NovelToon NovelToon
Nyanyian Takdir Aisyah

Nyanyian Takdir Aisyah

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Fitri Rahayu

Terlahir dari keluarga yang sangat sederhana yang penuh dengan nyanyian luka membuat seorang Aisyah tumbuh menjadi seorang anak yang mandiri, pekerja keras, jujur, dan shalilah.Sehingga saat dewasa banyak pemuda yang ingin menjadikannya pendamping hidup. Namun siapakah yang akhirnya dapat menjadi pendamping hidup Aisyah ? Akan kah Nyanyian Takdir Aisyah berakhir bahagia?
ikuti kisah Novelku ya, dan jangan lupa dibaca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitri Rahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BERTEMU ORANG TUA HANIF

🌻Terimakasih ya sudah membaca karyaku , jika suka tinggalkan jejakmu berupa like, komen, tip dan vote karena itu sangat berarti untuk Author, semoga readers lovers sehat dan bahagia selalu.🌻

Sepulang dari pantai keluarga Ais beraktivitas seperti biasanya, dan hari ini ayah berencana mengajak Ais, kak Ari dan kak Ali untuk pergi ke kebun untuk memeriksa kondisi kebun dan sekalian mencari kayu bakar.

Namun Ais tak bisa ikut karena hari ini sudah punya janji akan malam bersama keluarga Maria. Ayah dan ibu sudah mengizinkan Ais asalkan pulang jangan malam - malam dan harus diantar Maria sampai rumah.

Sekitar jam lima sore Maria akan menjemput Ais dirumahnya. Selain Ais ternyata mama Maria juga telah memgundang keluarga Hanif jauh hari sebelumnya karena mereka berteman dekat.

Maria telah datang menjemput Ais, Ais tampak angun dengan memakai kemeja tangan panjang kotak -kotak berwarna biru laut dipadu dengan rok jean panjang dengan warna senada semata kaki dengan memakai sandal tali belakang berwarna kream, rambut panjangnya Ais ikat sedikit keatas dan diberi jepitan bunga berwarna biru juga, dan tanpa make up, hanya bedak bayi, namun Ais tetap terlihat sangat cantik.

"Ayo Mar kita berangkat," ucap Ais.

"Wauuuu kamu sangat cantik Ais," puji Maria.

"Makasih Mar, kamu juga cantik," ucap Maria.

"Bu ... Ais pamit ya ... Assalamualaikum," ucap Ais.

"Waalaikumussalam ... iya nak, hati - hati ya, dan cepat pulang,"Jawab ibu.

*****

Maria dan Ais sudah berangkat menuju ke kediaman keluarga Maria, sepanjang perjalanan Maria dan Ais tampak berbincang dan bercanda, sopir yang membawa mereka pun tanpa sadar ikut tersenyum sendiri melihat keasyikan ke duanya.

"Yee..alhamdulillah kita udah sampai Ais, well come to our house," ucap Maria.

Ais sangat takjub melihat rumah Maria yang puluhan kali lipat dibanding rumahnya, pemandangan rumah Maria sangat indah, dengan taman bunga yang bersusun rapi disepanjang jalan menuju pintu utama keluarga Maria, rumah Maria di desain dengan sangat artistik dan bergaya klasik, perabotan rumah Maria didominasi warna putih dan abu serta coklat kayu alami, semua nampak mewah dan mahal.

Ais berhenti didepan pintu, ia tak berani masuk.

"Ais...ayo masuk," ucap Maria.

Namun Ais masih tak bergeming.

"Ais ... ayo ... Kata Maria.

"Mar... aku pulang saja ya... aku.. a.. a.. aku tak bisa melanjutkan makan malam ini," ucap Ais sambil menunduk.

"Kenapa Ais.?" Tanya Maria.

"Aku nggak pantas berada dirumah ini Mar, ini terlalu mewah tak cocok untukku," ucap Ais lirih

Maria mengerti perasaan Ais, ia merangkul Ais untuk masuk bersamanya.

"Jangan khawatir Ais, mami sama papiku nggak pernah menilai seseorang dari status keluarganya, anggap saja rumah ini rumahmu sendiri ya," ucap Maria.

Maria membawa Ais masuk mereka segera menuju ruang makan, disana mami dan papi Maria sudah menunggu.

"Mi... pi.. nih Ais yang Maria ceritakan"Ucap Maria memperkenalkan Ais pada kedua orangtuanya.

"Assalamualaikum om... tante "ucap Ais sambil menyalami kedua orantua Maria

"Waalaikumussalam ....Ais, Jawab mami dan papi Ais sambil men epuk pundak Ais.

