NovelToon NovelToon
Menjadi Gundik Suami Sendiri

Menjadi Gundik Suami Sendiri

Status: tamat
Genre:Cerai / Wanita Karir / Tamat
Popularitas:141.6k
Nilai: 5
Nama Author: Hawa zaza

Awalnya kehidupan rumah tanggaku bersama Mas Haris selalu mesra dan penuh canda tawa, Namun semua itu berubah saat aku habis melahirkan buah cinta kami yang pertama.
Mas Haris selalu mengeluh dengan tubuhku yang sudah tidak langsing dan bahkan dia mulai bersikap pelit mengurangi jatah uang belanja.

Aku sempat down dan putus asa, hingga mau mangajukan cerai, namun niat itu aku urungkan karena rencana dari sahabatku yang memintaku untuk memiskinkan suami terlebih dahulu, dengan pura pura jadi selingkuhannya.

Yuk simak cerita Menjadi Gundik Suami Sendiri dan jangan lupa dukung Hawa dengan kasih vote, love, like dan komentar ya guys, Karena semua itu sangat berharga untuk author ❤️🙏🤩

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hawa zaza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 27

"Berapa yang kamu minta?" tanya Bu Santi yang langsung membuka mulutnya.

Wanita itu sangat merasa bersalah meskipun kecewa dengan kebohongan suaminya.

Bu Santi lahir dari keluarga yang kaya, bahkan rumah yang kini ditempati adalah warisan dari orang tuanya. Itulah kenapa Pak Abdul enggan untuk meninggalkannya dan memilih bertahan hidup dengan Bu Santi.

Selain kaya, Bu Santi juga memiliki sifat baik dan lembut. Bahkan jauh lebih cantik dari Emi istrinya yang memang patuh tapi mulutnya selalu suka berkata keras.

"Waow, ternyata banyak duit juga. Makanya papa lebih memilih bersamanya, ketimbang hidup apa adanya dengan kami.

Kami sedang merenovasi rumah agar lebih besar dan mewah, kasih kami uang agar, kami juga bisa tinggal dirumah yang besar seperti yang kalian tempati.

Dan aku juga menuntut hak, yang seharusnya papaku penuhi untuk biaya pendidikan dan makan kami selama ini.

Pikir san hitunglah sendiri, bersiap kerugian yang harus kalian bayar atas ketidakadilan ini." Haris tersenyum sinis ke arah papanya yang terlihat membuat nafas kasar.

"Jangan keterlaluan Haris, sebutkan saja kamu minta berapa?" sahut pak Abdul pasrah, karena memang apa yang terjadi adalah murni kesalahannya.

"Tiga milyar, berikan kami tapi ga milyar. Aku yakin itu jumlah yang sedikit untuk kalian yang hidup mewah seperti ini." Bu Emi langsung menyahuti pertanyaan suaminya dengan wajah dingin.

Membuat semua mata langsung mengalihkan pandangan ke arah Bu Emi, jumlah yang disebutkan memang cukup fantastis. Haris saja tidak kepikiran meminta dengan nominal yang wow itu.

"Tiga milyar?

Jangan gila kamu, Emi!

Itu jumlah yang tidak sedikit. Jangan memeras kami, atau kalian tidak akan menerima sepeserpun dariku!" herdik pak Abdul yang merasa Emi memanfaatkan kesalahan yang ia buat untuk memerasnya.

"Memeras katamu?

Hey, lihat di garasi rumahmu itu, berjejer mobil mewah yang harganya fantastis.

Jadi jangan perhitungan jika kami meminta hak kami. Uang tiga milyar tidak ada apa apanya dengan hidup mewah kalian bertahun tahun ini." sungut Bu Emi yang entah kenapa, tidak teriak dan bersikap bar bar, bu justru lebih banyak diam dengan wajah sembabnya.

"Aku akan kasih satu milyar, kalian bisa gunakan uang itu sesuka kalian." tekan pak abdul dengan wajah tak suka.

"Baiklah, kasih saja sesuka kamu, mas!

Karena dari dulu, kamu juga selalu berlaku semau mu. Tidak pernah mau tau kebutuhan anak anak kamu.

Kalau kamu tidak mau memenuhi tuntutan dariku, siap siap saja kamu berurusan dengan hukum negara dan hukum masyarakat.

Karena isu perselingkuhan dan pelakor, lagi tranding . Dan itu akan menghancur nama baik kalian. Apa lagi untuk wanita tak tau diri ini!" sentak Bu Emi nyalang, membuat pak Abdul dan Bu Santi terperangah.

"Ikuti saja maunya, mas!

Aku gak mau, orang tuaku murka karena masalah ini. Dan sekali lagi, selesaikan masalah kamu dan istrimu itu. Aku gak mau ada keributan." Bu Santi beranjak meninggalkan ruang tamu, dengan perasaan yang entah. Dibohongi bertahun tahun adalah hal paling menyakitkan dalam sejarah hidupnya.

