NovelToon NovelToon
Gairah Sang Janda

Gairah Sang Janda

Status: sedang berlangsung
Genre:Janda / Konflik etika / Selingkuh / Romantis / Trauma masa lalu / PSK
Popularitas:11.5k
Nilai: 5
Nama Author: LaQuin

Warning!! Hanya untuk pembaca 21 tahun ke atas.

Lyra menjadi wanita yang haus akan kasih sayang setelah kepergian suaminya. Usia pernikahannya baru berjalan 2 bulan, namun harus berakhir dengan menyandang status janda di tinggal mati. Bertemu Dika seorang lelaki yang bekerja di daerah tempat tinggalnya. Membuat mereka terlibat dengan hubungan cinta yang penuh dosa.Tapi siapa sangka, ternyata Dika sudah menikah, dan terobsesi kepada Lyra.
Lyra akhirnya memutuskan untuk sendiri menjalani sisa hidupnya. Namun ia bertemu Fandi, rekan kerjanya yang ternyata memendam rasa padanya.

Bagaimana kisah kehidupan dan cinta Lyra selanjutnya?
Yuk simak kisahnya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LaQuin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26. Malam Terakhir

Bab 26

Malam Terakhir

Dika sudah menemukan penghulu yang akan menikahkannya dengan Lyra nanti. Bahkan ia meminta EO untuk menghias rumah mereka sebagai tempat berlangsungnya acara meskipun hanya keluarga inti yang hadir.

Semua persiapan berjalan dengan lancar menjelang 3 hari sebelum hari H. Tinggal menunggu sang Ibu datang dan merestui pernikahan mereka.

"Halo, Assalamualaikum Bu..."

"Wa'alaikumsalam Dik."

"Bu, kapan mau ke sini?"

"Iqbal sedang sibuk Dik, adik mu itu nggak bisa nganterin Ibu kesana. Ibu malas ah!"

"Loh kok gitu Bu?"

"Lah sama siapa Ibu mau kesana Dik?Apa nggak kamu aja yang jemput Dik?"

Sebenarnya Marina sudah tahu apa yang terjadi dari Iqbal, ketika anaknya itu menjemputnya kembali di rumah Leman. Rencana Iqbal dan Novia agar Dika menjauh dari Lyra pun sudah di ceritakan kepada Marina. Karena itu, ia menolak untuk kesana kalau tidak di jemput oleh Dika.

"Tapi Dika sibuk Bu, banyak persiapan yang harus Dika kerjakan."

"Terus wanita itu ngapain aja?"

Ada nada kesal yang terdengar dari ibunya. Dika tidak mau ibunya membenci Lyra. Akhirnya ia pun memutuskan untuk menjemput ibunya.

"Baiklah, besok Dika jemput Ibu."

"Lalu kamu nggak pulang menemui anak mu?"

"Dika akan bilang sibuk minggu ini. Mereka pasti bisa mengerti."

Ada rasa sesak di hati Marina mendengar anaknya membuat kebohongan seperti itu. Sesak memikirkan perasaan menantunya yang tersakiti karena dibohongi seperti ini.

"Ya sudah."

Tapi mau tidak mau Marina harus menahan. Karena setelah Dika pergi meninggalkan rumah dinasnya disana, Lyra bisa pergi jauh tanpa takut di kejar oleh Dika.

-

-

-

"Mas sudah bicara sama Ibu. Dan Ibu minta di jemput. Kita akan segera menikah sayang," Ujar Dika tersenyum lembut kepada Lyra sambil membelai wajah cantik Lyra ketika mereka duduk di tepian ranjang.

Ada sedikit kelegaan di hati Lyra karena sepertinya Allah memuluskannya rencananya untuk berpisah dari Dika. Lyra merasa ini adalah yang terbaik untuk mereka semua.

Lyra tersenyum. Tapi tak begitu bahagia mendengar ucapan Dika. Entahlah, mungkin karena ia sudah tahu siapa Dika.

"Kamu senang?"

Lyra hanya mengangguk sambil tersenyum. Menutupi kesedihannya saat ini.

"Kalau begitu, kamu harus puasin Mas malam ini. Dan Mas juga akan membawa mu terbang ke awan malam ini."