"Kamu sangat cantik Ais"puji mami Maria

"Terimakasih tante, jangan memuji Ais nanti Ais jadi sombong "Ucap Ais sambil tersenyum. Mereka semua tertawa gembira

"mari kita duduk dan mengobrol dulu Ais"Ucap mami Ais sambil mengajak Ais dan Maria juga suaminya duduk keruang tamu

"Kita nanti makannya abis sholat magrib aja ya, soalnya kita masih menunggu satu keluarga lagi, teman bisnis papinya Maria"Ucap mami Maria

Diruang tamu...

"Ais... tante sama om mau mengucapkan terima kasih yang tak terhingga karena Ais sudah mengembalikan anak gadis kami yang dulu sempat hilang"Ucap Mami Maria tersenyum

"Maksudnya tan? "Tanya Ais seperti binggung

"Maria... "Jawab mami Maria

"Sejak SMP kami kehilangan sosok Maria yang rajin sholat, sekarang karena mu Maria yang itu sudah kembali, tante sangat terharu saat Maria kembali sholat dan patuh pada om dan tante"Jelas mami Maria

"Benar Ais, rasanya tidak cukup hanya dengan mengajak mu makan malam saja untuk ucapan terima kasih" Ucap papi Maria

"Andai anak bujang kesayangan kita sudah disini dan belum punya calon, tante ingin menjodohkannya denganmu Ais"Ucap Mami Maria senang

Ais hanya tersenyum dan diam, ia tak tahu harus berkata apa, karena Ais merasa yang ia lakukan bukanlah hal yang menurutnya luar bisa, tetapi ditanggapi sebegitu hebatnya oleh keluarga Maria.

Ais baru tahu kalau Maria punya seorang kakak lelaki. Mereka pun terus mengobrol tentang banyak hal sehingga tak terasa telah masuk waktu sholat magrib. Mereka pun sholat magrib di mushola kecil keluarga Maria, dengan nuansa hijau dan harum bunga yang berasal dari taman sekitanya membuat Ais sangat menyukai mushola itu.

Seandainya nanti punya cukup uang. aku juga ingin mushola seperti ini untuk keluaga kecilku kelak ya Robb, batin Ais

Setelah selesai sholat mereka menuju keruang makan kembali.

*****

Ruang makan...

"Ais mari kita mulai makan saja karena sepertinya keluarga teman tante akan terlambat soalnya anak semata wayang kesayangan masuk rumas sakit"Ucap mami. Maria

"Mi.. pi... emangnya keluarga siapa yang mami sama papi undang untuk makan bersama kali ini"Tanya Maria penasaran pasalnya mami sama papinya sering mengajak koleganya untuk makan bersama

"Keluarga om Bayu"Ucap Maminya

"Ooo keluarganya kak Hanif... jadi yang sakit itu kak Hanif ya, perasaan waktu hari Sabtu disekolah kak Hanif masih baik - baik saja"Ucap Maria

Mendengar Maria menyebut keluarga Hanif membuat Ais terkejut.

"Uhukkk... uhukkk "Ais yang sedang menyendokkan nasi ke mulutnya tersesak

Dengan sigap Maria menyodorkan Ais putih untuk Ais.

"Kamu nggak apa -apa kan Ais"Tanya Maria

Ais meminum air yang disordorkan Maria sampai tandas

Barula Ais dapat bernafas lega Karena tersedak tadi membuat Ais susah bernafas.

"Alhamdulillah, aku nggak apa - apa Mar"Jawab Ais malu

"Kenapa kamu terkejut saat gue menyebut nama Hanif ya, atau... jangan - jangan loe suka kak Hanif ya"Ledek Maria

Wajah Ais sudah memerah, mungkin seperti kepiting rebus. Kedua orangtua Maria tersenyum melihat kedua anak gadis remaja yang saling meledek itu.

"Wah... apa benar Ais... kalau benar harapan. tante untuk menjadikan Ais menantu gagal dong"Canda maminya Maria.

"Nggak kok tan, bukan begitu, soalnya Ais juga baru tahu sekarang kalau Hanif itu kakak kelas kita, oh iya kak Hanif sakit apa tan?"Tanya Ais penasaran soanyanAis khawatir jangan - jangan Hanif sakit karena suratnya, kalau ia pasti Ais akan sangat merasa bersalah.

"Cie... cie.. yang penasaran"Canda Maria

"Mar... jangan gitu napa"Rajuk Ais

Semua tertawa sampai tiba - tiba bel berbunyi

"Bik.. "Panggil mami Maria

"Iya nyonya"Jawab bibi

"Tolong buka kan pintu dan ajak tamu saya itu ke ruang makan"Ucap mami Maria

"Baik nyah"Ucap bibi

Tak lama bibi masuk diikuti dua orang suami istri yang tampak berpakaian glamor dan mahal memasuki ruang makan

"Selamat malam Bayu"Ucap papi Maria sambik berpelukan

"Dan selamat malam juga Mira yang cantik"Ucap mami Maria

Mama Hanif terpana menatap kecantikan Ais, dan dia serasa pernah melihat wajah Ais tapi dimana pikirnya.

