NovelToon NovelToon
Setia Dalam Diam

Setia Dalam Diam

Status: tamat
Genre:Ibu Mertua Kejam / Cinta Seiring Waktu / Keluarga & Kasih Sayang / Angst / Romansa / Tamat
Popularitas:39.4k
Nilai: 5
Nama Author: Gentra

Naina mengira akan hidup bahagia, setelah berstatus sebagai istri dari Romi, seorang pengusaha kaya dan terkenal di negaranya, tapi ternyata banyak cobaan hidup yang harus ia jalani sesudah pernikahan itu.
Awalnya, mereka menikah hanya sebatas kerjasama bisnis, dan Romi tidak mencintai Naina karena gadis itu tuna wicara. Namun, seiring berjalannya waktu perasaan Romi mulai berubah pada istrinya, dan mereka mulai tertarik satu sama lain.
Suatu hari, hal naas terjadi kepada Romi yang mengalami kecelakaan hingga ia menderita kebutaan.
Setelah kecelakaan itu Naina di perlakuan sangat tidak baik oleh keluarga Romi, terutama sang ibu mertua, karena mereka menganggap perempuan itu pembawa sial.
Bagaimana sebenarnya kecelakaan itu terjadi, dan apakah benar Naina penyebabnya? Akankah Naina terus bertahan dalam penyiksaan mertuanya, dan akan hidup bahagia bersama Romi ?

Yuk ikuti terus kisah mereka!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gentra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27

Naina mengikuti perintah ibu mertua untuk mengantarkan Romi ke Rumah sakit, sebab akan melakukan operasi mata. Ia juga sudah memberi tahu Adam bahwa Naina akan naik kendaraan yang sama beserta Romi yaitu di antara pak Sopir, entah mengapa wanita itu merasakan tidak enak hati seperti ada yang tidak beres. Dan Naina meminta Adam agar mengikuti kendaraan yang di tumpangi Naina, daripada sesuatu terjadi dan terlambat mengetahui nya. Lebih baik waspada, itu yang ada di pikiran nya Naina.

Romi sudah ada di dalam kendaraan begitu juga Naina, mereka akan segera berangkat. Rasti memberikan alasan terhadap Naina untuk tidak ikut ke rumah sakit karena ada pekerjaan yang penting. Sebab selama Romi belum bisa melihat tanggung jawab perusahaan ia yang pegang, itu alasan Rasti agar Naina menuruti semua permintaan nya hati ini. Dengan berat hati Naina mau mengantar Romi, meskipun ini di luar rencana yang telah di siapkan oleh Naina dan Adam. Akan tetapi Nana tidak mau ambil pusing toh ia berfikir ini hari terakhir dia di rumah ini, meskipun hatinya sedih akan jauh dari laki-laki yang sangat di cintai nya. Dan tidak akan pernah melihat wajah itu lagi, tetapi tekad nya sudah bulat untuk memberikan kornea matanya untuk suami tercinta.

Pak sopir melajukan kendaraan nya dengan kecepatan sedang, jarak tempuh menuju rumah sakit menghabiskan waktu satu jam itu pun kalau tidak macet selama di perjalanan. Kalau macet bisa sampai dua jam, makanya mereka berangkat lebih awal agar tidak terlibat untuk sampai di rumah sakit. Selama di dalam perjalanan Romi hanya diam, pikiran nya hanya satu ia sudah tidak sabar ingin segera bisa melihat dan mencari tahu keberadaan sang istri. Meskipun ia sudah berjanji akan menikah dengan Sandra akan tetapi itu hanya janji palsu Romi, dalam hatinya ia tidak sudi menikah dengan perempuan seperti Sandra.

Setelah sampai di tengah perjalanan tiba-tiba ada kendaraan menghadang mereka, dan itu membuat pak sopir menginjak rem depan mendadak. Lalu ada dua orang yang turun dari kendaraan tersenyum, dan mengetuk kaca mobil tersebut. Pak sopir ragu untuk membuka nya, ia takut terjadi sesuatu dengan majikan yang di bawanya.

"Kenapa berhenti mendadak ini tidak baik ketika berkendara" kata Romi terhibur pak sopir.

"I-itu Pak, ada kendaraan berhenti tiba-tiba di depan nggak tahu kenapa, itu orang nya mengetuk kaca mobil ini! " jawab pak Sopir desa nada bicara pelan, tapi mampu di dengar jelas oleh Romi.

Naina yang melihat kecurigaan langsung mengirim pesan terhadap Adam yang berada di belakang dengan kendaraan yang berbeda.

"Apa kamu nabrak kendaraan tersebut, sehingga orang itu marah? " tanya Romi.

"Nggak, Pak... tiba-tiba kendaraan itu berhenti mendak"

"Cepat keluar kalau nggak saya pecahkan kaca mobil ini! " ancam orang tersebut, sehingga membuat Naina sedikit takut. Akan tetapi ia berusaha untuk tenang dan sesuai instruksi Adam jangan keluar dari mobil.

"Bagaimana ini pak? " tanya sopir terhadap Romi

"Ya kamu pikirkan caranya, apa mungkin ini sebuah jebakan untuk melakukan kejahatan terhadap kita! "

"Saya nggak berani kalau harus menghadapi mereka, badan nya gede-gede. Sudah pasti saya kalah, mereka juga berdua " kata sopir itu dengan nada bicara penuh ketakutan.

