Ellios, seorang pemuda yang mendapatkan vonis dari seorang dokter karena memiliki sebuah penyakit yang mematikan. Dan umurnya tak akan bertahan lama lagi, bahkan hanya dalam hitungan bulan saja.
Tiba-tiba Ellios menemukan sebuah boneka. Boneka itu tiba-tiba saja hidup dan menawarkan beberapa misi sistem yang akan bisa memperpanjang umurnya jika bisa menyelesaikan misi demi misi.
Bisakah Ellios melawan takdirnya dari penyakit mematikan itu dengan bantuan sistem itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anezaki Igarashi Ricky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jullian Menginap
CKKITT ...
Elios mulai menghentikkan laju sepedanya dengan melakukan pengereman sedikit mendadak dan membuat kepala dan pelukan dari Jiu semakin terhentak mengenai tubuh Ellios.
"Jiu. Turunkah ... kita sudah sampai di depan rumahmu." ucap Ellios yang masih berada di atas sepeda kayuhnya.
Kini Jiu mulai membuka sepasang matanya dan mulai melihat sebuah rumah megah nan kokoh yang sangat tidak asing bagi dirinya itu. Karena sudah 19 tahun Jiu menempatinya bersama dengan keluarga besarnya.
Yah ... meskipun sebenarnya kedua orang tua Jiu sering kali melakukan dinas ke luar negeri sih. Dan Jiu lebih sering tinggal bersama dengan adik sekaligus pekerjanya saja.
Sebenarnya Jiu masih saja tidak percaya jika mereka berdua kini sudah tiba di rumah besarnya, karena menurutnya hal itu sangat tidak mungkin dan di luar nalar manusia!
Bagaimana mungkin bisa mencapai jarak puluhan kilo meter hanya dengan waktu 5 menit saja dan hanya ditempuh dengan menggunakan sepeda kayuh saja? Sungguh hal itu sangat tidak masuk akal sekali bukan?!
"Ellios ... bagaimana mungkin ini bisa terjadi? Jarak sejauh ini mengapa hanya kita tempuh selama 10 menit saja hanya dengan sepeda kayuh ini?" celutuk Jiu yang masih saja merasa cukup kebingungan yang sudah turun dari sepeda kayuh Ellios. "Bahkan jika menggunakan mobil saja kita akan membutuhkan waktu 30 paling lancar dan cepat. Lalu ... bagaimana ini bisa terjadi?"
Ellios tersenyum gemas saat mendengar ucapan dari Jiu dan menatap wajah lucu Jiu saat kebingungan, namun Ellios segera menutupinya dengan punggung telapak tangan kanannya.
"Mungkin karena aku yang terlalu bersemangat. Atau mungkin saja kamu lupa atau tertidur ketika di jalan." kilah Ellios mencari alasan.
"Tidak, Ell. Aku sangat sadar dan tidak tidur saat dalam perjalanan. Bahkan aku juga merasa ketakutan hingga memejamkan mataku ketika dalam perjalanan karena saking takutnya. Aku bahkan hampir tidak bisa menatap sekitar dengan jelas semua pergerakannya begitu cepat dan hanya terlihat sekelebat saja." ucap Jiu yang rupanya memang sangat mengingatnya dengan baik.
"Baiklah ... mungkin saja semua ini karena kamu kecapekan, Jiu. Aku pulang dulu." ucap Ellios yang sudah mulai memutar arah sepeda kayuhnya.
"Tunggu, Ellios!" sergah Jiu dan membuat Ellios tertahan dan mulai beralih menatap Jiu kembali.
"Ya?"
Jiu mulai melepaskan pakaian hangat milik Ellios yang beberapa saat yang lalu dikenakan olehnya lalu mengembalikannya kembali untuk Ellios.
"Pakailah kembali pakaian hangat milikmu ini. Dan terima kasih ya sudah mengantarku." ucap Jiu dengan tulus.
