WARNING 21+++
Cerita kali ini berjudul “SIMPANAN DOSEN” bercerita tentang mahasiswi cantik dan seksi bernama Sisca Morena yang terjebak cinta dengan dosen muda bernama Bobby Alvenzo yang tampan namun hyperseks.
Support aku terus agar semangat buat up cerita disetiap partnya! Thank you🙏🏻
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon WEENA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
LISA + HAMIL
HAPPY READING GENGS🥰
Setelah sempat menunda perkuliahannya karena harus pergi ke Amerika akhirnya Sisca mencoba untuk mempercepat menyusun laporan akhirnya, Ia harus pergi ke perpustakan untuk mencari beberapa artikel untuk tambahan idenya, padahal jika Ia ingin meminta bantuan kepada Bobby pasti Ia akan segera mendapatkan nilai yang bagus. Namun Ia memilih untuk mengerjakannya sendiri.
Sisca sedang membaca beberapa laporan dari kakak tingkatnya di kelas setelah meminjam semua itu di perpustakan, dan Lisa datang menghampirinya
“Hayy sis” ujar Lisa menyapa
Ada yang aneh mata Lisa nampak bengkak seperti habis menangis namun itu juga terlihat seperti habis di pukul seseorang.
“Mata elo kenapa?” Tanya Sisca khawatir
“Gak apa kok.. di gigit semut doang” ujar Lisa
“Kangen banget.. gimana urusan elo lancar kan?” Lanjut Lisa
Sisca merasakan bahwa sahabatnya itu tengah berbohong tentang keadaannya.
“Lancar kok.. yakin itu di gigit semut doang?” Lanjut Sisca memastikan
Lisa mengangguk
“Tapi.. maaf nih.. kok elo keliatan gendutan ya sekarang?” Ujar Sisca melihat perubahan badan temannya itu walaupun hanya terlihat sedikit gendut
“Alahh elo body shamming” elak Lisa.
Sisca memegang tangan Lisa “kita udah temenan lama, elo itu bodoh dalam segi menutupi masalah dari gue. Sekarang elo ceritain semuanya ke gue”
Lisa menangis “gue malu cerita ini”
Sisca mengusap air mata sahabatnya itu “ini gue Lis! Kenapa harus malu, ada yang main tangan sama elo?”
Lisa mengangguk “Pak Rudy mulai posesif dan mukul mata gue” ujarnya pelan
“HAH? Sialan!!!” ujar Sisca refleks sambil memukul meja kelas, untungnya di kelas hanya ada mereka berdua saja.
“Gue juga lagi isi sekarang” lanjut Lisa terus menangis
“Whatt?? Elo hamil?” Ujar Sisca semakin terkejut
“Jangan bilang dia gak mau tanggung jawab?” Lanjut Sisca bertanya
Lisa mengangguk pelan
“Anjing!!!” Umpat Sisca
“Gue baru ngeh kalau udah telat mens selama 1 bulan dan iseng gue cek dan ternyata beneran isi, gue datang baik-baik kerumahnya dan bilang ini semua tapi dia malah ngeraguin janin ini” balas Lisa panjang
Sisca benar-benar tak menduga bahwa kejadian ini akan menimpa Lisa
“Elo harus tenang.. jangan stress, kasihan dede bayinya” lanjut Sisca sambil mengusap punggung temannya itu
Lisa semakin menangis “gimana orang tua gue.. gimana study dan karir gue selanjutnya..”
Sisca sangat mengerti bahwa masalah ini sangatlah rumit dan yang pertama Ia lakukan adalah selalu berada di sisi sahabatnya itu.
“Ada gue! gue dan Mas Bobby akan bantu” ujar Sisca meyakinkan Lisa
“Tahap pertama adalah buat pak Rudi tanggung jawab dulu” lanjut Sisca
Lisa memeluk Sisca sambil menangis “gue gak mau kehilangan dede bayi ini”
“Enggak akan.. dede bayi ini akan tumbuh kuat bersama Mamanya” ujar Sisca membalas pelukan temannya dan ikut menangis
Setelah membuat Lisa tenang akhirnya mereka berdua datang ke ruangan Bobby untuk menceritakan semuanya, Bobby sangat terkejut bahwa Lisa ternyata mempunyai hubungan serius dengan Rudi dan saat ini tengah mengandung.
“Aku akan bantu, tapi lagi-lagi aku gak bisa memastikan semuanya akan lancar, karena setahuku Rudi itu sangatlah tertutup, aku tidak tau kepribadiannya” ujar Bobby
Lisa sangat sedih mendengar perkataan Bobby
“Mas.. kita bantu aja dulu” ujar Sisca
“Baiklah.. Lisa, apakah kamu yakin Rudi mencintaimu dan tidak memiliki hubungan lain?” Tanya Bobby
“Aku sangat yakin dia mencintaiku, dia hanya trauma dengan mendiang istrinya dulu karena tidak bisa mempunyai anak, dan dia selalu berpikir bahwa dia tidak normal” ujar Lisa.
“Jadi yang pertama kamu lakukan adalah meyakinkan bahwa kamu hamil anaknya” balas Bobby
“Bagaimana caranya Mas?” Tanya Sisca.
Bobby menceritakan semuanya secara detail kepada mereka.
RENCANA DIMULAI.
Lisa mendatangi Rumah Rudi dan mengetuk pintu rumah itu
KREK
“Lisa” ujar Rudi yang membuka pintu rumahnya.
