NovelToon NovelToon
Ajudanku, Si Dingin Pembuat Panas

Ajudanku, Si Dingin Pembuat Panas

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Wanita / Cintapertama
Popularitas:5.8k
Nilai: 5
Nama Author: Fafacho

"Salahmu sendiri terus menggodaku, jangan salahkan aku kalau sampai hilang kendali dan melepas paksa pakaian mu"


~~Ares Reindart Darmaji~~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fafacho, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26.

Malam terlihat indah, Bintang-bintang menghiasi langit sehingga mala mini terlihat tak kosong. Flo berdiri di balkon rumah orang tua Ares, ia memandang kedepan dengan tatap kosong. Ia hanya diam tak menguarkan suara seperti hanyut dengan suasana malam ini. Hingga sebuah suara mengalihkannya,

“Pacar Ares?” suara bass itu membuat Flo berbalik melihat yang bicara dengannya.

Dia yang masih melipat kedua tangannya, mengernyitkan dahinya melihat seorang pria tinggi tegap yang kurang lebih sama dengan Ares.

“Kau siapa?” tanyanya datar, pria itu berjalan mendekat dan dia langsung mengulurkan tangannya saat sudah berada di depan Flo.

“Arvan, kakaknya Ares” jawab pria itu masih mengulurkan tangannya. Flo sama sekali tak menyambut uluran tangan itu, ia hanya menatapnya saja. Sedangkan Arvan malah tersenyum lalu dengan pelan ia menarik tangannya kembali.

“jadi kamu kakaknya, yang mau nikah?” tanya Flo sambil memperhatikan Arvan. “Yakin kakaknya? Kenapa malah seperti adiknya” lanjut Flo mengamati Arvan dari atas kebawah.

Sekali lagi Arvan tersenyum tipis merespon ucapan Flo,

“banyak yang bilang aku adiknya, sebegitu terlihat mudanya aku daripada dia. Memang sih aku lebih ganteng dari dia” ucap Arvan sambil bergura.

“Gantengan dia daripada lo, dia cool, ganteng minusnya sok cuek, egois” ucap Flo dan mencibir Ares saat mengingat perlakuan pria itu padanya.

“Hahaha berani juga kau mengoloknya” kekeh Arvan.

“Sifat yang beda” desis Flo.

“Ya, begitu. Kita memang kutub utara dan Selatan. Aku dan Ares memang jauh berbeda. Aku suka dengan gayamu, kau cocok dengan Ares yang sok cool itu” ujar Arvan, dia terlihat ramah daripada Ares.

Flo masih menatap aneh pria di depannya, yang menurutnya sok ramah.

“kenapa baru kelihatan sekarang? Bukannya besok  kau mau menikah?” tukas Flo.

“Aku sibuk dan baru bisa pulang sekarang dan nanti aku juga harus berangkat ke hotel tempat acara. Kenapa kau nggak ikut kesana, papa dan mama sudah pergi dari tadi”

“Hah, orang tuamu sudah pergi. Lalu Ares, dia nggak ninggalin aku kan?” heboh Flo,

“Dia kayaknya masih di kamarnya, mungkin dia berangkat besok pas acara” jawab Arvan, acara pernikahannya memang hanya di Gedung yang tak jauh dari Alamat mereka tinggal sekarang. Orang tuanya pergi ke hotel sekarang karena menyesuaikan untuk besok dan gladi bersih untuk acara esok.

“Wow, berarti kesempatanku tidur dengannya.” Gumam Flo,

“Hah, kau bicara apa barusan?” tanya Arvan sedikit mendengar ucapan Flo.

“Hah, nggak” Flo langsung menggeleng, ia panik sendiri kakak Ares mendengarnya.

“Oh, aku kira kau bicara apa, ya sudah istirahat lah besok jangan sampai kesiangan. Aku ke kamarku dulu” Arvan langsung berjalan pergi tapi sebelum dia pergi, ia kembali melihat kearah Flo.

“Aku setuju kau dengan Ares, semoga kalian cepat menyusul” ucap Arvan lagi, lalu ia benar-benar berjalan pergi ke kamarnya.

Flo memperhatikan Arvan hingga pria itu benar-benar tidak terlihat, lalu ia pergi ke kamar Ares. Ia mengetuk pintu kamar Ares.

Tok, Tok..

Satu ketukan, dua ketukan, dan pintu itu akhirnya terbuka. Seperti biasa, Ares menatap dingin Flo yang berada di depannya.

“Ada apa?” ucapnya dingin.

Bukannya menjawab Flo malah berhambur ke pelukan Ares, dia memeluk erat pria itu. Ares akan melepaskan pelukan Flo darinya tapi Perempuan itu malah semakin mengeratkan pelukannya.

“A..aku., aku takut, ak..aku tadi mimpi buruk. “ Flo memeluk erat Ares, dia terisak di pelukan Ares yang langsung terdiam tak jadi melepaskan pelukan Flo padanya.

“Aku..aku boleh tidur disini?” tanya Flo mendongak menatap Ares.

“Apa? Nggak..tidur kamarmu. “ Ares buru-buru melepaskan pelukan Flo dan mendorong Flo agar pergi. Tapi Flo malah nyelonong masuk.