"Ayo segera makan, maaf kami duluan soalnya takut Temanny Maria ke malaman nanti"Ucap Mami Maria

"Yah nggak apa -apa, Rini "Ucap mama Hanif

"Kamu tidak mau mengebalkan aku pada dua gadis cantik didepanku ini? "Tanya mama Hanif

"Siapa tahu salah satunya menjadi jodoh Hanif"Ucap Mama Hanif sambil tersenyum

"Oh iya.. perkenalkan yang ini putriku Maria dan ini sahabatnya Aisyah"Ucap mami Maria

Mata mama Hanif langsung melihat tajam kearah Ais seketika senyumnya hilang, dan ia segera berdiri menuding Ais dengan pandangannya.

"Kau... apakah kau yang menulis surat tak bermutu itu pada Hanifku, apakah kau yang telah menolak cinta suci Hanifku"Ucap mama Hanif dengan sangat marah sambil menunjuk Ais.

"Tahu kah kau gara - gara penolakan mu itu Hanifku hampi kehilangan nyawanya, gara -gara kau Hanifku sekarang berada dirumah sakit terbaring sangat lemah"Teriak mama Hanif membuat tubuh Ais bergetar hebat menahan rasa sakit dan juga rasa bersalah

"Mama... apa -apaan sih"Ucap papa Hanif

"Papa nggak usah ikut campur, papa nggak akan tahu rasa sakit yang Habifku derita karena perempuan kampungan yang tidak tahu terima kasih ini"Ucap mama Hanif dengan ber api - api

Tampak Mama Hanif sangat marah ia tak mampu lagi membenduk Emosinya dan..

"Plakkkk"Tamparanya telah mendarat di pipi Ais

Ais hanya diam terisak menahan tangisnya, dan Maria segera berlari memeluk Ais

"Miraaaa"Ucap mami Maria mara

"Kenapa kamu lancang menampar tamuku"Ucap mami Maria

"Iya tak layak kalian jadikan tamu apalagi sahabat"Ucap mama Hanif sengit

"Ma ...sudah,...sabar "Ucap papa Hanif

"Asal kalian tahu, anak ini dan keluarganya tidak tahu malu, sudah ditolong bukan nya berterima kasih malah membuat anak kesayanganku masuk rumah sakit"Ucap mama Hanif masih dengan marah

"Apa kamu tahu yang membayar rumah sakit ibumu itu Hanifku, yang memberi uang sepuluh juta itu juga Hanifku"Teriak mama Hanif

"Tapi apa balsannya.. hah.. kau menolak cinta Hanifku... aku sangat membencimu Ais"Ucap Mama Hanif

Ais tak kuasa lagi menahan sakit, malu, dan rasa bersalah dihatinya, Air matanya keluar seperti tak bisa dikompromi, badannya bergetar, pikirannya menerawang jauh pada Hanif... sejahat itu kah dirinya sehingga membuat Hanif sampai masuk rumah sakit... Sedangkan Hanif adalah malaikat penolong keluarganya saat itu

"Maaf... maaf.. maafkan. Ais tan"Hanya kalimat itu yang keluar dari mulut Ais

Seumur hidupnya ini kali pertama Ais merasakan tamparan diwajahnya, orangtua Ais selalu membesarkannya dengan kasih sayang, dan hari ini tamparan ini sangat melukai hati Ais.

Mami Maria berusaha menenagkan mama Hanif dengan membawanya menjauh dari Ais, sementara Ais terduduk dilantainkarena shock dengan hal yang baru dialaminya, kemuadian papa Hanif dan papi Maria mendekati Ais.

"Nak... maafkan mamanya Hanif ya, biasanya dia tidak pernah sekasar ini apa lagi sama. anak perempuan, dia sangat menyukai anak perempuan,mungkin mama Hanif terlalu menyayangi Hanif, sehingga melihat Hanif sakit ia pun merasa sakit"Ucap papa Hanif

"Mar.. sebaiknya kamu bawa Ais pulang, biarkan Ais menenagkan diri dulu"Ucap Papi Maria

"Iya pi... Ais mari gue antar loe pulang dulu, dan maaf ya untuk kejadian hari ini"Ucap Maria merasa bersalah.

