NovelToon NovelToon
Wanita Presdir

Wanita Presdir

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:5.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Purnama Sitinjak

Dakota yang dijodohkan oleh kakek misteriusnya dengan seorang pria yang belum dikenalnya. Pria tersebut merupakan Presdir di Perusahaannya saat ini bekerja.
Dalam hidup ini, Dakota hanya ingin mengetahui siapa ayah kandungnya melalui foto lama ibunya. Foto tersebut sudah buram, namun dalam foto tersebut bertuliskan nama ibunya Endangsi Kaif And Mr.Ela.
Ada banyak rahasia yang akan terbongkar saat dia menikah dengan Presdirnya.
Dakota dan Presdirnya tidak dilandasi oleh rasa cinta. Namun mertuanya berkata jangan tunda punya anak.
"Bagaimana ini, punya anak. Siapa yang akan melahirkan anak? Dia tidak mencintaiku bagaimana bisa ada anak diantara kami" batin Dakota.
Akankah Dakota diakui sebagai Wanita Presdir.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Purnama Sitinjak, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 27. Mengingat Kembali

Keputusan yang diambil oleh Purnomo bernar-benar dia tepati 2 minggu setelah pertemuan keluarga dengan keluarga Laskara, dia sudah sah menjadi suami dari Lena Laskara. Purnomo memang tidak menyukai Lena, karena dihatinya hanya ada Milen. Namun sebaliknya Lena sangat menyukai Purnomo sejak dia kecil, dia sudah sering melihat Purnomo dipertemuan keluarga. Lena selalu berusaha agar suaminya itu menyentuhnya.

# Kediaman Purnomo

Semenjak Purnomo menikah, dia memisahkan diri dengan kakaknya Sutan dan memilih menempati rumah yang baru dibangunnya hingga sekarang menjadi kediaman Reinhard yang ditinggali Fano dan Dakota sekarang.

“Apa yang kau lakukan?” ucap Purnomo pada Lena istrinya yang sudah duduk dipangkuannya.

“Kita sudah menikah selama seminggu, kau bahkan belum menyentuhku suamiku” ucap Lena menggoda suaminya yang duduk dikasur mereka.

“Hah, siapa bilang aku tidak akan menyentuhmu, aku hanya ingin kau yang berinisiatif lebih dulu” ucap Purnomo langsung membaringkan tubuh Lena istrinya.

“Jadi maksudmu aku yang harus memulai suamiku” ucap Lena sudah menyentuh pipi suaminya.

“Kau jangan berbangga diri dulu, aku tidak ingin memperkosa orang yang tidak kucintai. Kau tidak akan pernah singgah dihatiku sedikitpun. Tugasmu cukup melahirkan anak laki laki. Itu sudah cukup, apa kau mengerti” ucap Purnomo sudah membuka pakaian istrinya.

“Apakah aku tidak ada kesempatan sedikitpun” ucap Lena yang sudah pasrah saat suaminya bereaksi.

“Aku sudah mengatakan padamu, aku tidak akan mengulanginya, kau tidak akan pernah mengisi hatiku, kau hanya akan jadi pemuas nafsuku saja” ucap Purnomo. Namun Lena hanya diam seribu bahasa tidak tahu ingin mengucapkan apa.

“Kenapa? Kau tidak mau?" Tanya Purnomo.

“Aku sudah menjadi istrimu, berarti aku sudah siap melayanimu. Tapi kau harus tahu suamiku, aku menyukaimu tulus, bukan karena ingin menjadi seorang Nyonya saja” ucap Lena memalingkan wajahnya.

Aku tidak pernah memintamu untuk menyukaiku, itu masalahmu. Aku hanya ingin kau lakukan tugasmu sebagai istriku. Kau akan segera menjadi Nyonya Reinhard dan aku akan mengabulkannya, lahirkan saja anak untukku itu sudah cukup” ucap Purnomo melanjutkan aksinya. Malam itu menjadi malam yang panjang untuk pengantin baru itu.

Selama dua bulan setelah berumah tangga, besar harapan Lena agar segera mengandung mengingat keinginan suami yang dicintainya itu ingin segera memiliki seorang anak dan suaminya juga sudah berumur saat menikahinya. Dia selalu cek setiap pagi apakah sudah hamil atau belum. Hingga memasuki bulan ketiga mereka menikah.

