Aulia seorang gadis cantik yang di khianati oleh pasangannya.
tetapi nasib sialnya bukan cuma sampai disitu saja dia juga di jebak oleh saudara angkatnya yang ingin memberikan dia kepada mantan tunangannya tersebut
dia berhasil pergi dari tempat yang di pesan oleh tunangannya tetapi sialnya dia malah harus bermalam dengan seorang mafia yang terkenal dengan kekejamannya
hingga malam itupun tidak bisa untuk di hindari lagi
sang mafia sampai frustasi mencari keberadaan Aulia katena memang semua jejaknya sudah di hilangkan oleh sahabatnya makanya yidak bisa menemukan jejaknya sama sekali
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tri Esti R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 27
..." oh kalo begitu memang benar apa yang selama ini aku pikirkan ternyata pusaka tuan sudah bangun sehingga membuat nyonya sampai hamil dalam sekali pakai sungguh sangat top cer sekali ya pusaka tuan ini" batin Liam sambil memandang wajah atasnya tersebut yang masih betah memejamkan matanya...
..." euugh...." terdengar lenguhan yang keluar dari bibir Revan saat dia bangun dari pingsannya....
...Entahlah sebenarnya dia juga bingung kenapa hanya dengan muntah-muntah secara terus-menerus ini bisa membuatnya sampai tak sadarkan diri padahal dia sering sekali terluka parah tetapi tidak pernah pingsan dan masih tetap sadar bahkan jarang juga dia merasa sakit akibat luka tersebut....
..." tuan, syukurlah anda sudah sadar" ucap Liam dengan senang saat melihat Revan telah sadar dari pingsannya dan kini sedang memijat pelipisnya....
...Sungguh dia sangat bersyukur sekali karena bosnya ini sudah sadar sungguh dia tadinya memang sangat khawatir karena memang baru kali ini dia melihat Revan pingsan selama dia menjadi tangan kanannya...
..." sebenarnya ada apa dengan ku Liam?" tanya Revan kepada tangan kanannya tersebut setelah bangun dari pingsannya....
..." maaf tuan, apakah tuan sudah pernah meniduri perempuan selama ini?" tanya dokter yang menangani Revan tersebut dengan sangat hati-hati...
...Sementara Revan yang memang baru saja bangun dari pingsannya di buat bingung dengan pertanyaan dari dokter tersebut...
..." maksud kamu apa berani bertanya seperti itu pada ku?" tanya Revan dengan nada datar karena memang dia paling tidak suka kalo ada orang yang mencampuri urusan nya...
..." maaf tuan kalo saya lancang telah bertanya kepada tuan , tentang masalah pribadi milik tuan" ucap dokter tersebut sambil menundukkan kepalanya...
...Sungguh dia sangat menyesal telah bertanya seperti itu kepada Revan. Jujur saja dia masih sangat sayang dengan nyawanya dan dia juga takut menyinggung orang yang paling berpengaruh tersebut...
..." em.... Begini tuan, Sebenarnya tuan ini tidak sakit apa-apa, anda cuma sedang mengalami ngidam atau yang sering di sebut ngidam simpatik itu berarti kalo pasangan anda saat ini sedang hamil anak anda tuan makanya anda mengalami ngidam. " jelas dokter tersebut dengan sangat hati-hati karena takut menyinggungnya...
...Deg...
...Kini Revan yang mendengarkan penjelasan dari dokter tersebut malah langsung terduduk...
..." apakah mungkin dia hamil setelah kejadian malam itu? Tapi sekarang dia berada di mana?" gumam Revan dalam hatinya...
..." begini tuan, berarti kalo anda sekarang sedang mengalami ngidam dan juga wanita itu sedang hamil berarti anda telah melakukan hubungan suami-istri bukan? " tanya dokter tersebut...
..." hmmm " dehem Revan sambil mengangguk kan kepalanya tandanya perkataan dari dokter tersebut adalah benar...
..." itu berarti kalo anda sudah bisa membuahi berarti pusaka anda juga sudah bisa kerja dengan benar, apakah itu artinya anda sudah sembuh?" tanya dokter tersebut...
..." ku harap juga begitu aku segera sembuh dari sakit yang ku derita ini " ucap Revan dengan lemas...
..." entahlah kenapa saat di sentuh oleh wanita itu pusaka milikku bisa berfungsi, bahkan saya bisa menerimanya padahal selama ini aku sangat alergi kalo di sentuh sama perempuan. Bahkan ingin sekali aku langsung membunuhnya jika ada yang berani menyentuh ku " ucap Revan...
..." itu berarti wanita tersebut adalah obat bagi anda tuan" ucap dokter tersebut sambil tersenyum lembut ke arah Revan sungguh dia juga merasa sangat bahagia kalo memang penyakit yang di deritanya Revan ini akhirnya bisa sembuh...
..." kalo memang dia sudah hamil anakku maka akan aku pastikan kali tidak akan pernah ada laki-laki lain yang akan menyentuhnya karena selamanya dia akan menjadi milikku, dan walaupun dia nantinya sudah menjadi wanita milik orang lain aku tetap akan merebutnya" gumam Revan penuh tekat untuk mendapatkan Aulia...