"Sama-sama, Jiu." jawab Ellios mulai mengenakan pakaian hangatnya kembali.
Aku juga berterima kasih kepadamu, Jiu. Karena kamu sudah membantuku untuk menyelesaikan misi sistemku kali ini dengan menerima tawaran dariku untuk aku antar dengan sepeda kayuh ini. Tidak aku sangka kamu akan menerimanya. Beruntungnya aku misi kali ini bisa lancar.
Batin Ellios merasa sangat lega dan sudah bersiap untuk mengayuh sepedanya lagi, "Baiklah. Aku pulang. Sampai jumpa ..."
Ellios mulai mengayuh kembali sepedanya itu masih dengan wajar, karena Ellios tak ingin Jiu melihatnya kembali dan mencurugainya. Baru setelah beberapa saat, di sebuah gang yang sudah cukup sepi, Ellios mulai mengaktifkan kembali kecepatan supernya itu.
...⚜⚜⚜...
9.30 PM
BRUGHH ...
Ellios menghempaskan tubuhnya di atas pembaringannya setelah sampai ei kamarnya selepas mengantarkan Jiu.
"Belum tengah malam, tapi aku sudah kembali lagi ke rumah. Dan kali ini malah lebih cepat dari perkiraanku. Hadiah-hadiah misteri dan kekuatan dari sistem itu rupanya sangat membantu kehidupanku yang sudah tak normal ini." batin Ellios yang masih menatap langit-langit kamarnya.
DING ...
[ Mission succesed. Selamat, Tuan Ellios. Kali ini tuan mendapatkan hadiah perpanjangan umur 1 hari 30 menit. Silakan cek status dan inventory. ]
Tiba-tiba suara Lovely mulai terdengar kembali memecah keheningan malam ini di kamar Ellios.
"Hhm. Tampilkan statusku, Lovely!" titah Ellios yang sesekali menguap dan menutupinya dengan punggung telapak tangannya.
[ Baik, Tuan Ellios. Menampilkan status dimulai. ]
Sahut Lovely kembali.
DING ...
Sebuah layar hologram kebiruan itu mulai terlihat di atas Ellios. Dan Ellios mulai membacanya dengan detai untuk melihat statusnya saat ini.
_____To Be An Immortal Human By System_____
Nama : Ellios Yoshikawa
Usia : 20 Tahun
Sisa Umur : 1 bulan, 12 hari, 8 jam, 25 menit, 29 detik
Ketampanan : 91
Kepintaran : 100
Ketangkasan : 12
Kecepatan : 13
Kekuatan : 7
Ketahanan : 12
Kharisma : 88
Kemampuan Spesial: Otak yang jenius
Poin sistem : 92
Poin kemampuan : 82
Hadiah menyelesaikan misi 7 : 1 hari 30 menit perpanjangan usia
Hadiah misteri :
- kemampuan untuk memikat gadis ( non aktif )
- kemampuan berlari super ( non aktif )
- kemampuan bela diri, Level 5 ( non aktif )
- kemampuan menyanyi ( non aktif )
Dana : 1.190 ribu yen ( kira-kira 124 juta rupiah )
Misi : 8 ( belum dibuka )
Sistem pemandu : Lovely
Ellios mulai merubah posisinya dengan kedua tangan yang saling dilipat dan dijadikan sebagai bantalan untuk kepalanya, namun sepasang netranya masih menatao dan mengamati layar hologram kebiruan itu yang masih belum menghilang dari hadapannya.
"Tidak mendapatkan hadiah misteri ya. Hmm ..." Ellios berguman pelan dan masih saja fokus menatap layar hologram kebiruan itu.
[ Ya, Tuan. Tidak semua misi akan selalu mendapatkan hadiah misteri, karena itu hanyalah reward tambahan saja. ]
Jelas Lovely mulai melompat keluar dari dalam ransel Ellios dan mulai menjelajahi meja belajar Ellios.
