cerita sudah tidak lengkap, banyak editan dan diacak🙏🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isuthy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kesayanganku ( Bonus Profil Alessya & Arselli )
Arselli menatap lamat layar ponselnya .Terpampang jelas foto Alessya yang sempat dia ambil saat menjadi model pribadi di studio foto Arselli menjadi wallpaper di ponsel nan canggih dan mahal itu.Ponsel baru termutakhir keluaran terbaru perusahaannya. Fotho Alessya yang polos dengan bola mata indahnya .
Arselli tengah menunggu waktu demi waktu moment pertemuan mereka nanti malam.Dengan alunan lagu yang tersetel pada audio musik di ruangannya.Sebuah lagu bernuansa romantis , bertajuk
" Kesayanganku " milik Al Ghazali yang mendapat giliran putar kala itu. Sembari duduk santai di salah satu sofa di sudut ruangan apartemen mewahnya itu.
Musik nan lembut dan lirik yang syahdu mengalun indah terngiang jelas di telinganya.
Gambaran Ungkapan perasaan hatinya terhadap Alessya. Yang telah mengisi hati dan fikirannya beberapa Minggu terakhir.
Hubungan yang terasa sangat singkat dan mudah namun sangat berkesan di dalam benaknya.
Sesekali Arselli ikut bernyanyi pelan , lebih hampir berbisik seperti tiupan nafas yang berhembus dari hidungnya . Lagu ini adalah salah satu lagu favoritnya dari sekian banyak lagu yang kebanyakan berasal dari negara luar dan bergenre rock.
Liriknya yang indah menjadi salah satu alasan nya menyukai lagu ini, benar-benar menggambarkan perasaannya pada Alessya kekasihnya
Lagu : Kesayanganku
Dengarlah cinta hatiku remuk redam
Jika tak ada kamu
Menemani aku
Dengarlah cinta ku memanggil namamu
Disetiap malamku
Ku memikirkan kamu
Aku sepi sepi sepi sepi
Jika tak ada kamu
Aku mati mati mati mati
Jika engkau pergi
Dengarlah kesayanganku
Jangan tinggalkan aku
Tak mampu jika ku tanpamu
Dengarlah kesayanganku
Hidup matiku untukmu
Kumohon pertahankan aku
Dengarlah cinta hatiku remuk redam
Jika tak ada kamu
Menemani aku
Dengarlah cinta ku memanggil namamu
Disetiap malamku
Ku memikirkan kamu
Aku sepi sepi sepi sepi
Jika tak ada kamu
Aku mati mati mati mati
Jika engkau pergi
Dengarlah kesayanganku
Jangan tinggalkan aku
Tak mampu jika ku tanpamu
Dengarlah kesayanganku
Hidup matiku untukmu
Kumohon pertahankan aku
Dengarlah kesayanganku
Jangan tinggalkan aku
Tak mampu jika ku tanpamu
Dengarlah kesayanganku
Hidup matiku untukmu
Kumohon pertahankan aku
Dengarlah kesayanganku
Hidup matiku untukmu
Begitulah sepenggal bait lirik lagu itu bernyanyi , begitu romantis. Mencerminkan kelemahan diri dan hatinya, yang diluar terlihat kuat dan kokoh tapi entah apa daya nya nanti kelak bila dirinya kehilangan cinta dan kesayangannya itu.
Arselli telah mendekor ruangan apartemennya. Tampak beberapa rangkaian bunga mawar putih terpajang di beberapa sudut ruangannya. Yang merupakan bunga favorit Alessya.
Balon-balon berwarna warni berterbangan di langit - langit apartemennya. Semuanya dilakukan untuk kekasihnya , gadis kesayangannya Alessya.
Sesekali dia melirik pada jam tangan yang bertengger di tangannya. Dia sudah lumayan lama menunggu kedatangan tamu spesial nya malam ini, yang hanya demi menyambut tamunya itu dia rela pulang lebih awal meninggalkan pekerjaan penting di kantornya.
Sudah beberapa kali dia mengingatkan asistennya untuk menjemput Alessya.Berkali - kali hingga asistennya bosan mendengar perintahnya.
Semua hanya tentang Alessya.___ gerutu Asisten Henry.
***
Alessya berdiri lama di depan lemari yang sudah tampak usang yang berada di kamarnya. Mata dan jarinya menelusuri satu persatu pakaian yang berderet rapi di dalam lemarinya. Bibirnya tersungging senyum menggambarkan kebahagiaan, bagaimana tidak lemarinya yang dahulu hanya diisi dengan pakaian - pakaian usang ,sekarang lambat laun mulai terisi dengan pakaian baru yang mahal dan branded pula. Dan jelas itu tidak lepas dari campur tangan sang kekasih. Yang slalu membelikan sesuatu yang dianggap pria itu akan dibutuhkan oleh Alessya.
