NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Gadis Transmigrasi

Takdir Cinta Gadis Transmigrasi

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Time Travel / Crazy Rich/Konglomerat / Transmigrasi / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:702.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: Zakiya el Fahira

Kalila gadis yang berasal dari negara indonesia , dia mengalami kecelakaan pesawat saat akan menuju ke Negara I untuk melanjutkan kuliah s2 nya , namun jiwanya bukan pergi ke alam baka , melainkan masuk ke raga seorang gadis cantik yang bernama NEVA QUEEN MARTINEZ .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zakiya el Fahira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27

Pagi hari saat di meja makan Queen merasa ada yang aneh dengan Ibunya , karna biasanya Ibunya itu selalu menyapanya saat mereka bertemu di meja makan , namun saat ini Nina Ibu Neva hanya diam tanpa bicara sepatahkata pun .

'' Ibu , apa Ibu baik baik saja ?'' . Tanya Queen , sedangkan Nina hanya menoleh sekilas ke arah Queen ,lalu kembali melahap sarapan paginya dengan tidak semangat .

'' Ibu baik baik saja '' . Sahut Nina pelan , hari ini Tuan Martinez tidak ikut serta sarapan pagi bersama mereka , karna kemaren Tuan Martinez pergi keluar negri untuk perjalanan bisnis .

Queen tak bertanya lagi , dia kembali melanjutkan sarapan paginya , karna hari ini kebetulan ada kelas pagi , jadi Queen tidak melanjutkan tidurnya setelah sarapan pagi .

'' Ibu , kami berangkat dulu '' . Pamit Queen .

'' Hem , iya '' . Sahut Nina dan lagi lagi membuat Queen sedikit merasa ada yang aneh dengan ibunya .

Lalu Queen dan Hugo melangkah keluar dari dalam mansion Martinez , dan masuk ke dalam mobil milik Hugo .

Sedangkan setelah kepergian Queen dan Hugo , Nina bergegas masuk ke dalam kamarnya dan mengunci puntu kamar itu , dan saat itu tangis Nina pecah .

'' Hiks,,, putriku , kenapa kamu pergi sangat cepat '' . Gumam Nina terisak .

Kemarin sore setelah Hugo masuk ke dalam mansion , Nina juga ikut menyusul Hugo ke dalam mansion, niatnya Nina hanya ingin pergi ke perpustakaan yang berada di samping kamar putrinya , dan saat itu dia melihat pintu kamar putrinya yang tak tertutup rapat , dan entah dorongan darimana tiba tiba Nina mendekati pintu itu , dan saat itulah Nina langsung menutup mulutnya ketika mendengar semua apa yang di bicarakan oleh putrinya dan Hugo , dia terkejut sekaligus syok karna ternyata putrinya sudah meninggal sejak lama , dan saat ini di raga putrnya adalah orang lain , mau tidak percaya tapi Nina juga merasakan perubahan putrinya tigaratus delapan puluh drajat , setelah dari kecelakan mobil yang di alami putrinya .

Dan mulai saat itu Nina yang masih tidak bisa menerima kebenaran yang dia dengar , membuatnya sedikit menyalahkan jiwa Queen , yang menurutnya sudah merebut raga putrinya , dan membuat putrinya meninggal .

Di dalam mobil Hugo menatap istrinya yang sejak tadi hanya diam menatap keluar jendela .

'' Sayang , kamu kenapa ? , sejak dari masuk mobil aku perhatikan kamu terus melamun , apa ada masalah ?'' . Tanya Hugo , lalu Queen membalikkan badannya menghadap pada Hugo .

'' Ada apa hem , coba kamu ceritakan padaku '' . Ujar Hugo .

'' Sebenarnya tidak ada apa apa , hanya saja pagi ini aku merasakan Ibu sedikit aneh '' . Tukas Queen , dan Hugo mengerutkan dahinya mencerna perkataan istrinya .

'' Maksud kamu bagaimana ?'' . Tanya Hugo .

'' Iya , maksudku hari ini Ibu itu aneh , Ibu biasanya selalu menyapaku saat di meja makan , tapi tadi Ibu hanya diam saja , bahkan Ibu terlihat tak semangat saat sarapan '' . Jawab Queen .

Hugo tersenyum lalu menyelipkan anak rambut Queen ke belakang telinganya . '' Mungkin Ibu lagi capek , jadi beliau seperti itu , sudah jangan terlalu di fikirkan '' . Ucap Hugo menarik Queen ke dalam pelukannya .

Sedangkan Queen masih tepat kefikiran dengan sikap ibunya pagi ini , yang menurutnya sangat aneh , andaikan Ibunya memang capek , Ibunya tidak akan mengabaikan dirinya seperti tadi pikirnya .

" Apa jangan jangan Ibu tahu rahasiaku " . Batin Queen yang tiba tiba merasa takut , jika tebakannya benar dia takut kalau Ibunya tidak menerima dengan apa yang terjadi dengan dirinya dan Neva .

" Sayang , nanti setelah kamu pulang kuliah kita ke butik ya " . Ujar Hugo membuat Queen langsung tersdar .

" Untuk apa ke butik ?" . Tanya Queen mendongakkan kepalanya .

" Aku belum memberitahumu ya , nanti malam Kakek ulang tahun , jadi aku mengajakmu mencari gaun untuk acara nanti malam '' . Jawab Hugo .