Orang tersebut terus menggedor kaca mobil, tetapi mereka tidak ada yang berani membuka nya. Sudah pasti orang tersebut akan mencelakai yang ada di dalam nya, sedangkan pak sopir yang bertanggung jawab sepenuhnya terhadap dua orang yang ada di dalam nya, ia juga bingung harus meminta tolong terhadap siapa. Sebab mereka sedang berada di jalan yang seperti, entah kenapa ia ingin melewati jalan ini untuk menghindari kemacetan alhasil ada orang jahat menghadang mereka.

Kesabaran orang tersebut sudah habis, akhirnya mereka memecahkan kaca di bagian pintu samping di mana Naina duduk. Sehingga perempuan itu terlonjak kaget dengan pecahan kaca yang berhamburan, ia takut pecahan kaca itu akan melukai dirinya dan berakibat ia tidak bisa melakukan donor tersebut. Dua pria itu memaksa untuk segera membuka pintu dan membawa Naina untuk segera keluar.

"Kalian mau bawa ke mana dia, jangan sakiti perempuan itu! " kata Pak sopir dengan nada bicara sambil bergetar.

Romi yang tidak bisa melihat, ia tak mampu melakukan apapun. Andaikan dia masih bisa melihat sudah pasti kedua preman itu sudah di hajar habis-habisan.

Naina di seret paksa oleh orang tersebut, meskipun Naina berontak. Akan tetapi kedua orang tersebut lebih kuat tenaga-tenaga di banding dengan perempuan seperti Naina.

"Lepaskan perempuan itu jika kalian mau selamat! " kata Adam yang berdiri tegak di hadapan kedua pria yang sedang menyeret Naina.

"Jangan pernah ikut campur dengan urusan kami, pergi sana! kami tidak takut dengan mu" jawab laki-laki itu sambil menyerang Adam, akan tetapi Adam mampu menghindar dari serangan tersebut. Dan kedua pria itu menyerang Adam dengan cara bersamaan, Adam yang sudah siap dengan hal ini mampu mengimbangi dan membalas serangan dari dua orang tersebut, dan Adam memberi isyarat terhadap Naina agar masuk ke dalam kendaraan miliknya.

Perkelahian pun terjadi dan kedua orang tersebut berhasil di kalah kan oleh Adam dan terkapar di pinggir jalan.

"Jangan sok jadi preman jika masih bisa di kalah kan, sana berguru lagi biar kalian tambah kuat dan pintar! " kata Adam sambil menendang salah satu di antara orang tersebut, lalu menghampiri sopir yang akan membawa Romi. Agar membawa laki-laki itu untuk pindah ke kendaraan milik Adam dan pak sopir membawa mobil ke bengkel untuk di perbaiki sebab kaca nya sudah hancur oleh preman jalanan.

Setelah beberapa saat mereka sudah pindah ke kendaraan milik Adam, Naina duduk di kursi depan di samping Adam yang sedang mengemudi sedangkan Romi di kursi penumpang belakang. Romi tidak di beri tahu bahwa yang menolong mereka adalah Adam.

Waktu bergulir begitu cepat, kendaraan yang akan mengantarkan mereka sudah melaju dengan kecepatan sedang hingga sekarang sudah sampai di tempat tujuan yaitu rumah sakit. Selama di perjalanan Naina terus berdoa agar tidak ada lagi halangan dan proses operasi nya berjalan dengan lancar tanpa halangan apapun.

Adam langsung mencari celah untuk menyimpan kendaraan nya setelah sampai di rumah sakit tujuan, setengah terparkir dengan sempurna. Mereka langsung turun dari kendaraan dan masuk ke dalam rumah sakit tersebut, sebab sebentar lagi operasi akan segera di lakukan.

Setelah sampe di dalam dan menunggu beberapa saat akhir Romi sudah masuk ke dalam ruang operasi, sebab waktunya telah tiba.

1
Winsulistyowati
Ya Allah.. Pengorbanan Naina Sampai seperti itu mski Mertua n Kel nya jahat..
Winsulistyowati
😞😢😡
Winsulistyowati
Duuuh..Kasihan Thor.ibu mertua jahat n sadis..
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
ee ladalah kok wes Tamat blm bahagia Lo 🤭
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
Naina bersama Adam kah
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
Kakak dan mamamu memang sungguh terlalu
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
apakah Rasti akan selamat atau dia malah akan cacat
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
menyedihkan sekali nasib Rasti tp itu adalah akibat dr perbuatannya sendiri
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
😭 jadi ikutan nangis bacanya...sedih banget
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
rasakan sekarang penderitaan hadir untuk kalian berdua
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
Sandra ya wanita itu hhhh
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
rencana Rasti Gatot ( gagal total )
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
betapa kejamnya Mak Lampir menyiksa Naina ... teruslah bersabar Naina
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
jangan" Rini yang hamil wah jd semakin semrawut kehidupan keluarga Mak Lampir
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
siapa lagi tu apakah ini kejutan dr Adam
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
MasyaAllah Mak Lampir ngamuk lagi
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
adakah itu yang datang atau siapa ya
💜⃞⃟𝓛 🅳🅸🅼🅰🆂🎀Chipitz
akhirnya aku bisa selesai baca novel ini..
Buktikan kepada Naina bahwa kamu mencintainya
💜⃞⃟𝓛 🅳🅸🅼🅰🆂🎀Chipitz
Adam dan Naina ya??
Wahai emakkkk kenapa sifatmu bikin orang darah tinggi ga ada baiknya sedikitpun
💜⃞⃟𝓛 🅳🅸🅼🅰🆂🎀Chipitz
ketika Rasti butuh bantuan Rini anak kesayangan malah ga bisakasih pertolongan gegara hamil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!