“Aku nggak mau, aku takut. Aku mau tidur disini” ucap Flo langsung berbaring di Kasur Ares. Ares tercengang melihat tingkah Flo, dia langsung berjalan cepat dan menarik tangan Flo agar bangkit dari kasurnya.

“Sudah aku bilang, aku mau tidur disini” tegas Flo, dia masih mempertahankan posisinya.

“Pergi dari kamarku, mau keluar sendiri atau aku usir” tukas Ares sambil berusaha menarik Flo. Bukannya Flo yang pergi malah Ares yang tertarik. Sehingga ia menimpa Flo, tangan Flo langsung di kalungkan di leher Ares.

“Arggh, kau mau begini” ucap Flo manja menggoda.

“lepaskan” ucap Ares dingin, matanya menatap Flo yang menatapnya berbinar.

“Nggak”

“Flo,.” Ucap Ares, suaranya mulai berubah serius.

“Aku bilang nggak ya nggak? Kalau kau mengijinkan aku tidur di sini baru aku lepaskan” ucap Flo keras kepala, dia masih kukuh dengan pendirinyannya.

Tatapan  Ares melembut berubah sayu, tatapannya tak berpaling dari mata Flo yang saat ini berada di bawahnya.

Tanpa aba-aba, Ares langsung mencium bibir Flo. Bukan kecupan semata tapi ciuamn ganas, pria itu langsung menerjang bibir ranum Flo. Flo yang tadinya tetap mengalungkan tangannya  di leher Ares langsung melepaskannya tapi dia malah memeluk Ares yang terus menciumi dirinya.

Ciuman itu semakin panas, karena Flo meresponnya dan membuka akses bagi Ares.

“Eunghh,” lenguhan kecil keluar dari bibir Flo saat Ares menyedot habis lehernya.

“Eughh, re..u..udah..udah res” mohon Flo yang mulai panik sendiri saat Ares menyapu tubuhnya.

“Stop..” bentak Flo sambil menahan kepala Ares yang menciumi lehernya.

Ares menatap Flo yang menahannya,

“Kenapa berhenti takut lebih jauh?” tukas Ares seolah menantang.

Flo diam menatap Ares yang masih berada di atas tubuhnya.

“Aku..aku nggak takut. Siapa yang takut, ayo lanjutkan kalau begitu” ucap Flo tak gentar, dia lalu mendorong Ares dan dengan cepat naik di atas pria itu. Tangannya menekan dada Ares kuat dan sedikit menggesekkan miliknya pada milik Ares yang tepat dibawah yang ia duduki.

“Ssshhh,arggh. Flo turun, jangan gila kau” desah Ares,

Flo bukannya turun malah melakukannya semakin intens,

“Argggh Flo,.” Lenguh Ares berusaha menahannya tapi tak bisa.

“kenapa? Kau sendiri yang memulainya? Kau pi..”

Saat Flo lengah Ares mendorong Flo hingga terjatuh kesamping, lalu Ares malah kembali seperti tadi. Dia menekan kedua tangan Flo.

Dia lalu mencium ganas bibir Flo untuk kesekian kalinya,

“Salahmu sendiri terus menggodaku, jangan salahkan aku kalau sampai hilang kendali dan melepas paksa pakaianmu” ucap Ares mengancam, dia menatap Flo yang berada di bawahnya. Setelah mengatakan itu Ares turun dari atas Flo,

“Kau ingin tidur di sin ikan? Silahkan” ucapnya datar, lalu dia langsung pergi begitu saja meninggalkan Flo yang masih berbaring terpaku.

Saat Ares sudah keluar dari kamar, Flo mendudukkan dirinya menatap pintu yang sudah tertutup.

“Gila, gila, gila..ke..kenapa gue jadi takut” gumamnya,”Dimana Garang lo tadi Flo? aturan lakuin aj..ah bego mikir yang benar Flo. Kalau lo sampai hamil gimana” “Arggghhh” Flo mengacak rambutnya sendiri.

***

1
Piet Mayong
jadi bener Ares suka sama adek tirinya Flo??
kok pas di mall kemaren Ares g negur si Farah kan mereka sempet ketemu Thor??
Fafacho: disini belum author ceritain
total 2 replies
vita
ceritanya menarik dan bagus
Piet Mayong
ini juga pejantan mau mau aja di sosor...
😄😄😄
Piet Mayong
nekat amat jadi cewek kau Flo....terlalu frontal 🤭🤭🤭
Piet Mayong
semoga Ares g jatuh cinta sama Flo, beda level ini wir....
Piet Mayong
bener bener cewek gila si Flo ini ya Thor...
hehehehhe...
lanjut ya
Piet Mayong
jangan mau meluk cewek hantu laut res...
hahhahaha
Piet Mayong
gak ada penjelasannya gitu
Fafacho: penjelasan soal apa ya kak?
total 1 replies
Saefuroh Zt
aq nungguin updetnya
Piet Mayong
flo udh mulai nekat...
kita tunggu kegilaan apa yg bakal kalau lakukan flo???
Piet Mayong
bagus ini ceritanya....
lanjut lagi donk....
Piet Mayong
rajin up ya Thor biar aku rajin juga ngasih gift
Piet Mayong
apakah ada udang di balik batu??
mama tiri berusaha JD peri atau penyihir nih🤔🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!