Akhirnya Lena memeriksakan dirinya ke Dokter untuk memastikan bahwa tubuhnya baik baik saja dan benar Dokter mengatakan bahwa tubuh ibu Lena tidak ada masalah. Karena dia merasa tidak ada yang salah dengan tubuhnya dia berusaha mengajak suaminya Purnomo. Sebelumnya Purnomo tidak mau karena sibuk, tapi karena keinginan Purnomo yang ingin segera memiliki anak membuatnya mengikuti keinginan istrinya itu untuk ikut periksa pada Dokter kandungan.

Setelah Dokter memeriksa Purnomo, Dokter langsung mengungkapkan hasil pemeriksaan pada pengantin baru itu.

“Mohon maaf Tuan Purnomo, dari hasil pemeriksaan, sepertinya anda pernah mengalami cedera dibagian selangkang** anda dan itu mengenai alat kelamin anda. Hal ini disebut sebagai azoospermia testicular” ucap Dokter menjelaskan. Lena hanya terkejut mendengar penjelasan dari Dokter kandungan tersebut dan tidak bisa berkomentar.

“Apa maksud anda Dok, hal itu terjadi pada selangkang** saya, saat itu saya tetap melindungi alat kelamin saya. Dan sampai sekarang alat kelamin saya tetap baik-baik saja sama seperti sebelum kecelakaan itu terjadi” ucap Purnomo merasa bahwa dirinya baik-baik saja.

“Tuan jangan berkecil hati dulu Tuan, ini masih pemeriksaan awal, kalau pemeriksaan kedua nanti untuk pemeriksaan menyeluruh baru bisa dipastikan” ucap Dokter.

“Baiklah Dok, kami permisi saja pulang” ucap Purnomo kesal. Menurutnya dia baik-baik saja, dan tidak ada hubungannya dengan kecelakaan itu.

“Aih, kenapa bisa begini. Tidak! tidak semua akan baik-baik saja” batin Purnomo.

Purnomo langsung menyeret tangan istrinya itu memutuskan untuk kembali saja.

Setelah sepeninggalan Pak Purnomo, panggilan masuk dari nomor anonim menelvon Dokter kandungan tersebut.

“Halo Tuan” jawab Dokter.

“Apa sesuai dengan rencana” ucap anonim dari seberang.

“Su ... dah Tuan” ucap Dokter gugup.

"Baik kerja bagus. Uangnya akan diantar kerumahmu nanti" ucap anonim.

“Baik tuan.” Dokter menutup telvon.

# Hotel A

“Ah, kepalaku sakit sekali” ucap Lena membuka matanya.

“Ahhh ....” teriak Lena melihat pria asing tidur disampingnya bertelanjang dada dan masih tertidur.

“Ada apa ini, kenapa aku bisa tidur dengan pria asing, ini dimana” batin Lena.

“Tunggu, kemana pakaianku” ucap Lena semakin terkejut.

“Apa sebenarnya yang terjadi” ucap Lena pergi keluar dari kamar dengan selimut.

Lena sangat syok ternyata dia berada di hotel.

“Bruk ....” Lena terjatuh dengan posisi tubuhnya terlentang.

“Lena Laskara, apa yang kau lakukan di Hotel A ini?” ucap pria itu membantu Lena.

“Pak Admidjaya” ucap Lena semakin terkejut.

“Kau, kenapa keluar dari kamar Hotel. Bukannya Purnomo di luar kota, kenapa kau bisa di hotel dan pakaianmu dimana?” tanya Pak Admidjaya heran melihat sekitar.

“Pak Admidjaya, tolong saya. Tolong saya, saya juga tidak tau apapun” ucap Lena kebingungan.

“Ayo kita cari pakaianmu dulu” ucap Admidjaya menarik lengan Lena.

Admidjaya akhirnya membawa Lena Laskara menuju kamar pribadinya. Kebetulan Pak Admidjaya pemilik dari Hotel A.

“Bagaimana bisa kau tidur dengan pria lain” ucap Admidjaya sudah mengetahui situasi.

“Hiks ... saya juga tidak tahu Pak Admidjaya, saya dijebak. Kemarin seingat saya, saya sedang arisan dengan teman-teman di Restoran. Namun saat saya bangun, saya malah tidur dengan pria lain” ucap Lena.

“Cepat atau lambat Purnomo pasti mengetahui ini, sepertinya ini ulah dari orang yang membenci Purnomo” ucap Admidjaya.

“Pak Admidjaya, tolong rahasiakan ini” pinta Lena.