Ais hanya mengangguk dan berjalan mengikuti Maria

"Aku sangat marah Rim"Ucap mama Hanif

"Sebenarnya gadis itu termasuk beruntung bisa bertemu aku sekarang, tadinya aku berencana untuk menculik.hadis itu dan membuatnya menyesal karena menolak cinta Hanifku"Ucap mama Hanif mulai sabar

"Seharusnya kamu bersyukur, putramu Hanif bisa jatuh cinta pada gadis itu"Ucap mami Maria

"Aku aja berharap dia bisa jadi mantuku saat nanti anakku pulang dari kuliah diluar negeri"Ucap mami Maria

Mama Hanif terdiam, ia memikirkan perkataan mami Maria, namun saat ingat Hanif yang terbaring sakit karena ulah Ais ia rasanya ingin menghilangkan Ais dari muka bumi ini.

Aku bersyukur kalau Ais menolak cinta Hanif dan kau pun membenci Ais, semoga Ais mau jadi menantuku, batin mami Maria

*****

Di rumah Ais

"Assalamualaikum, bu....Ais pulang"Ucap Ais

Ais segera masuk ke rumah dan segera berwudu kemudian ia menuju ruang sholat keluarganya, yah di atas sajadah ini lah tempat Ais mengadu dan berkeluh kesah, Ais menangis sejadi - jadinya, dan memohon ampunan kepada Allah jika yang ia lakukan. ternyata adalah salah.

"Ya Robb kuatkanlah aku, ampunilah aku jika yang aku lakukan salah, aku tak bermaksud untuk menyakiti siapapun, aku tak mau membuat seorang ibu murka terhadapku, aku mohon ya Robb berilah aku petunjukMu apa yang harus aku lakukan untuk semua ini, apunilah aku ya Robb.. ampunilah aku... "curahan hati Ais

Bersambung

Hallo readers lovers makasih banyak yah yang dah baca, makasih juga yang udah like dan komen, dan makasih juga yang udah ikhlas kasih vote nya, semoga semua selalu dalam limpahan rahmat Allah SWT, sehat dan bahagia selalu.

Salam manis

🤗

Author

Sambil menunggu ceritaku yang ini Up baca juga Novelku Cinta Bersemi Diujung Musim.

Dan karya apik author yang lain :

Fit Fithree Fitri.

Arsitek Cantik. Cinta Untuk Dokter Nisa.

Mengejar Cinta Ariel

Almaira My Secret Wife

My Love My Babysitter

*Sohibul Ikhsan. Putih Abu - Abu

Kembar Tidak Identik

*Ergina Putri

Melawan Rasa Takutku

My Heart Is Only For You

*Sudrun

Penjelah Malam

Samudra

*Putri Tanjung

OB Kerudung Biru

*Envy Yo Wesben.

My Princess OG.

*Sisca Nasty

Mafia in Love

*Cindyelvira

Ketika Muslimah Jatuh Cinta

Istri Sholehah

*Karlina Sulaiman

Mencintaimu Dalam Diam

1
Nurainni Salim
😭
zalvi fatarrahim
seru
Andi Fitri
Masya Allah..karya yg sangat mendidik..👍👍👍
Andi Fitri
dugaanku benar ternyata reza
Andi Fitri
siapa lgi sich apa jgn2 Reza y author bikin penasaran..
Andi Fitri
waduh ternyata msh ada yg ngincar Ais..
Andi Fitri
akhirnya menyatu dlm ikatan pernikahan..
Andi Fitri
aduh Thor kasian banget dgn Ais .jahat banget ortunya hanif
Andi Fitri
aduh ko kebanyakan pemeran lelakinya sih..m.Ais sich plg ga pakai angkot ke masa jalan kaki..
Andi Fitri
mm si Hanif emang jahat banget itu semakin menjauhkan Ais dri anakmu Krn tunggu aja karma kmu..
Andi Fitri
aku mendoakan agar kmu dan Ais di jodohkan author Rey..
Andi Fitri
jdi ga suka sama Hanif terlalu memaksa apa lgi orang tuanya lgsg main tampar aja..membantu tpi minta balas Budi..
Andi Fitri
pasti abangx Maria Rey
Andi Fitri
sabar Bu Ais nolak kan itu terserah dia knp di paksa..
Andi Fitri
msh suka dgn Rey Krn tdk memaksa Ais menerimanya..tpi semua terserah yg maha tau tentunya authornya 👍🙂
Andi Fitri
karya author 👍👍👍
Andi Fitri
karya yg mendidik..
Andi Fitri
hanya author yg tau jodoh Ais,kagum banget dgn krakter Ais..
Andi Fitri
Masya Allah karya yg sangat bagus terutama karakter klrg Ais yg sederhana tpi taat beribadah dan Ais dan saudara2 nya tdk egois patuh sm orang tua..👍👍👍
Andi Fitri
meskipun sdh baca 2x ttp ga bosan karya author bikin mewak..👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!