NovelToon NovelToon
I Love You Tante..!

I Love You Tante..!

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: de'rini

Bobby seorang pelajar SMA, umur 18 tahun. Jatuh cinta dengan Nia, 32 tahun. Sahabat dari Tante nya Bobby yang bernama Farah.

Tante Nia yang cantik, cuek,dan konyol mampu membuat Bobby jatuh cinta pada pandangan pertama.

Sayangnya Bobby harus bersaing dengan lelaki bernama Roy, yang juga menyukai Tante Nia.

Bagaimana Bobby bisa menaklukkan hati Tante Nia?

Ikuti kisahnya ya. :)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon de'rini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

25# Fakta

"Sombong sekali Anda apakah Anda tidak ingat, suami saya adalah mantan atasan Anda?" Ucapan istri Bapak Gunawan memecah keheningan yang terjadi beberapa menit yang lalu di ruang tamu rumah Farah.

Farah mengernyitkan dahinya menatap istri Bapak Gunawan.

"Anda pasti tahu kan jabatan suami saya saat ini?" Ucap Istri Bapak Gunawan lagi.

Naya yang mendengar ucapan istri Pak Gunawan, seketika langsung mengusap-usap punggung Farah. Ia mencoba menenangkan Farah.

"Siska, gue tidak tahu salah gue dimana. gue hanya menganggap lu teman biasa, tidak lebih. Dan gue juga tidak pernah melontarkan kata-kata yang menyakiti elu. Tapi bukan begini cara nya Sis." Ucap Bobby.

"Kamu anak kecil, jangan coba-coba menceramahi anak saya..! Tidak akan ada asap bila tidak ada api..! Mungkin saja kamu menyakiti anak saya. Tetapi kamu tidak mengakuinya..!" Ucap istri Bapak Gunawan.

"Yang sombong itu saya atau anda?"

Kata-kata Farah membuat istri Pak Gunawan semakin emosi. Ia pun berdiri dari duduk nya dan mulai menunjuk Farah dengan tangan kirinya.

"Kamu..! berapa yang kamu minta? agar masalah ini selesai? bahkan harga diri mu pun bisa saya beli..!" Ucap istri Bapak Gunawan.

Farah tersenyum kecil lalu ia menurunkan Queen dari dekapan nya.

"Sudah-sudah, tujuan kita kesini kan mau berdamai." Ucap pengacara Bapak Gunawan, mencoba menenangkan situasi.

"Maaf, harga diri saya memang bisa anda beli. Tetapi rasa kepercayaan anda dengan suami anda tidak akan pernah bisa terbeli bukan?"

Istri Bapak Gunawan mengeryitkan dahinya mendengar kata-kata Farah. Ia tidak mengerti maksud dari perkataan Farah.

"Maksud anda apa?" Tanya istri Bapak Gunawan.

"Far, jangan." Naya mencoba mencegah Farah untuk berbicara yang memancing kericuhan.

"Biarkan saja Nay, perempuan ini harus tahu kelakuan suami nya. Dan dia harus terima kelakuan anak dan suami nya. Biar kadar kesombongan dia berkurang." Ucap Farah dengan emosi.

"Maksud mu apa..!" Ucap istri Bapak Gunawan.

"Mami, sudah lah mami. Kita pulang saja ya." Ucap Bapak Gunawan, keringat dingin mulai mengucur deras dari dahi nya.

"Mas mau menghindar? kita buka semua nya sekarang..!" Ucap Farah.

Nia dan Naya terlihat memijat kepala mereka yang tak pusing. Sedangkan Bobby terlihat tidak mengerti tentang percakapan yang di luar kasus nya.

"Queen, itu Ayah. Ingat ya, itu wajah Ayah nya Queen. Ayah datang untuk melihat Queen." Ucap Farah, sambil tersenyum kepada Queen dan menunjuk Bapak Gunawan.

"Ayah..!" Ucap Queen. Gadis kecil itu melangkah mendekati Bapak Gunawan.

"Apa maksud anda mengatakan suami saya adalah Ayah nya anak anda?" Tanya istri Bapak Gunawan.

