Kisah seorang wanita yang ambisius terhadap sesuatu dan membuatnya terjebak dalam dilema.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @120, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kepalsuan
"aku tidak akan berhenti...!!aku akan melanjutkan pernikahan ini !! Elena sialan..!!memangnya siapa dia menyuruhku berhenti !! Kau pikir hubungan kalian akan berhasil jika aku tidak melanjutkan hubungan ini ???gumam tiffani didalam mobil.
"sopir...tolong antar aku ke kantor maxime.
"baik nona...
Keesokan paginya tiffani pergi ke kantor maxime dan mengadu padanya.
"aku datang bukan sebagai pegawaimu maxime...!!!
"apa maksudmu..??
"apa kau tidak tau kelakuan kekasihmu itu ??dia mengganggu suami orang lain...!!
"oh....
"sialan !!! Kau sama saja dengannya...!!apa kau yang menyuruhnya ??
"apa kau ada masalah ??selesaikan dengannya bukan denganku...!!!
"apa kau tidak memikirkan pacarmu ?? Dia telah aku sekap disuatu tempat...apa kau tidak mencarinya ??
"aku tidak memiliki hubungan dengannya jadi lakukan sesukamu !!! Pergilah...!!!
"sungguh ??baiklah...aku akan menuntut kalian berdua atas semua hal ini ..!!!
tiffani menyodorkan berkas tuntutan kepada elena dan maxim atas kegaduhan atau kasus perselingkuhan yang melibatkan calon suami tiffani.
"kenapa wanita sangat merepotkan !!!
Maxime membaca semua tuntunan dan bukti perselingkuhan elena dan robert serta keterlibatan maxime.
"sialan...wanita itu licik sekali,kenapa dia malah memfitnahku ??
Maxime menghubungi tiffani untuk menanyakan keberadaan elena dan diskusi tentang semua tuntutan yang tiffani berikan.
setelah mendapat kesepakatan,maxime pergi ke gudang untuk menjemput elena.
"sudah berapa hari aku disini ??meskipun aku bisa melepaskan ikatanku,aku tidak bisa pergi dari sini...."gumam elena merasa lemas.
"haahh.....haus......apa aku akan mati disini ??
Elena bersimpuh tak bertenaga dan memikirkan robert disaat dirinya merasa putus asa.
"blang....blang...blang...."pintu di dobrak
"jembleng.....
"oh...seseorang datang...apa itu robert...??mataku sudah berkunang-kunang sekali...
"dug...dug...dug....
Langkah kaki yang santai,berat dan datang dari kegelapan membuat elena tidak mengenali siapa yang datang.
sepasang sepatu yang berdiri didepan elena yang bersimpuh lemas mengulurkan tangan besarnya pada elena.
Elena dengan sekuat tenaga mengangkat tangan untuk meraih tangan pria tersebut,sampai akhirnya melihat wajah pria yang mendatanginya.
"kau.....kenapa ???
"apa kau sudah mengerti sekarang ??? jawab maxime melihat keadaan buruk elena.
elena yang memegangi tangan maxime tidak mampu berdiri dan kemudian tidak sadarkan diri setelah 3 hari disekap tanpa makan dan minum.
Maxime membopong elena ke apartemen terdekatnya untuk mengistirahatkan elena.
Keesokan paginya maxime mengurus elena yang masih belum sadar dan menyiapkan segala keperluannya.
"kau sudah bangun ??tanya maxime melihat elena dari kejauhan.
"dimana ini ??siapa yang mengganti pakaian ku ??
"aku...." jawab maxime singkat.
Elena tertunduk lesu dan merasa bingung.
"kau sudah tau akhirnya kan ?? Baca ini !!!
Maxime melempar berkas tuntunan tiffani kepada maxime dan elena.
"kau pahami dan renungi semua perbuatanmu itu !!!
Maxime keluar kamar dengan keadaan marah.
Elena yang duduk diatas kasur dengan selebaran berkas yang maxime lemparkan padanya merasa sangat jatuh terpuruk melihat sekilas potret dirinya bersama robert di bandara.
"dia mematai robert sejak awal ?? Dia sangat teliti....habislah sudah....
Elena meneteskan air matanya setelah melihat berkas tuntutan dan sikap robert yang acuh padanya saat dia terpuruk...
Elena mencoba bangkit dari kasur untuk mengambil minum,namun dia terjatuh karena lemas dan semakin membuatnya terpuruk dan menangis meraung-raung.
Maxime pergi pesta pernikahan tiffani dan robert siang itu dan tidak membawa elena bersamanya,
"aku berani jamin dia tidak akan muncul di pesta ini...!!!kalau dia sampai muncul dia benar-benar sudah gila...!!!
"hei...tuan maxime...apakah anda sendirian ?? Ejek tiffani.
"iya....selamat atas pernikahan kalian berdua..." kata maxime sambil menjabat tangan tiffani dengan keras.
"kau terlalu bersemangat tuan maxime...apa kau sudah siap membayar dendanya??oh...tidak lupa aku juga akan menghancurkan bisnis milik wanitamu itu...uhuhu...
"lakukan sesukamu tiffani...aku sudah memberimu kesempatan saat diskusi kemarin tapi kalau kau memilih jalanmu sendiri berarti kau menyatakan perang denganku....ngomong-ngomong dimana suami pengecutmu itu ?? Apa dia sedang mencari-cari wanita lain di hari pernikahannya ??" ejek balik maxime.