“Hah, aku selalu dibenci oleh Purnomo, tapi aku tau dia lelaki yang baik dan bertanggung jawab. Dia sangat tidak suka dibohongi, sebaiknya kau jujur saja saat ini padanya” ucap Admidjaya.

“Tolong Pak Admidjaya, tolong kali ini saja. Dan jika dia mengetahui hal ini biar dari orang lain saja, saat itu saya ingin Pak Admidjaya menjadi saksi untuk saya” ucap Lena memohon.

“Hubunganku dengannya sudah tidak baik, jika dia tahu aku membelamu nanti akan semakin rumit hubungan kami” ucap Admidjaya memberi alasan.

“Saya tahu saya salah tidak bisa menjaga diri, tapi saya juga dijebak” ucap Lena, air matanya mulai keluar.

“Baiklah, ini memang sepenuhnya bukan salahmu. Aku akan mencoba mencari tahu siapa dibalik ini semua” ucap Admidjaya.

“Terimah kasih Pak Admidjaya” ucap Lena menunduk.

“Aku akan tagih ini suatu saat nanti, rahasiamu ini akan ada ditanganku dan suamimu kelak” ucap Admidjaya.

“Baik Pak Admidjaya saya akan ingat” ucap Lena.

Setelah Lena pergi meninggalkan hotel.

“Tuan Besar” ucap Seto.

“Bgaimana hasil penyelidikanmu” tanya Admidjaya.

“Tuan Besar, sepertinya Nyonya Lena dan pria asing itu mabuk berat dan diberi obat tidur saja” ucap Seto.

“Tunggu dulu, berarti mereka tidak berhubungan intim” tanya Admidjaya.

“Dari hasil yang kami cek, Pria itu hanya bertelanjang dada saja, pakaiannya masih lengkap. Sepertinya ini ulah dari salah satu teman perempuan Nyonya Lena. Pakaian Nyonya Lena sengaja dibuka. Mungkin dosis obat tidur yang diberikan pada Nyonya Lena lebih kecil dibanding pria asing itu. Sampai saat ini pria itu belum bangun, kami masih mengawasinya” ucap Seto.

“Baiklah, aku tunggu laporanmu selanjutnya” ucap Admidjaya.

“Baik Tuan Besar, saya pamit” ucap Seto.

“Hmm ... sepertinya musuh dari Purnomo adalah orang yang ada disekitarnya” batin Admidjaya.

BERSAMBUNG........

Hai Reader Wanita Presdir. Terima kasih sudah mampir.😊

Mohon like dan komentarnya ya. Untuk membangkitkan semangat penulis. Semoga terhibur.🙏🌹

Jangan lupa Vote juga😊

See You🙋🙋🙋

1
fantasiku49
bgus
fantasiku49
bagus bangett, mangatt
Sulisayaheaisyah Sulis
vitamin R,,,🤣🤣🤣
Sulisayaheaisyah Sulis
oh ya ampun
Sulisayaheaisyah Sulis
seketika aku jadi teringat dg margarin pas sebut nama simas,,🙈🙈
Sulisayaheaisyah Sulis
dendam masa SMA
Sulisayaheaisyah Sulis
alfata minta adik🤣🤣🤣🤣
Sulisayaheaisyah Sulis
sena rubah betina muncul lagi
Sulisayaheaisyah Sulis
ngakak terus aku thor🤣🤣🤣🤣
Sulisayaheaisyah Sulis
jgn lupa pintunya di kunci ya
Sulisayaheaisyah Sulis
pas ketahuan aku lngsung ngakak🤣🤣🤣
Sulisayaheaisyah Sulis
udah 5th aja nih
Sulisayaheaisyah Sulis
sutan kah Mr pich
Sulisayaheaisyah Sulis
siapa sih sosok Mr.Pich ini,,bikin emosi aja deh😠😠😠
Onti Titi
namanya 😂
Sulisayaheaisyah Sulis
bacanya sambil tegang
Sulisayaheaisyah Sulis
kesalahpahaman yg membuat pak purnomo jadi bersikap tdk baik pada fano dan bu lena,,sebenarnya beliau org yang baik
Sulisayaheaisyah Sulis
akhirnya udah pulih ingatan dakota
Sulisayaheaisyah Sulis
bikin dakota cepat sadar donk thor
Sulisayaheaisyah Sulis
teenyata bu melda dalang nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!