"Anda kan pintar, kalau saya menyebut dia Ayah nya anak saya. Ya, berarti Gunawan adalah ayah dari anak saya." Ucap Farah dengan suara yang lantang.

"Mas?" Istri Bapak Gunawan menatap Gunawan dengan wajah yang bertanya-tanya.

"Tidak kah anda melihat kemiripan mereka?" Ucap Farah sambil tersenyum meledek.

Istri Bapak Gunawan menatap Queen yang berdiri di depan Gunawan.

"Mas?" Ucap istri Bapak Gunawan lagi.

Bapak Gunawan hanya bisa menundukkan kepalanya.

"Mau test DNA? saya ada surat yang mengatakan suami anda adalah Bapak kandung dari anak saya. Kamu bisa membantah nya Mas?"

Tanya Farah kepada Bapak Gunawan yang terdiam seribu bahasa.

Terlihat Siska yang terkejut dengan ucapan-ucapan Farah. Begitupun Bobby yang tertunduk memijat kepalanya yang terasa pusing.

"Jadi, selama ini kamu menghianati aku Mas?" Tanya istri Bapak Gunawan kepada suami nya.

"Aku minta maaf." Ucap Bapak Gunawan kepada istri nya.

Istri Bapak Gunawan langsung terduduk lesu di atas sofa.

"Ayah, terimakasih sudah datang melihat Queen." Ucap Queen sambil memeluk Bapak Gunawan.

Melihat hal itu air mata Farah tidak dapat terbendung lagi. Ia pun menangis melihat Queen yang begitu bahagia melihat Ayah nya.

Sedangkan Bapak Gunawan hanya bisa terdiam tanpa membalas pelukan Queen.

"Berani mengancam saya lagi, saya akan bocorkan ke publik..!" Ancam Farah.

"Sekarang kalian pulang, tidak ada damai untuk putri kalian..!" Ucap Farah lagi.

"Tante, Siska mohon maafkan Siska. Siska tidak mau di penjara Tante." Ucap Siska sambil menangis.

"Saya akan laporkan kamu yang sudah merusak rumah tangga saya..!" Istri Bapak Gunawan mengancam Farah.

"Lapor kan saja, saya akan laporkan suami anda ke instansi nya. Lagi pula, anda mau melaporkan apa? saya sudah tidak ada hubungan dengan suami anda. Suami anda Br*ngs*k, pura-pura baik untuk menutupi kebohongan-kebohongan nya di depan anda dan orang banyak. Saya memastikan karir suami anda akan hancur dalam waktu dekat. Kalau anda berani mengancam-ancam saya terus."

"Lebih baik sekarang anda pulang, dan perbaiki keluarga anda, kelakuan anak dan suami anda." Ucap Farah dengan emosi nya.

"Far, sudah." Naya mencoba mengingatkan Farah dan mencoba untuk menenangkan nya.

"Ternyata selama ini kamu menghianati aku Mas..!" Ucap istri Bapak Gunawan, lalu ia beranjak dari duduk nya dan bergegas keluar dari rumah Farah sambil menangis.

"Mas, jangan macam-macam sama aku. Selama ini aku diam, dan menerima semua perlakuan mu kepada aku dan Queen. Jangan pancing aku untuk bersikap gila." Ancam Farah, kepada Gunawan yang hendak akan menyusul istri nya.

Bapak Gunawan hanya bisa terdiam dan ikut pergi meninggalkan rumah Farah, beserta anak dan pengacaranya.

Setelah Bapak Gunawan dan rombongan nya pergi, Farah pun terduduk di sofa dan mulai menangis tersedu-sedu.

Queen pun bingung melihat Ayah nya pergi dan Bunda nya menangis. Dengan sigap, Nia langsung menggendong Queen dan membawanya ke kamar gadis kecil itu.

Sedangkan Naya berusaha menenangkan Farah yang terlihat sangat terluka. Bobby hanya bisa diam menatap Tantenya yang menangis.

Bobby tidak pernah menyangka selama ini Siska adalah anak dari lelaki yang telah menyia-nyiakan Tante nya. Bobby benar-benar bingung akan bagaimana dan akan bersikap seperti apa. Akhirnya ia memutuskan untuk kembali ke kamar nya.

