Aurielle Veyra (25 tahun), seorang Make Up Artist kelas dunia, dikenal mampu mengubah wajah biasa menjadi sebuah 'Mahakarya'.
Namun setelah tertidur usai bekerja tanpa henti, dia terbangun … bukan di Apartemen mewahnya.
Melainkan di raga seorang gadis yatim piatu miskin di desa terpencil dalam Kekaisaran Shang Agung, yang bernama Lin Yue. Yang meninggal karena menyerah menjalani kehidupan di dunia itu.
Di dunia tanpa kosmetik modern, Aurielle terikat dengan sebuah ruang dimensi misterius berisi resep kecantikan kuno yang telah lama hilang dari sejarah.
Dari bunga liar, mutiara, hingga ramuan rahasia, dia menciptakan kosmetik yang mampu membuat siapa pun terlihat memukau.
Namun, di balik kecantikan yang dia ciptakan …
tersembunyi rahasia racun halus, dan permainan kekuasaan yang mematikan.
Karena di dalam dunia Kekaisaran~
Sebuah wajah yang sempurna bisa menjadi sebuah 'senjata' yang mematikan!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aurora79, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 26 dan 27: Tempat Baru!
***
Langit di bagian wilayah Timur Laut tampak jauh lebih cerah, dibandingkan dengan keadaan kelam yang baru saja mereka tinggalkan dibelakang.
Setelah melakukan beberapa minggu perjalanan yang mereka lakukan dari dalam ruang dimensi, akhirnya mereka tiba di sebuah wilayah 'bebas', yang mana hanya dihuni oleh banyak kultivator.
Yang kuatlah, yang berkuasa disana.
Tidak ada yang berani menyentuh wilayah tersebut, karena pemimpin mereka sudah berada di tingkat kaisar-tahap puncak.
Sementara Lin Yue, saat ini sudah berada di tingkat legenda-tahap puncak, dan Mei Fang berada di tingkat mystic-tahap menengah.
SWOOOSH!
Sebuah cahaya berpendar samar di dalam sebuah hutan bambu yang lebat.
Keluarlah beberapa sosok dari dalam sana beserta puluhan orang berpakaian hitam dengan kekuatan yang sangat tinggi, karena para bawahan Lin Yue kekuatannya meningkat bersama dengan Sistem miliknya.
Mereka tidak ikut aturan kekuatan yang ada di dalam Dinasti Shang.
Angin sejuk berhembus pelan, membawa aroma tanah dan rerumputan liar yang belum tersentuh tangan manusia.
Pegunungan hijau membentang indah, seperti sebuah benteng alami yang kokoh. Sementara kabut tipis menyelimuti sebagian lembah-lembah yang ada di sana.
Lin Yue berdiri di depan, jubahnya berkibar ringan tertiup angin yang berhembus, menambah kesan kecantikan alami yang tidak dapat tersentuh oleh dunia.
Sementara Mei Fang berdiri disampingnya dengan wajah yang sedikit pucat, namun pancaran matanya dipenuhi oleh tekad baru yang sangat kuat.
Tidak jauh dari sana, mereka melihat sebuah bangunan kediaman yang sederhana, namun cukup nyaman, tempat tinggal keluarga Mei Fang sementara.
Aling dan beberapa pengawal berdiri dibelakang mereka dengan posisi siaga, sementara Alung dan Alang memeriksa keadaan sekitar dengan beberapa bawahan mereka.
"Wah! Apakah ini tempat baru kita, Yue'er?" tanya Mei Fang dengan nada kagum.
"Benar ... Ini adalah wilayah 'bebas'-Desa Mango, yang berada di Angsa Awan. Dan aku sudah membeli seluruh wilayah di sekitar Hutan Bambu ini, untuk menjadi tempat tinggal dan usaha kita," jawab Lin Yue sambil menganggukkan kepalanya.
"Wah! Aku tidak menyangka, ternyata tempatnya seindah ini ..." gumam Mei Fang dengan suara bergetar.