Lyra sedikit tersentak. Tetapi ia tak kuasa menolak. Ia tahu ini dosa. Tetapi dia yang mencintai Dika, merasa ingin menumpahkan rasa cintanya untuk terakhir kalinya sebelum ia benar-benar pergi.

Lyra memulai lebih dulu dengan mencium bibir Dika dengan lembut. Untuk pertama kali sejak mereka berhubungan, Lyra yang lebih dulu memulai saat ini.

Dika tersenyum dan menjadi antusias, ia meraih dan menahan kepala Lyra. Ciuman Lyra berbalas, dan semakin lama semakin panas dan menggairahkan.

Lidah mereka saling membelit, mengecup hingga menimbulkan bunyi kecupan dan saling bertukar saliva. Alih-alih Lyra, Dika kini yang mengusai medan percintaan saat ini.

Dika beralih pada dagu Lyra, dan mengecupnya disana. Lalu leher, dan meninggalkan jejaknya di sana. Tangannya aktif bergerilya, menciptakan rangsangan-rangsangan yang tak mampu Lyra tahan hingga terdengar lenguhan di bibirnya.

"Uuhh..."

Perlahan Dika merebahkan Lyra dan melepaskan pakaian kekasihnya itu satu persatu. Dalam sekejap, dua bukit Lyra dan hutan tropis miliknya terbentang polos di hadapan Dika.

"Kamu cantik sekali sayang."

"Maaas..."

Suara Lyra yang syahdu dan sayu, membuat Dika segera melepas pakaiannya dan menanggalkan celananya yang dari tadi mulai terasa sesak. Kini Dika sudah polos, sepolos otaknya yang sudah tidak mampu berpikir lagi. Pikirannya kini terhipnotis oleh Lyra, tubuh sexy yang putih dan mulus itu semakin membuat tegang batang tumpul yang sedari tadi menegang.

Ciuman panas kembali mengisi mulut mereka. Dika terlena dengan tubuh Lyra, dan kembali menelusuri tubuh indah itu dengan bibirnya. Leher Lyra kembali di kecup dengan sesekali menjilatnya. Lalu bergerak turun ke bawah dan bertemu dua bukit kembar milik Lyra. Dika melahapnya, memainkan bukit itu dengan nikmatnya

Sampai lenguhan panjang dari Lyra memaksa lepas bibir Dika darinya ketika jemari Dika menelusuri ruang sensitif yang basah dan sempit.

"Maaas...." Desah Lyra sayu.

"Mmm..."

Tidak banyak kata yang Dika ucapkan. Dia sudah terlena dengan tubuh Lyra.

"Maass... uuhh..."

Lyra melenguh lagi, mendesah yang akhirnya di bungkam kembali oleh Dika dengan bibirnya. Mereka kembali saling melumat dan saling bertukar saliva sedang jari Dika bermain di bawah sana.

Dika senang mendengar lenguhan itu. Ia bahagia melihat wajah merah Lyra dan napas menderu kekasihnya itu.

Perlahan Dika menarik jarinya dari arena bawah yang sangat basah. Cairan yang lengket dan berlendir itu menempel pada jari-jari Dika.

Tanpa ragu Dika melebarkan dua paha yang sempat mengatup saat jarinya di cabut. Memandang hutan yang kini basah seperti habis hujan dan menyeruak aroma cairan surgawi yang banyak di gilai kaum lelaki. Lalu ia membenamkan wajahnya di antara paha Lyra, bermain dengan lidahnya, menjelajahi di dalam sana, dan merasakan kehangatan cairan yang di rasakan jarinya sebelumnya.

"Maaass...!!"

Lyra nyaris terpekik merasakan sensasi hebat dari permainan Dika. Tubuhnya menggeliat, bergetar dan napasnya memburu.

Namun Dika sengaja tak mau berhenti. Ia terus melakukan sampai Lyra puas dan mencapai puncaknya sendiri. Dan kembali... cairan hangat keluar dari area sensitif Lyra.

"Giliran ku," kata Lyra mengambil posisi di atas membuat Dika terkekeh geli dan menatap penuh bahagia.

