainya di Monaco David telah menunggu sejak sepuluh menit, Gianna dapat melihat pria itu di ujung ruangan kaca yang menghubungkan indoor dan outdoor Gianna berlari keluar untuk menemui seseorang yang sejak lama tidak nampak di pandangan, Jarak dekat David merentangkan tangan dengan Gianna yang menjatuhkan tubuh dia dalam pelukan,David mendapatkan Gianna. Merasakan hangat tubuh yang mengisi kekosongan hari-hari selama ini "David I Miss you" lirih Gianna dalam pelukan "i Miss you more," lanjut David, keduanya mengangkat pandangan menatap satu sama lain kemudian berciuman.
Ini pertama kali bagi Gianna menginjakkan kota Monaco, kota yang masuk dalam negara terkaya, selama ini dia hanya lihat melalui foto ataupun surat kabar, kini dirinya benar-benar akan menghabiskan waktu disana, Gianna mengedarkan pandangan melihat sekeliling kota melalui jendela mobil Buggati milik David Caldwell dengan perasaan bahagia dia memeluk bunga mawar yang sebelumnya di bawakan oleh David saat masih di MCM. Tanpa sadar pandangan David selalu terarah pada wanita yang ada di sampingnya sedang senyuman yang menghiasi wajah bagaimana tidak, Gianna wanita yang dia rindukan setiap menit. "Are you happy?" tanya David yang melihat tingkah Anna "sure" lanjut Gianna dengan senyuman "ini pertama kali aku disini, dan ini salah satu kota yang menjadi wish list ku David" ujar Gianna yang bereaksi memeluk David saat sedang menyetir "Wish list mu tercapai," lalu di jawab anggukan oleh Gianna "Terimakasih David," lanjut Dia lalu Gianna dapat merasakan bibir David yang mendarat pada keningnya, Dianna benar-benar menikmati setiap momen banyak pengalaman dan pembelajaran setelah dia mengenal David, bahkan aura Gianna sungguh bangkit karena pembawaan dari David.
Gianna melepas baju yang dia kenakan, dia ingin berendam. kakinya memasuki bath up yang di penuhi sabun sembari menggenggam satu gelas wine melihat kota dengan gedung dan serta pemandangan kapal pesiar di luar Apartemen sampai lamunan dia tersadar, Gianna merindukan Ambar, Gianna menggapai ponsel yang ada di nakas menghubungi wanita yang dia rindukan tidak butuh waktu lama tiga kali dering saja bisa di pastikan terangkat "halo," ternyata Assisten Ambar disana "aku ingin berbicara dengan Ambar," kalimat Gianna "baik nona akan saya hubungkan," kalimat wanita itu yang di susul langkah kaki bisa di pastikan dia sedang berlari kearah Ambar dan "Halo Gianna aku disini," kalimat Ambar di ujung ponsel "Ambar I miss you so muchhhh," lanjut Gianna "eeeuhh kamu mabok" ujar Ambar yang merasa geli dengan kalimat Gianna "aku memang sedang minum alkohol tapi aku sadar aku sangat merindukan kamu," ujar Gianna dengan nada manja "Oh My God Anna, kamu sibuk aku juga sibuk aku sedang ada di London," lanjut Ambar "aku sudah tau, David bercerita kamu pergi dengannn--" belum sempat melanjutkan telefon itu sudah lebih dulu terputus "OMG Negara kaya sinyal busuk," keluh Gianna dengan menurunkan ponsel dan beralih kepada pesan Teks "Pergilah ke monaco kekasih barumu memiliki uang untuk membawa kamu kesini, supaya kita bisa membuat kenangan disini," Tulis Gianna yang tak lama mendapatkan jawaban "suatu hari kita berada disana," Tulis Ambar.
devvuholic