Tidak lama setelah keheningan yang terjadi, tiba-tiba suara Tango menginterupsi Lin Yue dari rasa kagumnya.
[Lapor, Host! Semua property milik Anda sudah dipindahkan oleh Tango dari wilayah sana dengan sangat sempurna! Tidak ada jejak yang tertinggal sedikitpun di wilayah Kekaisaran lama!]
Tango melaporkan semuanya dengan suara manusiawi yang sangat antusias.
Sejak kenaikan levelnya, suara magnetis ala robot sudah berubah menjadi lebih manusiawi sekarang.
Tango adalah asisten ajaib utama untuk Lin Yue di dunia asing ini, sehingga bisa membuat dirinya menjadi seorang wanita tangguh yang sempurna.
"Bagus, Tango! Terima kasih atas kerja kerasmu. Apakah sekarang kamu bisa membuat diriku menjadi seorang 'gadis' kembali?" tanya Lin Yue dalam benaknya.
[Oh, tentu saja bisa dong, Host! 1000 poin untuk sebuah ramuan 'Kembali Gadis' yang ada di mall Tango!]
"Benarkah?! Jika begitu beli saja! Agar aku menjadi 'Virgin' kembali. Kamu memang luar biasa, Tango! Hahahaha!" sahut Lin Yue dalam benaknya.
Tidak lama kemudian, Lin Yue terlihat tersenyum kecil.
"Apakah semuanya sudah kamu persiapkan dan pindahkan dengan baik ke dalam wilayah Hutan Bambu ini, Tango?" tanya Lin Yue dalam benaknya.
[Tentu saja, Host! Semua sudah Tango pindahkan dan persiapkan dengan baik! Keluarga Nona Fang juga sudah menempati rumah itu.]
Lin Yue mendengarkan semua itu sambil mengerutkan alisnya sedikit.
"Cepat sekali pergerakanmu, Tango! Tapi aku suka ... Hahahaha!" ujar Lin Yue dalam benaknya.
[Tentu saja, Host! Tango adalah satu-satunya asisten kepercayaan milik Anda di dunia ini!]
"Terima kasih, Tango ..."
[Sama-sama, Host!]
[Host bisa lihat sendiri, tidak jauh dari tempat Host berdiri sekarang tempatnya. Mereka semua sudah menunggu kedatangan Host disana.]
Dia melangkah maju, diikuti oleh Mei Fang dan yang lainnya, menuju ke dalam sebuah kawasan terbuka yang sangat luas.
Tidak lama kemudian, dari balik sebuah jajaran bambu yang sangat rapat dan rimbun, mereka dapat melihat sebuah pemandangan yang mencengangkan.
Beberapa bangunan kayu sederhana dan kokoh bediri teratur dan rapi, dengan sebuah mansion megah dan bangunan paviliun besar miliknya yang elegan dan mencolok.
Itu adalah Paviliun Orchid Bulan miliknya!
Tango benar-benar memindahkan semua bangunan itu dengan keadaan utuh.
Dan di depan Paviliun megahnya, puluhan orang berbaris dengan rapi untuk menyambut kedatangannya.
Begitu mereka melihat sosok Lin Yue, mereka langsung berseru dengan suara lantang.
"SELAMAT DATANG, NONA YUE!"
Suara itu terdengar menggema, penuh dengan rasa lega dan bahagia.
Ternyata anak buahnya juga membawa beberapa rakyat yang perlu mereka bawa dari wilayah Kekaisaran itu.
Dengan catatan, bahwa mereka akan setia dibawah kepemimpinan majikan mereka.
"Terima kasih atas sambutan kalian semua ..." ujar Lin Yue sambil tersenyum hangat.
Sementara Mei Fang langsung menutu mulutnya dengan mata yang sudah berkaca-kaca penuh haru.
"Ah! Ternyata mereka semua ... benar-benar sudah berada di sini ..." gumamnya dengan nada tercekat.
seorang pria paruh baya langsung maju kehadapan Lin Yue, dia langsung berlutut dengan penuh hormat.