Contohnya saat ini, dia tidak perlu repot-repot bingung memilih pakaian yang akan digunakan untuk kencannya malam ini. Apalagi kencannya saat ini, dengan seseorang si empunya pemilik asli Pakaian itu, Arselli. Pakaian yang dipilih jatuh pada dress yang berwarna putih bercorak dengan aksen lame berwarna pink silver ,cocok bila dipadukan dengan dompet berwarna pink pemberian kekasihnya itu.
Fikirannya menerawang kembali ketika dia membuka satu persatu paper bag pemberian kekasihnya itu ,bahagia bercampur aneh kala itu.Arselli yang seorang sopir pribadi mampu membelikannya berbagai macam barang dengan harga yang fantastis. Sangat diluar nalar fikirannya.
*** Flash back on
Alessya menatap nanar pada sebuah dompet berwarna pink yang dia keluarkan dari beberapa paper bag yang dia terima dari Arselli.Dia ingat betul , paper bag itu yang terakhir pria itu berikan ,paper bag berukuran kecil ,berbeda dengan paper bag lainnya yang berukuran besar karena berisi beberapa pakaian yang terlihat sangat bagus , dan mahal apabila melihat price tag nya.
Bermerek sudah pasti , bahkan diantaranya yang berupa pakaian dalam, walaupun berukuran kecil tapi harganya lumayan membuat mata Alessya membelalak.Bahkan bukan itu saja , yang membuat mata Alessya lagi-lagi membelalak ,dari salah satu pakaian yang dipilihkan Arselli yang kebanyakan terlihat elegan dan sopan ada satu pakaian yang sedikit risih bila dipakai nanti.
Apa yang ada di fikirannya saat dia memilih gaun ini.?? mendelik sebal.Tidak sengaja melihat ada secarik kertas terselip di gaun itu.
Pakai ini hanya saat berkencan denganku !!!!
lagi-lagi mata Alessya membelalak.
Alessya membuka perlahan dompet berwarna pink itu, dibuka satu persatu lipatan dan pocket pada dompet itu. Kaget campur senang merasuki hatinya ,bibirnya terbuka hingga membentuk huruf O.Tatkala menemukan beberapa lembar uang kertas berwarna merah ,lumayan banyak ,hampir belasan dan sebuah kartu kredit berwarna Gold. Dan sedikit aneh kemudian setelah menemukan kartu identitasnya berada di dompet itu.
*** Flash back off
Tapi itu dulu , sekarang dia sudah tahu siapa Arselli yang sebenarnya. Walaupun keraguan masih menyelimuti hatinya , tapi dia ingin mencoba untuk bertahan dengan perasaannya dan menjalani kisah cinta mereka. Persetan dengan harta, tahta dan jabatan ,selama kita bisa mencoba untuk memperjuangkan kenapa tidak? Toh pada akhirnya segala sesuatu akan kembali pada Takdir yang ditentukan oleh Tuhan. Manusia hanya berencana dan berusaha selebihnya Tuhan yang memutuskan.
Dia memuji dirinya sendiri berlenggak lenggok di depan cermin, betapa dress berlengan pendek dan selutut yang dipilih Arselli itu sangat cocok dan indah menempel di tubuhnya yang seksi dan mungil. Kakinya yang jenjang dan mulus terlihat jelas.Rambutnya seperti biasa tergerai indah di belakang tubuhnya menutupi punggungnya yang sedikit terbuka.
Sesuai rencana yang dia buat sendiri, dia akan keluar lebih awal. Untuk membeli makanan yang akan dia berikan kepada Arselli.Mendadak gadis itu ingat , pernah berjanzi untuk mentraktir pria itu dan sampai sekarang belum sekalipun terlaksana.
Berjalan menelusuri trotoar, tanpak berjajar toko makanan yang menyajikan berbagai makanan enak dan lezat. Alessya bingung memilih makanan yang akan dia bawa, mengingat Arselli adalah pria berduit yang pasti tidak pernah kekurangan apapun, salah satunya makanan.
Dia menyukai makanan apa ya ?
Apakah dia suka bakso ?
Apakah dia suka martabak ?
Apakah dia suka siomay , batagor ?
hah...membingungkan.
?????
Karena bingung , akhirnya Alessya membeli semua makanan yang ada di fikirannya , untuk pria kesayangannya , Arselli Russel.
❤️
❤️
❤️
Jangan lupa like , rate , dan vote.
Kritik dan saran ditunggu.
mampir ya thor
menikmati dulu karyamu ...