"Tomi gak mau tau, papa harus menyelesaikan masalah ini, sebelum pernikahan Tomi.

Tomi gak mau, kalau ini akan jadi bumerang dalam kehidupan kita nantinya.

Berikan saja apa yang mereka mau.

Buatlah perjanjian hitam diatas putih, pa!

Agar tidak ada huru hara dikemudian hari." Tomi pun juga melangkah pergi meninggalkan papa sendiri, menyelesaikan masalahnya sendiri dengan istri dan anaknya yang lain.

Mengetahui Haris masih ada ikatan darah saja, Tomi sudah tertekan dan shock luar biasa.

"Baiklah, aku akan berikan apa yang kalian mau.

Tiga milyar, anggap saja sebagai ganti uang nafkah yang selama ini aku tunda.

Dan soal hati ini, maafkan aku Emi, sepertinya aku sudah tidak akan meneruskan hubungan kita lagi.

Kita akhiri sampai disini saja. Dan kamu tenang saja, aku akan tetap memberikan uang padamu selama sepuluh bulan dengan jumlah, sepuluh juta tiap bulannya.

Aku tau, kamu bisa bahagia dan baik baik saja jika banyak uang. Jadi hentikan sandiwaranya yang pura pura sedih itu.

Aku sudah tau kemana arah kamu." ucap pak Abdul panjang lebar, bahkan pak Abdul tau kalau sebenarnya Emi hanyalah pura pura sedih, demi bisa mendapatkan apa yang dia inginkan.

"Baguslah kalau kamu tau!

Sekarang berikan uang itu, dan kami akan pergi dari istana kamu ini!" sahut Bu Emi dengan wajah tanpa dosanya.

"Aku akan buat surat perjanjian lebih dulu.

Tunggulah sebentar!" balas pak Abdul yang langsung pergi meninggalkan Bu Emi dan Haris yang langsung tersenyum lebar, karena usahanya berhasil untuk mendapatkan uang dalam jumlah yang sangat banyak.

☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️

jangan lupa mampir juga di karya aku yang lain.

#Tekanan Dari Mantan Suami (Tamat)

#Cinta dalam ikatan Takdir (ongoing)

#Coretan pena Hawa (ongoing)

#Cinta suamiku untuk wanita lain (ongoing)

#Sekar Arumi (ongoing)

#Wanita kedua (Tamat)

#Kasih sayang yang salah (Tamat)

#Cinta berbalut Nafsu ( ongoing )

New karya :

#Karena warisan Anakku mati di tanganku

#Ayahku lebih memilih wanita Lain

#Saat Cinta Harus Memilih

#Menjadi Gundik Suami Sendiri

Peluk sayang dari jauh, semoga kita senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan dalam setiap langkah yang kita jalani.

Haturnuhun sudah baca karya karya Hawa dan jangan lupa tinggalkan jejak dengan like, komentar dan love nya ya say ❤️

1
Nicko Putra Jelita
Luar biasa
wahjoenita
baru baca
yg bener mamanya Harris, Emi ato Linda?
coba baca yg teliti
abdul adul
Luar biasa
Arni
keluarga yg sangat lucu, otaknya ditaroh di mana y, di lutut x
mardhatillah khairiani
secepatnya Haris menyadari prilaku buruknya pada Dara dan Hilya
Masinggih Singgih
Luar biasa
Atmita Gajiwi
/Rose//Rose//Rose/
Elena Sirregar
dasar semua laki² sama saja
Elena Sirregar
hahaha baru tau rasa ni Emi apa yg dirasakan menantu mu punya suami pelit
Elena Sirregar
semangat 💪💪💪
Elena Sirregar
semoga Rangga jadi ayah sambung Hilyah, tapi rawat dulu diri kamu Dara
Elena Sirregar
sudah ga usah banyak fikir. rias dan rawat diri agar kembali cantik Dara
Elena Sirregar
pelit sama isteri nanti Allah akan pelit pula bagi s rezeki pada para suami
Elena Sirregar
Yes masuk perangkap kamu Haris
Elena Sirregar
dasar sinting kau haris percaya diri se x kamu
Elena Sirregar
penulisan nya banyak yg di ulang²
Roshamilia: baru mau Komen yg sama..
total 1 replies
Elena Sirregar
sokongan dari orang tua memang harus Dara dapatkan agar lebih kuat hadapi keluarga benalu tu
Elena Sirregar
lawan terus jangan takut kasi malu itu orang tak sedar diri
Elena Sirregar
Dasar benalu dah pelit ga tau diri pulak tu
Suriati Azis
lho aku kira bpknya Tomi itu suami pertama ibu eni, bukan ayah angkat Edwar ttp pak sugandala ayah angkat Edwar dan ayah kandung Haris, ....pusing 🤦🤦🤦
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!