'' Oh , baiklah '' . Sahut Queen .

Seperti biasa Queen minta di turunkan di depan gerbang , dia tidak nyaman saat kedatangannya menjadi pusat perhatian , meskipun dia tahu kalau sebenarnya orang orang itu hanya fokus pada suaminya .

Sebelum Queen keluar dari dalam mobilnya , Hugo lebih dulu mencium pucuk kepala dan kening Queen dengan penuh kasih sayang , dan tak lupa dia memberikan beberapa lembar uang cash untuk istrinya , meskipun dia sudah memberikan kartu hitamnya pada Queen , namun dia tidak ingin Queen repot menggesek kartunya , saat akan membeli sesuatu yang hanya memakai uang cash .

'' Aku masuk dulu ya '' . Pamit Queen .

'' Iya , belajar yang rajin sayang '' . Sahut Hugo dari dalam mobil , dan Queen hanya mengacungkan jempolnya.

Setelah memastikan Queen masuk ke dalam gerbang kampus , Hugo meminta Jack untuk menjalankan kemudinya .

Di apartemen yang mewah dan luas , Jassy dia tengah mengepel lantai apartemen itu , seperti yang di perintahkan oleh Demian jika Jassy harus melakukan tugasnya sebagai pelayan , jika tidak maka Demian akan menghukum Jassy di atas ranjang untuk melayani nafsunya seharian , dia sudah dua kali mencoba kabur dari Demian , namun lagi lagi tertangkap oleh Demian , dan berakhir dirinya di hukum dengan melayani nafsu Demian berjam jam lamanya , yang mana membuat tubuhnya terasa hancur , dan kini Jassy yang sudah putus asa dengan kehidupannya memilih untuk menuruti apapun yang di perintahkan oleh Demian , dia bahkan sudah tidak perduli sampai kapan dia akan di kurung di apartemen Demian .

'' Heh pelayan , sini kamu '' . Panggil Fiona.

Jassy yang tubuhnya sudah lelah , berjalan dengan pelan menghampiri Fiona .

'' Cepetan dong kalau jalan !!, lelet amat sih '' . Sentak Fiona .

'' Maaf Nona , ada apa ?'' . Tanya Jassy .

'' Cepat kamu basuh kakiku dengan air hangat '' . Perintah Fiona dengan ketus .

'' Baik Nona , tapi saya selesaikan dulu pekerjaan saya '' . Sahut Jassy .

'' Enak aja , aku bilang sekarang ya sekarang , tidak ada kata nanti , cepat sana ambil air hangat '' . Sentak Fiona , dan mau tak mau Jassy mengambil air hangat dari shower yang berada di dalam kamar mandi , dengan baskom berukuran sedang .Lalu Jassy mengambil kain , dan dia membawanya ke hadapan Fiona .

'' Nah gitu dong , aku ini majikan kamu , jadi kalau di perintah majikan itu cepetan '' . Ujar Fiona .

'' Mari Nona , saya basuh kaki Nona '' .

Namun saat Jassy baru mengelap kaki Fiona dengan kain yang di bawanya , Fiona langsung menendang Jassy begitu kuatnya , yang mana membuat punggung Jassy menuburuk rak yang berisi beberap pajangan milik Demian , dan salah satu pajangan di atas rak itu yang kebetulan berbahan marmer terjatuh dan mengenai kepala Jassy yang mana membuat darah merembes dari kepalanya .

Jassy memegangi kepalanya yang berdenyut nyeri , bahkan pandangannya juga mulai buram .

'' Heh , kamu sengaja memakai kain yang kasar , agar membuat kulitku lecet ,iya !! '' . Sentak Fiona yang sama sekali tidak perduli dengan keadaan Jassy yang sudah tidak baik baik saja , dan tak berselang lama Jassy benar benar jatuh pingsan , namun Fiona sama sekali tidak perduli dan dengan tidak berperasaannya dia menendang kaki Jassy dengan begitu kuatnya .

'' Cih , dasar lemah ''. Decak Fiona dan melenggang pergi begitu saja , meninggalkan Jassy di apartemen sendirian dengan keadaan pingsan .

Dan di tempat yang berbeda , sorang pria meninggalkan pekerjaannya begitu saja , dan berlari keluar dari dalam ruangannya dengan wajah panik dan bercampur amarah .

1
my+ng
/Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good/
Indy Metta
ketiga...bukan berempat 🤦🤦🤦
Indy Metta
Jack to Felix
Siti solikah
cuma menjadi tukang cuci piring mau membalas Demian huh
Siti solikah
Fiona hanya beban keluarga
Siti solikah
ternyata Jessy tidak seburuk itu
Siti solikah
bagus
Siti solikah
pasti yang ngirim video nya queen
Siti solikah
dasar si pick me
Siti solikah
bagus
Siti solikah
novelnya bagus
Siti solikah
bagus
Siti solikah
seru
Siti solikah
bagus
Siti solikah
apakah itu ibu neva
Siti solikah
bagus
Siti solikah
apakah Neva mengobrol dengan Neva asli
Siti solikah
mantap
Siti solikah
aku ga setuju endingnya damian sama jessy,kayak ga ada cewek lain aja
Siti solikah
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!