Lisa tersenyum manis
Rudi mengajak Lisa masuk kerumahnya dan menyentuh wajah dan mata bengkak Lisa “Maafin aku yang sudah menyakiti kamu sayang”
Lisa memeluk tubuh Rudi “Aku ingin meminta pertanggung jawabanmu”
Rudi langsung melepaskan pelukan Lisa dan menjauh “Aku sudah katakan padamu!! Bahwa itu bukan anakku, aku tidak normal!! Aku tidak akan bisa mempunyai anak dari siapapun!”
“Apa katamu? kamu tidak normal? lalu menurutmu aku yang sering bergonti-ganti pasangan?” Ujar Lisa sedikit memberanikan dirinya
Rudi hanya diam.
“Kita sering melakukannya, tidak juga sebentar, kamu mengeluarkan cairan itu didalam dan tanpa pengaman, kita sering bertemu dan aku sangat terbuka kepadamu, apakah aku bisa berselingkuh dari seseorang yang posesif sepertimu??” Ujar Lisa dengan nada tinggi
“Jika kamu sangat yakin bahwa ini bukan anakmu, ikutlah denganku ke rumah sakit, cek kondisimu dan jika dokter sendiri yang mengatakan kamu tidak normal maka aku siap menjaga kandungan ini sendiri” lanjut Lisa menantang
Rudi nampak berpikir
“Apa kau ingin mempermalukanku dengan membuktikan aku itu tidak normal?”
“Apakah itu penting sekarang? disaat aku perlu memastikan siapa ayah dari anak ini..” bentakLisa
Rudi akhirnya mengalah dan mau pergi kerumah sakit, sedangkan Bobby dan Sisca sudah memesankan nomor antrian rumah sakit untuk mereka.
“Setelah saya cek, keadaan bapak nampak normal dan tidak ada keluhan apapun” ujar Dokter
Rudi terkejut dan menoleh Lisa
“Apakah saya normal dan bisa mempunyai anak dok?” Ujar Rudi memastikan.
Dokter mengangguk “Iya bisa, jika bapak dan pasangan bapak ingin memprogramkannya juga bisa”
Rudi langsung tersenyum senang “Dokter.. terimakasih.. bolehkah anda memperiksa kandungan istri saya ini?”
Lisa langsung menoleh kearah Rudi yang barusan memanggilnya dengan sebutan istri.
“Tentu” ujar Dokter
Lisa berbaring dan Dokter memeriksa kandungannya, Rudi terus memegang tangan Lisa.
“Gimana keadaan calon anak saya dok?” Lanjut Rudi
“Janinnya masih sangat muda, tolong di pastikan untuk tidak membuat sang Ibunya stress karena itu akan mempengaruhi janinnya” terang Dokter
Rudi menatap Lisa dengan penuh cinta dan berjanji akan merawat calon anaknya itu.
Setelah keluar dari ruangan dokter itu, Rudi terus merangkul pundak Lisa
“Maafin aku ya sayang” ujar Rudi sedih
“Maafin semua kesalahan aku selama ini” lanjutnya
Lisa menatap Rudi dan mengangguk “jangan pernah raguin dia lagi ya.. aku sedih banget saat itu sayang”
Rudi memeluk tubuh mungil Lisa “tidak akan pernah, setelah ini kita akan menikah dan menyatu untuk selamanya”
Lisa menangis haru dan bersyukur karena masalahnya telah selesai dan dia juga berharap saat mereka meminta restu ke orang tuanya juga dilancarkan.
Sedangkan Sisca dan Bobby yang melihat kejadian itu juga menjadi terharu.
“Sore pak Rudi” sapa Bobby saat melihat Rudi dan Lisa masih berpelukan satu sama lain.
Rudi langsung melepaskan pelukannya dan terkejut melihat Bobby disitu “Sore pak Bobby, kenapa anda disini?”
“Saya mengantar kekasih saya untuk bertemu dengan sahabatnya, katanya Lisa sedang hamil ya” lanjut Bobby
Rudi mengangguk “Iya benar, dia hamil anak saya, saya sangat senang”
Sisca memegang tangan Lisa dan berpelukan.
“Selamat Pak Rudi dan Lisa, semoga dengan ini hubungan kalian akan menjadi semakin harmonis dan tentunya langgeng” doa Bobby.
Sisca sangat bangga melihat kekasihnya itu rela membantu untuk menyatukan hubungan Rudi dan Lisa.
Sisca sangat yakin bahwa Bobby adalah pria yang bertanggung jawab dan tidak akan membuatnya kecewa.
PESAN DI BALIK PART INI ADALAH BERANI BERBUAT BERANI BERTANGGUNG JAWAB JUGA YA😊
JANGAN LUPA DI LIKE😊
ok lah cusss🚴
gantilah kalimatnya ,jangan menggunakan kalimat seolah" Bobby tau kebenarannya.
begini lebih baik " aku gak tau sayang apa yg terjadi saat itu..apakah aku bener melakukannya atau tdk."
gitukan enak bacanya, jangan buat bobbynya seolah tau pdhl Lo aja menggambarkan Bobby mabuk berat belum lagi tanpa busana.
bukti pertama, Bobby sangat mabuk sampai gak ingat apa"
kedua.. itu adalah kesempatan Mita
ketiga Bobby tdk mekaia busana.
jadi menutur ceritanya..logika lah yg menang dan benar
gw seperti orang bodoh dengan beberapa part dinovel ini..astagaaaa/Bye-Bye/
maaf aja thor
GAK NYAMBUNG..TAU GAK?
makanya kasih klu atau penasaran jangan langsung inti kalo Bobby emng sdh melalakukannya. BUAT READERS PENASARAN BUKAN MALAH DIBUAT CERITA BOBBY SDH MELAKUKANNYA BARU DIPART SELANJUTNYA MALAH DIELAK. KELIATAN LAH GAK NYAMBUNGNYA./Facepalm//Drowsy/