Aira Anastasia mengalami kecelakaan dan begitu ia bangun,ia terbangun di tubuh antagonis yang akan mati tragis,dan memiliki nama yang sama dengannya,akankah Aira bisa menghindari nasib nya??ataukah ia justru akan mati untuk kedua kalinya??
nantikan kelanjutan kisahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riri Aira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
penculikan
Malam semakin larut,namun Aira justru kasih berada di salah satu supermarket,ia berjalan Dnegan santai menuju rumahnya,
Ia tidak pernah takut,karena baginya yang bisa bela diri,ia pasti akan baik-baik saja,lagi pula supermarket nya sangat dekat dari perumahan nya,
"halo cantik sendirian aja,bagaimana kalau ikut kami aja??"tanya salah satu preman yang duduk di samping toko yang udah tutup,
Aira hanya menatap nya datar"gue sibuk minggir!!"sahutnya datar
"cih sok jual mahal tangkap dia bawa ke depan bos!!!!"ucap lelaki Dnegan kepala pelontos
Aira hanya mendgeus dingin,lalu memasang kuda-kuda,bersiap untuk berkelahi,satu lawan sepuluh,meskipun dia tidak yakin ,tapi dia tidak akan hanya diam menunggu mereka menangkapnya begitu saja,
"ketua memang berapa harga untuk gadis ini??"tanya salah satu preman
"lumayan buat kita minum dan main,tangkap cepat"sahut si plontos
Lawan yang tidak imbang,sekuat apapun Aira tetaplah seorang gadis,pada akhirnya dia diikat dan di bawa oleh para preman itu
Tak lama mobil yang membawa aira sampai di rumah gubuk yang terpencil di tengah-tengah sawah dan hutan,
Aira menatap keadaan sekiling dengan tatapan binggung,namun ia tetap mengamati nya,
Dia tidak mungkin diam saja,Aira di seret ke dalam rumah itu,
Melihat gadis yang ada di dalamnya ,bukannya takut,Aira justru terkekeh kecil,sikapnya berubah seketika
"ohh ternyata Lo yang ketemu gue,ya elah ngapain pake mereka segela sih,lo gak punya nomer gue??"tanya Aira santai ia duduk di depan gadis itu Dnegan tenang,
"Lo gak takut kalau gue bakal nyuruh mereka melecehkan Lo??"tanya gadis itu santai
"ohh "gumam Aira santai
Gadis itu menatap Aira uang yang duduk dengan santai,tanpa rasa takut,itu membuatnya geram , tangannya mengepal erat,
Wajahnya merah padam karena amarah"Aira Lo tau kenapa gue suruh bawa Lo kesini??"tanya gadis itu berusaha tenang
Aira menatap gadis yang sangat ia kenali itu Dnegan tenang[bagaimana mungkin gue lupa sama dia??pemeran antagonis sampingan yang membuat nama pemilik tubuh jelek di depan Morgan,tapi gue udah jauhin Morgan,tapi bagiamana mungkin alurnya masih sama??]
"ohh kenapa??"tanya Aira santai
"itu karena Lo berani deketin Fatih,dia itu orang yang gue suka,so Lo harus jauhin dia"ucap gadis itu membelai pipi Aira Dnegan pisau kecil,
Aira menatap datar kearah gadis itu [Fatih bukan Morgan??mungkinkah karena butterfly efek sehingga tokoh utama pria nya berubah ??kalo begitu artinya yang akan menjadi antagonis utama Morgan??]
[gak gak mungkin kalau tokoh utama pria berubah,itu artinya tokoh utama wanita juga akan berubah??]
Aira menatap gadis itu binggung "pak Fatih??"
gadis itu mendengus dingin lalu menampar menahan kepala Aira agar menatapnya tepat di matanya"jangan kira gue gak tau,kalau Lo adalah tunangan pak Fatih,dia adalah rekan kerja sama bokap gue,so yang harusnya jadi tunangan dia itu gue,bukan Lo!!!!!"ucap gadis itu emosi
Mendengar ucapan nya Aira terkekeh kecil "hanya karena dia rekan kerja bokap Lo??setau gue rekan kerja kak Fatih bukan hanya bokap Lo doang,apa semua rekan kerjanya harus jadi tunangan nya??lucu banget sih Lo!!!!"
Gadis itu menatap Aira Dnegan tatapan sinis dan juga benci "Lo gak akan pernah bisa milikin dia,gue gak bakal biarin itu,Fatih itu punya gue!!!"Raung gadis itu penuh emosi
"amira Amira dulu Lo begitu mengejar Morgan,hanya karena dengar gosip gue suka dia,terus sekarang Lo ngejar Fatih hanya karena di tunangan gue,so sebenarnya yang Lo suka bukan mereka berdua,tapi Lo hanya ingin memastikan Lo lebih segelanya dari gue"ucap Aira santai menatap Amira
"Lo hanya ingin membuktikan kalau Lo lebih baik dari gue,Lo juga pingin buktikan kalau semua yang gue punya bisa Lo rebut seperti dulu"sambung Aira santai.........