Nia yang baru saja mengantarkan Queen kepada pengasuh nya, beranjak kembali ke ruang tamu. Di ruang keluarga ia berpapasan dengan Bobby yang berjalan menggunakan tongkat.

Bobby tersenyum menatap Nia. Bobby merasa malu kepada Nia karena Nia mengetahui semua tentang kondisi keluarga nya yang tidak beres.

Nia membalas senyuman Bobby lalu ia beranjak ke ruang tamu untuk menenangkan Farah.

Beberapa menit kemudian, Farah pun mulai tenang. Ia menyeruput cokelat hangat yang baru saja di buatkan oleh asisten rumah tangga nya.

Farah menghela napas panjang, lalu menghembuskan nya dengan perlahan.

"Gue tahu ini gila, tetapi derita gue selama bertahun-tahun rasanya langsung terkuras habis." Ucap Farah, membuka percakapan.

"Jadi bagaimana ini?" Tanya Naya.

"Lanjutin lah." Ucap Farah.

"Lu yakin?" Tanya Naya lagi.

"Iya, gue yakin. Gue ingin dia memohon kepada gue dan Bobby. Biar mereka berhenti menyombongkan diri dan memikirkan nama baik mereka sendiri. Gue ingin memberi pelajaran, di atas langit masih ada langit..!" Ucap Farah dengan berapi-api.

Naya menghela napasnya, lalu ia mengangguk dengan perlahan.

"Ya sudah kalau begitu, permintaan klien ya harus gue penuhi. Siap-siap bertempur gue nih." Ucap Naya sambil membereskan berkas kasus yang di hadapi Bobby yang berada di atas meja.

"Eh Nay, gue mau nunjukin lu sesuatu." Ucap Farah.

"Apaan?" Tanya Naya sambil menatap Farah dengan seksama.

Farah membuka kunci layar ponselnya lalu ia menunjukkan Naya pesan dari Andreas.

"Lu baca sendiri." Ucap Farah.

Naya meraih ponsel Farah, lalu ia membaca pesan text yang tertulis di layar tersebut.

"Andreas?" Ucap Naya sambil menatap Farah dan Nia dengan tak percaya.

Farah mengangguk lalu ia meraih ponselnya dari tangan Naya. Naya terdiam, lalu menyenderkan punggungnya di sandaran sofa.

"Katakan, lu tidak pernah bertemu gue atau berhubungan dengan gue." Ucap Naya.

"Gue pulang dulu ya, besok gue ada sidang." Sambung Naya. Lalu ia beranjak dari sofa dan berpamitan dengan Farah dan Nia.

1
Bekasi Timur
👌👌👍👍
Jesi Marini
thor...saya baca lg cerita ni setelah d cari2 judul a.akhir a jmp jg ni novel 😊
joko wae
bagus tapi ter lalu singkat
Sesilia Juwita
suka dgn alur ceritanya tidak membosankan,best pokoknya 👌👌👌
Sesilia Juwita
top ,,,novel yg GK bikin bosan
Hikky :>
roy sama farah pasti
Vlink Bataragunadi 👑
Aduuuuh sakit perut aduuuuuh 🤣🤣🤣
Vlink Bataragunadi 👑
Ih childish bgt sih 😵
Vlink Bataragunadi 👑
Aduh gaya banget sih enyak babe manggilnya darling honey wkwkwkwk
susi 2020
🥰🤩🤩🥰
dineeeey: Hai , mampir yuk ke novelku yang berjudul
" WANITA SIMPANAN ( end ) , FIRST LOVE (end) , DI BALIK POLOSNYA ( end ) & DENDAM DI MASA LALU" dijamin seru dan bikin emosi
total 1 replies
susi 2020
🤔🤔😘
susi 2020
😂😂🤣🤣🤣🤣
susi 2020
😂😂🤣
susi 2020
🤣🤣🤣
susi 2020
😂🤣😂🤣😂🤣
susi 2020
😂😂😂🤣
susi 2020
,😘😘🥰
susi 2020
🤣🤣🤣
susi 2020
😂😂😂
susi 2020
🤣🤣🤣🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!