Namun tiba-tiba saja pintu kamar mandi di dalam kamar Ellios mulai terbuka dan seseorang rupanya sedang menggunakannya.
CEKLEKK ...
Setelah beberapa saat akhirnya terlihat seorang pemuda mulai melenggang menuju pembaringan Ellios. Dan dengan cepat Lovely mulai berhenti bergerak dan duduk kembali dan berakting sebagai boneka mati yang sebagaimana mestinya.
"Ellios! Mengapa kamu sudah ada disini?!" celutuk pemuda itu yang tak lain adalah Jullian, yang rupanya malam ini akan menginap di rumah Ellios.
"Kamu sendiri apa yang sedang kamu lakukan di dalam kamarku?!" ucap Ellios balik bertanya dan sudah merubah posisinya menjadi duduk.
"Aku menginap disini. Tadi aku mengantar bibi Suzuna pulang dari kedai dan bibi menawariku untuk menginap saja, karena sudah lama aku juga tidak berkunjung. Bibi juga menawarkan makanan enak dan lezat untuk esok sarapan. Jadinya aku mengiyakan saja. Hehe ..." sahut Jullian mulai membayangkan beberapa makanan lezat itu dan sesekali menelan salivanya.
"Cckk ... apa kamu tidak pernah berpikir jika ibuku akan memasak ayam krispi lagi, Jullian?!" celutuk Ellios mulai merebahkan tubuhnya kembali di atas pembaringannya yang sangat sederhana namun rapi itu.
"Hahh? Ayam krispi lagi? Mengapa kamu berpikiran seperti itu, Ell?" kali ini Jullian ikut merebahkan tubuhnya di atas pembaringannya.
"Tentu saja karena ibuku adalah penjual ayam krispi." sahut Ellios dengan tawa kecil.
"Ah ... benar sekali ucapanmu. Ya sudahlah. Tidak masalah kok. Anggap saja aku sedang melepas rindu dan bersama dengammu semalaman." celutuk Jullian menggoda temannya.
"Cckk ... menjauhlah dariku, Jullian!" sungut Ellios sedikit mendorong tubuh Jullian agar sedikit lebih jau dari Ellios.
Jullian hanya tertawa kecil selama beberapa saat, namun tiba-tiba saja Jullian mulai menghentikan tawanya karena mulai mengingat sesuatu.
"Ellios ... apa kamu benar-benar mengantar Jiu hingga sampai le rumahnya dengan sepeda kayuhmu itu?" tanya Jullian begitu penasaran.
"Hhm. Iya ..." jawab Ellios seadanya.
"Tapi bagaimana mungkin kamu bisa melakukan semua itu dalam waktu yang sangat cepat? Hanya dalam waktu 1 jam saja kamu sudah kembali lagi? Ini sungguh tidak masuk akal, Ellios." ucap Jullian yang masih merasa sangat penasaran.
"Hhm. Aku mengayuh dengan sekuat tenaga. Hanya itu saja ... aku mengantuk dan lelah. Aku mau tidur!" ucap Ellios mulai memiringkan tubuhnya dan memeluk sebuah guling.
"Ih ... dasar!! Jawab dulu pertanyaanku dengan benar, Ell!!" Jullian masih saja belum puas dengan jawaban dari Ellios dan masih mencoba untuk mengoreknya.
Namun Ellios sudah tidak menanggapinya lagi dan dengan mudahnya sudah tertidur dengan cukup lelap.
...⚜⚜⚜...
cuma dari sifat mcnya w agak enek aj
apalagi pas MC di ancam ama louis mau celakai ibunya malah kek orang bloon mcnya
klo jadi w dah w patahin kaki tangannya
berasa MC naif y ampe rela ibunya dicelakai
ky nya sesuai karakter pembuat nya di real wkwkwkwk
pasti real nya pelit
kembalu
kalo korban pemerkosaan, masih maklum karna dipaksa
padahal baguss