"sialan....urus saja urusanmu sendiri tuan maxime....terimakasih sudah datang ke pesta kami, aku akan selalu mendukung anda....sampai jumpa....
Tiffani meninggalkan maxime ditengah pesta dengan rasa kesalnya karena diejek oleh maxime.
"dimana elena ???
"hei bung...kau baru saja menikah kau sudah mencari wanita lain,kejam sekali...!!!
"kau yang menyembunyikannya beberapa hari ini kan ?? Dimana dia sekarang,??bisik robert pada maxime ditengah pesta.
"aku beri tau padamu ya....hati-hati dengan istrimu...dia wanita yang berbahaya...!!! Bisik maxime.
"apa maksudmu...!!!
"dia menyekap elena setelah kalian pergi dari luar negri...!!! Dan aku peringatkan padamu..!! Jangan pernah mencari elena lagi..!!! Ucap maxime sambil memeluk robert.
"selamat atas pernikahan kalian tuan robert lewandowski....semoga kalian selalu berbahagia...." teriak maxime ditengah pesta.
"sejak kapan mereka akur ???
"benar....mungkin karena istri tuan robert bekerja dengan perusahaan sebelah mungkin...
"tapi sedikit canggung ya...
"haha....biarkan saja....
Maxime mencari perhatian pada tamu undangan lain agar terlihat akrab dengan saingan bisnisnya.
Maxime meninggalkan pesta setelah acara selesai untuk menghormati tamu dari koleganya juga.
"untuk membangun bisnis yang besar orang-orang saling membutuhkan satu sama lain,dan yang paling menjijikan adalah tersenyum dengan rasa penuh kebencian dan pura-pura menyukainya....sialan....
"akhirnya aku kembali......
Maxime pulang ke rumahnya dan beristirahat sebentar sebelum pergi ke apartemen untuk memastikan elena.
"tit...tit...tit....ceklek....
"kau sudah pulang...
"kau masih disini ???
"aku ingin tau pendapatmu...."jawab elena.
maxime melihat sekeliling dan elena sudah memakan makanan yang maxime sediakan sebelumnya.
"kau sudah berpikir ??tanya maxime dengan tegas.
"uumm....aku sudah memikirkannya dan aku tidak punya jalan keluar...."jawab elena lesu.
"apa kau sudah merenungi perbuatanmu ??kau siap akan kehilangan semua yang kau bangun dari nol ?? Tanya maxime.
"aku tidak mau kehilangan hasil kerja kerasku, aku tidak akan membiarkannya begitu saja....
"kau melibatkanku dalam hal itu...apa kau bisa bertanggung jawab untuk itu ??
"tidak....aku tidak bisa itu jumlah yang sangat besar,10 tahun aku bekerja pun aku tidak akan bisa.,aku ingin dengar pendapatmu....sebaiknya aku harus bagaimana..??
"apa kau sudah menyesali perbuatanmu itu dan tidak akan kembali mencarinya ??tanya maxime.
"kenapa kau katakan itu ???
"jawab saja...
"aku tidak tau...!!! Jawab elena sambil menunduk.
"kau hanya dihantui oleh rasa bersalahmu saja bukan karena kau mencintainya,jadi sadarlah...!!! Dia bahkan tidak peduli denganmu ..!!!
"apa maksudmu mengatakan ini ???
"kau yang lebih tau elena...!!! Kau hanya sibuk dengan masa depanmu dan kau tidak pernah mengenal cinta,kau hanya kebetulan bertemu robert dan menjalin hubungan palsu dengannya, kau terbiasa dengannya itu saja,itu bukan cinta...!! Kau hanya merasa bersalah karena membenci orang yang tidak bersalah itu saja !!! Ucap maxime sambil memegang pundak elena.
"lalu...aku harus bagaimana ??apa aku bisa melupakannya ?? Tanya elena.
"kau bisa memulainya kembali,kau bisa melupakannya....aku akan membuatmu terbiasa denganku...." kata maxime sambil mencium elena.
"Puaahh....tunggu dulu....apa yang kau lakukan ini..?apa yang kau katakan untuk apa kau membuatku terbiasa ?? Tanya elena sambil mendorong maxime.
"kau tidak memiliki pilihan selain menikah denganku elena....
"kenapa kau terus saja terobsesi dengan pernikahan ?? Apa kau pikir setelah menikah kau akan hidup bahagia seperti yang kau bayangkan ??ucap elena sedikit tegas.
"aku tidak bisa melihat masa depan, tapi seseorang yang bersungguh-sungguh akan mengorbankan segalanya untuk orang yang dicintainya....." jawab maxime.
"apa kau mencintaiku ?? Tanya elena.
"iya...
Elena mematung mendengar jawaban maxime yang begitu cepat tanpa memikirkannya dahulu dan saling bertatapan.
Elena menarik leher bagian belakang maxime dan melumat bibir maxime.
"pada akhirnya aku memanfaatkan maxime untuk meloloskan diri dari masalah yang telah aku buat, aku akan melakukan segalanya untuk mempertahankan usahaku yang sudah mencapai titik ini...!! Meskipun orang lain berpikir aku mendekatinya karena uang, memang benar adanya...aku hanya bersikap seperti istrinya saja nanti,lagipula dia yang memintaku menikahinya....maafkan aku maxime,aku tidak tau kau mencintaiku karena apa...tapi aku butuh bantuanmu dan sebagai gantinya aku akan menikah denganmu." gumam elena sambil berciuman dengan maxime.