..." huh.... Kalo sudah begini berarti aku harus lebih berusaha lagi untuk mencari keberadaan nyonya. Aku tidak ingin kalo emosi yang di miliki bos Revan akan terus meledak dan tidak terkendali lagi" gumam Liam saat melihat ekspresi bosnya yang sudah tidak enak di pandang...
..." dan lebih baik akan aku tambah orang untuk pencarian lagi" gumamnya lagi sambil melihat ke arah Revan...
...****...
...Sementara di tempat yang berbeda tepatnya di apartemen milik Aulia...
...Pagi itu terlihat kamar milik Aulia masih setia tertutup rapat dan belum ada tanda-tanda ingindi buka padahal Jean sudah sedari tadi selesai memasak masakan untuk mereka makan bersama. Dan bahkan kini semua makanan tersebut sudah berjejer rapi di atas meja...
...Yah mulai kejadian itu kini Jean memutuskan untuk selalu mendampingi Aulia sebagai penebusan rasa bersalahnya karena telah membujuk Aulia untuk menggugurkan kandungannya. Dan dia juga berniat ingin pindah ke apartemen milik Aulia untuk bisa selalu menemaninya....
...Sungguh dia sangat takut terjadi apa-apa dengan sahabatnya tersebut...
..." sungguh aku sangat menyesal akan perdebatan ku tadi malam, sungguh aku adalah sahabat yang paling jahat karena seharusnya aku selalu mendukung semua keputusannya bukan malah menyuruh dia untuk membunuh darah dagingnya sendiri. Sungguh aku adalah manusia paling bodoh di dunia. Kenapa aku bisa setega itu keoada sahabat ku sendiri ?, aku yakin pasti kini masalah ini sangat berat bagi Aulia dan aku harusnya selalu berada di sampingnya untuk selalu mendukungnya bukan nalah menentangnya " gumamnya penuh penyesalan akibat perdebatan tadi malam yang di lakukan oleh mereka...
...Setelah mempertimbangkan semuanya kini akhirnya Jean memutuskan untuk meminta maaf kepada Aulia. Sungguh dia memang merasa sudah sangat keterlaluan kepadanya...
...Dengan langkah pasti kini Jean melangkahkan kakinya menuju ke kamar milik Aulia yang masih tertutup rapat...
..." Lia, apakah kamu sudah bangun?" tanya Jean sambil mengetuk pintu kamar Aulia...
...Tok...
...tok...
...tok...
...Akan tetapi tidak ada respon sama sekali dari dalam kamar tersebut. Hal ini membuat Jean semakin khawatir dan mencoba untuk mengetuk pintu kembali...
...Tok...
...Tok...
...Tok...
..." Lia, apakah kamu sudah bangun??? Aku baru saja selesai membuat makanan untuk kita makan bersama pagi ini . Ayo cepat keluar kita makan bersama Lia" ajak Jean sengan suara yang sedikit lebih kencang berharap Aulia bisa mendengarnya...
...Bukannya terdengar jawaban dari Aulia tetapi malah kini terdengar suara muntah-muntah dari dalam kamar milik Aulia...
...Hal ini membuat Jean jadi merasa semakin khawatir terhadap keadaan Aulia...
...Membuatnya tidak menunggu lama lagi kini Jean langsung saja masuk kedalam kamar milik Aulia dan terlihat Aulia yang sedang berlari ke kamar mandi untuk memuntahkan semua isi perutnya...
...Melihat itu Jean langsung saja berlari menyusul Aulia dan mencoba untuk mengelus punggung milik Aulia dengan pelan...
...Saat melihat semuanya sudah di muntahkan olehnya kini Jean merasa sedikit lega karena Aulia tidak kenapa-kenapa...
..." apakah kamu baik-baik saja Lia?" tanya Jean nada cemas...
..." Kurasa aku kini merasa baik-baik saja Jean setelah semua makanan yang berhasil masuk ke dalam perutku aku keluarkan semuanya. Tetapi aku sungguh merasa sayang dengan makanan tersebut " ucap Aulia...
...Yah memang ada-ada saja ini pemikiran dari Aulia masa iya dia sayang dwngan masakan yang sudah di muntahkan????...
..." kamu tahu Jean kini bahkan perutku terasa sangat kosong dan berharap untuk segera di isi kembali" ucapnya kemudian...
...Kini Jean dengan telaten membersihkan sisa-sisa muntahan yang ada di bibir Aulia....
...***...
...Menurut kalian memdingan japan nih Revan di pertemukan sana Aulia apa nunggu sampai bayinya lahir dulu aja ya????🤔🤔🤔...
...***...
...Oh ya, makasih ya buat dukungan dari kalian semua...
...Jangan lupa nampir ke karyaku yang lain ya gay's yang berjudul transmigrasi Gadis Bar bar...
semoga kalian semua juga suka dengan ceritanya