"Kami semua sudah menunggu kedatangan Anda, Nona Yue!" ujar pria itu dengan nada hormat.
Lin Yue langsung maju ke arahnya, dan dia langsung menarik bahu pria paruh baya itu dengan cepat agar dia berdiri kembali.
"Bangunlah, Paman ... tidak perlu formalitas yang berlebihan begitu. Aku sama dengan kalian semua, tidak ada bedanya. Hanya satu pintaku kepada kalian semua yang baru saja bergabung, setialah hanya kepadaku, aku akan menjamin kesejahteraan kalian semua!" ujar Lin Yue dengan nada tegas.
"Jika saah satu dari kalian ada yang berkhianat, maka aku tidak akan segan dalam memusnahkan kalian! Camkan itu, dan bagi kalian yang tidak percaya dengan ucapanku ini, silahkan coba saja ..." lanjutnya dengan nada dingin.
Gluk!
Mereka semua meneguk salivanya dengan berat, saat merasakan aura berat yang menekan mereka.
"KAMI TIDAK AKAN MENGECEWAKAN, NONA YUE!" ujar mereka semua dengan serempak.
"Bagus! Jika kalian setia, aku tidak akan pelit kepada kalian ..." sahut Lin Yue dengan senyuman indah nan hangat pada wajah cantiknya.
Pria paruh baya yang disentuh pundaknya oleh Lin Yue merasa terharu, dia percaya jika gadis cantik ini akan membawa kemakmuran bagi dirinya dan keluarganya.
"Terima kasih, Nona. Sebelumnya, kami merasa khawatir karena Nona tidak datang-datang, namun sekarang kami merasa tenang. Apakah Nona baik-baik saja?" tanya pria paruh baya itu dengan nada ramah.
"Ya, aku baik-baik saja, Paman. Terima kasih atas perhatian Paman dan kalian semua ..." jawab Lin Yue sambil tersenyum ramah.
Setelah menyapa para bawahan dan pengikutnya, Lin Yue menatap mereka semua dengan tatapan ajam nan tegas, khas seorang pemimpin.
"Kalian semua, dengarkan aku!"
"Mulai sekarang, kita akan mulai dari awal kembali di tempat baru ini. Kita akan memakai nama marga yang sama, yaitu marga 'HAN'!" ujar Lin Yue dengan nada tegas.
Beberapa dari mereka saling pandang dengan wajah bingung.
"Marga ... Han ...?" beo salah satu pengikutnya.
"Ya." sahut Lin Yue, sambil menganggukkan kepalanya.
"Kita semua akan membuka lembaran baru di sini. Buang masa lalu, dan songsong masa depan dengan semangat baru. Tidak ada lagi identitas lama yang melekat, hanya identitas baru yang sudah aku buatkan untuk kalian semua," lanjut Lin Yue dengan nada tenang.
Mei Fang melangkah maju dengan wajah tenang dan nada yang terdengar lebih tegas.
"Hari ini, kita akan hidup sebagai satu keluarga yang baru! Tidak ada lagi status tinggi atau rendah! Kita semua dalam satu marga yang sama sekarang, paham?!"
"KAMI PAHAM, NONA FANG!" sahut mereka semua dengan nada penuh terima kasih.
Ayah, Ibu, dan adik Mei Fang langsung maju ke depan dan memeluk kedua anak gadis yang sudah beranjak dewasa itu dengan wajah haru.
Tiba-tiba suasana itu terinterupsi dengan kedatangan seorang wanita paruh baya yang menangis.
"Terima kasih, Nona ... tidak, maksud saya Nona pertama dan kedua Han ... karena telah membawa kami semua ke tempat ini, dan memberikan kehidupan baru untuk kami semua ..." ujarnya sambil menghapus air mata di wajah tuanya.
Lin Yue menatap wanita tua itu dengan wajah tersenyum, lalu dia memeluk wanita itu dengan penuh kehangatan.