Tanpa ragu Lyra memegang milik Dika yang menegang dan memainkan benda berbahaya itu ke dalam mulutnya. Kini Dika yang melenguh dan mendesah, merasakan nikmatnya permainan lidah dan mulut Lyra yang bergerak maju mundur. Ia pun refleks memegang kepala Lyra dan mengarahkan gerakan pada kekasihnya itu.

"Ouhh...sayang!" desah Dika.

Lyra tersenyum. Sesaat kesedihan dan rasa bersalahnya terlupakan. Tapi tidak bertahan lama karena ia harus meredam antara rasa cinta yang masih terasa, juga kenyataan pahit yang memaksa untuk meninggalkan Dika.

"Sayang, Mas sudah nggak tahan."

Lyra tersadar. Kemudian melanjutkan permainannya. Ia memasukan milik Dika ke dalam miliknya kemudian mulai berpacu layaknya balapan kuda.

Deru napas keduanya menggebu. Keringat membanjiri tubuh mereka saat mereka sama-sama saling memberi dan menerima. Keduanya meresapi nikmatnya surga dunia. Lalu sama-sama mendesah ketika puncak di raih bersama-sama.

Tubuh Lyra terbaring di samping Dika. Dan lelaki itu, mengecup lembut kening Lyra.

"Terima kasih sayang. Mas puas banget."

Dika membelai wajah Lyra, lalu memejamkan matanya. Mengatur deru napasnya yang memburu. Lalu lama-lama tertidur.

Lyra menatap dalam lelaki di depannya yang sudah terlihat lelap karena kelelahan. Lalu dengan perlahan ia meraih handphonenya, dan menyusun rencana dalam kepalanya, kemana ia akan pergi setelah ini. Lyra pun mencari kota dengan perjalanan tiket pesawat paling murah. Lalu menjelajahi kota itu dengan ponsel pintarnya.

Satu kota sudah Lyra jadikan tujuannya untuk memulai lebaran baru. Ia pun memesan tiket online dan memastikan jam keberangkatannya. Baru lah setelah itu, Lyra menghapus jejak riwayat pencariannya. Dan mematikan layar handphonenya dan berusaha tidur dengan memaksa memejamkan matanya, untuk menyambut hari esok dengab perjuangan yang ia belum tahu, tingkat kesulitannya.

-

-

-

Bersambung...

NOTES : Minta like nya dong 🥺

1
💜Bening🍆
ya coba aja lyra kerja di sna dr pd berurusan ama atasan gila kayak hardi
💜Bening🍆
lah pdhal sendirinya yg nyampurin urusan kerja sma urusan pribadi, emang si pak hardi ini ora beres
💜Bening🍆
ealah, menyalah gunakan kekuasaan ini. inget pak anak bini di rumah, ganjen n cemburu buta di tempat kerja
💜Bening🍆
untung lyra orgnya waras
💜Bening🍆
ya klo atasannya single ora apa.. lah ini bapak2 genit
💜Bening🍆
dihhh, dahlah nov mending tinggalin aja manusia spt dika ini... egoisnya gk ketulungan
💜Bening🍆
dasar si dika, lah novia begitu ke kamu y krn perbuatanmu sendiri
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
apa ini awal lyra akan bertemu orang lama itu?
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
padahal yg nyampurin justru manager gelok ituu
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
apa semua yg dekat dgn lyra bakal dipecat?
Author.N.
buruan laporin aja sama pemilik cafe ga sih, biar dia yang dipecat
Author.N.
Huff malah pada dipecat. Ga beres itu si boss.
Author.N.
semoga yg ini baik
Author.N.
Yang kontainer yang bisa menyembuhkan otak dika 🤣😆
Author.N.
harusnya malah bikin kamu sampai muntah paku sih Dik 🤣
Author.N.
Katakan prett katakan prettt
Author.N.
Ga ada rasa bersalah yang tulus sih kayaknya. otaknya dah tercemar 😅 Semoga Novia ga mau sama kamu lagi Dika
Author abal-abal
serem banget si Hardi ini🙈 menyalahgunakan kekuasaan. moga aja Tar dia yg di pecat sama pemilik cafe nya 😂
Author.N.
good emang harus ditolak dari awal klo dia dah punya anak mah.
Author.N.
modus nihhh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!