"Tidak perlu berterima kasih, Bibi ..." ujarnya dengan suara lembut.
"Kami akan menyiapkan semuanya untuk kalian. Ada lahan kosong yang luas untuk kalian bertani dan berladang, dan hasilnya nanti akan ditangani oleh para bawahanku," ujar Lin Yue dengan suara lantang.
"Kalian tidak perlu khawatir untuk menjualnya, karena kami yang akan menanganinya. Kalian akan menerima pembayaran dengan harga yang sesuai, dan modal awal semuanya dari kami!" sambung Mei Fang dengan nada tegas.
"HIDUP, NONA YUE!"
"HIDUP, NONA FANG!"
"JAYALAH KELUARGA HAN!"
Teriak mereka dengan penuh sukacita.
Lin Yue menatap wajah mereka satu-persatu.
"Ini bukanlah sekedar tempat pelarian kita, namun ini adalah awal yang baru untuk kita semua," ujar Lin Yue dengan wajah datar andalannya.
"Apakah kita akan membuka kembali Paviliun Orchid Bulan, Nona?" tanya Aling.
"Tentu saja, Aling!" jawab Lin Yue dengan senyuman tipis pada wajahnya.
Dia menoleh ke arah bangunan megah lima lantai yang ada dibelakang mereka semua.
"Paviliun Orchid Bulan akan berdiri megah di sini, dengan tambahan bangunan salon kecantikan dan perawatan khusus para wanita yang akan aku kelola sendiri," ujar Lin Yue dengan nada tenang.
"Haah?! Secepat itukah?!" tanya Mei Fang dengan wajah yang sedikit terkejut.
Lin Yue menyilangkan tangannya di depan dada, sambil menatap ke arah sahabatnya itu.
"Ini adalah wilayah yang penuh dengan para kultivator bebas, Fang'er. Mereka sangat membutuhkan berbagai macam pil, ramuan, dan perlindungan untuk para bangsawan kaya yang ada di sini. Kita bisa membuka jasa pengawal dan informasi di wilayah ini ..." ujar Lin Yue dengan mantap.
"Tapi, Yue'er ... bukankah hal itu akan semakin menimbulkan bahaya untuk keselamatan kita semua?" sahut Mei Fang dengan nada ragu.
"Fang'er ... Semua tempat pasti berbahaya, tidak ada tempat yang sepenuhnya aman bagi manusia di bumi ini. Yang membedakan hanyalah ... seberapa siap kita menghadapinya," jawab Lin Yue.
"Dan aku mempunyai sebuah Sistem terhebat yang tidak terkalahkan!" lanjutnya dalam hati.
Tango yang mendengar suara hati Lin Yue langsung melompat-lompat bahagia dalam ruang imajinernya, karena ini adalah pertama kalinya dia mendengar pujian majikannya itu.
Mei Fang terdiam sejenak, lalu dia mengangguk setuju.
"Ya, kamu benar sekali ..."
Tidak berapa lama kemudian, terdengar suara ceria Tango dalam benak Lin Yue.
[Kabar baik, Host! Semua sistem pendukung baru telah aktif! Gudang senjata telah terbuka, kendaraan yang telah Tango sesuaikan untuk medan area di sini telah siap, dan ruang penyimpanan telah diperbesar! Kolam air ajaib telah berubah menjadi sebuah danau yang sangat luas yang terbagi menjadi dua, satu untuk minum dan stu lagi khusus untuk berendam.]
[Ladang tanaman herbal langka semakin luas, dan ruang pembuatan pil menjadi semakin canggih!]
Mendengar laporan Sistemnya, Lin Yue langsung tersenyum samar.
"Bagaimana dengan keamanan kami, jika ada penyerangan kembali, Nona Yue?" tanya salah satu warga yang ada di sana.
"Tenang saja, para bawahanku bukanlah orang-orang lemah!" jawab Lin Yue dengan nada tegas.
Bagaimana bisa dibilang lemah? Jika bawahan Lin Yue semuanya adalah robot canggih dari masa depan.
Suasana menjadi hening sesaat, sebelum akhirnya Lin Yue bersuara kembali.
"Mulai sekarang, kita bukanlah marga baru yang bisa diinjak-injak oleh mereka yang kuat!" ujar in Yue dengan nada tegas.
"Apa maksudmu, Yue'er?" tanya Mei Fang.
"Jika ada yang mencari masalah dengan HAN, itu artinya mereka sudah siap untuk menghadap Dewa Yamma!" jawab Lin Yue dengan nada dingin.
Boom!
Aura tingkat Legenda-Puncak langsung keluar dari dalam tubuh Lin Yue, membuat semua orang tercengang.
"Kamu benar-benar sudah banyak berubah, Nak ..." ujar Ayah Me Fang dengan wajah bangga.
"Aku hanya belajar dari semua kejadian yang telah menimpaku setahun belakangan ini, Ayah ..." sahut Lin Yue dengan suara bergetar.
Bayangan akan kekejaman di dalam Istana kembali terlintas dalam benaknya, membuat dia mengepalkan kedua tangannya dengan erat.
Mei Fang menyadari perubahan sahabatnya itu, lalu dia menggenggam tangan sahabatnya itu perlahan.
"Tenanglah, Yue'er ... Kita akan baik-baik saja di sini," ujar Mei Fang menenangkan.
Lin Yue langsung mengendurkan ekspresinya, lalu dia menatap Mei Fang dengan senyuman di wajahnya.
"Ya, kamu benar ... Kita akan baik-baik saja,"
Saat mereka sedang asik memandang sekelilingnya, tiba-tiba ada seorang anak kecil berlari mendekat dengan wajah ceria.
"Nona! ... Nona! ... Lihatlah disana! Disana ada sebuah sungai yang sangat besar sekali!" serunya dengan mata berbinar.
Lin Yue menoleh ke arah yang ditunjuk anak itu.
Dilihat dari kejauhan, ada sebuah aliran sungai yang berkilauan tertimpa cahaya matahari.
"Wah! Sebuah tempat pemandangan yang sangat indah!" ujar Lin Yue sambil tersenyum tipis.
"Hahahaha! Benar sekali, pemandangannya sangat memanjakan mata kita. Kita benar-benar memulai semuanya dari awal, ya ..." sahut Mei Fang sambil tertawa ceria.
"Benar. Dan kali ini ... kita yang akan menentukan akhir ceritanya," ujar Lin Yue sambil menganggukkan kepalanya.
Swossh!
Angin berhembus pelan, menyapu wajah kedua gadis itu dengan lembut.
Suasananya sangat tenang di sini.
Tidak ada intrik kejam, suara jeritan yang menyayat hati, dan peperangan yang brutal.
Dia akan menciptakan sebuah suasana damai untuk para pengikutnya.
Siapapun yang berniat jahat, dia akan habisi semuanya dalam senyap.
Hanya ada ketenangan ... dan sebuah awal baru yang perlahan terbentuk.
Namun, jauh di dalam lubuk hatinya yang terdalam ... sebuah bayangan masih setia berdiam di sana.
Sebuah bayangan senyuman terakhir seseorang, yang sangat melindungi dirinya dengan seluruh nyawanya hingga akhir.
Lin Yue menutup matanya sejenak, membiarkan bayangan itu menetap sebentar, sebelum akhirnya akan pergi meninggalkannya.
"Selamat tinggal, Longhui ... Terima kasih atas semua pengorbanan dan kebaikanmu selama kita kenal. Maafkan aku ..."
Lalu dia membuka kembali matanya perlahan.
Tatapan matanya kembali tajam dan penuh dengan tekad yang kuat.
"Dan selamat datang ... kehidupan baruku,"
⚛⚛⚛
ditunggu yaa kelanjutannya author
Akhirnya update juga author 😁
ditunggu yaa kelanjutannya author
biar lin yue jadi satu satunya wanita kaisar